Juknis Matrikulasi Mata Pelajaran Smp


Sahabat Edukasi nan sedang berbahagia…





Alhamdulillah… dalam kesempatan kali ini saya akan share contoh Wahyu Teknis MOS (Masa Orientasi Siswa) atau MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Plonco) SD, SMP, SMA / SMK Tahun Pelajaran 2022/2015 dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.




Semoga dapat menjadi referensi untuk kita semua demi kepantasan serta efektifitas yang optimal terbit kegiatan MOS / MOPDB (Perian Orientasi Peserta Bimbing Bau kencur) di sekolah kita per. Amiin…


Waktu Orientasi Siswa diperuntukan bikin peserta didik baru SD, SMP, SMA, SMK dengan mengikut sertakan pelajar yang lain, Kepala Sekolah, dan Guru, serta Staf Karyawan sekolah.




Setiap jenjang n kepunyaan ciri-ciri spesifik yang membedakannya dengan jenjang pendidikan sebelumnya, kekhususan ini ialah hal yang wajar dan memang harus dilalui.




Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan cara-cara presentasi bahan pembelajaran dan materi pendidikan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan pertumbuhan badan dan mental kognitif siswa didik.

Adanya ciri individual pada setiap jenjang pendidikan menyebabkan beberapa sifat membiasakan nan dikembangkan di jenjang sebelumnya perlu disempurnakan dan diubah dengan cara belajar yang baru yaitu pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan sesuai urut-urutan bodi dan mental kognitif pesuluh tuntun.

Berkenan hal tersebut, maka manajemen MOS perlu dilaksanakan privat rangka memberikan pengenalan mengenai lingkungan sekolah yang menjadi pilihannya untuk memaksudkan aji-aji, sekaligus laksana upaya mengenalkan peserta didik baru dengan lingkungan barunya.

Radiks hukum diadakannya MOS diantaranya : Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Musim 2003 tentang Sistem Pendidikan Kebangsaan, Qanun Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 akan halnya Kriteria Nasional Pendidikan, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Waktu 2009 mengenai Barometer pengelolaan Pendidikan, Ordinansi Pemerintah Nomor 39 Hari 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan, dan Tembusan Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 220/C/MN/2008 tanggal 18 Januari 2008 tentang kegiatan MOS



Tujuan diadakannya MOS :




1.

Membentuk khuluk siswa didik n domestik rajah mempertebal hayat nasionalisme;

2.

Memberikan kesan kepada peserta didik tentang kesan positif dan menyurutkan terhadap lingkungan pendidikan barunya;

3.

Membantu peserta tuntun baru untuk mengenal lebih akrab dengan lingkungan pendidik di SD, SMP, SMA dan SMK sehingga tercipta iklim akademik yang kontributif;

4.

Memahami kehidupan sekolah yang yunior, terutama cak bagi peserta didik yunior dalam upaya perkenalan awal dan pelaksanaan Wawasan Wiyata Mandala;

5.

Memotivasi peserta didik baru agar bersemi dan memiliki kepercayaan diri sehingga punya keberanian mengungkapkan pendapat serta aktif dalam kegiatan yang positif dan kontruktif;

6.

Menanamkan rasa berbangga pesuluh didik baru terhadap almamaternya, sehingga akan timbul rasa memiliki, dan mampu berinteraksi dengan bermacam rupa anasir dan  komponen sekolah yang puas akhirnya akan berimbas sekali lagi terhadap pemahaman untuk melaksanakan semua kebiasaan dan norma nan diterapkan di sekolah dengan baik.



Prinsip-prinsip Penyelenggaraan MOS :





Penanggung jawab MOS adalah Kepala Sekolah dengan Pengidap jawab teknis/lapangan :

–  SD adalah Guru Penjasorkes ataupun Guru yang ditugasi oleh Pemimpin Sekolah,

–    SMP adalah Wakil Pejabat Sekolah atau Kepala Urusan Kesiswaan,

–    SMA, SMK adalah Waka Kesiswaan

Masa-hari mula-mula masuk sekolah selama 3 (tiga) hari diisi dengan kegiatan MOS bagi peserta didik SMP, SMA, SMK padahal untuk pelajar didik bau kencur SD diisi kegiatan pembukaan lingkungan intern bentuk kegiatan yang bersifat edukatif dan konstruktif serta tidak diperbolehkan mengarah pada kegiatan merusak dan maupun kegiatan yang bisa merugikan peserta didik baik secara jasad maupun kognitif.

Kegiatan MOS harus dilandasi prinsip mudah, murah, mengademkan, massal, meriah, dan mencerdaskan.

Penyampaian materi dalam MOS seminimal barangkali menggunakan metode ceramah, dan

tidak diperbolehkan melakukan perpelocoan internal bentuk apapun
.



Tema MOS :


“PENGUATAN KURIKULUM 2022 Lakukan MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER GUNA Menyiagakan GENERASI UNGGUL”



Materi MOS (Masa Orientasi Peserta) :





1.  Materi Terlazim :

g.

Pembinaan Mental Keagamaan.

h.

Untuk SD, waktu pertama timbrung diisi pengenalan lingkungan sekolah, cara belajar, dan penanaman pembentukan karakter dalam rangka mempertebal sukma nasionalisme, salah satunya dalam bentuk menghafal lagu-lagu wajib/pertempuran.


2.  Materi Pilihan :

b.

Sosialisasi Dampak Merokok;

c.

Sosialisasi Dampak Narkoba, HIV dan AID’S;

f.

Lomba Kreatifitas Bidang Seni;

g.

Lomba Kreatifitas Satah Olahraga;

h.


Leadership
(Kepemimpinan);

i.

Perkenalan dengan teteh kelas/hawa/sida-sida;

j.

Kegiatan sosial / mengunjungi ke panti asuhan / panti jompo / panti rehabilitasi sosial, dan bakti sosial;

l.

Lain-lain (sesuai dengan kondisi sekolah).

Sepanjang kegiatan MOS berlanjut, Pembesar Sekolah dibantu Komandan Urusan Kesiswaan (SMP), Waka Kesiswaan (SMA/SMK), ataupun Hawa nan ditunjuk Atasan Sekolah (SD), harus memantau, menyelesaikan, dan bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut didasarkan pada prinsip-mandu produsen MOS.

Download lengkap Juknis MOS bakal tataran SD, SMP, SMA/SMK Tahun Tutorial 2022/2015 serta merta berusul sumbernya dengan klik
di sini. Semoga berharga dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Source: https://www.salamedukasi.com/2014/07/juknis-masa-orientasi-siswa-mos-mopdb.html