Model Pembelajaran Pkn Smp Kurikulum 2013

Pengutaraan berjudul: “MODEL-MODEL Pembelajaran yang EFEKTIF dalam PKn”— Transcript presentasi:


1

MODEL-Komplet Penerimaan nan EFEKTIF intern PKn


2

Ideal DAPAT Bersumber KASUS/GAMBAR Yang RELEVAN DENGAN KD

EXAMPLES NON EXAMPLES
CONTOH Boleh Semenjak KASUS/GAMBAR Nan RELEVAN DENGAN KD
Langkah-langkah :
Suhu mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan penelaahan
Guru menempelkan gambar di papan alias ditayangkan melalui OHP
Master memberi wahyu dan memberi kesempatan sreg petatar kerjakan mengupas/menganalisa lembaga


3

Kamil Dapat Mulai sejak KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD

EXAMPLES NON EXAMPLES
CONTOH Bisa Berpunca KASUS/GAMBAR Yang RELEVAN DENGAN KD
Melangkahi diskusi kelompok 2-3 orang pesuluh, hasil diskusi dari analisa tulangtulangan tersebut dicatat plong kertas
Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
Menginjak dari komentar/hasil urun rembuk pelajar, guru menginjak menjelaskan materi sesuai intensi nan ingin dicapai
Kesimpulan


4

PICTURE AND PICTURE Awalan-langkah :

Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
Menyajikan materi sebagai pengantar
Guru menunjukkan/menunjuk-nunjukkan gambar-susuk kegiatan berkaitan dengan materi
Suhu menunjuk/menyebut siswa secara bergantian memasang/mengurutkan bentuk-rancangan menjadi pujuk yang masuk akal
Master menunangi alasan/sumber akar pemikiran elus susuk tersebut
Berpunca alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
Penali/rangkuman


5

NUMBERED HEADS TOGETHER

(Superior BERNOMOR)
(SPENCER KAGAN, 1992)
Langkah-langkah :
Petatar dibagi dalam kelompok, setiap peserta dalam setiap kerubungan berbahagia nomor
Master mengasihkan tugas dan masing-masing gerombolan mengerjakannya
Kerubungan memperdebatkan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengarifi jawabannya
Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor nan dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
Tanggapan dari teman yang enggak, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
Kesimpulan


6

COOPERATIVE SCRIPT Skrip kooperatif : Langkah-awalan :

(DANSEREAU CS., 1985)
Skrip kooperatif :
metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan seling secara oral menyarikan, bagian-babak dari materi yang dipelajari
Awalan-langkah :
Guru memberi siswa bakal bersebelahan
Guru membagikan bacaan/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ikhtisar
Guru dan petatar menetapkan siapa nan purwa berperan andai pembicara dan siapa nan bermain sebagai mustami


7

Pembicara membacakan ringkasannya selengkap boleh jadi, dengan mengegolkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Darurat pendengar :
Menyimak/memperbaiki/menunjukkan ide-ide kunci yang abnormal lengkap
Kontributif mengingat/menghafal ide-ide sentral dengan menghubungkan materi sebelumnya maupun dengan materi lainnya
Bertukar peran, awal andai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
Kesimpulan Siswa bersama-separas dengan Guru
Pengunci


8

(MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS) KEPALA BERNOMOR STRUKTUR

Langkah-langkah :
Siswa dibagi n domestik gerombolan, setiap pelajar dalam setiap kelompok asian nomor
Pengutusan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mengingat-ingat soal. Murid nomor dua mengerjakan cak bertanya dan siswa nomor tiga melaporkan hasil tiang penghidupan dan seterusnya.
Takdirnya perlu, suhu boleh menyuruh kerja setara antar kelompok. Pesuluh disuruh keluar bermula kelompoknya dan bergabung bersama beberapa petatar bernomor sama dari kelompok lain. Intern kesempatan ini murid dengan tugas yang setolok bisa saling membantu maupun mencocokkan hasil kerja sama mereka
Laporkan hasil dan tanggapan terbit kelompok nan tak
Kesimpulan


9

Cak regu SISWA KELOMPOK Penampakan (SLAVIN, 1995)

STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD)
Tim SISWA Keramaian Penampilan (SLAVIN, 1995)
Persiapan-langkah :
Membuat kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (senyawa menurut prestasi, diversifikasi kelamin, suku, dll)
Guru menyajikan cak bimbingan
Guru memberi tugas kepada gerombolan untuk tergarap makanya anggota-anggota kelompok. Anggotanya yang mutakadim mengerti dapat mengklarifikasi puas anggota lainnya sampai semua anggota dalam kerubungan itu mengerti.
Guru memberi kuis/cak bertanya kepada seluruh siswa. Bilamana menjawab kuis tidak boleh saling membantu
Memberi evaluasi
Konklusi


10

(ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978)

JIGSAW (Paradigma Skuat Pakar)
(ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978)
Langkah-awalan :
Murid dikelompokkan ke n domestik = 4 anggota tim
Tiap khalayak intern tim diberi penggalan materi yang farik
Tiap orang dalam cak regu diberi adegan materi nan ditugaskan
Anggota pecah tim yang berbeda yang telah mempelajari episode/sub bab yang sebanding bertemu n domestik kerubungan baru (kelompok ahli) untuk memasalahkan sub gerbang mereka
Setelah selesai sumbang saran sebagai tim juru tiap anggota juga ke kelompok pangkal dan seling mengajar antagonis satu tim mereka mengenai sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan tekun
Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
Guru memberi evaluasi
Penutup


11

(PEMBELAJARAN Beralaskan MASALAH)

Penyakit BASED INTRODUCTION (PBI)
(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH)
Langkah-langkah :
Suhu menjelaskan kompetensi yang kepingin dicapai dan menamakan kendaraan atau alat suporter yang dibutuhkan. Memotivasi pesuluh untuk terbabit internal aktivitas pemisahan masalah nan dipilih.
Guru membantu murid mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas sparing nan berhubungan dengan ki aib tersebut (mematok topik, tugas, jadwal, dll.)
Master menunda siswa lakukan mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen cak bagi mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, penceraian komplikasi.


12

(Pembelajaran BERDASARKAN MASALAH)

PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI)
(Pembelajaran Beralaskan MASALAH)
Langkah-langkah :
Hawa membantu peserta dalam merencanakan menyiapkan karya nan sesuai seperti maklumat dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
Guru membantu siswa buat melakukan refleksi alias evaluasi terhadap eksperimen mereka dan proses-proses yang mereka gunakan


13

Pelafalan Langkah-persiapan :

Guru menyampaikan kompetensi yang cak hendak dicapai
Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
Bakal memafhumi absorbsivitas siswa, bentuklah kelompok mepet dua orang
Menugaskan riuk satu murid berpunca inversi itu mengobrolkan materi nan bau kencur diterima bersumber guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-gubahan boncel, kemudian ki beralih peran. Seperti itu juga kerubungan lainnya
Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan tandingan pasangannya. Setakat sebagian siswa sudah lalu menyorongkan hasil wawancaranya
Master mengulangi/menjelaskan kembali materi nan sekiranya belum dipahami siswa
Konklusi/akhir


14

MIND MAPPING Langkah-langkah :

Dahulu baik digunakan untuk pengetahuan semula petatar atau bikin menemukan alternatif jawaban
Anju-langkah :
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
Suhu menyampaikan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi maka itu siswa dan sebaiknya persoalan yang mempunyai alternatif jawaban
Mewujudkan kelompok yang anggotanya 2-3 orang
Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
Tiap kelompok (maupun diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan temperatur mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
Bersumber data-data di gawang pesuluh diminta menciptakan menjadikan kesimpulan atau guru membagi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru


15

(MENCARI Saingan) (Lorna Curran, 1994)

MAKE – A MATCH
Langkah-awalan :
Guru menyiapkan beberapa karcis yang berisi beberapa konsep atau topik nan setuju untuk sesi review, sebaliknya satu babak kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
Setiap siswa mendapat suatu buah tiket
Tiap siswa ki memenungkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
Setiap peserta mencari pasangan nan punya kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
Setiap murid yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas musim diberi poin
Setelah satu babak karcis dikocok kembali sebaiknya tiap siswa berkat kartu yang berbeda berpangkal sebelumnya
Demikian lebih jauh
Penali/akhir


16

THINK PAIR AND SHARE Langkah-langkah :

(FRANK LYMAN, 1985)
Langkah-langkah :
Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi nan cak hendak dicapai
Murid diminta lakukan berfikir akan halnya materi/permasalahan nan disampaikan hawa
Murid diminta berpasangan dengan bandingan sebelahnya (kerumunan 2 manusia) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada kunci permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
Suhu menjatah kesimpulan
Penghabisan


17

DEBATE Langkah-langkah :

Master membagi 2 kelompok peserta debat nan suatu pro dan yang lainnya kontra
Guru menyerahkan tugas bakal membaca materi yang akan didebatkan maka itu kedua keramaian diatas
Sesudah selesai membaca materi, Guru menunjuk riuk satu anggota kelompok cak membela untuk berkata ketika itu, kemudian ditanggapi oleh kelompok kontra. Demikian lebih jauh sebatas sebagian lautan siswa dapat mengedepankan pendapatnya.
Sementara siswa menganjurkan gagasannya, guru batik inti/ide-ide berasal setiap pembicaraan setakat mendapatkan bilang ide diharapkan.
Temperatur menambahkan konsep/ide yang belum terungkap
Berbunga data-data yang diungkapkan tersebut, hawa mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik nan ingin dicapai.


18

ROLE PLAYING Ancang-anju :

Guru mengekspresikan/menyiapkan tulisan tangan nan akan ditampilkan
Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skrip dalam waktu sejumlah musim sebelum KBM
Temperatur membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
Memberikan penjelasan akan halnya kompetensi yang ingin dicapai
Menyapa para siswa yang mutakadim ditunjuk lakukan melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan
Masing-masing pesuluh makmur di kelompoknya sekalian mengamati skenario nan sedang diperagakan
Setelah radu ditampilkan, masing-masing siswa diberikan utas kerja kerjakan membicarakan penampilan sendirisendiri gerombolan.
Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya
Hawa memberikan konklusi secara awam
Evaluasi
Penutup


19

GROUP INVESTIGATION Langkah-langkah :

(SHARAN, 1992)
Langkah-anju :
Master membagi kelas internal bilang kelompok beraneka ragam
Guru menjelaskan pamrih penelaahan dan tugas kelompok
Hawa memanggil ketua keramaian dan setiap kelompok mendapat habuan tugas satu materi/tugas nan berbeda mulai sejak kelompok lain
Masing-masing kelompok meributkan materi yang sudah ada secara kooperatif nan berperangai penemuan
Setelah selesai diskusi, pandai bicara kelompok menyodorkan hasil pembahasan kerumunan
Guru memberikan penjelasan pendek sekaligus memberi kesimpulan
Evaluasi
Penutup


20

TALKING STICK Persiapan-awalan : Guru menyiagakan sebuah tongkat

Guru mencadangkan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian menerimakan kesempatan kepada petatar untuk mendaras dan mempelajari materi.
Selepas selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, murid mengerudungi bukunya.
Guru mengambil tongkat dan menyerahkan kepada peserta, setelah itu guru menerimakan cak bertanya dan peserta yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian selanjutnya setakat sebagian ki akbar siswa mendapat bagian lakukan menjawab setiap tanya berbunga guru
Hawa menyerahkan kesimpulan
Evaluasi
Penutup


21

Berpalis PASANGAN Ancang-langkah :

Setiap peserta bernasib baik suatu pasangan (suhu bisa menunjuk pasangannya atau petatar memintal sendiri pasangannya).
Guru memberikan tugas dan pesuluh mengerjakan tugas dengan pasangannya.
Sesudah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.
Kedua pasangan tersebut ki beralih pasangan, kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka.
Temuan hijau yang didapat berasal pertukaran tampin kemudian dibagikan kepada pasangan semula.


22

SNOWBALL THROWING Langkah-persiapan :

Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
Hawa mewujudkan gerombolan-kelompok dan memanggil masing-masing kepala kerumunan bagi mengasihkan penjelasan tentang materi
Masing-masing kepala kelompok juga ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
Kemudian masing-masing murid diberikan suatu lembar kertas kerja, cak bagi menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah lalu dijelaskan maka dari itu ketua kelompok
Kemudian daluang yang sakti pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari suatu murid ke siswa yang lain sejauh ± 15 menit
Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada petatar untuk menjawab pertanyaan nan tertulis dalam daluang berbentuk bola tersebut secara seling
Evaluasi
Penghabisan


23

STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING

Siswa/siswa mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya
Ancang-langkah :
Hawa mengedepankan kompetensi nan ingin dicapai
Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
Memberikan kesempatan siswa untuk mengklarifikasi kepada siswa lainnya misalnya melintasi bagan/peta konsep.
Guru mengijmalkan ide/pendapat dari siswa.
Hawa menjernihkan semua materi yang disajikan saat itu.
Pengunci


24

COURSE REVIEW HORAY Langkah-langkah :

Guru mengedepankan kompetensi nan ingin dicapai
Guru mendemonstrasikan/menyervis materi
Memberikan kesempatan siswa interviu
Kerjakan menguji kognisi, siswa disuruh membentuk kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing pesuluh
Suhu membaca soal secara acak dan siswa menggambar jawaban di intern kotak yang nomornya disebutkan suhu dan bersama-sama didiskusikan, kalau benar diisi tanda ter-hormat () dan salan diisi tanda simpang (x)
Pesuluh yang sudah mendapat jenama  vertikal atau horisontal, atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya
Nilai siswa dihitung berbunga jawaban bersusila besaran horay yang diperoleh
Penutup


25

Langkah-persiapan : Temperatur menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

DEMONSTRATION
(Tersendiri materi nan memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen)
Langkah-ancang :
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
Hawa menyajikan bayangan sebentar materi nan akan disampaikan
Menyiapkan bahan ataupun alat nan diperlukan
Menunjuk salah koteng siswa buat mendemontrasikan sesuai naskah nan telah disiapkan.
Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisanya.
Tiap pelajar menyampaikan hasil analisanya dan pun pengalaman pelajar didemontrasikan.
Guru membuat kesimpulan.


26

(PENGAJARAN LANGSUNG) (ROSENSHINA & STEVENS, 1986)

EXPLICIT INTRUCTION
(PENGAJARAN LANGSUNG)
(ROSENSHINA & STEVENS, 1986)
Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan membiasakan pelajar mengenai pengetahuan prosedural dan pengumuman deklaratif nan dapat diajarkan dengan transendental selangkah demi setahap
Ancang-anju :
Menyampaikan maksud dan mempersiapkan siswa
Mendemonstrasikan kenyataan dan ketrampilan
Membimbing pelatihan
Mempermainkan kognisi dan memasrahkan umpan mengsol
Memberikan kesempatan untuk pelajaran lanjutan


27

COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)

KOOPERATIF TERPADU MEMBACA DAN MENULIS
(STEVEN & SLAVIN, 1995)
Langkah-langkah :
Menciptakan menjadikan kerubungan yang anggotanya 4 orang yang secara berbagai macam
Master memasrahkan pustaka/kliping sesuai dengan topik penataran
Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada benang kertas
Mempresentasikan/membacakan hasil kerumunan
Temperatur membuat penali bersama
Penutup


28

INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (LINGKARAN KECIL-Galangan BESAR)

OLEH SPENCER KAGAN
“Siswa saling membagi pengetahuan kapan yang bersamaan, dengan saingan nan berbeda dengan singkat dan teratur”
Ancang-awalan :
Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran boncel dan menumpu keluar
Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar limbung pertama, menentang ke privat
Dua siswa nan berpasangan dari galangan kecil dan besar berbagi permakluman. Transisi proklamasi ini bisa dilakukan maka dari itu semua tampin n domestik periode nan bersamaan
Kemudian peserta berada di lingkaran katai diam di palagan, provisional siswa nan mewah di lingkaran besar beringsut satu atau dua awalan satu bahasa pencucuk jam.
Waktu ini giliran siswa berada di lingkaran besar nan membagi pemberitaan. Demikian seterusnya


29

Guru menguraikan kompetensi nan ingin dicapai maupun materi ± 45 menit.


TEBAK Pengenalan
Wahana : Buat tiket ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri ataupun kata-kata lainnya yang mengarah puas jawaban (istilah) pada kartu yang kepingin ditebak. Buat kartu ukuran 5X2 cm bakal batik pembukaan-kata alias istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel lega dahi ataudiselipkan ditelinga.
Persiapan-awalan :
Temperatur mengklarifikasi kompetensi yang ingin dicapai maupun materi ± 45 menit.
Temperatur menyuruh petatar remang rapat didepan kelas
Koteng pesuluh diberi karcis yang berukuran 10×10 cm yang akan datang dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi ataupun diselipkan ditelinga.


30

Sementara siswa mengangkut kartu 10×10 cm mendiktekan pengenalan-pengenalan yang teragendakan didalamnya provisional pasangannya menebak apa nan dimaksud dalam karcis 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di kening ataupun kuping.
Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada periode yang telah ditetapkan dapat mengarahkan dengan pembukaan-kata lain asal jangan sedarun memberi jawabannya.
Dan selanjutnya
Eksemplar KARTU
Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak adv minim
Dimiliki maka dari itu 1 orang
Struktur organisasinya tak seremonial
Bila untung dimiliki,diambil seorang
Sudahlah … Siapa … AKU ?
JAWABNYA : Perusahaan PERSEORANGAN


31

Rataan BELAKANG TIMBULNYA KOPERASI

INDONESIA
KATA KONSEP
Penjajahan UU Kep/stb NO 91 Tahun 1992
Penderitaan Asas Kerakyatan
Kemiskinan Ekonomi Rakyat
Solidaritas Alat Aliran
Organisasi Koperasi Asas Pancasila
Aria Wirya Atmaja UUD 1995 Pasal 23
Bank Mukhalis & tabungan UU No 12 Perian 1997
Koperasi Simpan Pinjam UU No 25 Musim 1992
Budi Utomo
Konsorsium Islam Koperasi Konsumsi


32

Diskusikanlah kalimat-kalimat dia apabila kalimat engkau sudah etis


Lanjutan
Tugas :
a. Buatlah sekurang-kurangnya panca kalimat menurut pendapatmu sendiri. Secara pendek harus mencangkup minimum sedikit 4 alas kata dari daftar diatas dan setiap perkenalan awal dapat dipakai berulang-ulang
b. Kerja kerubungan
Diskusikanlah kalimat-kalimat anda apabila kalimat anda sudah benar
c. Hasil urun pendapat kelompok. Didiskusikan pun bakal mendapatkan Inferensi


33

Alat angkut : * Buat kotak sesuai keperluan * Buat soal sesuai TPK

WORD SQUARE
Alat angkut : * Untuk peti sesuai keperluan * Lakukan cak bertanya sesuai TPK
Langkah-langkah :
Master menampilkan materi sesuai kompetensi nan mau dicapai.
Guru membagikan lempengan kegiatan sesuai ideal
Peserta menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam peti sesuai jawaban
Berikan poin setiap jawaban dalam kotak


34

Lanjutan
Kamil :
Ufuk
Y
E
Kaki langit
I
O
K
R
A
U
B
M
S
D
G
L
C


35

Pola SOAL
Sebelum mengenal uang orang berbuat peralihan dengan cara …….
……. Digunakan bagaikan perabot penyerahan yang sah
Uang ……. Ketika ini banyak di palsukan
Nilai alamat pembuatan persen disebut …….
Kemampuan uang cak bagi ditukar dengan sejumlah produk alias jasa disebut nilai …….
Nilai perbandingan komisi internal negara dengan rupe asing disebut …….
Skor yang tertulis sreg mata uang lelah disebut angka …….
Dorongan seseorang menggudangkan uang buat keperluan jual beli disebut motif …….
Perintah tertulis dari seseorang nan mempunyai rekening ke bank lakukan membayar beberapa uang disebut …….


36

SCRAMBLE MEDIA : Langkah-ancang :

Buatlah pertanyaan nan sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
Buat jawaban nan diacak hurufnya
Ancang-anju :
Guru menyervis materi sesuai kompetensi yang mau dicapai
Membagikan lembar kerja sesuai contoh


37

Susunlah huruf-abc pada kolom sehingga adalah kata trik (jawaban) dari pertanyaan rubrik A.

1. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan prinsip …
digunakan bagaikan alat pembayaran yang sah
3. Tip … saat ini banyak dipalsukan
4. Nilai bulan-bulanan pembuatan uang disebut nilai …
5. Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai …
6. Nilai nisbah uang jasa intern negeri dengan ain persen asing disebut …
7. Nilai yang tertulis puas uang jasa disebut angka …
8. dorongan seseorang menggudangkan uang kerjakan keperluan menggalas disebut …
9. perintah tertulis dari seseorang nan mempunyai rekening di bank kerjakan membayar sejumlah uang lelah disebut …
B
TARREB
GANU
TRASEK
KISTRINI
LIRI
SRUK
MINALON
SAKSITRAN
KEC


38

TAKE AND GIVE
MEDIA :
Kartu matra ± 10×15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (nan berbeda dengan kartu nan lainnya, materi sesuai dengan TPK
Kartu hipotetis sejumlah siswa
Kamil Karcis :
Logo SISWA :
SUB MATERI :
NAMA Nan DIBERI
1.
2
3.
4. dst.


39

Lanjutan Langkah-persiapan : Siapkan kelas sebagaimana mestinya

Jelaskan materi sesuai kompetensi nan kepingin dicapai
Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap murid diberi per suatu tiket kerjakan dipelajari (dihapal) makin minus 5 menit
Semua pesuluh disuruh merembah dan mencari tara untuk saling menginformasi. Tiap siswa harus mencatat keunggulan pasangannya pada tiket contoh.
Demikian seterusnya sampai tiap petatar dapat saling menjatah dan menyepakati materi masing-masing (take and give).
Untuk mengevaluasi kesuksesan berikan berikan pesuluh cak bertanya yang tak sesuai dengan kartunya (tiket sosok enggak).
Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan
Kesimpulan


40

CONSEPT SENTENCE Persiapan-awalan :

Master menyampaikan kompentensi yang mau dicapai
Hawa menyajikan materi seadanya
Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen
Guru Menyervis sejumlah prolog kunci sesuai materi yang disajikan
Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menunggangi minimal 4 kata kunci setiap kalimat
Hasil diskusi keramaian didiskusikan kembali secara pleno nan dipandu oleh Guru
Inferensi


41

COMPLETTE SENTENCE
Media : * Siapkan surat isian isian konkret alinea yang kalimatnya belum eksemplar
Ancang-awalan :
Suhu memunculkan kompetensi yang ingin dicapai
Suhu Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan perian secukupnya
Guru membuat gerombolan 2 atau 3 bani adam secara berbagai rupa
Temperatur membagikan tali kerja kasatmata paragraf yang kalimatnya belum kamil (lihat contoh).
Siswa berdiskusi bakal melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia.
Siswa berdiskusi secara berkelompok
Setelah jawaban didiskusikan, jawaban yang salah diperbaiki. Tiap siswa mendaras sampai mengarifi ataupun hapal
Kesimpulan


42

TIME TOKEN
ARENDS 1998
Struktur yang boleh digunakan untuk mengajarkan kecekatan sosial, cak bagi menghindari pelajar mendominasi ura-ura atau siswa diam kadang-kadang
Ancang-langkah :
Kondisikan kelas bakal melaksanakan urun rembuk (cooperative learning / CL)
Tiap peserta diberi kupon berkata dengan periode ± 30 detik. Tiap petatar diberi bilang poin sesuai waktu yang digunakan.
Bila sudah selesai bicara kopon yang dipegang murid diserahkan. Setiap bebicara satu kupon.
Pelajar yang telah habis kuponnya lain boleh bicara lagi. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis.
Dan seterusnya


43

Apa YANG DILAKUKAN? Berkreasi BERPASANGAN

PAIR CHEKS
SPENCER KAGEN
1993
APA YANG DILAKUKAN?
Berkarya BERPASANGAN
Guru menciptakan menjadikan tim berdempetan berjumlah 2 (dua) murid. Setiap pasangan mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan kondusif melatih
PELATIH Mengelabui
Apabila patner ter-hormat pelatih membagi kupon
Melongok PERAN
Seluruh patner berganti peran dan mengurangi langkah 1 – 3
Bandingan MENGECEK
Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban
Penegasan Suhu
Guru menyasarkan jawaban /ide sesuai konsep


44

Keliling KELOMPOK
Maksudnya mudahmudahan masing-masing anggota kelompok beruntung kesempatan bagi memasrahkan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
Caranya………….?
1. Keseleo suatu siswa dalam sendirisendiri kelompok membiji dengan menerimakan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka bakal
2. Siswa berikutnya juga ikut menerimakan kontribusinya
3. Demikian selanjutnya giliran wicara bisa dilaksanakan arah perputaran penusuk jam ataupun dari kiri ke kanan


45

TARI Aur
Agar siswa saling berbagi informasi plong saat nan bersamaan dengan pasangan yang farik internal tahun singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan peralihan asam garam manah dan informasi antar peserta
Caranya?
Sekeping papan bawah atau seperempat seandainya jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Jika ada cukup ruang mereka dapat berjajar di depan kelas. Kebolehjadian lain adalah siswa berlarik di pelana-sela deretan bangku. Cara nan kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu nisbi singkat.
Segumpal papan bawah lainnya berlarik dan menghadap jajaran nan mula-mula
Dua siswa yang berpasangan pecah kedua jajaran berbagi sinformasi.
Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah suatu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan mandu ini per pesuluh mendapat tampin yang baru kerjakan berbagi. Pergeseran dapat dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan


46

DUA Dulu DUA Pelawat
(TWO STAY TWO STRAY)
SPENCER KAGAN 1992
MEMBERI KESEMPATAN KEPADA Kerubungan Bakal MEMBAGIKAN HASIL DAN INFORMASI DENGAN KELOMPOK LAINNYA.
Caranya :
Pelajar bekerja sama dalam kelompok nan berjumlah 4 (empat) orang
Pasca- radu, dua sosok bermula saban menjadi tamu kedua kelompok nan lain
Dua orang yang tinggal dalam kerubungan bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka
Pelawat harap diri dan sekali lagi ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka berpunca keramaian bukan
Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka


47

Identifikasi komentar murid.


VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (TEKNIK KLARIFIKASI Nilai) Kosasih Djahiri (1985:64)
1.VCT Kajian Nilai
Teknik pembelajaran nan mengembangkan kemampuan siswa mengenali dan menganalisis nilai-nilai yang termuat dalam suatu liputan peristiwa,lagu, tulisan, gambar, dan cerita rekaan.
Langkah-Langkah:
Tempelkan liputan peristiwa, lagu, tulisan,gambar, cerita rekaan yang telah didapat di papan tulis atau edarkan tulangtulangan tersebut kepada siswa
Identifikasi komentar siswa.
Menguraikan penyakit. Guru mengasihkan tanggapan atas pendapat siswa sambil mengarahkan ke konsep alias materi kursus.
Kesimpulan yang dilakukan makanya peserta atau secara bersama-setolok dengan guru.
Tindak lanjut kegiatan sparing mengajar.


48

VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (TEKNIK KLARIFIKASI NILAI) Kosasih Djahiri (1985:64)

2. VCT Daftar Biji.
Instrumen utamanya adalah pernyataan-pernyataan bermuatan nilai dalam gambar matrik yang harus dipilih dan diklarifikasi pesuluh.
Langkah-ancang
Daftar VCT diberikan secara cucu adam ataupun kelompok atau ditulis dalam papan tulis.
Berburu klarifikasi jawaban secara individu ataupun kerubungan. Peran suhu bikin memperjelas dan mempertegas nilai-biji sangat terdepan.
Pengambilan kesimpulan bersama


49

Butir-Butir Pernyataan

Contoh VCT Daftar
Materi Pokok : Hak dan Bahara Anak
Target Kredit : mengapresiasi nilai-poin hak dan pikulan anak
Wahi Pengisian: Baca dahulu semua butir berikut kemudian sira isi mana yang baik dan mana yang buruk menurutmu. Isilah dengan tanda silang (X) pada kolom pilihanmu.
VCT DAFTAR BAIK BURUK
Deklarasi Pernyataan
Baik
Buruk
Deni pergi ke sekolah setiap pagi tepat masa.
Ani sebelum pergi ke sekolah menumbuk tangan turunan tuanya
Andi meminta diajari cara mengerjakan PR kepada ayahnya.
Tini selalu berbuat PR di kelas bawah sebelum pelajaran dimulai.
Asep demap bergeselan momen guru menengah mengklarifikasi cak bimbingan.


50

VCT DAFTAR GEJALA KONTINUM

Contoh VCT Daftar
VCT DAFTAR GEJALA KONTINUM
Granula Pernyataan
Sering
Sukar
Belum pernah
Mentah akan
Ket
Menjauhi ke sekolah setiap pagi tepat musim.
Menyenggol tangan orang tua ketika akan pergi sekolah
Meminta diolah PR oleh kakak atau insan tua
Melakukan PR di kelas sebelum pelajaran dimulai.
Mencamkan penjelasan hawa
Menyontek momen ulangan


51

3. Membangun bumi kehidupan nan bugar 4. Menerka isi kocek

VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (TEKNIK KLARIFIKASI NILAI) Kosasih Djahiri (1985:64)
3. VCT Games
Teknik pembelajaran nilai melewati permainan. Dalam games ini guru menyambut peranan penting cak bagi memberikan kemantapan kejelasan akan target nilai yang ingin dicapai serta kemahiran internal melontarkan pertanyaan-soal nan bersifat pancingan dan pengarahan.
Transendental VCT Games:
1. Role Playing
2. Perahu Penyelamat
3. Membangun bumi spirit yang sehat
4. Menerka isi saku


52

Selesai

Source: https://slideplayer.info/slide/2902676/