Silabus Mata Pelajaran Smp Sma

Kurikulum 2022: Silabus SD, SMP, SMA dan SMK

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Musim 2022 Tentang Silabus SD, SMP, SMA/MA dan SMK menyebutkan:

I. PENDAHULUAN

Silabus adalah rencana Penataran pada mata pelajaran alias tema tertentu internal pelaksanaan kurikulum. ……………………………………………………………………………………
Silabus memiliki onderdil-komponen sebagai berikut:
1.kompetensi inti;

2.kompetensi bawah;

3.materi pendedahan;

4.kegiatan penelaahan;

5.penilaian;

6.alokasi waktu; dan

7.mata air sparing.

II. PRINSIP PENGEMBANGAN SILABUS

Silabus dikembangkan dengan prinsip-cara:
1.Mengacu lega Peraturan Menteri Pendidikan dan Tamadun Nomor 69 Tahun 2022 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.
2.Aktual dan Kontekstual
Silabus cangap mencaci kronologi ilmu, butir-butir, teknologi, dan seni yang mutakhir.
3.Plastis
Silabus burung laut mengasihkan rujukan dan ruang nan makin luas kepada guru untuk memformulasikan perencanaan mengajar.
4.Menyeluruh
Silabus mencakup pengembangan potensi murid didik secara menyeluruh dalam ranah kompetensi manifesto, sikap, dan keterampilan.

III.MEKANISME DAN Ancang Peluasan SILABUS

A.Mekanisme Pengembangan Silabus
Silabus dikembangkan maka dari itu:
1.Departemen Pendidikan dan Kultur.
Silabus untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Peradaban yaitu silabus mata pelajaran untuk Kelompok A, Kelompok B, dan Kerubungan C Peminatan.

2.Maktab Pendidikan
a.Silabus yang dikembangkan pada tingkat wilayah ialah silabus bilang bahan analisis dan pelajaran dan/ataupun mata pelajaran muatan lokal nan ditentukan oleh distrik yang bersangkutan.
b.Silabus barang bawaan tempatan yang berlaku buat seluruh wilayah provinsi ditetapkan oleh dinas pendidikan provinsi.
c.Silabus muatan lokal yang dolan buat seluruh daerah kabupaten/ii kabupaten ditetapkan maka itu jawatan pendidikan kabupaten/daerah tingkat.

3.Satuan Pendidikan
Silabus yang dikembangkan pada tingkat ketengan pendidikan merupakan silabus muatan lokal yang berlaku pada rincih pendidikan yang bersangkutan.

B.Awalan-langkah Pengembangan Silabus

1.Mengkaji Kompetensi Inti dan Kompetensi Bawah

a.urutan berdasarkan janjang konsep disiplin mantra dan/alias tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan bujuk nan ada di Sang;
b.keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi radiks dalam alat penglihatan latihan;
c.keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar antar alat penglihatan pelajaran.

2.Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran

Mengidentifikasi materi sosi/pendedahan yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dengan menimang-nimang:
a.potensi peserta didik;
b.relevansi dengan karakteristik daerah,
c.tingkat perkembangan awak, akademikus, emosional, sosial, dan spritual peserta ajar;
d.kebermanfaatan buat peserta jaga;
e.struktur keilmuan;
f.aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi penelaahan;
g.relevansi dengan kebutuhan peserta tuntun dan permohonan lingkungan; dan
h.alokasi periode.

3.Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pendedahan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyertakan proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta bimbing, siswa didik dengan temperatur, lingkungan, dan sendang membiasakan lainnya dalam bagan pencapaian kompetensi dasar. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud menerobos pendayagunaan pendekatan pembelajaran nan bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai murid bimbing.
Kejadian-keadaan nan harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pengajian pengkajian adalah sebagai berikut.
a.Kegiatan penerimaan disusun buat menerimakan pertolongan kepada para pendidik, khususnya hawa, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
b.Kegiatan pembelajaran memuat hubungan kegiatan nan harus dilakukan oleh peserta asuh secara berurutan buat mencapai kompetensi bawah.
c.Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan tataran konsep materi pembelajaran.
d.Rumusan pernyataan kerumahtanggaan kegiatan penataran paling mengandung dua anasir penciri nan mencerminkan tata camar duka belajar peserta, yaitu kegiatan siswa dan materi.

4.Menyusun Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator merupakan indikator pencapaian kompetensi dasar nan ditandai oleh perubahan perilaku yang boleh diukur yang mencaplok sikap, pengetahuan, dan kelincahan.
Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik pesuluh ajar, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan intern kata kerja operasional yang terevaluasi dan/ataupun boleh diobservasi. Indeks digunakan umpama dasar kerjakan menyusun perkakas penilaian.

5.Penentuan Varietas Penilaian

Penilaian pencapaian kompetensi radiks peserta didik dilakukan beralaskan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes internal bentuk tertulis ataupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya maujud tugas, proyek dan/ataupun produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.
Penilaian yaitu serangkaian kegiatan buat memperoleh, menganalisis, dan meniadakan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara berstruktur dan per-sisten, sehingga menjadi informasi nan berfaedah dalam pengambilan keputusan.

Kejadian-peristiwa yang perlu diperhatikan dalam penilaian.
a.Penilaian diarahkan kerjakan mengukur pencapaian kompetensi.
b.Penilaian menggunakan hipotetis kriteria; yaitu bersendikan apa yang dapat dilakukan pelajar jaga setelah mengajuk proses penelaahan, dan bukan bikin menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.
c.Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian nan terus-menerus. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi bawah yang telah dimiliki dan yang belum, serta bikin mengarifi kesulitan pelajar asuh.
d.Hasil penilaian dianalisis cak bagi menentukan tindak lanjut. yang berwujud perombakan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta asuh yang pencapaian kompetensinya di bawah standar ketuntasan, dan program pengayaan kerjakan peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.
e.Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman sparing yang ditempuh dalam proses pendedahan. Misalnya, kalau pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik puas proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan nan konkret informasi nan dibutuhkan.

6.Menentukan Alokasi Periode

Penentuan alokasi waktu sreg setiap kompetensi dasar didasarkan lega jumlah minggu efektif dan alokasi waktu netra tutorial per minggu dengan mempertimbangkan total kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi radiks. Alokasi masa nan dicantumkan dalam silabus adalah perkiraan waktu rerata buat menguasai kompetensi pangkal yang dibutuhkan maka itu petatar didik yang bervariasi.

7.Menentukan Sendang Membiasakan

Sumber belajar adalah rujukan, korban dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pendedahan, yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan tubuh, liwa, sosial, dan budaya. Penentuan perigi belajar didasarkan lega standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi anak kunci/pendedahan, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

IV.Bendung SILABUS

1.Pengembangan silabus pada tingkat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dilakukan oleh Bodi Investigasi dan Pengembangan.
2.Ekspansi silabus bagasi domestik sreg tingkat kawasan dilakukan oleh:
a.Tim Pengembangan Kurikulum kewedanan untuk wilayah provinsi.
b.Tim Pengembangan Kurikulum kabupaten/kota lakukan kawasan kabupaten/daerah tingkat.
3.Pengembangan silabus tanggung lokal pada tingkat eceran pendidikan dilakukan oleh para temperatur secara mandiri atau berkelompok privat sebuah sekolah/madrasah atau beberapa sekolah, kerumunan Musyawarah Suhu Ain Pelajaran (MGMP), atau Kunci Kegiatan Master (PKG).

V.SILABUS SEKOLAH

yaitu umpama berikut:
1. Silabus Kelas 1 Tematik
[Download]
2. Silabus Kelas 2 Tematik
[Download]
3. Silabus Kelas 3 Tematik
[Download]
4. Silabus Inferior 4 Tematik
[Download]
5. Silabus Kelas 5 Tematik
[Download]
6. Silabus Kelas 6 Tematik
[Download]

7. Silabus SMP

[Download]

8. Silabus SMA Mapel Terbiasa A

[Download]
9. Silabus SMA Mapel Wajib B

[Download]
10. Silabus SMA Peminatan MIPA

[Download]
11. Silabus SMA Peminatan IPS

[Download]
12. Silabus SMA Peminatan Bahasa

[Download]
13. Silabus SMA Pendidikan Agama

[Download]

14. Silabus SMK Teknologi dan Konspirasi

[Download]
15. Silabus SMK Teknologi Amanat dan Komunikasi

[Download]
16. Silabus SMK Kesehatan

[Download]
17. Silabus SMK Agrobisnis dan Agriteknologi

[Download]
18. Silabus SMK Perikanan dan Nautikal

[Download]
19. Silabus SMK Bisnis dan Manajemen

[Download]
20. Silabus SMK Parisiwata

[Download]
21. Silabus SMK Seni Rupa dan Kriya

[Download]
22. Silabus SMK Seni Pergelaran

[Download]

Buat segala apa sesuatu hal nan perlu kita diskusikan terkait Kurikulum 2022: Silabus SD, SMP, SMA dan SMK silahkan disampaikan 🙏
CMIIW😊.

Jangan Lupa Untuk Berbagi 🙏 Share is Caring 👀 dan
JADIKAN HARI INI Luar BIASA! – WITH GOD ALL THINGS ARE POSSIBLE😊

Source: https://www.defantri.com/2013/11/silabus-sd-smp-sma-smk-kurikulum-2013.html