Power Point Pembelajaran Bahasa Indonesia Smp Kelas 9 Kurikulum 2013

Presentasi berjudul: “Bahan Ajar Bahasa Indonesia SMP Kelas IX”— Transcript presentasi:


1

Bahan Bimbing Bahasa Indonesia SMP Kelas IX


2

MATERI
SOAL
&
&
PEMBAHASAN
Bulan-bulanan AJAR


3

Unsur INTRINSIK DAN EKSTRINSIK CERPEN


4

Cerpen
Cerpen merupakan garitan fiktif nan berisi sebagian spirit seseorang ataupun atma yang diceritakan secara singkat yang berfokus sreg satu tokoh.


5

Ciri-ciri cerpen Bersifat fiktif Panjang cerpen kurangdari 10.000 alas kata

Habis dibaca dalam sekali duduk
Memiliki kesan tunggal (aspek sukma)
Bersifat padu,padat dan intensif
Terletak konflik semata-mata tidak hingga menimbilkan transisi kehidupan pelaku terdepan
Tetapi terdapat satu alur saja
Perwatakan/penokohan dilukiskan secara singkat


6

Atom Intrinsik Cerpen

Unsur intrinsik cerpen merupakan unsur yang membangun cerpen dari intern cerpen itu seorang.
1. Tokoh dan fiil induk bala
–> pameran atau orang yang memerankan pelopor.
Ada 3 induk bala yaitu:
 1. Tokoh protagonis : Motor hero merupakan tokoh yang galibnya berperilaku baik.
2. Biang kerok antagonis : Tokoh antagonis yakni gembong yang biasanya berperilaku sadis.
3. Inisiator tritagonis : Induk bala tritagonis adalah
pengambil inisiatif yang umumnya mendukung dedengkot pelaku utama dan biasanya berperangai baik.


7

Elemen Intrinsik Cerpen

2.  Latar (setting)
Permukaan kerumahtanggaan sebuah cerita menunjuk plong konotasi gelanggang, hubungan waktu, dan lingkungan sosial tempat terjadinya hal-peristiwa yang diceritakan. Latar : menyantirkan gelanggang, waktu, suasana peristiwa dalam narasi.
3.  Silsilah (plot)
Alur adalah pujuk hal yang berdasarkan hukum sebab akibat. Alur bukan belaka mengemukakan segala apa nan terjadi, akan tetapi menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi. Keberadaan alur boleh membuat cerita per-sisten.


8

Unsur Intrinsik Cerpen

4. Kacamata pandang (point of view)
 Sudut pandang yaitu visi pengarang dalam memandang suatu peristiwa dalam narasi.
Ada beberapa macam sudut pandang, diantaranya kacamata pandang orang purwa (gaya bahasa dengan sudut pandang  “aku”). sudut pandang peninjau (orang ketiga), dan kacamata pandang campuran.
5. Mode bahasa
Kecenderungan bahasa adalah cara khas penyusunan dan penyampaian dalam rajah catatan dan lisan. Urat kayu lingkup dalam tulisan menghampari penggunaan kalimat, pemilahan diksi (pilihan kata), pemanfaatan majas, dan penjimatan kata.


9

Unsur Intrinsik Cerpen

6. Tema
Tema yaitu persoalan ki akal sebuah cerita. Tema disebut juga ide kisahan. Tema bisa berwujud pengamatan pengarang terhadap berbagai peristiwa dalam arwah ini. Kita boleh mengerti tema sebuah cerita jika sudah membaca kisahan tersebut secara keseluruhan.
7. Amanat
Melewati informasi, pengarang bisa menyorongkan sesuatu, baik hal yang berkarakter positif ataupun negatif. Dengan introduksi lain, proklamasi yaitu wanti-wanti nan ingin disampaikan pengarang berupa pemecahan masalah alias urut-urutan keluar terhadap permasalahan yang ada dalam kisahan.


10

Atom Ekstrinsik Cerpen

Unsur ekstrinsik yakni unsur-elemen nan berada di asing karya sastra, tetapi secara tak langsung memengaruhi bangun cerita sebuah karya.
Bidang belakang reka cipta       :
 berkaitan dengan harapan dari karya sastra.
2.  Sejarah meres belakang pengarang    :
 berkaitan dengan kondisinya seperti sosial,  umum berpangkal  karya sastra sosial.
3. Kondisi masyarakat                          :
 berkaitan dengan kondisi masa ini berbunga karya sastra
seperti tentang pemanasan global atau kondisi awam unsur psikologis (PSI)                         :
 berdasarkan serebral pengarang.


11

Cak bertanya DAN PEMBAHASAN 1. Diberikan Abstrak cerpen berikut :

Ku bukan mungkin jatuh cinta centung? Tidak sekarang, tak denganmu. Pesonamu menjeratku tapi aku bukan centung merelakan diriku jatuh demap kepadamu. Enggak kan pernah kupercaya segala apa tuturmu kepadaku, dan ku akan selalu menganggap bohong apa pun yang kau ucapkan kepadaku sejak itu, termasuk yang itu … yang dua kali kau sampaikan padaku. Hingga pron bila pun kau merayuku, aku lain akan pernah lagi percaya padamu. Kebohongan-kebohonganmu telah merusak cintaku. 1. Bukti bahwa watak tokoh dia pembohong dapat diketahui melalui …. A. Tingkah laku motor kamu B. Tingkah laku tokoh aku C. Dialog tokoh anda D. Dialog tokoh aku


12

SOAL DAN PEMBAHASAN Kunci Jawaban : D Pembahasan :

Watak yakni gambaran perilaku atau sikap biang kerok dalam sebuah kisah nan berhubungan dengan kebiasaan duniawi. Watak tersebut tergambar sreg kalimat-kalimat nan mengacu pada karakteristik pengambil inisiatif menjadi bukti watak tokoh sreg bacaan tersebut. Kata pusat: (1) … ku akan cak acap menganggap bohong apa pun yang kau ucapkan …. (2) Kebohongan-kebohonganmu sudah lalu subversif cintaku.


13

SOAL DAN PEMBAHASAN 2. Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama

Dengan memberangsangkan diri, aku juga menyoal, “Apa Ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang habis adv amat di sana itu?” Ia menjawab, “Silakan masuk, Nyonya! Kalau Anda ibunya Eric, sungguh Kamu tidak n kepunyaan hati!”. Ia menyibakkan pintu tempat tinggalnya. (1) “Bantu katakan, di mana ia sekarang? Saya janji menyayanginya dan tidak akan meninggalkannya sekali lagi!” (2) Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar berkanjang. “Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal marcapada. Jasadnya ditemukan di lengkung jembatan,” jawabnya dengan kritik tergagap-gagap. (3) ”Eric… maafkan Ibu, Nak!” Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Eric, dulu kutinggalkan. (4) Bukti meres tempat pada kutipan kisahan tersebut ditandai nomor … A. (1) C. (3) B. (2) D. (4)


14

SOAL DAN PEMBAHASAN KUNCI JAWABAN : A

PEMBAHASAN : Latar merupakan tempat, waktu, dan alias suasana hal kisahan terjadi. Untuk menemukan latar perlu mencermati kata yang mertujuknya. Alas kata kunci (yang dirujuk): … membuka portal …(latar tempat)


15

THANK YOU 

Source: https://slideplayer.info/slide/2959389/