Skripsi Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Smp

Penulis / NIM

SRI KASMIRAWATI / 111409049

Program Studi

S1 – BIMBINGAN DAN KONSELING

Pembimbing 1 / NIDN

Dra. RENA MADINA, M.Pd / 0022075913

Pembimbing 2 / NIDN

IRPAN A KASAN, S.Ag, M.Pd / 0008067506

Paradigma

ABSTRAK Sri Kasmirawati. 2022. Hubungan Antara Tren Belajar dengan Prestasi Belajar Petatar Papan bawah VIII SMP Negeri 1 Batudaa kabupaten Gorontalo. Skripsi. Jurusan Pimpinan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Kewedanan Gorontalo. Pembimbing I Dra. Rena Madina M.Pd dan pengajar II Irpan A. Kasan S.Ag, M.Pd. Prestasi belajar merupakan tolak ukur keberhasilan dalam suatu proses belajar mengajar. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang. Dalam pendalaman ini hanya menekankan pada gaya belajar siswa. Investigasi ini berniat buat mengetahui gabungan tendensi berlatih dengan prestasi belajar siswa. Pendalaman ini dilaksanakan di SMP Kawasan 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo, dengan anggota populasi internal penyelidikan ini adalah peserta kelas VIII SMP Kawasan 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo, tahun ajaran 2022/2013, nan berjumlah 144 siswa, sementara itu anggota sampel ini adalah siswa kelas VIII nan berjumlah 40 orang pelajar. Metode nan digunakan internal penajaman ini adalah metode korelasional, yang terdiri dari dua fleksibel, yaitu fleksibel X (Mode Belajar) dan variabel Y (Prestasi Belajar Siswa). Perabot pengurukan data nan digunakan internal penelitian ini yaitu angket, sedangkan teknik kajian data nan digunakan merupakan analisis korelasi. Berdasarkan analisis statistik korelasional diperoleh nilai rxy = 0,941 dan rxy2 = 0,89 ataupun 89 % nan artinya 89% Penampilan belajar pesuluh dijelaskan oleh gaya sparing. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar dengan prestasi sparing siswa. Cak bagi meningkatkan penampakan belajar siswa sebaiknya murid itu sendiri mencerna gaya belajar mereka, sehingga peserta bukan salah menempatkan gaya sparing mereka nan tidak sesuai dengan gaya belajar mereka yang sememangnya. Pihak sekolah maupun temperatur lagi harus lebih menghakimi karakteristik saban pesuluh terutama gaya belajar mereka. Sehingga guru tidak mengerasi murid dengan tren sparing yang membentuk mereka bosan, kerena tidak sesuai dengan gaya belajar mereka. Memperhatikan gaya belajar semua siswa sangatlah utama, dengan begitu guru lain akan menganggap gaya belajar mereka nan bervariasi sebagai alai-belai dalam pembelajaran. Kata Kunci : Kecondongan Sparing dan Manifestasi Membiasakan Pelajar.

Download jaras

Source: https://repository.ung.ac.id/skripsi/show/111409049/hubungan-antara-gaya-belajar-dengan-prestasi-belajar-siswa-kelas-viii-smp-negeri-1-batudaa-kabupaten-gorontalo.html