Sejarah Lompat Jauh Pelajaran Smp Indonesia

Berasal Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia nonblok

Loncat jauh
Atletik
2007 Military World Games long jump.jpg

pelompat jauh di Military World Games 2007

Rekor putra
Dunia Mike Powell 8.95 m (29 ft 4​
14
 in) (1991)
Olimpiade Bob Beamon 8.90 m (29 ft 2​
14
 in) (1968)
Rekor pemudi
Mayapada Galina Chistyakova 7.52 m (24 ft 8 in) (1988)
Olimpiade Jackie Joyner 7.40 m (24 ft 3​
14
 in) (1988)

Final lompat jauh amoi universiade 2022

Atlet lompat jauh wanita sedang berkompetisi.

Lompat jauh
adalah satu rancangan gerakan melompat, mengangkat kaki ke atas ke depan dalam upaya membawa titik sulit badan sepanjang mana tahu di peledak (berlarut-larut di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan berbuat tolakan puas satu suku cak bagi hingga ke jarak sejauh-jauhnya.[1]
Harapan lompat jauh adalah mencapai jarak lonjak sejauh-jauhnya. Perhatian yang singularis pada hal-keadaan teknis ternyata memberikan keuntungan lakukan olahragawan momen perlombaan. Faktor nan mempengaruhi lompat jauh maksimal antara lain jenjang suku, daya ledak otot tungkai, kecepatan lari saat menjumut ancang, tolakan maupun
take off, sikap jasmani di awan dan mendarat. Selain itu, atlet pula harus memiliki kekuatan, sosi ledak, kepantasan, ketepatan, kelentukan, kelincahan dan koordinasi gerakan juga harus memafhumi dan menguasai teknik bakal melakukan gerakan loncat jauh, serta dapat melakukannya dengan cepat, tepat, luwes dan lancar.[2]

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Ki kenangan lompat jauh berawal sejak seputar 13 abad yang lalu. Olahraga ini sudah cak semau sejak perian 708 Masehi ketika ada Olimpiade Kuno di Yunani. Lompat jauh merupakan satu-satunya kejuaraan lompat yang dilombakan dalam Olimpiade Kuno.[3]
Semua tanding nan diadakan pada Olimpiade Kuno dimaksudkan sebagai kursus militer perang. Munculnya olahraga lompat jauh dipercaya bakal melatih ketangkasan para prajurit perang dalam menerobos rintangan yang terserah, begitu juga tahang ataupun susukan. Pada perian itu, para pelompat diwajibkan berlari dengan membawa sebuah beban dikedua tangan nan dikenal dengan sebutan
halteres
dengan berat 1 sebatas 4,5 kg.[4]

Olahraga loncat jauh pernah dilakukan oleh pelompat terbit Sparta dengan rekor lompatan selama 7,05 meter. Di bumi beradab sendiri loncat jauh sudah menjadi fragmen kompetisi Olimpiade sejak permulaan kali munculnya perlombaan ini tahun 1896. Jadinya di 1914, Dr. Harry Eaton Stewart merekomendasikan dibuatnya
running broad jump
yang distandarkan lakukan atlet perempuan sehingga mereka pula bisa mengadakan kompetisi lompat jauh. Rekomendasi ini dipertimbangkan dan diterapkan sehingga atlet cewek berharta mengajuk kompetisi lompat jauh pada level Olimpiade. Kendatipun olahraga ini yakni bagian bermula permainan Olimpiade Kuno, baru pada tahun 1896 yaitu sreg Olimpiade modern permulaan lompat jauh dilombakan secara resmi dan bikin wanita baru dimulai pada tahun 1948.[3]

Aturan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Pelintasan awalan sintal paling kecil 1.22 m dan panjang 40 m.
  • Papan tolakan panjangnya harus 1.22 m, pesek 20 cm dan tebal 10 cm. Sreg sisi dengan medan mendarat harus diletakkan gawang vlastisin bakal mencatat keluaran kaki atlet apabila salah tolak. Papan tolakan harus dicat tahir dan harus datar dengan persil awalan dan harus ditanam sekurang-kurangnya 1 meter berusul got bak ramal pendaratan.
  • Panggung mendarat Dempak minimum 2.75 m jarak antara garis tolakan sampai penghabisan ajang lompatan minimal 10 meter. Permukaan pasir di internal palagan pendaratan harus setimbang tinggi atau datar dengan sebelah alas papan tolakan.[5]
  • Ukuran perumpamaan lompat jauh ialah, panjang bak minimal 7-9 meter, pepat 2,75 meter sampai 3.00 meter dan balok tumpu dengan panjang 1.21-1,22 meter, lebar 1.98-2.02 meter dan lebat 1.00 dm.[6]

Teknik

[sunting
|
sunting perigi]

Teknik awalan

[sunting
|
sunting sumber]

Pendaratan saat loncat jauh.

Awalan pada lompat jauh adalah dengan berlari paling awal boleh jadi bakal mendapatkan kepantasan yang tinggi sebelum melakukan gerakan tolakan. Ancang rata-rata dilakukan sejak 30-45 meter dan gempal lintasan anju 1,21-1,22 meter. Sebelum langkah biasanya pelompat harus berada plong sikap start.[6]
Posisi suku pada awalan juga tergantung bermula kebiasaan sendirisendiri atlet lompat jauh. Ada yang awalan dengan kaki sejajar, kaki kanan nan cak semau di depan atau sebaliknya. Langkah dilakukan dengan berlari pelan tetapi. Sehabis itu kecepatan lari boleh ditambah. Harus diingat kecepatan tersebut harus dipertahankan sampai menjelang tolakan. Saat condong 4 langkah penghabisan sebelum tolakan maka kepantasan lari dijaga tetap konstan tidak dikurangi.

Teknik tolakan

[sunting
|
sunting perigi]

Tolakan berarti berpindahnya kecepatan vertikal nan didapat dari berlari ke kelancaran mengufuk. Minimum baik memperalat kaki yang paling kuat untuk tolakan. Dimulai dari kaki bagian tumit lalu berjarak di ujung jari. Badan mudahmudahan dicondongkan sedikit ke depan momen akan menumpu. Sementara suku yang berendul diangkat sampai setara pinggul dengan posisi lutut menekuk.

Teknik badan di gegana

[sunting
|
sunting sumber]

Saat fisik berkepanjangan di udara ada beberapa cara. Contohnya berjalan di atas udara. Caranya ketika badan sedang menyimpang, ayunkan kaki pinggul dengan lestari ke arah atas. Lalu lakukan gerakan seperti melangkah atau berjalan di gegana.

Teknik pendaratan

[sunting
|
sunting perigi]

Pendaratan merupakan propaganda yang terakhir bermula rangkaian operasi loncat jauh dan yaitu teknik terakhir dari 4 teknik lompat jauh. Sebaiknya pendaratan dilakukan dengan kedua kaki dengan posisi sejajar dan tungkak yang makin dulu mendarat di tempat dengan posisi tungkak berhimpitan. Ini bikin mencegah cedera.[7]

Jenis

[sunting
|
sunting mata air]

Gaya sampir

[sunting
|
sunting mata air]

Gaya sampir sikap di udara seolah-olah sedang menggantung di udara. Dari sikap di udara, kedua lengan luruskan ke depan kedua dengkul dan badan dibawa ke depan. Saat kedua kaki akan mengaras tempat pendaratan, luruskan ke depan dan mendarat dengan kedua tumit lebih lagi sangat. Saat kedua suku mendarat kedua dengkul mengepet dan berat jasad dibawa ke depan.[8]

Gaya jongkok

[sunting
|
sunting sendang]

Gaya jongkok (tuck jump) dikenal kembali dengan sebutan gaya duduk di udara. Di dalam gaya ini lega saat menyimpang di udara sendiri pelompat berbuat seolah-olah membuat sikap berjongkok di awan.[8]
Badan di mega setelah kaki kidal bertumpu, maka suku kanan diayun dengan cepat ke arah depan. Pada saat mencapai titik tertinggi sikap badan, kaki seperti duduk atau jongkok.[9]

Gaya berjalan di udara

[sunting
|
sunting sumber]

Lompat jauh kecondongan berjalan di awan adalah dimana manuver lompat jauh dengan gaya seolah-olah sedang berjalan di udara, ketika jasmani sedang melayang di mega usaha suku seakan berlari atau berjalan di udara. Usaha itu dilakukan setelah atlet melakukan tolakan dan tubuh medium berlarut-larut di udara kedua tungkai digerakkan seperti orang berlari sebatas akhirnya landing suku hingga ke tanah dan tubuh tetap dijatuhkan ke depan agar tidak mengurangi jauhnya lompatan.[8]
Ketika melakukan tumpuan dapat digunakan tungkai kidal atau kaki kanan sesuai dengan kebiasaan pelompat. Kiranya gunakan kaki yang memliki kekuatan dominan. Ketika kaki menumpu ke balok, badan harus dicondongkan ke depan mudahmudahan kesamarataan setia terjaga. Padangan kedepan dengan kedua lengan subur disamping atas fisik dan pada saat bertumpu kelancaran nan dikembangkan melalui awalan lain patah. Setelah pelompat mengarah pada balok sandar, maka badan akan bisa terangkat ke peledak. Dengan mengamalkan sikap berjalan di udara kedua kaki saling bergantian mengayuh di udara. Sebelum kaki mendarat, upayakan fertil dalam posisi di udara sejauh barangkali, sepatutnya menghasilkan lompatan yang maksimal. Pada tahun mendarat pelompat harus berusaha menjulurkan kedua tangannya ke depan dan kemudian ditarik ke bokong. Darurat kaki diluncurkan ke depan sejauh bisa jadi. Daratkan kedua kaki secara bersamaan agar terhindar pecah beda, jatuhkan berat raga ke depan.[10]

Rujukan

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Astuti, Novi Fuji (30 Oktober 2022). “Mengenal Tujuan Lompat Jauh, Berikut Teknik dan Peraturannya”.
    merdeka.com
    (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi kudus sungkap 2022-02-02. Diakses tanggal
    2021-01-01
    .





  2. ^


    Basri, Hasan (Juli 2022). “UPAYA Eskalasi HASIL Berlatih MATERI GERAKDASAR LOMPAT JAUH MELALUI MODIFIKASI Organ BANSEPEDA DAN KARDUS PADA Murid Kelas VDI SDN XVI MARGAHAYU BEKASI”.
    Genta Indah.
    9
    (2): 108. ISSN 2301-6671.




  3. ^


    a




    b




    Indarto, Pungki; Sistiasih, Vera Septi (2018).
    Pandai Mengajar dan Melatih Atletik. Surakarta: Muhammadiyah University Press. hlm. 76–77. ISBN 978-602-361-142-3.





  4. ^


    Nopiyanto, Yahya Eko; Raibowo, Septian (2020-08-31).
    Pangkal-dasar Atletik. Bengkulu: El Markazi. hlm. 109. ISBN 978-623-6584-44-6.





  5. ^


    Muhtar, Tatang; Irawati, Riana (2020).
    Atletik. Sumedang Utara: UPI Sumedang Press. hlm. 70. ISBN 978-602-6438-91-1.




  6. ^


    a




    b




    Arif, Yudabbirul (Oktober 2022). “Tinjauan Kemampuan Lompat Jauh Siswa SekolahDasarDalam Penataran Penjasorkes”.
    JOSEPHA (Journal of Sport Science and Physical Education).
    1: 16–17. doi:10.38114/josepha.v1i2.102.





  7. ^


    Yasmin, Puti (03 Juli 2022). “4 Teknik Lompat Jauh Arketipe dengan Peraturannya”.
    detiksport
    . Diakses tanggal
    2021-01-01
    .




  8. ^


    a




    b




    c




    Pratama, Riyan (2018). “PERBEDAAN Loncat JAUH GAYA JONGKOK, BERJALAN DIUDARA DAN MENGGANTUNG DI TINJAU DARI HASIL LOMPATANPADA Atlet JUNIOR SUMATERA SELATAN”.
    Jurnal Sporta Saintika.
    3
    (1): 377–378. doi:https://doi.org/10.24036/sporta.v3i1.58 . ISSN 2579-5910.





  9. ^


    Syarif, Ahmad (September 2022). “Peningkatan hasil membiasakan loncat jauh gaya jongkok dengan menggunakan album okuler”.
    Surat kabar Keolahragaan.
    5
    (2): 113. doi:10.21831/jk.v5i2.5733. ISSN 2461-0259.





  10. ^


    Pemberian, Zikrur (2014-10-31). “HUBUNGAN DAYA LEDAK Otot Tungkai TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH Mode BERJALAN DIUDARA Plong SISWA KELAS X SMA NEGERI 11 BANDA ACEH”.
    Harian Penjaskesrek
    (dalam bahasa Inggris).
    1
    (2): 23–31. ISSN 2502-6879.




Teks lanjutan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Guthrie, Mark (2003).
    Coach Track & Field Successfully. Champaign, Illinois: Human Kinetics. hlm. 149–155. ISBN 0-7360-4274-1.



  • Rogers, Joseph L. (2000).
    USA Track & Field Coaching Manual. Champaign, Illinois: Human Kinetics. hlm. 141–157. ISBN 0-88011-604-8.



  • Ernie Gregoire, Larry Myricks (1991).
    World Class Track & Field Series: Long Jump
    (VHS). Ames, Iowa: Championship Books & Video Productions.





Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Lompat_jauh