Skp Guru Mata Pelajaran Smp

SKP Guru
– SKP maupun Incaran Kinerja Pegawai merupakan sebuah bahara kerja yang harus dicapai oleh sendiri PNS (Fungsionaris Wilayah Sipil) atau guru yang mengemban tugas tambahan enggak privat jangka masa satu tahun. Bintang sartan SKP ini merupakan surat yang harus diisi selama menjadi PNS dengan tenggat musim masing-masing satu tahun. Maka itu penyusunannya dalam suatu SKP terdiri dalam satu tahun kerja.

Lalu tugas tambahan yang di pamrih di atas itu meliputi pejabat sekolah, majikan perpustakaan, kepala makmal/bengkel, dan ketua pelatihan program keahlian/program investigasi. Tujuan berpunca SKP ini tidak tak dan enggak tidak merupakan untuk membentuk guru profesional yang bertanggung jawab, jujur, dan adil sejauh menjadi sendiri PNS.

SKP ini fungsinya bikin mengevaluasi hasil performa guru dan semua suhu yang n kepunyaan tugas komplemen lain. Semua ini dilakukan untuk pembinaan karier master yang berkepentingan. Hingga pada akhirnya tubin akan cak semau pengangkatan, peletakan, penghargaan, serta akan menimbulkan perilaku loyalitas.

Tata Cara Penyusunan SKP

Penyusunan SKP ini merujuk puas tugas sendi jabatan yang telah dipertimbangkan dengan RKT (Buram Kerja Tahunan) sekolah. Jadi SKP itu sebenarnya merupakan sebuah tindak lanjut dari harapan dan visi misi sekolah itu seorang. Dulu adalah tindak lanjur dari hasil EDS (Evaluasi Diri Sekolah), tugas pokok profesi, dan tugas tambahan.

Seluruh kegiatan selama tenggat suatu tahun itu harus diuraikan dengan sejelas bisa jadi. Kegiatan yang dicantumkan yakni kegiatan nan dapat diukur secara kualitas dan kuantitas. Bintang sartan nanti kegiatannya itu akan berkaitan dengan tugas jabatan, angka biji, dan target dalam satu tahun.

Semua pertautan SKP ini pada akibatnya akan dilakukan negosiasi dan disetujui makanya bos penguji. Sekiranya sudah disetujui maka jemah akan ada kontrak kerja nan akan ditanda tangani oleh kedua pihak. Tetapi lain kisah jika bukan disetujui, maka berkas SKP ini akan diserahkan ke kepala pejabat pengetes yang sreg hasilnya nanti keluar keputusan final.

SKP ini dilakukan setiap tahunnya pada sediakala januari. Ada kondisi unik yang teradat diperhatikan oleh guru yang semenjana menyusun SKP. Jadi kalau adanya perpindahan tugas pasca- wulan januari maka SKP itu harus disusun sekali lagi di ajang baru. Hal ini sekali lagi berlaku kalau ada perpindahan SATMINKAL (Ketengan Administrasi Pangkalan). Lalu sebaliknya guru akan diberi sanksi jika tidak menyusun SKP. Moga bisa lebih mengarifi untuk SKP ini maka dibawah ini sambil saja diberikan paradigma kasusnya sekalian:

Cermin SKP Hawa Mata Pelajaran

Untuk contoh kasus temperatur mata pelajaran ini ada seorang suhu ilmu masyarakat di SMAN 1 Garut. Guru tersebut telah mengajar sekal tahun 2022 dengan pangkat Penata Cukup umur Golongan III/a jabatan guru pertama. Tahap selanjutnya bakal guru ini adalah menuju Penata Mulai dewasa Tingkat 1 Golongan III/b. Jadi hawa sosiologi ini harus memiliki AK (Angka Angka) minimal 50 nan rinciannya meliputi 42 pembelajaran, 3 pengembangan diri, dan 5 penunjang.

Kamil SKP Master Pimpinan Konseling

Sempurna kasus kedua ini merupakan guru bimbingan konseling di SMPN 4 Tarogong Kidul yang sudah mengajar sejak hari 2004 dan mempunyai pangkat Penata tk I dengan Golongan III/d dulu jabatannya temperatur akil balig. Makara kesimpulannya jika suhu ini ingin mendaki ke tinggi pembangun dengan Golongan IV/a maka AK nan diperlukan itu 100 selama 4 masa atau lagi masing-masing tahun mengumpulkan 25 AK. Setiap suatu tahun AK yang harus dikumpulkan itu terdiri dari minimum 19.50 AK elemen utama, unsur utama ini di luar AK PKB. Sangat 2.50 AK penunjang. AK PKB ini bisa dipenuhi dengan empat kegiatan peluasan diri serta delapan kegiatan takrif ilmiah yang dilakukannya selama 4 masa.

Contoh SKP Tugas Komplemen Sebagai Guru Kelas

Hipotetis kasus cak bagi tugas tambahan bak suhu kelas ini merupakan seorang guru SD yang menjadi guru kelas di SDN Cibiru 5 Bandung yang sudah mengajar sejak periode 2022. Detik ini hawa tersebut mutakadim memiliki pangkat Penata Remaja Tk I dengan Golongan III/b nan jabatannya guru purwa. Lalu bakal dapat menaiki ke golongan III/c maka master tersebut harus punya 50 AK selama 4 masa yang privat artian 12.50 AK pertahunnya. AK lakukan unsur utama itu 11.25 dan 1.25 untuk penunjang setiap tahunnya.AK PKB nya itu guru harus melakukan 3 kegiatan ekspansi diri dan 4 publikasi ilmiah selama 4 waktu tersebut.

Arketipe SKP Tugas Pelengkap Sebagai Penanggung jawab Inferior

Acuan untuk SKP tugas pelengkap laksana wali papan bawah ini seorang guru SMPN Tarogong Kidul yang telah mengajar sejak musim 2022 dengan pangkat Penata taruna Golongan III/a dan jabatannya Guru Purwa. Jika guru ini ingin menanjak golongan ke III/b maka mekanismenya tidak tikai jauh dengan contoh SKP plong tugas tambahan laksana guru kelas diatas. Total AK yang harus diperoleh itu sepadan yaitu 50. Cuma perbedaanya ada di pembagian AK pertahunnya doang makara untuk SKP tugas adendum sebagai wali papan bawah itu 10.5 AK untuk unsur utama dan 1.25 kerjakan unsur penunjang. Dulu AK PKB nya hanya 3 kegiatan ekspansi diri saja.

Komplet SKP Tugas Tambahan Guru Sebagai Kepala Sekolah

Contoh SKP guru nan mempunyai tugas pelengkap laksana kepala sekolah ini dicontohkan maka itu sendiri guru PKN yang menjadi penasihat sekolah di SMKN 9 Garut sejak tahun 2001 dan memiliki tinggi Pembina dengan golongan IV/a dengan jabatan guru madya. Jika ingin nain golongan ke IV/b maka AK nan harus dikumpulkan itu sebanyak 150 sejauh 4 tahun. Untuk golongan IV memang AK yang harus dicapai layak banyak. Dari 150 AK ini menghasilkan 37.50 pertahunnya dengan rincian 29.75 buat unsur utama dan 3.75 kerjakan penunjang. Bikin AK PKB pun pas banyak yakni 4 kegiatan pengembangan diri dan 12 warta ilmiah.

Arketipe SKP Tugas Apendiks Perumpamaan Superior Acara Keahlian

Terlampau contoh terakhir itu merupakan koteng guru yang mempunyai tugas komplemen sebagai majikan program kepiawaian. Guru tini sudah lalu mengajar berasal hari 2007 dan masa ini mempunyai pangkat Penata Golongan III/c nan jabatannya guru muda. Kalau guru ini ingin naik ke golongan III/d maka guru tersebut harus mengumpulkan 100 AK dalam waktu 4 tahun dengan 25 AK setiap tahunnya. Jadi rinciannya itu 20.25 AK untuk utama dan 2.5 buat penunjang. Guru ini pun harus melakukan 3 kegiatan ekspansi diri dan 6 kegiatan publikasi ilmiah.

Jadi penyusunan SKP itu tergantung golongan dan jabatan yang perdua ditempuh maka itu temperatur tersebut. Tidak semua jabatan itu harus mengumpulkan AK nan sebanding. Ada nan harus 100, 150, dan sebagainya. Selain itu pula rinciannya lagi berbeda, ada nan harus melakukan publikasi ilmiah ada juga yang lain. Jadi untuk kenaikan golongan ini terbiasa rincian yang jelas sebelum anda mengamalkan penyusunan SKP master.


Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan bakal meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!


feb/shd

Source: https://wartaguru.id/pengertian-skp-guru-beserta-contoh-dan-penyusunannya/