Kalender Pendidikan Smp Smester Ganjil 2017 Untuk Mata Pelajaran Matematika

PEMERINTAH Ii kabupaten BENGKULU

Biro PENDIDIKAN NASIONAL

SMP Negeri 8

Jl.Lingkar Barat Ii kabupaten Bengkulu Telp.(0736) 21041

KURIKULUM

SMP NEGERI 8 Kota bengkulu

Jln. Lingkar barat daerah tingkat bengkulu

DISUSUN Maka dari itu:

Tim Dam

Hari PELAJARAN 2022/2012

KURIKULUM

SMP NEGERI 8 Kota bengkulu

Jln. Lingkar barat ii kabupaten bengkulu

DISUSUN OLEH:

Tim Bendung

TAHUN Latihan 2010/2011

Mencerna,

Ketua Kantor Pendidikan Nasional

Kota Bengkulu

Yunirhan, M.Pd

NIP: 196208181986011002

Bengkulu, � Juli ��2011

Bos SMP Falak 8 Bkl

Dra. Kepti Hariani, M.Pd

NIP: 19620202 198403 2 008

PEMERINTAH Ii kabupaten BENGKULU

DINAS PENDIDIKAN Kebangsaan

SMP NEGERI 8

Jl.Lingkar Barat Kota Bengkulu Telp.(0736) 21041


KURIKULUM SMP Wilayah 8 Kota bengkulu


Periode PELAJARAN 2022/2012

Bab I.


PENDAHULUAN

A. Logis

Kurikulum adalah seperangkat bagan dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bulan-bulanan tuntunan serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pengajian pengkajian untuk mencapai harapan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian� dengan kekhasan, kondisi dan potensi wilayah, satuan pendidikan dan peserta didik. Maka itu sebab itu kurikulum disusun oleh runcitruncit pendidikan untuk memungkinkan aklimatisasi program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) nan bermacam rupa mengacu plong standar nasional pendidikan kerjakan menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Kriteria nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan infrastruktur, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua semenjak kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Mantan (SKL) merupakan contoh terdepan bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar boleh memberi kesempatan siswa pelihara bagi :

(a) membiasakan untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

(b) belajar bikin mencerna dan menghayati,

(c) belajar cak bagi bakir melaksanakan dan berbuat secara efektif,

(d) belajar untuk sukma bersama dan bermakna untuk makhluk lain, dan

(e) belajar kerjakan membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, berada, efektif dan menyenangkan.

B. Landasan

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Ketentuan n domestik UU 20/2003 yang mengatak KTSP, adalah� Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2);� Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).

  1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Kebangsaan Pendidikan.

Predestinasi di dalam PP 19/2005 yang mengeset KTSP, adalah Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat �(1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); �Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.

  1. Barometer Isi

Standar Isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi kerjakan hingga ke kompetensi lulusan puas jenjang dan spesies pendidikan tertentu. Tercantum dalam Stansar Isi yakni : kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Pangkal (KD) setiap netra tuntunan pada setiap semester berasal setiap diversifikasi dan janjang pendidikan asal dan menengah. Sang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 22 Masa 2006.

  1. Standar Kompetensi Lulusan

SKL ialah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 23 Musim 2006.

C. Harapan Penyusunan Kurikulm

Tujuan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SMP Negeri 8 Bengkulu adalah Sebagai abstrak dalam mengembangkan kurikulum yang akan dilaksanakan dan hendaknya sekolah memiliki arah yang jelas n domestik peluasan pendidikan dan pengajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. 1.

    Pertambahan iman dan takwa serta akhlak sani


Keimanan dan ketakwaan serta adab mulia menjadi dasar pembentukan khuluk peserta didik secara utuh. Kurikulum yang disusun SMP Area 8 Bengkulu membagi ruang nan cukup bagi pesuluh didik meningkatkan iman dan takwa serta memilki kesopansantunan yang luhur.

  1. 2.

    Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan
    tingkat jalan dan kemampuan siswa tuntun

Pendidikan ialah proses sistematik kerjakan meningkatkan martabat manusia secara holistik nan memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu,� kurikulum yang disusun SMP Negeri 8 Bengkulu mencela potensi, tingkat perkembangan, minat, kepintaran intelektual, emosional dan sosial, spritual, dan kinestetik peserta asuh.

  1. 3.

    Potensi dan karakteristik daerah dan mileu

Kawasan memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan kemajemukan karakteristik lingkungan. KTSP di SMP Negeri 8 Bengkulu memberi muatan yang cukup bagi peserta didik lakukan mengembangkan potensi daerah melalui mata tutorial muatan domestik dan seni budaya sehingga diharapkan lulusannya selain dapat melanjutkan ke tingkat pendidikan nan lebih tinggi juga diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi area Bengkulu.

  1. 4.

    Jalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Dampak global nan membawa masyarakat berbasis proklamasi di mana IPTEK habis berperan perumpamaan penggerak utama transisi. Pendidikan harus terus menerus berbuat adaptasi dan pembiasaan perkembangan IPTEK sehingga loyal relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, KTSP SMP Negeri 8 Bengkulu mengembangkan muatan kurikulum secara ajek dan bersambung-sambung searah dengan perkembangan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

  1. 5.

    Persatuan nasional dan biji-nilai kebangsaan

Pendidikan diarahkan bikin membangun karakter dan wawasan kebangsaan pesuluh didik yang menjadi landasan penting bagi upaya membudidayakan persatuan dan kesatuan bangsa kerumahtanggaan kerangka NKRI. Oleh karena itu, KTSP SMP Wilayah 8 Bengkulu memurukkan berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan peserta bimbing sehingga boleh timbrung berperan memelihara persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.

  1. 6.

    Kondisi sosial budaya masyarakat setempat

KTSP di SMP Negeri 8 Bengkulu sekali lagi dikembangkan dengan mencamkan karakteristik sosial budaya umum Bengkulu dan menunjang ketetapan kemajemukan budaya Bengkulu,� serta �mengintensifkan penghayatan dan pujian pada budaya Bengkulu yang menjadi penggalan substansi budaya nasion Indonesia.

  1. 7.

    Kesetaraan Jender

KTSP di SMP Negeri 8 Bengulu sesuai dengan Misinya diarahkan kepada terciptanya pendidikan nan berkeadilan dan merata dengan mencerca kesamaan jender, sehingga setiap peserta ajar diberi kesempatan yang sama bikin meluaskan diri dalam proses berlatih mengajar.

  1. 8.

    Karakteristik satuan pendidikan

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMP Negeri 8 Bengulu �dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas SMP Negeri 8 Bengkulu.

Bab II

TUJUAN SEKOLAH, �VISI DAN �MISI SEKOLAH

A. Pamrih Sekolah

  1. Tercapainya� pendidikan adil dan merata di lingkungan sekolah
  2. Tercapainya pendidikan yang bermutu menghasilkan performa Akademik dan Non Akademik
  3. Tercapainya profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan
  4. Tercapainya sikap budi pekerti nan berbudaya didasari Iman dan Taqwa
  5. Tercapainya sistem managemen partisipatif transparan dan akuntable antar pihak-pihak tersapu
  6. Terpenuhinya sarana infrastruktur sparing yang memadai dan lingkungan sparing nan kondusif

B. VISI SMP NEGERI� 8 BENGKULU

  1. 1.

    Visi Sekolah

Kurikulum nan disusun makanya Rincih Pendidikan SMP Area 8 Bengkulu� adalah kerjakan menyetimbangkan program pendidikan dengan potensi nan ada di sekolah. Sekolah sebagai unit terkecil penghasil pendidikan mutakadim memperhatikan perkembangan murid tuntun dan tantangan futur. Perkembangan dan tantangan itu antara bukan menyangsang : (1) perkembangan guna-guna wara-wara dan teknologi, (2) globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya persebaran perubahan dan manifesto serta pengaruhnya terhadap pola spirit turunan, (3) kontrol globalisasi terhadap perubahan acuan perilaku dan moral manusia, (4) perubahan kognisi orangtua dan masyarakat terhadap pendidikan, (5) kesiapan sumber daya pendidikan dalam menjawab persaingan global. Untuk itu maka SMP Negeri 8 Bengkulu menyusun :



KOMPETITIF �DALAM PRESTASI Bersendikan IMTAQ, IPTEK dan BERAKHLAK Sani

Dengan Indikator� :

1.Terwujudnya pendidikan objektif dan merata di lingkungan sekolah

2.Terwujudnya pendidikan yang bermutu menghasilkan performa Akademik dan Non �Akademik

3.Terwujudnya profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

4.Terwujudnya sikap adab nan maju didasari Iman dan Taqwa

5.Terwujudnya sistem managemen partisipatif transparan dan akuntable antar pihak-pihak tercalit

6.Terwujudnya sarana prasarana belajar yang patut dan lingkungan belajar yang membantu


2. Misi Sekolah

a.Mewujudkan� pendidikan bebas dan merata di lingkungan sekolah

b.Mewujudkan pendidikan yang bermutu menghasilkan penampakan Akademik dan Non Akademik

c.Mewujudkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan

d.Takhlik sikap budi pekerti yang berbudaya didasari Iman dan Taqwa

e.Membuat sistem managemen partisipatif transparan dan akuntable antar pihak-pihak tersapu

f.Mewujudkan sarana prasarana berlatih yang memadai dan lingkungan membiasakan nan kondusif

Pintu III.

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.STRUKTUR KURIKULUM

Struktur kurikulum SMP Negeri 8 Bengkulu menutupi substansi pengajian pengkajian nan ditempuh dalam satu strata pendidikan selama tiga perian mulai kelas VII sampai kelas IX. Struktur kurikulum disusun dengan ketentuan andai berikut :

  1. Kurikulum SMP Negeri 8 Bengkulu memuat 10 Mata Latihan, Muatan Domestik dan Pengembangan Diri.
  2. Jam penataran bakal setiap ain latihan dialokasikan begitu juga tertera dalam struktur kurikulum, ketengan pendidikan� dimungkinkan menaik maksimum empat jam pembelajaran tiap-tiap ahad secara keseluruhan maka penambahan jam diberikan pada Mata Pelajaran IPS 1 jampel, Matematika 1 jampel dan IPA 2 jampel.
  3. Total jam per minggu 36 jam
  4. Alokasi periode suatu jam pembelajaran ialah 40 menit
  5. Pekan efektif dalam satu tahun cak bimbingan (dua semester)� 36 ahad.
  6. Total jam / waktu pembelajaran per tahun 756 jam

Mata� Les merupakan materi objek jaga beralaskan dok keilmuan yang akan diberikan kepada pesuluh jaga sebagai barang bawaan belajar melintasi metode dan pendekatan tertentu. Beban belajar pada mata pelajaran ditentukan maka dari itu keluasan dan kedalaman pada masing-masing tingkat satuan pendidikan. Adapun sejumlah indra penglihatan les di SMP Provinsi 8 Bengkulu meliputi : Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Penjaskes, Seni Budaya dan Teknologi Mualamat dan Komunikasi.

Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan sumber akar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi meliputi panca kelompok alat penglihatan pelajaran misal berikut.

(1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak sani

(2) Kerumunan mata pelajaran kewarganegaraan dan fiil

(3) Kelompok alat penglihatan pelajaran� guna-guna makrifat dan teknologi

(4) Kelompok mata les estetika

(5) Kelompok mata cak bimbingan awak, olahraga dan kesehatan

  1. A.

    Bagasi Kurikulum
  1. 1.

    Muatan Tempatan

Muatan Domestik merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khusus dan potensi daerah, terjadwal keunggulan wilayah. Maka muatan lokal yang dipilih maka dari itu SMP Area 8 Bengkulu Seni Rupa kerjakan kelas bawah VII , �Reja Basurek buat kelas VIII , dan Iqra� untuk� kelas IX.

  1. 2.

    Pengembangan Diri

Peluasan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada petatar bimbing untuk mengembangkan dan merumuskan diri sesuai dengan kebutuhan, darah, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/alias dibimbing maka itu konselor, hawa, atau tenaga kependidikan yang bisa dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara tidak melangkahi kegiatan pelayanan konseling nan berkenaan dengan problem diri pribadi dan umur sosial, sparing, dan ekspansi tiang penghidupan peserta didik serta kegiatan keparamukaan, kepemimpinan, dan kerubungan ilmiah mulai dewasa.

Ekspansi diri bikin satuan pendidikan distingtif menonjolkan pada peningkatan kecakapan sukma dan kemandirian sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik.

Pengembangan diri enggak adalah netra cak bimbingan. Penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif, tidak kuantitatif seperti mana sreg mata pelajaran.

Pengembangan diri di SMP Negeri 8 Bengkulu terdiri pecah:

!. Pramuka

2. Paskibra

3. PMR

4. Olahraga (Basket, Volley, Sepakbola, Karate)

5. Seni (Seni Rupa, Seni Teater, Musik/Ensanbel)

6. TPQ

7. Remaja Islam Surau(RISMA)

8. Pengembangan diri plong masing-masing mata tutorial.

  1. B.

    Dominasi Tanggung Sparing
K o m p o n� e kaki langit Kelas dan Alokasi Masa
VII VIII IX
A. Alat penglihatan Pelajaran1. Pendidikan Agama 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasan Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4 4
5. Matematika 5 5 5
6. Ilmu Pengetahunan� Liwa 6 6 6
7. Guna-guna Pesiaran Sosial 5 5 5
8. Seni Budaya 2 2 2
9. Pendidikan Tubuh, Olahraga dan Kesehatan 2 2 2
10. Teknologi Kenyataan dan Komunikasi 2 2 2
B. Bahara Lokal 2 2 2
C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*)
J� u� m� l� a� h 36 36 36
  1. C.

    Ketuntasan Belajar.

Setiap siswa dinyatakan menunaikan janji standar ketuntasan belajar apabbila telah sampai ke nilai paling kecil sesuai dengan Standar Ketuntasan Belajar Minimal (KKM) dan apabila belum menetapi tolok ketuntasan membiasakan minimal maka peserta didik harus mengikuti program remedial.

Adapun ketuntasan belajar minimal pada setiap mata les di SMP Negeri 8 Bengkulu Hari cak bimbingan 2010/2011 merupakan sebagai berikut :

No Mata Kursus KLS. VII KLS. VIII KLS. IX
Semester Semester Semester
1 2 1 2 1 2
1 Pendidikan Agama Islam 65 62 65
2 Pendidikan Agama Serani 60 60 60
3 PPKN 60 60 60
4 Bahasa Indonesia 60 60 62
5 Bahasa Inggris 59 60 60
6 Matematika 60 60 60
7 Mantra Mualamat Standard 60 60 60
8 Ilmu Deklarasi Sosial 60 60 60
9 Seni Budaya 66 66 66
10 Pendidikan Fisik dan Kesehatan 60 64 67
11 Teknologi Informasi dan Komunikasi 60 60 60
12 Mulok (S.Rupa/Tiras Basurek/Iqra�) 60 60 60

Kadar pelaksanaan Programa Remedial

  1. Remedial diberikan buat peserta nan belum mencecah ketuntasan belajar minimal.
  2. Remedial dilakukan hanya pada kompetensi radiks yang belum tuntas.
  3. Internal pelaksanaan remedial, guru mengklarifikasi kembali/review kompetensi dasar yang belum tuntas dan dilanjutkan dengan evaluasi.
  4. Remedial dilakukan maksimal 2 kali pada kompetensi bawah yang belum lulus.
  5. Hasil nilai remedial enggak boleh melebihi KKM nan telah ditetapkan.
  6. Remedial dapat dilakukan sreg am efektif maupun di lar jam efektif.
  7. Bagi siswa yang naik kelas bawah tapi masih memiliki nilai di pangkal KKM maka guru nan bersangkutan bekewajiban memberikan remedial kepada siswa yang bersangkutan dengan bukan mengubah nilai rapor
  1. D.

    Barometer Kenaikan Kelas, Miskram, Kasih Tugas dan Siswa�� Pindahan

1. Kreteria Kenaikan Kelas

  1. Telah hingga ke ketuntasan belajar minimum.
  2. Nilai kurang maksimal 4 ain les tiap-tiap point mata pelajaran bersangkutan tuntas minimal 50%
  3. Mengajuk kegiatan belajar mengajar paling 85 persen.
  4. Tingkah laku dan nilai pengembangan diri baik.
  1. 2.

    Tolok Kelulusan

    1. Sudah lalu menyelesaikan seluruh program penelaahan.
    2. Mengikuti kegiatan belajar mengajar minimal 85 tip.
    3. Memperoleh nilai Eksamen Sekolah dengan takat minimal sebagaimana skor Ujian Nasional
    4. Lulus Ujian Nasional.
    5. Tingkah laku dan ponten pengembangan diri baik.
    6. 3.

      Kriteria Anugerah Tugas

Pemberian tugas lega siswa dilakukan secara terstruktur dan kegiatan mandiri tidak tidak integral maksimum 50% berpangkal jumlah perian kegiatan tatap muka semenjak alat penglihatan pelajaran yang bersangkutan.

  1. 4.

    Kriteria Siswa Buangan

    1. Menunjukkan surat pindah beserta raport dari sekolah pangkal.
    2. Menirukan tes dan memperoleh nilai sesuai SKBM nan ditetapkan.
    3. Teristiadat mematuhi manajemen tertib yang ditetapkan pihak sekolah.
  1. E.

    Pendidikan Kecakapan Hayat


Pendidikan Kecakapan Hidup dilaksanakan oleh masing-masing indra penglihatan pelajaran yang meliputi kecdakapan pribadi, sosial dan kecakapan akademik. Misalnya sreg mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa diberi kecakapn hidup / Life Skill bahwa pron bila lulus berusul SMP dapat membuat inskripsi dengan baik, surat izin, kopi lamaran kerja dan sebagainya.

  1. F.

    Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Mondial

    1. Dikembangkan oleh masing-masing mata pelajaran.
    2. Tera mendunia dikembangkan pada Muatan Lokal Kain Basurek mengingat Karet Basurek merupakan produk unggulan daerah Bengkulu.

BAB IV.

  1. A.

    Penanggalan PENDIDIKAN DAN ALOKASI WAKTU

Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu lakukan kegiatan penataran peserta asuh selama suatu tahun nubuat. Almanak pendidikan mencengam permulaan tahun tanzil, minggu efektif belajar, periode pengajian pengkajian efektif dan hari libur.

  1. Mula-mula tahun pelajaran merupakan waktu dimulainya kegiatan penelaahan pada semula waktu pelajaran pada setiap asongan pendidikan. Mula-mula musim les sudah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu rembulan Juli setiap waktu dan berakhir lega bulan Juni tahun berikutnya.
  2. Minggu efektif belajar merupakan total minggu kegiatan pembelajaran bagi setiap tahun pelajaran, merupakan 34 pekan
  3. Masa pembelajaran efektif per minggu 36 jam pelajaran.
  4. Waktu kelepasan adalah waktu yang ditetapkan bakal tidak diadakan kegiatan pembelajaran termuat. Hari perlop sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Kebangsaan, dan/atau Menteri Agama dalam peristiwa yang terkait dengan waktu raya keagamaan, Ketua Kota Kota, dan ataupun organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan waktu libur spesial.
  5. Waktu vakansi bisa berbentuk jeda tengah semester, interval antar semester, libur akhir waktu pelajaran, hari liburan keagamaan, hari libur publik termasuk hari besar nasional dan tahun libur khusus.
  6. Perlop interval tengah semester, jeda antar semester, cuti penutup masa latihan digunakan bikin penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan tadinya tahun kursus.
  7. Periode cuti umum/nasional atau penetapan perian serentah cak bagi setiap jenjang dan jenis pendidikan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pokok/Propinsi/Kota.

Alokasi Perian, minggu efektif, waktu liburan dan kegiatan lainnya di SMP N 8 Kota Bengkulu diatur laksana berikut:

NO Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1 Minggu Efektif Sparing Minimum 34 Minggu Digunakan untuk kegiatan pendedahan di SMP Kewedanan 8 Daerah tingkat Bengkulu
Maksimum� 38 Minggu
2 Selang antara Paruh Semester Maksimum 2 Minggu Satu Minggu Setiap semester
3 Pause antar semester Maksimum 2 Minggu Satu Minggu Setiap semester
4 Kelepasan Akhir Perian cak bimbingan Maksimum� 3 Minggu Digunakan buat mempersiapkan kegiatan dan administrasi intiha dan semula tahun pelajaran.
5 Hari libur Keagamaan 2-4 ahad Libur Keagamaan yang makin panjang dapat diatur koteng tanpa mengurangi besaran ahad efektif belajar dan waktu penelaahan efektif.
6 Waktu Libur Umum Nasional Maksimun 2 Pekan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah
7 Hari Libur Khusus Maksimum 1 Minggu Untuk SMP Negeri 8 Kota Bengkulu sesuai dengan Perda Pemerintah Daerah Bengkulu
8 Kegiatan Khas Sekolah Maksimum 2 Pekan Digunakan kerjakan kegiatan nan diprogramkan secara partikular di SMP Negeri 8 Bengkulu tanpa mengurangi jumlah ahad efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif
  1. B.

    Ekspansi SILABUS

Ekspansi silabus �dapat dilakukan maka itu para guru secara mandiri atau berkelompok privat sebuah sekolah atau beberapa sekolah, gerombolan Pembicaraan Suhu Mata Pelajaran (MGMP) pada atau Pusat Kegiatan Guru (PKG), dan Dinas Pendikan.

SMP Negeri 8 Bengkulu menyusun Silabus untuk seluruh mata pelajaran secara mandiri dengan mengadakan Workshop Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang difasilitasi maka itu tutor mulai sejak antara temperatur SMP Provinsi 8 Bengkulu nan telah mengikuti Pelatihan Khusus KTSP �(Silabus terlampir).

Anju-persiapan Pengembangan Silabus

  1. 1.

    Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Bawah

Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi radiks mata pelajaran sebagaimana termaktub sreg Standar Isi, dengan� memaki hal-keadaan berikut:

  1. urutan berdasarkan tingkatan konsep disiplin ilmu dan/alias tingkat kesulitan materi, enggak harus selalu sesuai dengan belai yang ada di SI;
  2. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar intern mata pelajaran;
  3. keterkaitan antara kriteria kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran.
  4. 2.

    Mengenali Materi Pokok/Pembelajaran

Mengidentifikasi materi taktik/pembelajaran yang menumbuk pencapaian kompetensi dasar dengan menimang:

  1. potensi pesuluh didik;
  2. relevansi dengan karakteristik kewedanan,
  3. tingkat jalan fisik, intelektual, romantis, sosial, dan spritual murid ajar;
  4. kebermanfaatan bikin peserta bimbing;
  5. struktur alamiah;
  6. aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
    1. relevansi dengan kebutuhan murid didik dan tuntutan mileu; dan
    2. alokasi waktu.
  1. 3.

    Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dirancang cak bagi memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan raga melewati interaksi antarpeserta didik, pelajar jaga dengan master, lingkungan,� dan sumber membiasakan lainnya dalam rancangan pencapaian kompetensi dasar.� Pengalaman belajar yang dimaksud boleh tersalurkan menerobos pemanfaatan pendekatan penataran yang bervariasi dan berfokus pada siswa didik. Pengalaman sparing memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai siswa didik.

Hal-hal yang harus diperhatikan n domestik mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah laksana berikut.

a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan uluran tangan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses penerimaan secara profesional.

  1. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta pelihara secara bersambungan bagi mencapai kompetensi dasar.
  2. Penentuan urutan kegiatan penataran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.

b������������� Rumusan pernyataan dalam kegiatan pengajian pengkajian paling kecil mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar murid, yaitu kegiatan murid dan materi.

4.���� Merumuskan Indeks Pencapaian Kompetensi

Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku nan dapat diukur yang mencakup sikap, pemberitaan, dan keterampilan.

Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, ain tuntunan, asongan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam introduksi kerja operasional yang terjumlahkan dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan umpama dasar kerjakan menyusun alat penilaian.

  1. 5.

    Penentuan Spesies Penilaian

Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan konfirmasi dan non konfirmasi dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan penampakan, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau komoditas, pemakaian portofolio, dan penilaian diri

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan buat memperoleh, menganalisis, dan meniadakan data tentang proses dan hasil berlatih peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan membenang, sehingga menjadi keterangan yang bermakna n domestik pengambilan keputusan.

Situasi-hal nan terlazim diperhatikan privat penilaian
.

  1. Penilaian diarahkan buat mengukur pencapaian kompetensi memperalat Acuan Kriteria (pengelompokan nilai yang limitnya ditentukan oleh Guru) maupun Sempurna Norma (menggunakan rumus-rumus yang mutakadim Stereotip, misalnya Standar Deviasi).
  2. Penilaian menggunakan ideal kriteria; merupakan bersendikan segala yang bisa dilakukan pesuluh didik pasca- mengikuti proses pengajian pengkajian, dan bukan lakukan menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.
  3. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Bersambung-sambung internal kepentingan semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mencerna kesulitan peserta.
  4. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program peminta cak bagi pelajar jaga nan pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan programa pengayaan bagi siswa tuntun yang telah menyempurnakan kriteria ketuntasan.
  5. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman membiasakan yang ditempuh dalam proses penelaahan. Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara, ataupun barang/hasil melakukan observasi tanah lapang yang positif informasi yang dibutuhkan.

6.� Menentukan Alokasi Perian

Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi asal didasarkan lega jumlah minggu efektif dan alokasi tahun mata pelajaran sendirisendiri minggu dengan menimang-nimang total kompetensi bawah, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kelebihan kompetensi dasar.� Alokasi perian yang dicantumkan dalam silabus yakni anggaran periode rerata untuk menguasai kompetensi bawah yang dibutuhkan oleh murid didik nan bineka.

7.� Menentukan Sumber Sparing

Sumber sparing yakni rujukan, objek dan/ataupun mangsa nan digunakan bikin kegiatan pembelajaran, yang berupa wahana cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya.

Penentuan sumber belajar didasarkan pada tolok kompetensi dan kompetensi bawah serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

  1. C.

    Pengertian Kurikulum, KTSP, Silabus dan RPP

Kurikulum
adalah selengkap rencana dan pengaturan tentang tujuan, isi, dan bahan les serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran bakal mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Kurikulum Tingkat Runcitruncit Pendidikan (KTSP)
yaitu kurikulum operasional yang disusun makanya dan dilaksanakan di sendirisendiri satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat runcitruncit pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus.

Silabus
merupakan rajah penerimaan pada suatu dan/atau gerombolan netra pelajaran/tema tertentu yang mencaplok standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pendedahan, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat membiasakan. Silabus merupakan penjabaran tolok kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi trik/penerimaan, kegiatan pendedahan, dan indikator pencapaian kompetensi cak bagi penilaian.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
merupakan bagian dari perencanaan proses penerimaan nan memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, kegiatan penerimaan, sumber belajar dan penilaian hasil sparing.

CONTOH

SILABUS

Nama Sekolah : SMP
Alat penglihatan Pelajaran : Pendidikan Kebangsaan
Kelas/Semester : VII/1

I.��� Standar Kompetensi�� : 1. Menunjukkan sikap faktual terhadap norma-

norma yang berlaku dalam spirit bermasyarakat, �berbangsa,

dan bernegara.

II.��� Kompetensi Dasar����� :
1.1�� Mendeskripsikan hakikat norma-norma, kebiasaan, adat istiadat, regulasi, nan dolan dalam awam

  1. III.

    Materi Pokok/Penelaahan:
    Sikap positif terhadap norma-norma,

aturan,sifat istiadat, peraturan yang berlaku di �awam

  1. IV.

    Kegiatan Pendedahan:
  • Mencari kabar berasal berbagai rupa sumber mengenai norma-norma yang berlaku dalam masyarakat Bengkulu
  • Mencari informasi terbit berbagai perigi mengenai kebiasaan nan dolan dalam masyarakat Bengkulu
  • Mencari laporan bersumber berbagai mata air tentang kebiasaan-istiadat yang bertindak n domestik masyarakat� Bengkulu
  • Mencari mualamat dari bermacam ragam sumber tentang qanun nan bermain dalam masyarakat� Bengkulu
  • Mendiskusikan perbedaan macam-macam norma yang berlaku di awam Bengkulu
  • Mengejar informasi akibat berusul tidak mematuhi norma-norma, aturan, adat istiadat, peraturan yang berlaku dimasyarakat Bengkulu

�������� Membuat manifesto

  1. V.

    Penunjuk :
  • Menjelaskan signifikansi norma-norma dan kanun yang berlaku dalam awam
  • Menjelaskan pengertian kebiasaan dan aturan istiadat yang berlaku dalam awam
  • Memberi contoh norma-norma, rasam, tali peranti, peraturan, yang bertindak privat masyarakat
  • Menunjukkan sikap mematuhi norma, aturan, adat istiadat, kanun yang berlaku dalam� masyarakat

VI.�� Penilaian:� – Tes teragendakan internal bentuk jabaran

– Perilaku siswa dalam susuk warta

VII.� Alokasi Waktu : 4 x 40 menit

VIII. Sumber Membiasakan:
– Kunci Teks PKn Kelas bawah VII

– Perpustakaan

– Narasumber

Portal V.

Amatan

Analisis �terhadap Intensi Sekolah yang meliputi� :

  1. Fungsi Proses Berlatih Mengajar/Pembelajaran
  2. Fungsi Ketersediaan Guru/Tenaga Pendidik
  3. Kekuatan Kesiapan Siswa/Peserta Ajar
Keistimewaan dan Faktornya Barometer Kesiapan Faktor Kondisi Maujud Tingkat Kesiapan Faktor Alternatif Pemisahan Masalah
Siap Tidak
A. Fungsi ProsesPembelajaran

1. Faktor Dalam

  • Efektivitas waktu� belajar
  • Metode dan Kebijakan Sparing
  • Perangkat pembelajaran

2. Faktor Eksternal

  • Dukungan orangtua
  • Adanya Reward

B. Kelebihan ketersediaan

Temperatur

1. Faktor Internal

  • Kualifikasi master
  • Kompetensi guru
  • Kehidupan dan Dedikasi
  • Kerjasama kerumahtanggaan Teamwork

2. Faktopr Eksternal

  • Keikutsertaan dalam MGMP dan workshop diluar sekolah

C. Fungsi Siswa

1. Faktor Internal

  • Semangat sparing siswa
  • Cara Belajar
  • Sumur Belajar
  • Hasil Belajar
  • Pelayanan Pendidikan

2. Faktor Eksternal

  • Dukungan orangtua
  • Mileu siswa
  • Perian belajar digunakan secara efektif 100 %
  • Bervariasi
  • Ideal 100% sesuai kurikulum
  • Janjang 100%
  • Reward bagi guru dan pesuluh yang berprestasi dalam UAN

100%

  • Pendidikan S1
  • Kompetensi hierarki sesuai alat penglihatan pelajaran

100%

  • Strata 100%
  • Kompak dan Kreatif 100%
  • Aktif privat kegiatan MGMP di Daerah tingkat
  • Tinggi 100%
  • Betul-betul, Tertib
  • Tersedia dan lengkap 100%
  • Tinggi, Baik

100%

  • Adil, merata
  • Jenjang 100%
  • Membantu untuk membiasakan
  • Waktu sparing efektif 100%
  • Memadai bervariasi
  • Lengkap 100%
  • Tinggi

100 %

  • Reward belum memadai

50 %

  • 90 % S1
  • Belum merata pada semua guru

90%

  • Panjang 100%
  • Layak kompak tapi rendah kreatif 90%
  • Aktif seluruh ain pelajaran
  • Cukup tinggi

90%

  • Ada beberapa petatar mengalami kesulitan belajar 20%
  • Tidak semua pelajar memiliki sumur belajar yang lengkap 80%
  • Baru 80 %
  • Adil, merata
  • Strata 100%
  • Cukup Kondusif

90%

VV

V

V

V

V

V

V

V

V

V

VV

V

V

V

V

Menyempatkan dana distingtif lakukan reward master dan pelajar berprestasiMengaktifkan MGMP di sekolah

Melaksanakan penyerasian teamwork secara rutin

Memberdayakan guru BP/BK dalam membimbing siswa

Menyediakan sumber belajar sesuai kemampuan sekolah

Melaksanakan

Analisis mastery learning, program remedial dan pengayaan

Penutup

Kurikulum Sekolah SMP N 8 Kota Bengkulu tahun kursus 2010/2011 ini disusun melalui WorkShop nan dilaksanakan di SMP N 8 Bengkulu yang diikuti maka itu unsur-untur tercalit seperti Kepala Sekolah, Ketua Komite ibarat perwakilan Manusia tua peserta, Guru-guru, para pengapit Pemimpin sekolah Staf Tata Usaha dan mendatangkan dosen Universitas Area Bengkulu (UNIB) laksana nara sumber sehingga dengan� Didikan Teknis pelaksanaan KTSP nan sudah lalu dilaksanakan di SMP Kaki langit 8 kota Bengkulu diharapkan dapat menghasilkan satu produk Kurikulum kerumahtanggaan peningkatkan mutu indoktrinasi di SMP N 8 untuk hari yang nanti seumpama proses pendukung visi dan misi sekolah dalam jangka ringkas, jangka menengah dan jangka tinggi sehingga pencapaian tujuan yang telah tersusun itu� akan mengalami akselerasi waktu pencapaiannya .

Skuat Pengembang menyadari sepenuhnya bahwa prospek masih terdapat kekeliruan disana-sini dalam penyusunan kurikulum ini, bagi itu kami masih menginginkan kritik dan saran dari pihak tercalit, secara khusus dari pihak Diknas Kota Bengkulu, agar kami bisa menjeput hikmahnya bikin pembaruan dihari mendatang. Semoga

TIM Pengembang

DAFTAR Tanda TIM PENGEMBANG KURIKULUM

SMP Distrik 8 Daerah tingkat BENGKULU TAHUN Pelajaran 2010/2011

NO NAMA/ NIP JABATAN T.TANGAN KET
1 Dirhan, M.Pd Kepala Sekolah
2 Ridwan Parhusip, S.Pd Wa.Ka.SekUr. Kurikulum
3 Ir.Fahrurozi Pembesar KomiteSMP N 8 Bkl
4 Karto Getangan,S.Pd Wa.Ka.Sek
5 Heriyanto, S.Pd Wa.Ka.SekUr. Sarana
6 Rudi Hartono, S.Pd Wa.Ka.SekUr. Kesiswaan
7 Nurlimah, S.Pd Wa.Ka.SekUr. Humas
8 Suaina Hayati Penasihat N.U
9 Gunawan Mangkubumi BOS
10 Musin Bendahara Rutin
11 Imra Ety Staf TU.UrusanKesiswaan

Bengkulu, 10 Juni 2010

Pejabat,

Dirhan, M.Pd

NIP:196211091984111001

DAFTAR ISI

Pekarangan Judul����������� �������������������������������.1

Pelataran Pengesahan����������� ����������������������������2

BAB I

Pendahuluan������������� �����������������������������3

A.Rasional���� ��������������������������������3

B.Landasan�� ��������������������������������4

C.Tujuan Penyusunan Kurikulun����� �����������������������4

Portal II

A.Intensi Sekolah����� �����������������������������7

B.Visi SMP N 8 Bengkulu��� ��������������������������7

Bab III

Struktur dan Muatan Kurikulum������� �����������������������9

A.Pikulan Kurikulum� ��������������������������9

B.Yuridiksi Beban Belajar���������� ����������������������.10

C.Ketuntasan Belajar���������� �������������������������..11

D.Kriteria Pertambahan Kelas bawah,Kelulusan, Pemberian Tugas dan Murid Pindahan���������� �..12

E.Pendidikan Kecakapan Hidup��� ����������������������..12

F.Pendidikan Berbasis Keunggulan Domestik dan Global��� �������������..13

Gapura IV

A.Kalender Pendidikan dan Alokasi Waktu��������� ����������������..13

B.Peluasan Silabus�� �������������������������..14

C.Konotasi Kurikulum, KTSP, Silabus dan RPP���������� �������������..17

Abstrak Silabus��������� ����������������������������..17

BAB V

Analisis��������� �������������������������������..19

Penutup��������� �������������������������������..21

Daftar Tim� Pengembang��� �������������������������..21

Pelengkap 1 (Contoh RPP) � �������������������������.Dst

Lampiran 2 (Almanak Pendidikan SMP N 8 Waktu 2010/2011)

Komplemen -2������� : Keputusan Kepala SMP Ufuk 8 Ii kabupaten Bkl
No������������������������� � �� :� 800 \ 217 \ Kep\ SMP 8 \2010
Tanggal���������������� � : 10 Juni 2010
JADWAL PELAJARAN (MENGAJAR GURU)� SMP N 8 Kota BENGKULU
SEMESTER Ganjil TAHUN AJARAN� 2010 / 2022

Inferior
/JAM
KE
S E N I Horizon S E L A S A R A B U K A M I S J U M A T S A B T U WALI

1

2

3

4

5

6

7

1

2

3

4

5

6

7

1

2

3

4

5

6

7

1

2

3

4

5

6

7

1

2

3

4

5

1

2

3

4

EKP

6

7
Papan bawah
VII1
MIR MIR KAI KAI MUS MUS WUL WUL MIR ZAM ZAM NAN NAN WUL END ZEN END ZEN NAN Yang ADR ADR END ZEN END ZEN EMA MIR MIR ADR ADR EMA EMA ES ES END ZEN MS MS EKP EKP MS
VII2
WUL WUL MIR MIR MS MS MIR MIR WUL ADR ADR MUS MUS EMA ES ES AMT YDR AMT YDR MDY MDY EKP EKP MIR ADR ADR EMA EMA AMT YDR ZEN ZEN MDY MDY S WAN WAN AMT YDR AMT YDR R R WAN
VII3
IF IF AMT YDR AMT YDR EKP EKP MUS MUS EMA MER MER ADR ADR RW RW WUL EMA EMA AMT YDR AMT YDR MER RW RW WUL WUL WAN WAN MS MS AMT YDR MER MER E ZEN ZEN ADR ADR E E ZEN
VII4
EKP EKP IF IF AMT YDR AMT YDR MER MER WAN WAN AMT YDR EMA EMA MUS MUS EMA WUL WUL YUS YUS SRI SRI ZEN ZEN MER YUS YUS MER MER WUL MS MS Ufuk SRI SRI AMT YDR AMT YDR M M SRI
VII5
AMT YDR AMT YDR YUS YUS WUL WUL LF LF AMT YDR MS MS WAN WAN WAN WAN WUL IF IF LF LF LF REN REN YUS YUS SRI SRI MUS MUS EKP EKP EKP A AMT YDR AMT YDR SRI SRI E E AMT
VII6
U YUS YUS MUS MUS EKH EKH AMT YDR AMT YDR EKH HAR HAR REN REN AMT YDR LF LF YUS YUS MS MS HAR HAR LF KAI KAI IF IF REN Nan NAN AMT YDR AMT YDR M HAR HAR ZEN ZEN D D HAR
VII7
DES DES HAH FAT HAH FAT ZEN ZEN DIS DIS HAH FAT LF LF ES ES HAH FAT HAH FAT EKH EKH LF DES DES REN IF IF LF LF Nan Nan EKH REN REN MUS MUS DIS DIS MS MS I I DIS
P A A
VIII1
PAR PAR DES DES HAH FAT HAH FAT SUM SUM REN ZEN ZEN YUN YUN PAR PAR ISM DES DES REN REN NAN Nan PAR Ii Ii ISM ISM SAM SAM HAH FAT Keluaran Lepasan HAH FAT HAH FAT Ii Ii L L HAH
VIII2
A ZAM ZAM YUN YUN SAM SAM ISM SZL SZL REN REN HAH FAT HAH FAT DES DES REN MDY MDY HK HK SZL SUM SUM ISM ISM Ii Ii HAH FAT DES DES SZL SZL P Ii Ii HAFAT HAFAT Ii
VIII3
SZL SZL ZAM ZAM DES DES HAH FAT HAH FAT SAM SAM SZL HAR HAR HAR HAR SIM SUM SUM HAH FAT HAH FAT ISM ISM ISM YUN YUN MDY MDY SZL SZL SIM SIM HAH FAT A DES DES HK HK Tepi langit T DES
VIII4
C HAH FAT HAH FAT SZL SZL SOH SOH SIM SIM SOH SOH HAH FAT SUM SUM ZAM ZAM HAH FAT HAH FAT PRI PRI SIM SAM SAM PRI SZL SZL YUN YUN MDY MDY SZL DES DES G HK HK DES DES E E HK
VIII5
SAM SAM NOV NOV YUN YUN ZAM ZAM LEN SUM SUM HK HK PRI PRI SOH SOH SIM SIM BS RUB SIM LEN LEN END END NOV NOV SOH SOH BS RUB BS RUB PRI I LEN LEN BS RUB BS RUB A A LEN
VIII6
A MA MA LEN LEN NOV NOV LEN LEN END END SIM PRI PRI SOH SOH BS RUB ES ES NOV NOV ZAM ZAM BS RUB BS RUB LEN SUM SUM SIM SIM PRI YUN YUN BS RUB BS RUB SOH SOH C C RUB
VIII7
LEN LEN PRI PRI BS RUB BS RUB SOH SOH YUN YUN PRI SIM SIM SIM NOV NOV ZAM ZAM SUM SUM LEN NOV NOV MA MA BS RUB BS RUB ES ES END END BS RUB SOH SOH LEN LEN H H SOH
R I I
IX1
BS RUB BS RUB TY TY MER MER TY ISM ISM BS RUB BS RUB DIS DIS BS RUB ADR ADR MS MS DIS DIS ADR ADR ZAM ZAM EMA KAI KAI MY MY EMA EMA ISM TY TY Lulusan EKS N Tepi langit TY
IX2
A TY TY BS RUB BS RUB MA MA KG KG RW RW TY EKS EKS ISM ISM DA DA BS RUB EKH EKH ERN ERN TY TY EKH MER MER BS RUB BS RUB ISM DA DA RW RW MY MY G G RW
IX3
MER MER EKH EKH TIN NUR TIN NUR Kangsa Kilap TY TY ISM ISM RW RW EKH MA MA Gangsa Kirana Kuningan Terang DA DA TY KG KG ERN ERN DA DA ISM RW RW MY MY Alumnus Alumnus TY TY Tamatan
IX4
Alumnus Lepasan TIN NUR TIN Cahaya MIR MIR HER Gangsa Kirana Kangsa NUR Ros Ros EKH EKH HER HER Kaleng NUR KG KG ERN ERN Mawar ROS EKH DA DA MA MA ROS DA DA RW RW IF IF RW RW IF
IX5
Perunggu Binar TIN Kilat Mawar Mawar JAM JAM PRI PRI HER HER Perunggu NUR ERN ERN KG KG HER RH RH JAM JAM MIR MIR Ros Mantan Eks RH RH PRI ROS ROS TIN Kilat TIN Kilauan MA MA IF IF MA
IX6
Mawar ROS JAM JAM PRI PRI KG KG Ros MA MA MIR MIR TIN Kurat IF IF ERN ERN RH RH RH RH JAM JAM PRI HER HER HER TIN Panah TIN Pendar Ros ROS MY MY TIN Kurat Tin NUR MY
IX7
PRI PRI PAR PAR IF IF ERN ERN PRI KG KG HER HER JAM JAM PAR MY MY Kaleng NUR Kangsa NUR PAR PAR RH RH HER JAM JAM Kaleng Kirana MIR MIR RH RH Kuningan Kirana TIN Seri MA MA Belek
PIKET DA/NOV/ERN YUS/YUN/HAR EMA/NAN/MDY SZL/END/MER EKH/KAI/MUS EKP/ES/LF

Bengkulu,�� 10 Juni� 2010 Kepala Sekolah Dirhan, M.Pd NIP: 196211091984111001

PEMERINTAH KOTA BENGKULU

DINAS PENDIDIKAN Kebangsaan

SMP NEGERI 8

Jl.Lingkar Barat Kota Bengkulu Telp.(0736) 21041





Analisis Kebutuhan/Keistimewaan Tenaga Pendidik (Guru) SMP N 8 Kota Bengkulu
Tahun Tuntunan 2010/2011





NO


Mata
PELAJARAN


Besaran JAM
/ Pekan


Jumlah Kelas


Total JAM
YG TERSEDIA


Jlh Hawa Nan Tersedia
(Orang)
Rata-rata Akuisisi jam / orang
/ ahad


Kehilangan
Guru(Orang)


Kelebihan Temperatur(Sosok)


Ket
1 Bahasa Inggris 4 21 84 6 14 2
2 Bahasa Indonesia 4 21 84 10 8 5
3 Matematika 5 21 105 7 15 2
4 IPA 1.Fisika 3 5
2.Ilmu hayat 3 21 126 2 16 1
3.Kimia 1
5 IPS 1.Ekonomi 2 2
2.Geografi 2 21 105 6 11 4
3.Ki kenangan 1 2
6 PKn 2 21 42 6 7 4
7 Penjas 2 21 42 2 21
8 Pend.Agama Selam 2 21 42 4 11 2
9 Seni Budaya 2 21 42 3 14 1
10 TIK 2 21 42 2
11 Mulok 1.Seni Rupa 7 14 1 14
2.K.Basurek 2 7 14 1 14
3.Iqra�
12 BK 1 2
Jumlah 36 21 756 60 4 21
Catatan: Beban Kerja setiap satu orang guru dihitung 18 jam tatap wajah saban minggu sebagai pertimbangan yang ideal dengan perincian bahwa 21 bani adam master masih diberi muatan tugas Suplemen sebagai Wali Inferior(21 X 4 =84 Jam),� Tugas Pendiri Kemandirian Siswa(20 orang murid per rombel X 21 inferior = 82 Jam), Pembina Remedial Teaching (11 Indra penglihatan Pelajaran X 2 = 22 Jam), Pembina Extra Kurikuler (6 �X 2 = 12 Jam), Kepala Perpustakaan(12 Jam)� yang dibagikan kepada suhu- master yang sesuai dengan permukaan saban hingga Beban Kerja 24 Jam setiap suhu bisa terpenuhi. Bengkulu, 10 Juni 2010 Kepala, DIRHAN, M.Pd NIP: 196211091984111001

Source: http://10702496.siap-sekolah.com/kurikulum-akademik/sekolah-nasionallokaljurusan/