Ruang Belajar Dan Mess Smp Gis Banjarmasin

CURRICULUM

1. Kurikulum apa yang digunakan?

• GIS menggunakan kurikulum kewarganegaraan plus, kurikulum 2022 dengan pengayaan empat pilar pembelajaran GIS yaitu akademik, keislaman, keglobalan dan kepemimpinan yang dirancang sesuai dengan visi, misi GIS dan urut-urutan zaman.

• Pengayaan pada intrakurikuler dilakukan dengan pengembangan struktur kurikulum, seperti penambahan jam pelajaran, materi bimbing, dan kegiatan pembelajaran dengan penggunaan dua bahasa adalah Indonesia dan Inggris sebagai English classroom instructions, serta internalisasi nilai keislaman dalam pengajian pengkajian.

• Pengayaan lega kokurikuler dilakukan dengan pengembangan kegiatan peluasan 4 pilar pendidikan, seperti :
PG-K : City tour, alas kata profesi, kultur sekolah, dan sebagainya yang kontributif intrakurikuler.

PRIMARY : Field trip, perayaan tahun besar Selam, Super camp, kultur sekolah, dan sebagainya yang mendukung intrakurikuler.

JUNIOR HIGH : Field trip, perayaan hari besar Islam, book report, research paper, kultur sekolah, dan sebagainya yang mendukung intrakurikuler.

SENIOR HIGH : Field trip, Perayaan hari lautan Islam, seminar, enterpreneurship, peradaban sekolah, dan sebagainya nan kondusif intrakurikuler.

2. Bagaimana penghijauan dan pendidikan Agama Islam dilakukan di GIS?

• Pemahaman agama diberikan berdasarkan Qur’an dan Sunnah tanpa berafiliasi dengan revolusi tertentu.

PG-K
• Penanaman agama Selam dilakukan integral dalam intrakurikuler baik dalam materi pendedahan tematik atau pembiasaan praktik ibadah serta amal soleh. Contoh penanaman agama dalam intrakurikuler dilakukan dengan mengulang do’a harian, pertinggal singkat dan mendengarkan kisah-narasi teladan saat circle time (di pagi hari). Penyesuaian praktik ibadah dan amal soleh dilakukan dengan praktik shalat harian, sholat dhuha di masjid (setiap minggu mula-mula), berinfaq dan pendayagunaan seragam muslim setiap hari Jum’at.

• Penanaman keagamaan dalam kokurikuler dilakukan dengan pengembangan berbagai rupa kegiatan sebagaimana, manasik haji, berbuka puasa bersama, pawai muharam, dan maulid fair sebagai penguatan keislaman.
PRIMARY
• Penanaman agama Islam dilakukan terkonsolidasi dalam intrakurikuler dengan pengembangan jam belajar, materi pembelajaran dan mata pelajaran ataupun pembiasaan praktik ibadah serta amal soleh. Contoh penanaman agama dalam intrakurikuler dilakukan dengan Netra Pelajaran Pendidikan Agama Islam diberikan 2 bisa jadi pertemuan setiap pekan, pelajaran Al Qur’an 3 kali perjumpaan setiap pekan untuk teks dan hafalan /tahfidz juz 30, ikrar, mengulang do’a harian dan surat singkat, shalat wajib (dhuhur dan ashar) berjamaah, shalat dhuha, berinfaq, penggunaan seragam muslim saban hari Jum’at, program Pejuang Pagi buta dan Hijab Motion untuk peserta kelas 5 dan 6.

• Ekspansi kokurikuler bagi penghutanan agama dilakukan dengan pengembangan kegiatan begitu juga beber puasa bersama, pesantren Ramadhan, peringatan hari besar Islam, manasik haji, Jum’at tahir, pengenalan bahasa Arab sebagai penguatan keislaman.

JUNIOR HIGH
• Penanaman agama Islam terintegrasi n domestik intrakurikuler dilakukan dengan penambahan jam belajar, materi pembelajaran, ain pelajaran maupun habituasi praktik ibadah serta kebajikan soleh. Contoh penanaman agama plong intrakurikuler yang dilakukan dengan Pendidikan Agama Islam diberikan 3 jam pelajaran, tutorial Al Qur’an 2 jam pelajaran, bulan-bulanan mahfuz 1 juz, adaptasi ibadah seperti pelaksanaan wudhu, shalat terbiasa (dhuhur dan ashar) berjamaah, shalat dhuha, tadarus Qur’an, puasa Ramadhan.

• Penghutanan keislaman dalam kokurikuler yang dilakukan dengan peluasan kegiatan seperti mana pesantren Ramadhan, program Pejuang Subuh dan Hijab Motion, peringatan hari osean Islam, dan lomba-lomba ketrampilan agama (Islamic Competition) seperti adu ceramah agama, MTQ, halwa telinga, azan, tahfidz, dan lainnya.

Bagaimana jika anak saya belum boleh membaca Al Qur’an?
Akan diberikan matrikulasi maka itu suhu Agama, dan orangtua diminta bekerjasama untuk mengajarkan di apartemen.

 SENIOR HIGH
• Penanaman agama Islam dilakukan integral internal intrakurikuler dalam bentuk interpolasi jam sparing, materi pembelajaran, mata pelajaran atau pembiasaan praktik ibadah serta amal soleh. Teoretis peluasan intrakurikuler yang dilakukan seperti Pendidikan Agama Islam diberikan 3 jam cak bimbingan, pelajaran Al Qur’an 2 jam tuntunan dengan target hafalan sebanyak 1 Juz, pembiasaan ibadah seperti pelaksanaan wudhu, shalat terlazim (dhuhur dan ashar) berjamaah, shalat dhuha, tadarus Qur’an, puasa Ramadhan, pembiasaan seragam mukminat setiap hari.

• Penanaman keislaman internal kokurikuler dilakukan dengan pengembangan kegiatan pesantren Ramadhan, peringatan hari osean Islam, kultum dhuha dan lomba-lomba ketrampilan agama (Islamic Competition) begitu juga tanding kuliah agama, MTQ, kasidah, bang, tahfidz, dll.

Bagaimana takdirnya anak saya belum boleh mendaras Al Qur’an?
Akan diberikan matrikulasi oleh guru Agama, dan orangtua diminta bekerjasama untuk mengajarkan di rumah.

3. Bagaimana peluasan program Bahasa Inggris dilakukan di GIS?

PGK
Acara bahasa Inggris dilakukan dengan penggunaan English classroom instruction dan pembelajaran bahasa Inggris oleh suhu bidang studi serta ESL teacher sekali dalam sepekan. Dua kali (Selasa dan Kamis) n domestik suatu pekan petatar distimulasi bikin berkomunikasi privat bahasa Inggris dengan pendayagunaan pin I Speak English dan pemakaian media pembelajaran lainnya privat bahasa Inggris.
PRIMARY
Program bahasa Inggris dilakukan dalam bentuk eksploitasi instruksi papan bawah dalam bahasa Inggris (English class room instruction), pelajaran Bahasa Inggris nan diberikan 2 kali intern satu minggu dan 1 mana tahu dalam satu pekan bersama ESL teacher. Untuk les Math, Science, dan ICT disampaikan dalam bahasa Inggris. Dua siapa (Selasa dan Kamis) dalam satu pekan seluruh guru dan siswa berkomunikasi dalam bahasa Inggris di kawasan sekolah dengan penggunaan pin I Speak English.
JUNIOR HIGH
Program bahasa Inggris dilakukan dalam lembaga pemanfaatan instruksi inferior dalam bahasa Inggris (English class room instructions), les Bahasa Inggris yang diberikan sebanyak 4 jam pelajaran intern satu minggu dan 2 jam pelajaran dalam satu pekan dengan ESL teacher, serta beberapa pelajaran nan disampaikan internal bahasa Inggris seperti, Social Studies. Selain itu program adaptasi diluar kelas terdiri berbunga English movement, adalah kegiatan pembiasaan ketrampilan bersopan santun Inggris begitu juga news reading, reading poetry, reading corner, student led conference, English competition serta acara unggulan homestay ke luar negeri. Dan dua kali (Selasa dan Kamis) dalam satu pekan, setiap hawa dan peserta wajib berkomunikasi privat Bahasa Inggris di kewedanan sekolah dengan pendayagunaan pin I Speak English.

SENIOR HIGH
Program bahasa Inggris dilakukan kerumahtanggaan bentuk pemanfaatan instruksi inferior kerumahtanggaan bahasa Inggris (English class room instruction), les Bahasa Inggris yang diberikan 2 kali dalam satu pekan dan 1 barangkali dalam satu pekan dengan ESL teacher, serta beberapa pelajaran yang menggunakan kiat resources kerumahtanggaan bahasa Inggris dan adanya program English day 2 hari privat 1 pekan, student presentation (Project Based Learning) dan English Debate Competition. Serta program unggulan homestay ke luar kawasan.

4. Selain latihan nan sudah ada, apakah ada kegiatan lain untuk pengembangan khuluk dan kepemimpinan anak?

Ya, GIS sangat concern terhadap bertunas kembang kepribadian dan kepemimpinan momongan. Hal ini dapat dilihat terbit beraneka ragam kegiatan berikut:
PG-K
• Kokurikuler : city tour, pawai Muharam, ahad budaya, GIS Market, lawatan edukatif, outbond, pentas seni, cooking session, renang, makan bugar bersama, pentas seni, family day, home visit, puncak tema, father’s day.

• Ekstrakurikuler : di meres seni (vocal, tari dan menulis) dan olah raga (futsal dan karate) sesuai jadwal masing – masing sejauh 45-60 menit di jam penghabisan penataran.

PRIMARY
• Kokurikuler : aklimatisasi peserta tuntun yunior, ethnic show, teater tanah airku, selera nusantara market day, pendidikan demokrasi, peringatan hari anak nasional, family gathering, peringatan hari besar Islam, kunjungan edukatif, buka puasa bersama, pesantren Ramadhan, pendidikan Aqil Baligh, Kepemimpinan/Leadership (Outbond kelas 1 dan 2, supercamp kelas 3, gladian kelas 4, camping kelas 5, tahfidz graduation Juz 30 grade 3), khataman Al –Qur’an, manasik haji, presentasi karya catat, wisuda.
• Ekstrakurikuler : di satah seni (tari dan paduan suara), olah raga (panahan, futsal, basket, karate, taekwondo dan renang) atau ilmu pengetahuan seperti qiroah dan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib, yang dilakukan sesuai jadwal masing – masing setelah jam penerimaan berakhir.

JUNIOR HIGH
• Kokurikuler :

LDKS (Latihan Asal Kepemimpinan Peserta didik), upacara pan-ji-panji, field trip, pesantren Ramadhan, english competition, islamic competition, giscup, lomba eksternal, keputrian, seminar pendidikan seksualitas, anti pornografi, , bahaya merokok, bahaya HIV/AIDS, peringatan hari besar Islam, khatmul qur’an, razia, tes kemih, penulisan karya tulis, presentasi karya tulis, wisuda.
• Ekstrakurikuler : di parasan seni (campuran suara, tari surat sita, melukis), olah raga (panahan, futsal, basket, badminton, karate), keilmuan (Islamic Science Club) yang dilakukan sesuai jadwal masing – masing dimulai jam 16.15-17.30.

SENIOR HIGH
• Kokurikuler : Latihan Dasar Kepemimpinan Peserta pelihara (LDKS), Field Trip, Peringatan Hari Besar Selam (PHBI), Peringatan Waktu Besar Kewarganegaraan (PHBN), Pesantren Ramadhan, OSIS, Cyber team, Go Green team dan Rohis, Sport day, achivement motivation program, santunan momongan yatim, bakti sosial.

• Ekstrakurikuler : di bidang seni (tari surat sita, band), olah tubuh (futsal, basket, bulutangkis, panahan), Pramuka, Paskibra, dan Cyber.

5. Kemana lazimnya eks GIS melanjutkan pendidikannya?

PG-K
99-100% peserta tuntun melanjutkan ke Primary GIS.

PRIMARY
Sebagian segara melanjutkan ke Junior High GIS dan JUNIOR HIGH Negeri unggulan, sebagian melanjutkan ke pesantren dan boarding school.
JUNIOR HIGH
Sebagian raksasa melanjutkan ke Junior High GIS dan SMA Negeri unggulan. sebagian meneruskan ke pesantren dan boarding school.

SENIOR HIGH
Buat keluaran sudah lalu tersebar ke beragam Perserikatan favorit seperti UI, UGM, UNDIP, UNBRAW, ITS dan lainnya, serta ke PTS favorit seperti mana BINUS, Prasetya Mulya, Telkom University, Trisakti, Paramadina. Beberapa siswa melanjutkan ke luar daerah.
Adapun prosentase biasanya penyebarannya adalah : ±30% PTN, ±60% PTS, ±10% Akademi.

6. Bagaimana GIS menyelenggarakan Virtual Learning?

GIS bekerjasama dengan Kayreach System Indonesia dalam menyediakan Zoom Education sebagai platform digital learning.
PG-K
1. Pembelajaran dilakukan dengan interaktif menggunakan majemuk aplikasi digital, seperti Zoom, Google Classroom, Quizziz, Kahoot, Youtube dan Drive in Learning.

2. Pendidik dilengkapi dengan perangkat online learning sebagai halnya akses internet, webcam dan headset.

3. Kegiatan kesiswaan pengembangan 4 Pilar Pendidikan Spesial GIS tetap berjalan secara daring, sama dengan ikrar, hafalan surat sumir, do’a harian dan hadits, praktik salat, dan pengembangan 6 aspek anak asuh.

4. Waktu pembelajaran jarak jauh jam 08.00-10.00

PRIMARY
1. Penelaahan dilakukan dengan interaktif menggunakan berbagai petisi digital, sama dengan Zoom, Google Classroom, Quizziz, Kahoot, Youtube.

2. Pendidik dilengkapi dengan perkakas online learning seperti akses internet, webcam dan headset.

3. Kegiatan kesiswaan peluasan 4 Pilar Pendidikan Istimewa GIS tetap melanglang secara daring, seperti taki, Salat Dhuha, Salat Zuhur, pramuka, student paper report, Jum’at Bersih (kegiatan dokter kecil)
4. Periode pembelajaran jarak jauh :

Kelas 1-3 jam 08.00-10.00
Kelas 4-6 jam 07.30 – 12.30

JUNIOR HIGH
1. Penelaahan dilakukan dengan interaktif menggunakan berbagai macam aplikasi digital, seperti Zoom, Google Classroom, Quizziz, Kahoot, Youtube.

2. Pendidik dilengkapi dengan gawai online learning sebagaimana akal masuk internet, webcam dan headset.

3. Kegiatan kesiswaan pengembangan 4 Pilar Pendidikan Khas GIS tetap melanglang secara daring, seperti janji, Salat Dhuha, Salat Zuhur, muhadharah/kultum, hafalan juz 30, karya tulis ilmiah, kegiatan OSIS, webinar, literasi, Jum’at Tulus.
4. Musim pengajian pengkajian jarak jauh 07.30 – 13.10

SENIOR HIGH
1. Pembelajaran dilakukan dengan interaktif menggunakan berbagai permohonan digital, seperti Zoom, Google Classroom, Quizziz, Kahoot, Youtube.

2. Pendidik dilengkapi dengan instrumen online learning seperti akses internet, webcam dan headset.

3. Kegiatan kesiswaan pengembangan 4 Pilar Pendidikan Khas GIS tetap bepergian secara daring, seperti ikrar, tadarus, Salat Dhuha, Salat Zuhur, muhadharah/kultum, kegiatan OSIS, webinar, research paper, literasi, Pengajuan Project Based Learning (PBL), formalitas bendera.
4. Tahun penataran jarak jauh jam 07.30 – 14.00

Source: http://www.global-islamic.com/