Sejak Kapan Pelajar Smp Merokok

  1. 1.     Pengertian Rokok

Rokok ialah lintingan alias puntalan tembakau yang digulung / dibungkus dengan kertas, daun, alias kulit milu, sebesar  kelingking dengan jenjang 8-10 cm, kebanyakan dihisap seseorang setelah dibakar ujungnya. Rokok yakni pabrik bahan kimia berbahaya. Sahaja dengan membakar dan menghisap sebatang rokok sahaja, dapat diproduksi lebih berbunga 4000 macam bahan kimia. 400 diantaranya beracun dan 40 diantaranya dapat berakumulasi dalam tubuh dan boleh menyebabkan kanker.

Rokok juga tertera zat adiktif karena dapat menyebabkan adiksi (ketagihan) dan dependensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya. Dengan kata tidak, rokok termasuk golongan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Alkohol, dan Zat Adiktif).

  1. 2.      Alasan Basyar Merokok

Alasan pertama bisa jadi merokok dari berbagai hasil penelitian antara lain :

  1. Coba-coba
  2.  Ikut-ikutan
  3.  Sekedar cak hendak merasakan
  4.  Kesepian
  5.  Agar terlihat gaya (gengsi)
  6.  Meniru hamba allah tua
  7.  Iseng
  8.  Menyabarkan ketegangan
  9.  Biar tidak dikatakan  pengacau
  10.  Lambang kematangan
  11.  Mencari inspirasi
  12.  Laksana penghilang stres
  13.  Penghilang jenuh

Kerjakan kebanyakan pelajar, mulai merokok disebabkan makanya dorongan lingkungan. Contohnya, pelajar tersebut merasa tidak lemak kepada saingan-temannya karena beliau tidak merokok. Sehingga engkau lagi berangkat merokok dan akgirnya menikmati rokok tersebut. Lazimnya pesuluh lagi beranggapan bahwa dengan merokok dirinya merasa sangat hebat, gaya, dan ditakuti. Sementara itu, jika kamu enggak juru-pandai menjaga dirinya, rokok yakni awal dari terjerumusnya seseorang kepada obat-obatan haram.

  1. 3.      Pengertian Perokok aktif

Perokok Aktif adalah seseorang yang dengan sengaja menghisap lintingan alias gulungan tembakau yang dibungkus biasanya dengan kertas, daun, dan kulit jagung. Secara sekalian mereka juga menyentak gas rokok nan mereka hembuskan berasal perkataan mereka. Tujuan mereka merokok pada rata-rata adalah lakukan menghangatkan jasad mereka dari suhu yang cahang. Tapi seiring pertualangan waktu pemanfaatan rokok disalah artikan, sekarang rokok dianggap seumpama satu sarana untuk pembuktian kalis diri bahwa mereka yang merokok ialah ”keren”.

Ciri-ciri fisik seorang penagih :

  1. Persneling kuning karena nikotin.
  2. Cakar kumuh karena nikotin.
  3. Netra pedih.
  4. Bosor makan batuk – batuk.
  5. Mulut dan nafas bau rokok.
  1. 4.      Pengertian Perokok Pasif

Perokok Pasif adalah seseorang atau sekelompok khalayak nan menghirup asap rokok manusia lain. Telah terbukti bahwa penyedot pasif mengalami risiko gangguan kesehatan yang selaras seperti perokok aktif, yaitu orang nan menghirup gas rokoknya seorang.

Adapun gejala tadinya yang boleh keluih pada pencandu pasif :

  1. Mata pedih
  2. Hidung ingusan
  3. Tekak yang serak
  4. Panik / pening pejabat

Apabila penyedot pasif bersambung-sambung ”menekuni” kebiasaanya, maka akan mempertinggi risiko gangguan kesehatan, sebagai halnya :

  1. Puru ajal rabu,
  2. Serangan dalaman dan mati tiba-tiba,
  3. Bronchitis akut alias kronis,
  4. Emfisema,
  5. Flu dan alergi, serta bermacam-macam penyakit sreg organ tubuh seperti yang disebutkan di atas.
  1. 5.      Target-Bulan-bulanan Rokok yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Setiap batang rokok mengandung kian dari 4000 jenis korban kimia berbahaya untuk tubuh. Catur ratus diantaranya bisa berefek racun, padahal 40 diantaranya bisa mengakibatkan kanker. Ini adalah sebagaian berpunca acuan-contohnya :

  • Nikotin

Nikotin merupakan zat yang menyebabkan adiksi (ketagihan) dengan toleransi strata, yaitu semakin lama dikonsumsi semakin bertambah. Gejala-gejala ketergantungan juga terjadi pada seseorang nan mulai berhenti merokok. Memang pada awalnya nikotin boleh merangsang kerja pelopor, sehingga si perokok menjadi cerdas. Namun, apabila hal ini terjadi secara berkesinambungan, maka malar-malar akan melemahkan kecerdasan otak itu seorang. Hal ini diakibatkan maka dari itu nikotin yang memacu produksi hormon adrenalin. Terpacunya produksi hormon ini akan menyebabkan denyut jantung bertambah cepat dan jantung bekerja lebih langgeng. Jantung akan memerlukan lebih banyak oksigen mulai sejak kebanyakan. Otomatis, risiko terjadinya serangan jantung koroner akan lebih pangkat.

  • Karbon monoksida (CO)

Gas berbahaya ini mudahmudahan belaka ada dalam pembuangan asap kendaraan. Namun, dengan adanya sumbangan dari para penagih, asap yang juga bisa berikatan kuat dengan
haemoglobin
pembawaan ini menjadi lebih banyak di udara dan di internal badan insan. Dengan adanya karbonium monoksida (CO) yang berikatan dengan
haemoglobin
pembawaan, maka jantung seorang penagih yang memerlukan lebih banyak oksigen ternyata mendapat oksigen makin terbatas. Ini akan menyebabkan bertambahnya risiko penyakit jantung dan paru-paru, serta penyakit parit nafas. Selain plus nafas, batuk per-sisten, stamina serta anak kunci tahan jasad si penyedot juga berangsur-angsur akan menurun. Terganggunya sistem peredaran darah lumrah, yakni dengan adanya gas zat arang monoksida plong darah, juga akan mengakibatkan rusaknya pembuluh darah bak distributor sirkulasi darah. Akan terdapat endapan-endapan enak sehingga pembuluh darah akan tersumbat. Hal ini meningkatkan lagi risiko dihinggapi serangan jantung ataupun lengang mendadak.

  • Tar

Tar lazimnya digunakan untuk mengaspal perkembangan raya. Apabila terdapat pada tubuh melampaui menghisap rokok, maka secara berangsur-angsur dan tentu, akan menyebabkan kanker. Bilang contohnya adalah benzoa pyrene, nitrosamine, B-naphthylamine, dan nikel.

  • DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana)

DDT yaitu racun serangga, yang biasanya digunakan untuk mendabih nyamuk anopeles, semut, atau kecoa.

  • Aseton

Aseton yaitu zat yang digunakan untuk melunturkan cat. Bisa dibayangkan bahayanya, apabila zat ini fertil internal tubuh kita.

  • Formaldehid

Formaldehid atau lebih sering kita kenal sebagai zat formalin, digunakan untuk mengawetkan mayat.

  • Kadmium

Kadmium adalah bahan kimia nan biasanya terdapat pada
accu
atau aki kendaraan bermotor.

  • Arsenik

Sebagai halnya DDT, arsenik adalah bulan-bulanan kimia yang rajin digunakan lakukan membasmi seranga-serangga pengganggu. Kebanyakan kutu atau serangga sekelasnya akan mempan bila diberantas dengan arsenik ini

  • Ammonia

Ammonia yakni bahan aktif yang terletak dalam pembersih lantai.

  • Polonium-210

Bahan ini merupakan keseleo suatu zat radioaktif, ialah zat yang mampu mengeluarkan radiasi aktif, nan boleh menyebabkan perubahan struktur dan fungsi sel lazim. Bahan -bahan radioaktif juga bisa menyebabkan kanker.

  • Hidrogen sianida

Hidrogen sianida merupakan bahan yang digunakan sebagai racun dalam kerangka gas.

  • Vinil klorida

Zat ini biasanya digunakan laksana bahan seremonial pembuatan plastik.

  • m. Naftalena

Seperti DDT dan arsenik, mangsa ini terdapat lega obat-remedi pembasmi insek.

  1. 6.      Penyakit yang Ditimbulkan Maka itu Rokok

Kebiasaan merokok dapat menyebabkan berjenis-jenis penyakit dan bahkan boleh menyebabkan kematian. Berikut bilang penyakit nan ditimbulkan oleh rokok, adalah :

  • Surai rontok

Rokok memperlemah system kekebalan sehingga raga lebih rentan terhadap penyakit nan menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut ,dll.

  • Katarak

Merokok dipercaya boleh memperburuk kondisis mata yaitu memutihnya kanta ain yang menghalangi masuknya cuaca dan menyebabkan kebutaan, 40 % lebih terjadi pada perokok. Rokok dapat menyebabkan katarak dengan 2 kaidah, yaitu mandu mengiritasi mata dan dengan terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang maka itu aliran darah dibawa mengaras ain. Merokok dapat sekali lagi dihubungkan dengan degrasi muscular nan gandeng dengan umur tua merupakan penyakit mata yang tak tersembuhkan yang disebabkan maka itu memburuknya putaran pusat retina yang disebut Mucula. Mucula ini berfungsi untuk memfokuskan kiat penglihatan di dalam alat penglihatan dan mengontrol kemampuan membaca, mengendarai mobil, mengenal wajah dan warna dan mengawasi sasaran secara detail.

  • Kulit kerut

Merokok dapat menyebabkan penuaan dini plong jangat karena rusaknya protein nan bermakna buat menjaga elastisitas indra peraba, terkikisnya zat makanan A, terhambatnya aliran pembawaan. Kulit penyedot menjadi kering dan kerut terutama disekitar bibir dan netra.

  • Hilangnya pendengaran

Karena sugi dapat menyebabkan timbulnya endapan puas dinding pembuluh bakat sehingga menghambat laju aliran pembawaan ke dalam telinga putaran dalam. Perokok dapat kehilangan pendengaran lebih sediakala bersumber pada orang nan tidak merokok atau lebih mudah kehabisan pendengaran karena infeksi telinga atau celaan nan keras. Resiko bikin terkena infeksi telinga bagian tengah yang dapat mendekati kepada kompliksi yang lebih lanjut disebut Meningitis dan Paralysis muka bagi penyedot 3 kali lebih besar dari pada orang nan lain merokok.

  • Tumor ganas alat peraba

            Merokok tidak menyebabkan melanoma (sejenis puru ajal selerang nan sama sekali menyebabkan kematian) tetapi merokok mengakibatkan meningkatnya kemungkinan kematian akibat penyakit tersebut. Ditengarai bahwa perokok berisiko menderita
Custaneus Scuamus Cell Cancer

sekaum puru ajal yang menjauhi bercak ahmar pada kulit 2 siapa lebih raksasa dibandingkan dengan non penyedot.

  • Caries

Rokok mempengaruhi keseimbangan kimiawi dalam ucapan membentuk plak yang berlebihan, membuat gigi menjadi kuning dan terjadinya caries, perokok berisiko kekeringan gigi mereka 1,5 kali lipat.

  • Enfisema

Selain kanker paru, merokok dapat menyebabkan enfisema merupakan pelebaran dan rusaknya kantong awan pada paru-paru yang menurunkan produktivitas paru buat menghisap oksigen dan mengecualikan karbondioksida. Pada kasus yang parah digunakan Tracheotomy untuk kondusif pernafasan pasien. Ibarat suatu sayatan untuk lubang jendela pada tenggorokan sebagai jalan masuk gegana ke dalam alat pernapasan. Lega kasus Bronkhitis kronis terjadi penumpukan muncus sehingga mengakibatkan batuk nan terasa sakit dan kesulitan bernafas.

  • Kehancuran paru

Selain tumor ganas paru dan jantung merokok dapat pula menyebabkan batu berdahak. Dikarenakan rusaknya pundi-pundi udara pada paru nan menurunkan kapasitas paru dan oksigen buat melepas oksigen. Bila peristiwa ini belanjut akan terjadi penumpukan lendir sehingga mengakibatkan batuk yang tersa linu dan kesulitan bernafas.

  • Berisiko tinggi terkena kanker paru-paru dan jantung

Suatu diantara tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit dalaman. Pemakaian sugi adalah salah satu faktor resiko terbesar bakal penyakit ini. Mutakadim ditetapkan bahwa asap rokok mengandung makin dari 40 diversifikasi zat racun. Kemungkinan timbulnya tumor ganas paru dan jantung pada perokok 22 kelihatannya kian besar daripada yang enggak merokok.

  • Osteoporosis

Karbon monoksida (CO) yaitu zat ilmu pisah beripuh nan banyak terdapat pada gas buangan mobil dan asap rokok lebih mudah terikat pada bakat dari pada oksigen sehingga kemampuan bakat untuk mengangkat oksigen turun 15% pada penyedot. Akibatnya tulang plong penghisap kehilangan densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak dan penyembuhannya 805 lebih lama. Penyedot juga menjadi bertambah rentan terhadap masalah benak telapak. Sebuah studi menunjukkan bahwa buruh pabrik yang merokok 5 boleh jadi lebih banyak mengalami nyeri jejak kaki pasca- terjadi trauma.

  • Penyakit jantung

Suatu diantara tiga kematian di bumi diakibatkan oleh masalah kardiovaskuler. Eksploitasi tembakau yakni pelecok satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini. Di Negara yang sedang berkembang kelainan membunuh lebih dari satu juta orang setiap tahun. Problem kardiovaskuler nan menyangkut pemakaian tembakau di Negara-negara maju membantai lebih dari 600.000 orang setiap tahun. Rokok menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat, menaikkkan tekanan darah dan meningkatkan resiko terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya menyebabkan gempuran jantung dan stroke.

  • Tukak rezeki

Konsumsi tembakau meletakkan resistensi terhadap bakteri nan menyebabkan tukak lambung kembali meminimalisasi kemampuan kas dapur buat menetralkan asam lambung sehabis makan sehingga sisa cemberut akan mengerogoti dinding lambung. Tukak kas dapur yang diderita para penagih lebih terik dirawat dan disembuhkan.

  • Diskolori jari-jari

Tar yang terdapat lega asap rokok terakumulasi pada kisi dan kuku nan meninggalkan corak coklat kekuningan.

  • Kanker uterus

Selain meningkatkan resiko puru ajal serviks dan uterus rokok meneyebabkan timbulnya masalah kesuburan pada wanita dan beraneka rupa masalah selama perian kehamilan dan kelahiran kanak-kanak anyir. Merokok selama perian kehamilan meningkatkan resiko kelahiran bayi dengan BBLR (Rumpil Badan Lahir Rendah) dan masalah kesehatan sesudahnya. Kemusykilan hamil maupun abortus terjadi 2-3 kali bertambah besar plong wanita perokok. Ponten yang sama berlaku lagi buat kelahiran atau kematian karena kekurangan oksigen pada fetus dan plasenta yang menjadi rendah karena tercemar oleh Karbonium Monoksida dan Nikotin dalam asap rokok. Sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death) juga dihubungkan dengan pemakaian sisik. Adendum pula, rokok dapat menurunkan kadar estrogen yang menyebabkan terjadinya menopause dini.

  • Kerusakan benih

Rokok dapat menyebabkan deformasi sreg sperma dan kerusakan plong DNA-nya sehingga mengakibatkan aborsi. Beberapa studi menemukan bahwa laki-laki nan merokok meningkatkan resiko menjadi ayah dari momongan nan berbakat kanker. Rokok pula memperkecil jumlah mani dan infertilitas (ketidaksuburan) banyak terjadi plong perokok.

  • Ki aib Buerger

Terjadinya inflamasi pada arteri, vena, dan saraf terutama di kaki, nan mengakibatkan terhambatnya aliran darah. Dan jika dibiarkan tanpa perawatan akan merentang ke gangrene (matinya jaringan fisik) sehingga pasien perlu diamputasi.

  1. 7.      Kaidah Menghentikan Merokok dan Cara Menghindarinya

Sebaiknya terhindar dari kebiasaan merokok, maka sepatutnya kita menanamkan keyakinan yang kuat bahwa sifat merokok tidak akan perantaraan menguntungkan diri koteng dan orang lain. Kita harus terbiasa untuk bersikap asertif, untuk ki ajek mengatakan tidak pada rokok. Apabila telah mampu kita terapkan, maka teman segolongan atau kelompok kita boleh dijadikan kader pendidik seangkatan.

      Untuk para perokok, khususnya remaja, untuk nongkrong dari kebiasaan merokok bukanlah satu hal yang mustahil. Apabila taruna meninggalkan sifat merokok musim ini, maka fisik akan terbebas dari nikotin dalam masa 8 jam. Setelah satu pekan efek pecah kebiasaan merokok tersebut akan hilang. Lama-kelamaan, raga akan memperbaiki kerusakannya akibat tembakau dan bahan ilmu pisah lain nan plong rokok. Menghentikan resan merokok, dapat tetap dilakukan, antara lain dengan cara sebagai berikut.

  • Nongkrong secara mendadak

Tidak suka-suka satu cara terbaik bagi penagih buat berhenti merokok, karena pengaruhnya terhadap setiap perokok yaitu berbeda. Namun, hanya suka-suka satu hal yang setolok diantara lulusan penagih nan berdampak, yaitu mereka semua memang berkeinginan untuk memangkal merokok. Sebagaian segara, perokok memilih cara ini untuk menghentikan kebiasaannya. Pendirian ini bisa dipilih sebagai salah satu alternatif.

  • Pendirian menunda secara perlahan

Cara ini mengajak anda memerosokkan waktu menghisap batang rokok yang pertama sehingga sira tetap dapat bertahan tanpa rokok. Ataupun ia bisa menolak untuk menggiatkan batang rokok internal beberapa menit, hingga anda bisa bertahan sebaik-baiknya sekejap-sekejap engkau mau merokok.

  • Cara mengurangi

Mandu ini dilakukan dengan mengurangi jumlah batang rokok nan dia hisap setiap merokok. Dalam satu hari, setiap kali merokok, bisa dikurangi besaran rokok nan sira hisap, mulai mulai sejak hitungan satu batang, dua mayit, hingga separuh dari jatah rokok sira setiap harinya, atau bahkan mengurangi sepenuhnya.

  • Tidak mengikuti kebiasaan penagih

Pada umumnya, merokok identik dengan minum kopi ataupun minuman persisten. Apabila seseorang mengkonsumsi kopi ataupun minuman beralkohol, maka lazimnya dilengkapi dengan sebatang maupun sebungkus rokok. Dengan mengurangi ataupun setara sekali tidak mengkonsumsi kopi maupun minuman beralkohol secara berlebihan, maka kerinduan bagi merokok bisa dikurangi.

  • Terapi penggantian nikotin

Terapi ini memanfaatkan koyo atau tempelan nikotin yang bisa menembus kulit ke dalam tubuh dan bisa mengurangi bilyet adiksi (dependensi) akibat merokok. Mandu ini bisa ditempuh tanpa beliau harus memangkal secara seketika. Cara ini pula menolong sira untuk menghadapi kebiasaan merokok serta ketergantungan psikologis. Konsultasikan dengan dokter anda bikin takrif seterusnya.

  • Pengalihan  aktivitas

Biasanya, remaja mulai merokok karena ada musim yang tersisa. Pada masa tersebut bisa dilakukan aktivitas-aktivitas lain, yang tentunya lebih positif, kerjakan menghindari adat merokok. Untuk perokok yang kepingin nongkrong, alternatif ini juga bisa ditempuh setiap anda ingin merokok. Misalnya, melakukan aktivitas-aktivitas yang dia senangi, tiba dari berolah tubuh, rekreasi bersama teman, membaca majalah ataupun komik kesukaan, bertindak atau mendengarkan irama, mengimak kegiatan organisasi remaja, seperti mana OSIS di sekolah-sekolah,organisasi kemahasiswaan di kampus, Sekeha Teruna-Teruni di masyarakat, sampai melakukan tugas bersama n antipoda-teman kelompok belajar.

Tentunya hal ini akan berhasil apabila kodisi tanggungan dan tempat beramah-tamah saling kondusif bagi mengurangi maupun bahkan menghentikan setolok sekali kebiasaan merokok remaja. Tentu masih banyak prinsip lain yang bisa dilirik buat mengalihkan kebiasan merokok. Nan terpenting, kebiasaan merokok tetap dialihkan lega aktivitas lain yang positif dan bermanfaat.

  • Cangkok sikap asertif puas diri serta pemahaman akan dampak negatif rokok terhadap kesehatan

Sikap tegas untuk tidak merokok atau memang akan menghentikan setara sekali sifat ini, adv amat diperlukan bagi menunjang upaya berhenti merokok. Dengan kognisi yang pas tentang berbagai dampak negatif merokok bagi kebugaran, akan semakin membukit keyakinan serta ki dorongan diri buat patuh berusaha menghentikan kebiasaan merokok. Secara berangsur-angsur, pemahaman ini akan semakin kuat karena setiap kita mulai terbiasa nangkring merokok, akan terasa manfaatnya

  • Konsumsi makanan dengan menu seimbang

Menu proporsional adalah semberap makanan yang mengandung hampir seluruh zat makanan yang diperlukan tubuh. Terdiri semenjak nasi, sayur-sayuran, lauk-pauk, buah-buahan, air, serta dilengkapi dengan susu. Sayur dan buah-buahan serta air mineral mengandung antioksidan yang  bisa mengurangi efek negatif bahan kimia lega rokok. Nasi, lauk-pauk dan tetek pun memiliki sejumlah nutrisi, mineral, protein, serta serat yang diperlukan tubuh.Kerjakan menambah keinginan mengkonsumsi menu ini, bisa disiasati dengan tampilan menu nan menarik. Potongan lauk-pauk alias sayuran bisa dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menggelandang bentuknya. Buah-buahan tertentu juga boleh dikonsumsi dalam bentuk jus buah segar.

  • Membuat kelompok sebaya

Kerubungan ini boleh dibentuk berlandaskan kesamaan prinsip para remaja, yaitu terdiri semenjak keropok remaja nan sama-selevel mengangankan berhenti merokok. Selain memberi ruang nan sepan buat para remaja nan ingin berhenti merokok, kelompok ini juga bisa menampar segala permasalahan nan dialami remaja, khususnya yang berkaitan dengan upaya menghentikan kebiasaan merokok.

Kelompok ini bisa dikepalai oleh koteng pendidik ataupun kolsultan nan mampu menggerakkan dan menimbuk mulai dewasa yang ingin berhenti merokok, misalnya psikiater alias mahasiswa nan peduli. Secara berangsur-angsur, kelompok ini akan menghasilkan remaja-mulai dewasa nan benar-benar mutakadim terbebas berbunga kebiasan merokok, sehingga hal ini akan berarti bagi remaja yang lain nan mempunyai keinginan yang sama lakukan berhenti merokok. Apabila kelompok semacam ini mendapat habuan perasaan khusus dari pihak yang berwenang, dan diberi kemudahan atau akomodasi tertentu, maka lama-kelamaan akan dihasilkan kader pendidik sebaya yang semakin makin dan tentunya semakin bermanfaat.

  • Senantiasa berdoa

Upaya sekeras apapun tidak akan sangkutan membuahkan hasil, apabila tidak diikuti dengan tahlil. Selain bisa menambah keyakinan diri, tahlil dapat menyerahkan semacam khasiat pelindung, terutama untuk mulai dewasa perokok untuk tetap melanjutkan upaya berhenti merokok, dan tidak akan kekeluargaan merokok pun. Selain itu, dukungan keluarga, serta teman-teman dan mahajana sekitar akan sangat membantu remaja untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Masih banyak terletak cara-cara lain yang boleh ditempuh kerjakan berhenti merokok. Taruna juga boleh memintal masa nan tepat untuk tiba mengetem. Engkau bisa memilih hari atau tanggal tertentu nan berfaedah internal hidup anda, misalnya waktu ulang tahun, tahun yunior, atau musim-hari bukan, sebagai halnya bulan Ramadhan, Galungan atau tahun-musim ki akbar lainnya.

Mata air :

https://ranidwi68.wordpress.com/2013/01/09/denotasi-merokok-dan-akibatnya/

Source: https://dinkes.bantenprov.go.id/read/berita/488/PENGERTIAN-MEROKOK-DAN-AKIBATNYA.html