Direktorat Sekolah Asal, Kemendikbud melaksanakan bimbingan teknis lakukan melatih tenaga pendidik menggunakan Chromebook buat penerimaan. Chromebook adalah macam computer yang menjalankan sistem usaha (OS) Chrome, yaitu sistem operasi dengan penyimpanan cloud. Computer ini punya berbagai fitur dari Google di dalamnya.





Direktur Sekolah Dasar, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd menjelaskan, bimbingan teknis tersebut bermaksud agar hawa dapat memanfaatkan Chromebook bagaikan instrumen penelaahan. Dalam bimtek tersebut, para murid sekaligus dilatih agar bisa menjadi proktor pelaksanaan Asesmen Nasional.





Proktor semenjak dari kosa kata Bahasa Inggris, “proctor” yang artinya penyelia maupun pengontrol. Proktor adalah petugas testing atau asesmen yang berbasis komputer. Intern pelaksanaan Asesmen Nasional, proktor mulai sejak pecah kalangan hawa.





”Puas kesempatan ini kita memberikan pelatihan kepada para guru tentang penggunaan chromebook dan pelatihan mengenai tugas-tugas proktor. Chromebook ini dulu berjasa bikin penelaahan di sekolah,” kata Direktur Sekolah Dasar pada kegiatan Bimbingan Teknis Pemakaian dan Pemanfaatan Peralatan TIK Sekolah Radiks Regional II Makassar II di Hotel Duta besar Makassar, Jumat, 9 April 2022.





Teknologi pengumuman, lanjutnya, memberikan metamorfosis, akselerasi, akselerasi kebutuhan data dan informasi berlatih mengajar. Materi pembelajaran bisa diakses maka dari itu para temperatur dengan mudah melalui teknologi digital.





Direktur Sekolah Dasar mengatakan, melalui program merdeka membiasakan Mendikbud memasrahkan politik lain ada lagi Ujian Kebangsaan (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Karena USBN ditiadakan, maka dibutuhkan perangkat yang bisa mengukur kualitas layanan pendidikan, kualitas penerimaan dan kualitas karakter di sekolah. Pengukuran itu dilakukan menerobos Asesmen Nasional (AN), nan terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimun (AKM), Survei Karekter, dan Survei Mileu Belajar.





“Nah, pelaksanaan AKM ini harus berbasis komputer jinjing. Untuk jenjang sekolah bawah, AKM dilakukan secara serentak pada wulan Oktober 2022. Artinya, bakal AKM ini diperlukan keterampilan dalam memanfaatkan komputer jinjing. Oleh karena itu, kami bertarget didikan teknis ini bisa menjadi solusi,” katanya.





Karena masih banyak sekolah dasar nan belum punya komputer jinjing, diharapkan para pesuluh pimpinan teknis ini dapat juga mengajarkan kepada guru-guru di sekolah sekitar. ”Artinya, bapak dan ibu yang memperoleh pelatihan ini tidak hanya untuk diri sendiri, belaka pula bikin sekolah yang lain,” kata Direktur Sekolah Pangkal.





Arwan Syarief selaku Komandan Panitia Pelaksana Bimbingan Teknis Pemanfaatan dan Pendayagunaan Peralatan TIK di Sekolah Dasar menjelaskan, kegiatan bimtek ini dilaksanakan dalam heksa- tahap. Kegiatan bimtek tahap suatu sudah lalu dilaksanakan di Surabaya, tahap dua diselenggarakan di dua regional, yaitu Regional Makassar dan Regional Medan pada 8-10 April 2022.





”Sreg Regional Makassar, penyelenggaraan bimtek dilaksanakan di dua tempat ialah di Hotel Aryaduta Makassar dan Hotel Horison Ultima Makassar. Peserta kegiatan berasal terbit Distrik Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Perdua, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo.  Seluruh peserta Regional Makassar berjumlah 182 orang nan dibagi menjadi 4 empat kelas secara paralel, sehingga setiap inferior bimtek maksimum berjumlah 50 turunan. Desain ini sesuai dengan protokol kesehatan,” papar Arwan Syarif.





Sedangkan pada regional Medan, pengelolaan bimtek dilaksanakan di 2 dua tempat, adalah di Hotel Mercure Medan dan Hotel Karibia Boutique Medan. Petatar kegiatan berasal dari Provinsi Sumatera Paksina, Aceh, Gugusan pulau Riau, dan Riau.





“Seluruh pelajar regional Medan berjumlah 161 orang nan dibagi menjadi empat kelas secara paralel, sehingga setiap kelas bawah bimtek maksimum berjumlah 50 orang sesuai dengan desain protokol kesegaran,” ujarnya
.




Arfiani Babay, S.Pd., M.Pd., Google Master Trainer bersumber SMP Negeri 4 Sungguminasa mengatakan, penggunaan Chromebook ini lampau membantu para tenaga pendidik dalam proses berlatih mengajar. Karena Chromebook ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya mempunyai perlindungan virus bawaan sehingga saat menjelajahi online dan
offline
akan bebas virus dimanapun penggunanya bekerja. Dengan hari pakai



baterai bertambah berpunca 8 jam pengguna boleh titik api


membereskan beraneka rupa


situasi.





“Selain itu semua data pemakai sekali lagi diamankan dengan pengusulan berbasis cloud, sehingga pengguna dapat bekerja tanpa keruh. Dengan menggunakan Chromebook sekali lagi pengguna bisa mulai kerja n domestik beberapa detik,” ujarnya.





Arfiani melanjutkan, dengan menunggangi Chromebook ini para tenaga pendidik bisa menjalankan berbagai pegangan secara online dengan menggunakan Google Chrome browser. Banyak sekali lagi permohonan-aplikasi berbasis web yang dapat dijalankan secara offline pada Chromebook.





“Para pengguna tidak usah sano jika penyimpanan data di laptop akan mumbung. Karena hampir seluruh petisi dan data beralamat di cloud, tak di intern laptop. Aplikasi-aplikasi Chromebook juga bisa didapatkan melampaui Google Play Store atau Google Web App Store,” imbuh Arfiani.





Terserah lima fungsi yang diperoleh bermula Chromebook nan dapat menjalankan heterogen perkakas lunak.  Pertama, ada Google Workspace For Education dimana di dalamnya terserah tool Google Docs, Google Sheets, Google Slides dan Google Drive. Kebaikan nan kedua adalah perlengkapan lunak buat pembuatan konten pembelajaran seperti  magisto video editor dan soundtrap for education. Chromebook pula boleh mengoperasikan perangkat kepala dingin tinkercad yaitu perangkat bantu independen bayar bikin para peserta untuk membuat dan merancang permintaan-aplikasi dalam 3 dimensi untuk keperluan sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematik.





“Kurnia yang keempat nan bisa kita terima dari Chromebook adalah, kita dapat menjalankan perangkat lunak equatlo yaitu ekstensi bagi para murid lakukan menyiapkan keefektifan-fungsi ke internal dokumen-pertinggal untuk pembelajaran matematika lebih lanjut,” jelasnya.






Kelebihan nan terakhir yaitu Chromebook dapat menjalankan perangkat panjang hati seesaw. Perangkat diperuntukkan bagi para temperatur dalam membuat aktivitas-aktivitas bakal digunakan secara bersama dengan para petatar, yang mengait hasil karya para suhu dalam suatu portofolio yang juga dapat dilihat oleh para orang sepuh siswa.





Para tenaga pendidik yang tersaring mengajuk bimbingan teknis ini membentangkan rasa syukurnya. Karena mereka mendapatkan takrif hijau terkait eksploitasi Chromebook yang memiliki banyak fungsi bagi kegiatan berlatih mengajar.





“Melintasi pelatihan ini saya banyak tahu adapun pembelajaran menggunakan peralatan teknologi informasi. Kita dapat membuat google class room dan tahu cara membuat akun penerimaan,” sebut Ismaryati dari UPT SDN 228 Pembagian.






Menutup kegiatan bimbingan teknis di Makassar, Sri Wahyuningsih menjorokkan pemukim sekolah bikin mengakses laman Direktorat Sekolah Dasar sebagai sarana tukar menukar informasi. ”Buat mendapatkan info-info terhangat seputar pedidikan, khususnya terkait Sekolah Dasar, silahkan melawat ke website ditpsd.kemdikbud.go.id,” katanya.





Direktorat Sekolah Asal mutakadim meluncurkan GIAT SD, kependekan semenjak Galeri Informasi, Aktivitas dan Transformasi Sekolah Dasar. Ini adalah website resmi Direktorat Sekolah Dasar yang berfungsi sebagai pokok pengumuman. Semua maklumat tercalit strategi dan acara Sekolah Dasar cak semau di sini. Informasinya privat rang video, kata sandang berita, foto, buku elektronik dan juga majalah digital.





Kegiatan webinar yang rutin diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Dasar juga boleh diikuti melalui GIAT SD. Semua ki alat sosial resmi kepunyaan Direktorat Sekolah Dasar kembali ada di sana. ”Ketik saja ditpsd.kemdikbud.go.id, atau kian mudahnya ketik aja di google: Direktorat Sekolah Radiks, atau Sekolah Dasar Kemendikbud, maka GIAT SD akan muncul,” tutur Direktur Sekolah Dasar. (Hendriyanto)