Upaya Motivasi Belajar Smp Penjaskes Menggunakan Media

RADARSEMARANG.ID, Senawat berlatih sreg proses pembelajaran sangatlah terdahulu karena motivasi adalah penggerak, ialah penggerak yang menimbulkan kemauan pada siswa ialah keinginan bakal tahu, kehausan untuk kreatif, keinginan untuk merevisi kegagalan, keinginan kerjakan sukses dan sebagainya. Keberhasilan pesuluh dipengaruhi makanya berbagai ragam faktor, baik faktor kerumahtanggaan (bermula internal diri) ataupun faktor eksternal (dari asing).

Layanan arahan yakni babak dari faktor yang mempengaruhi belajar peserta dan dikatogorikan sebagai faktor eksternal. Kejadian ini karena layanan bimbingan dilakukan basyar lain dan merupakan faktor nan mempengaruhi siswa dari asing dirinya. Layanan bimbingan tidak bisa dipisahkan dari proses berlatih, ki dorongan belajar, bahkan hasil belajar yang akan dicapai. Dengan layanan didikan yang tepat dapat membagi pengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar petatar.

Motivasi membiasakan petatar yang masih terbatas selayaknya sebagai keseleo satu keburukan dalam belajar. Karena secara potensial mereka memiliki probabilitas bagi memperoleh prestasi berlatih yang lebih tinggi. Hal ini berkaitan dengan aspek motivasi, minat dan adat belajar. Momongan-momongan dari golongan ini memerlukan perhatian yang sesegak-baiknya dari para suhu terutama petugas bimbingan di sekolah. Oleh karena itu guru pembimbing di sekolah semoga dapat menerimakan layanan yang tepat lakukan mengendalikan ki kesulitan peserta didik.
Video pempelajaran yaitu suatu media nan dirancang secara sistematis dengan berpedoman kepada kurikulum yang berlaku dan dalam pengembangannya mengaplikasikan prinsip-prinsip pembelajaran sehingga memungkinkan siswa mencermati materi pelajaran secara lebih mudah dan mengganjur.

Dalam kaitan dengan masalah rendahnya motivasi membiasakan yang terjadi plong sebagian pelajar kelas IXF SMPN 43 Semarang, terutama dalam perian pandemi Covid 19 ini dimana penelaahan dengan sistem daring ataupun online menjadikan guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan dituntut bagi lebih kaya dalam mengasihkan layanan klasikal.
Motivasi kelas IXF SMPN 43 Semarang masih perlu ditingkatkan. Tugas-tugas nan diberikan guru pembimbing sering tidak tergarap maupun sering terlambat pengumpulannya. Menurut mereka materi yang diberikan susah dipahami karena harus dipelajari sendiri tanpa tatap muka. Mereka invalid tertarik pada materi yang diberikan .Berdasar dari pendapat pesuluh didik tersebut guru penatar merubah ketatanegaraan layanan dengan menggunakan media vidio pendedahan. Materi di sampaikan dengan menggunakan vidio pembelajaran. Materi “Kukuh Sekolah,Stop Indolen”yang diberikan guru pengajar ternyata lebih menghirup. Peserta ketika ditanya bagaimana tanggapan dari materi yang disampaikan, sebagian raksasa mereka menjawab sangat menarik dan lebih mudah di pahami. Mereka sangat antusias mengerjakan tugas refleksi nan diberikan hawa pembimbing.

Berdasarkan uraian diatas carik merangkum bahwa kegiatan layanan klasikal sistem daring kerumahtanggaan didikan konseling, materi yang disampaikan menggunakan vidio penerimaan bertambah menarik dan lebih dapat meningkatkan tembung belajar pada siswa kelas IXF SMPN 43 Semarang. Sehingga diharapkan petatar boleh benar–benar meningkatkan motivasi belajar mereka dan dapat meningkatkan prestasi belajarnya, kiranya mereka dapat merasa nyaman dalam belajar walaupun belajar terbit flat dimasa pandemi Covid 19 ini. Semoga berharga buat semua pihak yang terkait terutama pelajar klas IXF SMP 43 Semarang. Dan bikin guru BK pada kebanyakan sepatutnya boleh menaik wawasan pengetahuan dalam menyerahkan layanan pada pesuluh. (ips2/zal)

Guru BK SMPN 43 Semarang

Source: https://radarsemarang.jawapos.com/artikel/untukmu-guruku/2020/10/20/video-pembelajaran-tingkatkan-motivasi-belajar/