Kisah Para Rasul 20 35

RENUNGAN PAGI: Kisah Para Rasul 20:35

Adalah lebih mendapat habuan memberi terbit sreg mengamini.  Itulah kaidah firman Almalik yang dipegang rasul Paulus dalam
menyuguhkan sesama.

Cara tersebut memang terdengar lain timbrung akal geladak bagi sebagian orang lega hari saat ini.  Sekarang ini tidak invalid orang nan berpikir bahwa ketika dia menjatah maka miliknya berkurang, ketika kamu memufakati maka miliknya bertambah. Bagi sebagian anak adam, nan menyahajakan bahwa mengakuri berarti penyisipan dan menjatah berarti ki pemotongan, pendirian kian mendapat memberi berpokok sreg menerima itu karuan doang dianggap aneh.

Sepatutnya ada memberi bukan berarti pengurangan, sahaja bisa juga sebaliknya. Orang nan menerimakan sukacita kepada hamba allah lain, akan bertambah sukacitanya.  Orang yang memberikan comar anugerah kepada orang lain, akan bertambah cinta kasihnya. Turunan yang memberikan kebahagiaan kepada orang lain, akan lebih kebahagiaannya.

Memberi mewujudkan individu tambah sehat. Dr. Allan Luks melakukan riset yang mendalam tentang perpautan memberi dan kesegaran. Survey yang dilakukan melibatkan 3.000 sukarelawan dan 90% dari sukarelawan tersebut berkata, “Memberi atau menolong sosok lain dapat mengurangi rasa sakit, mengurangi stress, meningkatkan endorphin, dan meningkatkan kesehatan.” Prof. David McClelland sekali lagi menambahkan, “Melakukan sesuatu yang positif terhadap orang lain akan memperkuat sistem kekebalan bodi.”

Menjatah itu memperpanjang roh. James House di risetnya meringkas, “Menolong orang lain secara sukarela meningkatkan kebugaran tubuh dan angka harapan hidup.”

Menjatah membuat kita lebih mendapat habuan. Elizabeth Dunn telah berbuat pendalaman berulangulang terhadap orang yang suka memberi. Dari hasil penelitian tersebut, Dunn menyimpulkan bahwa memberi sesuatu kepada sosok ternyata mendatangkan kesukaan yang asing stereotip.

Detik kita menerima pemberian orang bukan pastilah kita merasa senang. Tapi jika ingin merasakan kebahagiaan nan lebih lautan, maka kitalah yang harus menjatah.

Camkanlah firman Tuhan: “Privat apa sesuatu telah kuberikan acuan kepada anda, bahwa dengan berkarya demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Sang pencipta Yesus, sebab Sira sendiri sudah mengatakan: Ialah makin asian menjatah terbit pada mengakui.” (Kisahan 20:35)

Good morning. God bless you.

Andreas Loanka

Source: https://www.andreasloanka.com/2012/11/09/memberi-lebih-berbahagia/