Tujuan Pembelajaran Ips Di Sd Dan Smp

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia objektif

Artikel ini ialah bagian dari nur


Pendidikan di Indonesia
Logo of Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia.svg
Pendidikan anak nyawa prematur

Taman kanak-kanak
Raudatul athfal
Kerubungan bermain

Pendidikan asal (Kelas 1-6)

Sekolah pangkal
Madrasah ibtidaiyah
Kelompok sparing Cangkang A

Pendidikan pangkal (Kelas bawah 7-9)

Sekolah menengah purwa
Madrasah tsanawiyah
Kelompok belajar Paket B

Pendidikan menengah (Kelas bawah 10-12)

Sekolah semenjana atas
Sekolah sedang kejuruan
Madrasah aliyah
Madrasah aliyah kejuruan
Sekolah menengah agama Katolik
Sekolah menengah teologi Serani
Kelompok belajar Paket C

Pendidikan tangga

Perguruan jenjang
Akademi
Institut
Politeknik
Sekolah janjang
Universitas

Eksemplar Pendidikan

Madrasah
Pesantren
Sekolah alam
Sekolah rumah

Pendidikan di Indonesia
adalah seluruh pendidikan yang diselenggarakan di Indonesia, baik itu secara terstruktur maupun tidak terstruktur. Secara integral, pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab Departemen Pendidikan dan Peradaban Republik Indonesia (Kemdikbud), terlampau bernama Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Depdiknas). Di Indonesia, semua penghuni mesti mengajuk program perlu belajar pendidikan dasar selama sembilan tahun, enam periode di sekolah bawah dan tiga hari di sekolah sedang pertama.

Saat ini, pendidikan di Indonesia diatur melampaui Undang-Undang Nomor 20 Periode 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional.

Pendidikan di Indonesia terbagi ke intern tiga jalur terdahulu, adalah biasa, nonformal, dan informal. Pendidikan juga dibagi ke intern empat jenjang, merupakan anak nyawa dini, radiks, medium, dan panjang.

Sejarah

[sunting
|
sunting mata air]

Belanda memperkenalkan sistem pendidikan formal bagi pemukim Hindia Belanda (cikal bikin Indonesia), meskipun rendah cuma bakal kalangan tertentu. Sistem nan mereka perkenalkan secara agresif sama saja dengan struktur yang cak semau sekarang, dengan tahapan sebagai berikut:

  • Europeesche Lagere School (ELS), sekolah radiks bagi pribumi
  • Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), sekolah menengah permulaan
  • Algemeene Middelbare School (AMS), sekolah menengah bawah

Sejak tahun 1930-an, Belanda memperkenalkan pendidikan formal terbatas buat dempang semua kawasan di Hindia Belanda.

Jenjang

[sunting
|
sunting mata air]

Jenjang pendidikan merupakan hierarki pendidikan nan ditetapkan berdasarkan tingkat kronologi peserta pelihara, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

Pendidikan momongan nyawa dini

[sunting
|
sunting sumber]

Mengacu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 1 Butiran 14 akan halnya Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan anak asuh usia dini (PAUD) adalah satu upaya pembinaan nan ditujukan bikin anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui hadiah rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan kronologi jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih jauh.

Pendidikan dasar

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan dasar merupakan tingkatan pendidikan awal sejauh 9 (sembilan) tahun, yaitu Sekolah Radiks (SD) selama 6 periode dan Sekolah Menengah Purwa (SMP) selama 3 hari. Pendidikan asal adalah Program Wajib Belajar.

Pendidikan madya

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan menengah merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan dasar, yaitu Sekolah Medium Atas (SMA) alias Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sepanjang 3 tahun waktu tempuh pendidikan.

Pendidikan Panjang

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan tinggi yakni jenjang pendidikan setelah pendidikan madya nan mencengam program pendidikan diploma, jauhari, magister, tabib, dan spesialis yang diselenggarakan makanya perguruan pangkat.

Kelas Hidup
Taman kanak-kanak
Kelompok bermain 2 – 3
Kelompok A 3 – 4
Kerubungan B 4 – 5
Sekolah dasar
Kelas 1 5 – 6
Kelas 2 6 – 7
Kelas bawah 3 7 – 8
Kelas 4 8 – 9
Kelas bawah 5 9 – 10
Kelas 6 10 – 11
Sekolah menengah pertama
Kelas 7 11 – 12
Kelas 8 12 – 13
Kelas bawah 9 13 – 14
Sekolah medium atas/kejuruan
Papan bawah 10 14 – 15
Kelas 11 15 – 16
Kelas 12 16 – 17
Akademi/Perhimpunan/Politeknik/Sekolah panjang/Perhimpunan
Sarjana bermacam ragam usia ( selama kurang lebih 4 periode )
Magister berbagai usia ( selama kurang lebih 2 periode )
Doktor bermacam-macam usia ( sepanjang invalid kian 2 tahun )

Jalur pendidikan

[sunting
|
sunting perigi]

Kempang pendidikan adalah wahana yang dilalui pesuluh didik untuk mengembangkan potensi diri dalam satu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Pendidikan konvensional

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan stereotip merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai tangga pendidikan nan jelas, berangkat dari pendidikan dasar, pendidikan semenjana, sampai pendidikan janjang.

Pendidikan nonformal

[sunting
|
sunting perigi]

Pendidikan nonformal
paling banyak terletak sreg usia dini, serta pendidikan sumber akar. Terdapat pula Yojana Pendidikan Al-Qur’an (TPA) nan banyak terletak di setiap masjid, dan Sekolah Minggu yang terdapat di semua gereja.

Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya tuntunan nada, bimbingan membiasakan dan sebagainya.

Pendidikan informal

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan informal yakni sagur pendidikan keluarga dan mileu berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara pulang ingatan dan bertanggung jawab.

Jenis

[sunting
|
sunting sumur]

Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.

Pendidikan umum

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan umum adalah pendidikan dasar dan semenjana yang mengutamakan perluasan informasi nan diperlukan oleh peserta bimbing buat melanjutkan pendidikan ke tangga yang kian tinggi. Bentuknya: sekolah dasar (SD), sekolah semenjana pertama (SMP), dan sekolah semenjana atas (SMA).

Pendidikan kejuruan

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan sedang nan mempersiapkan peserta tuntun terutama bagi bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya merupakan sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah menengah kejuruan ini memiliki bermacam-macam macam spesialisasi keahlian tertentu.

Pendidikan akademik

[sunting
|
sunting mata air]

Pendidikan akademik yakni pendidikan tinggi acara akademikus dan pascasarjana yang diarahkan terutama plong penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.

Pendidikan profesi

[sunting
|
sunting sendang]

Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi selepas program sarjana yang mempersiapkan peserta didik buat memasuki suatu profesi maupun menjadi seorang profesional.

Pendidikan vokasi

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta jaga untuk punya pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal n domestik jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana (strata 1).

Pendidikan keagamaan

[sunting
|
sunting sumber]

Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, madya, dan tangga yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan mualamat dan camar duka terhadap ajaran agama dan/ataupun menjadi seks seksolog agama.

Pendidikan khusus

[sunting
|
sunting mata air]

Pendidikan singularis ialah penyelenggaraan pendidikan untuk murid didik yang berkebutuhan khusus ataupun peserta didik yang memiliki kecerdasan luar protokoler yang diselenggarakan secara tercakup (menyatu dengan sekolah legal) atau berupa satuan pendidikan unik pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam gambar sekolah luar konvensional/SLB).

Kurikulum

[sunting
|
sunting sendang]

Kurikulum telah diterapkan di Indonesia makanya pemerintah Hindia Belanda dan Jepang sebelum independensi Indonesia tercapai. Belanda menerapkan kurikulum pada sekolah-sekolah yang dikuasainya. Pembuatan kurikulum disesuaikan dengan keefektifan Belanda. Belanda membentuk kurikulum ntuk harapan memperlancar perdagangan dengan pribumi serta mempercepat pendakyahan agama Kristen di Indonesia. N domestik rangka pendidikan, warga pribumi diajari kaidah membaca dan menulis agar dapat bekerja di bursa yang dikuasai oleh Belanda. Pasca- Belanda tunduk kepada Jepang, kurikulum di Indonesia diubah sesuai dengan kelebihan Jepang. Di Indonesia, Jepang mendirikan sekolah rakyat yang bernama ”Kokumin Gako”. Penduduk pribumi diharuskan mengimak pembelajaran selama 6 periode. Dalam penerapan kurikulum di Indonesia maka itu Jepang, bahasa Belanda digunakan hanya sebagai bahasa pengantar.[1]

Setelah Indonesia mengerjakan proklamasi kebebasan, kurikulum di Indonesia telah berubah bilang kali pada tahun Orde Lama, Orde Baru alias masa reformasi. Pada waktu Orde Lama, kurikulum di Indonesia mengalami 3 kali perlintasan melangkahi kebijakan negara mengenai pendidikan nasional. Periode pertama merupakan periode penetapan kurikulum pertama di Indonesia. Kurikulum ini diterbitkan dan ditetapkan pada masa 1947. Pembuatannya dimulai sejak periode 1945 dan berlaku hingga periode 1949. Periode kedua dimulai dengan penetapan kurikulum plonco pada tahun 1952. Perancangannya sejak waktu 1950 dan berlaku sampai tahun 1960. Perubahan kurikulum ketiga sambil terakhir pada masa pemerintahan Orde Lama adalah kurikulum 1964. Kurikulum ini telah dipersiapkan sreg tahun 1961 dan dilaksanakan hingga hari 1968. Pada masa Orde Lama, kurikulum di Indonesia bertujuan bikin menetapkan karakter kebangsaan sekadar disertai dengan harapan strategi stabilitas ideologi kekuasaan Soekarno. Setelah pemerintahan Orde Lama berjauhan dan pemerintahan Orde Mentah dimulai, kurikulum di Indonesia bertujuan untuk memperkuat ideologi Pancasila dan pembangunan negara. Puas masa Orde Baru terjadi 4 kali pergantian kebijakan kurikulum. Penetapan kurikulum dilandasi maka dari itu pemanfaatan bekas pendidikan untuk menghasilkan personel terampil dan menciptakan penstabilan strategi serta keamanan. Secara berurutan, nama kurikulum lega masa Orde Baru ialah Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984 dan Kurikulum 1994. Sehabis masa Orde Yunior berparak dan digantikan dengan masa reformasi, kurikulum di Indonesia sudah lalu berganti sebanyak 3 kali. Kurikulum yang pertama sreg tahun reformasi adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi atau Kurikulum 2004, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau Kurikulum 2006, dan Kurikulum 2022.[2]

Jenis ilmu Mata latihan Jenjang (kelas)
# Segel # Nama SD SMP SMA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

(IPA)

11

(IPA)

12 (

(IPA)

10 (I

(IPS)

11 (IPS) 12 (IPS)
1 Pedagogi 1 Agama 2
2 Nasional
3 Jasmani dan Kesegaran
4 Teknologi Informatika dan Komunikasi
2 Ilmu Bahasa (dan Sastra) 1 Bahasa Indonesia 6 4
2 Bahasa Inggris 2
3 Bahasa Daerah 2
4 Bahasa Asing
3 Hobatan Liwa 1 Matematika 6 4 6 2
2 Fisika 3 cakrawala/a
3 Biologi 3 2 3 tepi langit/a
4 Kimia ufuk/a 3 6 n/a
4 Aji-aji Sosial 1 Ki kenangan 2 1 3
2 Geografi 2 3 n/a 7
3 Ekonomi
4 Sosiologi n/a 2 lengkung langit/a 3
5 Ilmu Seni (dan Budaya) 1 Seni Musik 1 kaki langit/a
2 Seni Rupa
3 Seni Keterampilan
4 Seni Tari
Besaran jam alat penglihatan pelajaran 42
Kuantitas netra pelajaran 13 16 13
Keterangan
  • Mata kursus Fisika dan Biologi tingkat panjang sekolah pangkal dan menengah pertama digabungkan menjadi Mantra Pengetahuan Alam.
  • Mata pelajaran Ekonomi dan Ilmu permukaan bumi tingkat tahapan sekolah dasar dan semenjana pertama digabungkan menjadi Ilmu Manifesto Sosial.
  • Indra penglihatan pelajaran Seni Rupa, Seni Musik, Seni Keterampilan dan Seni Tari tingkat tahapan sekolah asal dan medium pertama digabungkan menjadi Seni Budaya dan Prakarya (dahulu Kerajinan Tangan dan Kesenian).

Kurikulum 2022

[sunting
|
sunting sumber]

Jenis ilmu Mata tutorial Jenjang (kelas bawah)
# Nama # Nama SD
[3]
SMP
[4]
SMA
[5]
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Ilmu keguruan 1 Agama 4 3 2
2 Pancasila dan Kewarganegaraan 6 2
3 Jasmani dan Kesehatan 4 2
4 Prakarya lengkung langit/a 2
2 Ilmu bahasa (dan Sastra) 1 Bahasa Indonesia 6 4
2 Bahasa Inggris kaki langit/a 4
3 Ilmu Alam 1 Ilmu hitung 6 4
2 Fisika n/a 1.5 2 n/a
3 Biologi n/a 1.5 2 horizon/a
4 Mantra Sosial 1 Sejarah n/a 1 2
2 Geografi horizon/a 1 cakrawala/a
3 Ekonomi horizon/a 1 cakrawala/a
5 Ilmu Seni (dan Budaya) 1 Seni Musik 1
2 Seni Rupa 1
3 Seni Kegesitan 1 n/a
4 Seni Tari 1 n/a
6 T/A 1 Peminatan Akademik n/a 2
2 Kelompok Peminatan tepi langit/a 16
Jumlah jam mata les 30 36 42
Besaran ain pelajaran 6 8 10 14
Kelompok Peminatan
# Ilmu Pataka Mantra Sosial Linguistik dan Sastra Kuantitas jam
1 Matematika Sejarah Bahasa Indonesia 4
2 Fisika Ilmu permukaan bumi Bahasa Inggris 4
3 Ilmu hayat Ekonomi Bahasa Area 4
4 Kimia Sosiologi Bahasa Asing 4

Waktu membiasakan

[sunting
|
sunting sendang]

Sebagian osean sekolah di Indonesia memulai tahun pelajarannya pada bulan Juli. Satu tahun pelajaran dibagi ke privat dua semester. Semester gangsal dimulai dari Juli setakat dengan Desember dan semester genap bermula Januari setakat dengan Juni.

Posisi semester pada libur ldulfitri Semester ganjil Semester genap
Semula Bererak Awal Berakhir
Ganjil Mulanya Juli Pertengahan pertama Desember Awal Januari Akhir Juni
Genap Akhir Juli Medio purwa Desember Awal Januari Pertengahan pertama Juli
Periode ajaran Semester ganjil Semester genap Kelepasan lebaran Liburan natal Liburan semester ganjil Kelepasan semester genap
21 minggu 21 ahad + 4 minggu 2 pekan 2 minggu 1 ahad 1 ahad
2013-2014 8 Jul – 14 Des 6 Jan – 28 Jun 5 Agus – 17 Agus 23 Des – 4 Jan 16 Des – 21 Des 30 Jun – 5 Jul
2014-2015 7 Jul – 13 Des 5 Jan – 27 Jun 21 Jul – 2 Agus 22 Des – 3 Jan 15 Des – 20 Des 29 Jun – 4 Jul
2015-2016 27 Jul – 19 Des 4 Jan – 26 Jun 13 Jul – 25 Jul 21 Des – 2 Jan 6 Jul – 11 Jul 28 Jun – 3 Jul
2016-2017 19 Jul – 11 Des 3 Jan – 25 Jun 5 Jul – 17 Jul 20 Des – 1 Jan 13 Des – 18 Des 4 Jul – 9 Jul
2017-2018 11 Jul – 10 Des 2 Jan – 7 Jul 20 Jun – 2 Jul

11 Jun – 23 Jun
19 Des – 31 Des 12 Des – 17 Des 9 Jul – 14 Jul

Permakluman:

  • Yang ditambah 4 minggu merupakan selama liburan Pra-ujian (2 kali), eksamen serta liburan berbagai lega semester genap.
Jenjang Lama periode (menit) saban mata pelajaran
Prasekolah 35
Sekolah dasar 40
Sekolah menengah 45
Sekolah pangkat 50

Tingkat

[sunting
|
sunting sumur]

Prasekolah

[sunting
|
sunting sumber]

Dari kelahiran sampai usia 3 waktu, kanak-kanak Indonesia pada umumnya bukan mempunyai akses terhadap pendidikan sah. Terbit semangat 3 sampai 4 atau 5 tahun, mereka memasuki taman kanak-kanak. Pendidikan ini tidak wajib bagi penduduk negara Indonesia, pamrih pokoknya merupakan bakal mempersiapkan momongan didik memasuki sekolah dasar. Dari 49.000 taman kanak-kanak yang ada di Indonesia, 99,35% diselenggarakan makanya pihak swasta.[6]
Periode taman kanak-kanak lazimnya dibagi ke dalam “Kelas A” (atau Nol Kecil) dan “Inferior B” (maupun Nol Besar), saban cak bagi periode satu waktu.

Sekolah dasar

[sunting
|
sunting sumber]

Kanak-kanak berusia 6–11 tahun memasuki
sekolah dasar
(SD) atau
madrasah ibtidaiyah
(Mi). Panjang pendidikan ini adalah wajib bagi seluruh warga negara Indonesia berlandaskan konstitusi nasional. Tidak sebagai halnya ujana kanak-kanak yang sebagian lautan di antaranya diselenggarakan pihak swasta, lebih-lebih sebagian osean sekolah sumber akar diselenggarakan makanya sekolah-sekolah masyarakat nan disediakan maka itu negara (disebut “sekolah dasar negeri” atau “madrasah ibtidaiyah provinsi”), terjumlahkan 93% bermula seluruh sekolah bawah/madrasah ibtidaiyah yang ada di Indonesia.[7]
Sekelas halnya dengan sistem pendidikan di Amerika Kongsi dan Australia, para siswa harus belajar sejauh enam masa bagi menyelesaikan tataran ini. Beberapa sekolah mengasihkan program pembelajaran yang dipercepat, di mana para siswa yang berkinerja bagus dapat menuntaskan sekolah radiks sepanjang lima periode saja.

Sekolah menengah pertama

[sunting
|
sunting sumber]

Sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) merupakan bagian dari pendidikan sumber akar di Indonesia. Setelah tamat dari SD/Mi, para siswa bisa memilih untuk memasuki SMP maupun MTs selama tiga perian pada kisaran usia 12-14. Setelah tiga tahun dan tamat, para siswa dapat meneruskan pendidikan mereka ke sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), alias madrasah aliyah (MA).

Sekolah menengah atas

[sunting
|
sunting sumber]

Sebuah sekolah menengah atas negeri di Jakarta

Di Indonesia, sreg tingkatan ini terdapat tiga varietas sekolah, yaitu sekolah menengah atas (SMA), sekolah semenjana kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah (MA). Siswa SMA dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah tinggi, sedangkan murid SMK dipersiapkan untuk dapat serentak memasuki manjapada kerja tanpa melanjutkan ke tinggi pendidikan selanjutnya. Madrasah aliyah pada dasarnya begitu juga sekolah menengah atas, cuma porsi kurikulum keagamaannya (dalam hal ini Islam) kian raksasa dibandingkan dengan sekolah madya atas.

Jumlah sekolah sedang atas di Indonesia rendah bertambah kecil berpokok 9.000 biji zakar.[8]

Pendidikan tinggi

[sunting
|
sunting mata air]

Setelah tamat dari sekolah medium atas atau madrasah aliyah, para siswa bisa memasuki perguruan tinggi. Pendidikan tingkatan di Indonesia dibagi ke n domestik dua kategori: yakni negeri dan swasta. Kedua-duanya dipandu maka itu Kementerian Pendidikan Kebangsaan. Terletak bilang jenis lembaga pendidikan tinggi; misalnya universitas, perkumpulan, institut, akademi, dan politeknik.

Ada beberapa tinggi gelar nan dapat diraih di pendidikan tinggi, ialah Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), Pangkat 1 (S1), Strata 2 (S2), dan Tingkatan 3 (S3).

Jenis tingkatan Gelar
D3 Ahli Menengah
D4 Intelektual Terapan
S1 Sarjana
S2 Magister
S3 Doktor

Lihat kembali

[sunting
|
sunting sumber]

  • Pendidikan
  • Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia
  • Daftar organisasi pendidikan Indonesia
  • Daftar pelopor organisasi pendidikan Indonesia
  • Daftar dedengkot pendidikan Indonesia
  • Pendidikan Moral Pancasila

Referensi

[sunting
|
sunting sendang]


  1. ^


    Aslan dan Wahyudin (978-623-7753-01-8). Siadari, Debora Afriyanti, ed.
    Kurikulum dalam Tantangan Perubahan
    (PDF). Medan: Bookies Indonesia. hlm. 17–18. ISBN 978-623-7753-01-8.





  2. ^


    Hidayat, R., Siswanto, A., dan Bangun, B.N., ed. (2017).
    Dinamika Perkembangan Kurikulum di Indonesia: Rentjana Penataran 1947 Setakat Kurikulum 2022
    (PDF). Jakarta: Penerbit Labsos. hlm. iv. ISBN 978-602-74610-7-9.





  3. ^

    [1] Diarsipkan 2022-01-10 di Wayback Machine. Kurikulum SD 2022

  4. ^

    [2] Diarsipkan 2022-01-10 di Wayback Machine. Kurikulum SMP 2022

  5. ^

    [3] Diarsipkan 2022-01-10 di Wayback Machine. Kurikulum SMA 2022

  6. ^

    Statistik Pendidikan RI 2004-2005 http://www.depdiknas.go.id/statistik/thn04-05/TK_0405.htm Diarsipkan 2007-02-09 di Wayback Machine.

  7. ^

    Statistik sekolah asal 2004-2005 http://www.depdiknas.go.id/perangkaan/thn04-05/SD_0405.htm Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine.

  8. ^

    Perangkaan sekolah menengah 2004-2005 http://www.depdiknas.go.id/statistik/thn04-05/SMA_0405.htm Diarsipkan 2007-11-14 di Wayback Machine.

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • [4]



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_di_Indonesia