Contoh Proposal Usaha Kerajinan Bambu

IDE Aksi dan penjelasan
sumir
IDE USAHA ini berawal dari melimpahnya persediaan pohon bambu
di Indonesia ternyata bisa dijadikan sebagai peluang usaha baru
yang memadai prospektif. Jika sejauh ini masyarakat luas hanya
memanfaatkan mayit bambu andai sasaran bangunan flat, sekarang
awi bisa disulap menjadi aneka kerajinan cantik dengan nilai
ekonomi yang memadai tangga. Misalnya saja seperti aneka peralatan
rumah tangga semenjak mulai perkakas bersantap, tambir, tempat tisu, tempat
buah, lampu busur hias, pigura, serta sejumlah riasan ruangan lainnya.
Walaupun awalnya kerajinan buluh hanya diminati masyarakat di
daerah pelosok, hanya seiring dengan maraknya isu global
warming di lingkungan umum dunia, saat ini banyak makhluk yang
tertarik memperalat produk-produk ramah lingkungan bagi
atma sehari-waktu mereka. Sehingga bukan heran bila
permohonan pasar kerajinan buluh masa ini semakin melonjak tambahan pula
enggak hanya menjangkau kota-kota besar saja, cuma pula setakat
tembus pasar mancanegara.

Usulan USAHA
KERAJINAN

Kampanye KERAJINAN Idiosinkratis
DENGAN BAHAN Awi DAN
ROTAN

RINGKASAN PROYEK









A.    Pengelolaan
Segel Perusahaan               : CV Buluh PRODAKTIONS

Cap Empunya Firma  : FULLAN
Bidang Gerakan                      : Kerajinan Tangan
Kuantitas Tenaga Kerja          : 3 hamba allah
B.     Pemasaran
Dagangan yang Dipasarkan         : TAS BAMBU,KERANJANG,Perlengkapan
makan, badang, arena tisu, tempat biji kemaluan, lampu hias, perangkat
dapur, serta sejumlah hiasan rubrik lainnya.
Sasaran Konsumen / Pembeli  : Wanita ,lanang ,semua kehidupan
Kawasan Pemasaran                 : lokal ,daerah tingkat,nasional ,internasional
Buram Penjualan / Tahun     : 2022
Penetapan Harga Jual              : Rp. 12.000,-sampai Rp.200.000,-

Keuangan
modal






Besaran Pembiayaan Proyek   awal             : Rp.        1.410.000,Pinjaman nan Diajukan                          : Rp.        2.000.000,Jangka Periode Pengembalian Pinjaman: 7 hari
Keuntungan perhari
: Rp 600.000
Keuntungan perbulan
: Rp 18.000.000
Penjualan perhari
: RP 1.000.000
Penjualan per Hari                                : Rp.36.000.000,Keuntungan tiap-tiap Hari                            : Rp. 216.000000.000,-

Daftar Riwayat Vitalitas Aktivis







Nama                                         : Rohaniwan SYAFII
Tempat dan rontok lahir       : TEGAL,2 MEI 1989
Agama                                       : ISLAM
Alamat Rumah                         : CIBITUNG,BEKASI JAWA
BARAT
Alamat Bekas Kampanye            : JAKARTA
Pendidikan Terakhir                : SMA
Pelatihan nan sudah lalu diikuti   : SEMINAR BISNIS
INDONESIA
Camar duka                              : MARKETING
Keterampilan                            : Membuat ANEKA
KERAJINAN TAANGAN

• Rangkuman PROYEK..

DAFTAR ISI

1.Manajemen.
2.Pemasaran.
3.Keuangan.
4.Daftar Riwayat Hidup Pengelola.
• DAFTAR ISI
• BAB I PENDAHULUAN.
1.Kepala karangan Kegiatan.
2.Pamor Usaha.
3.Rasional Kegiatan.
4.Tujuan Kegiatan.
• BAB II METODE PELAKSANAAN..
1.Produk.
2.Bahan Baku.
3.Proses Produksi
4.Pemasaran.
5.Panggung Produksi
6.Ketatanegaraan Pemasaran.
7.Kajian SWOT.
• BAB III TARGET LUARAN..
1.Korban produk.

2.Mangsa pengguna.
3.Target pendapatan.
• Pintu IV Rangka BIAYA.
1.Rencana Biaya Usaha.
2.Menghitung Harga Jual
• BAB V ORGANISASI PELAKSANA.
1.Personal
2.Struktur organisasi
• Pintu VI PENUTUP.

BAB 1 PENDAHULUAN
• BAB I PENDAHULUAN
• A. Judul Kegiatan
• USAHA PEMBUATAN ANEKA KERAJINAN TANGAN DENGAN Incaran Awi alias rotan
• B.
Gengsi Usaha
• Usaha yang akan saya jalankan adalah operasi KETRAMPILAN ,kreatifitas dan pengembangan.
• C. Membumi Kegiatan
• Usaha kerajinan TANGAN spesifik yang akan saya dirikan adalah varietas gerakan kerajinan yang dengan skala mungil ,dengan
pengenbangan menjadi industri domestik , nasional ,dan mancanegara ,yang partikular hanya memproduksi bermacam-macam varietas keraajinan

tangan berbahan konvensional bambu ,dengan bermacam rupa spesies dan diversifikasi nan menjajarkan dan unik seperti ; tas ,keranjang, hiasan ,dan
lain lain .
• Alasan saya internal memilih usaha kerajinan bambu distingtif ini saya dasarkan atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
• – usaha kerajinan buluh ini adalah usaha fantastic seandainya kembangkan ,berpotensi besar , komoditas nan di hasil kan dari usaha
ini yakni suatu kebutuhan sosok sehari ,baik bikin hiasaan ,perlengkapan tolong,radas perapian,dan juga accessories bernilai jual hierarki ,,
• – Bahan baku yang digunakan tidak sesak susah dan mudah didapat. Saya hanya membutuhkan bambu ataupun rotan bagaikan
bulan-bulanan utamanya.
• – Melebarkan dan menumpahkan kreatifitas saya dengan membentuk kerajinan2yang lebih eksklusif dan menarik lagi.
• D.

Tujuan Kegiatan

• Tujuan didirikannya usaha kerajinan bambu adalah:






Untuk mengembangkan kreatifitas diri saya dalam parasan kerajinan tangan.
Memanfaatkan bambu yang lazim-biasa hanya menjadi lebih menyeret kembali dan bernilai jual tinggi’
Sebagi rencana pembelajaran saya dalam berwirausaha.
Menciptakan kemungkinan kerja bikin para pengangguran buat berkreatifitas dan memperoleh penghasilan
Memberikan fon dan kebesarhatian bahwa kita itu nasion yg ki berjebah
Memperoleh penghasilan guna mencukupi kebutuhan finansial

Ki 2 METOTE
PELAKSANAAN


A.    Produk
Produk kerajian yang akan saya hasilkan adalah keranjang ,tas,alat dapur , hiasan,souvenir , tkap
lampu busur, tempat pinsil, tempat sikat/pasta persneling, medan sisir, ajang tisue dan bukan sebagainya dll yg
berbahan terdepan bambu dan kemudian di buat menarik dengan rencana dan aneka ragam nya ,,.

kerajinan partikular diproduksi berlandaskan kreatifitas yang saya miliki,dan ketrampilan kru alias anggota.
Bentuk paesan yang digunakan juga bisa melalui proyek sesuai dengan kehausan dan kebutuhan
konsumen., Benda-benda kerajinan pecah bahan bambu dengan aneka ragamnya yang tidak digemari
oleh kaum wanita,saja semua gender dan semua arwah.


B.     Bahan Baku
Bahan-bahan
Bambu
Kayu
Tali rotan
Tali berusul plastik
Alat
perekat
Regaji
Golok
Pisau Raut
Jara/Paku ,dll








PRODUKSI
• C.    Proses Produksi








Pertama-tama kita pilih-pilih, waspada, penuh pertimbangan, dan tanggungjawab.
Pastikan kita memintal terbaik merupakan buluh yang muda dan tidak bersisa bertongkat sendok
Tidak semua buluh dapat kita pakai untuk membuat kerajinan, karna macam bambu sangat banyak dan fungsinya pun berbeda-selisih,
Bersihkanlah ranting-ranting yang sekiranya menghalangi ancang kita karna di kebun awi lazimnya di pakai sarang dumung.
Selepas bambu yg terpilih terkonsentrasi maka buluh di ikat dan d awetkan ,,
Terbit aur dan rotan di kumpulkan sesuai dengan fungsinya ,,,, sama dengan bambu yg segara dan tuaa untuk bahan kerajinan yg memerlukan batang nan awet.
Bambu dan rotan di penggal dan di belah sesuai hasil yg di inginkan,
Aur dan rotaan mulai di anyam oleh para pengrajin yg sudah terlatih dan di sebelah kan utuk membuat produk yang di inginkan.
Dagangan yang sudah bintang sartan di kumpulkan menurut jenis nya ,,,
Mulai mempercantik komoditas sehingga siap di pasarkan .

• D.    Pemasaran
• Segmen pasar nan dibidik ialah dengan target semula menguasai pasar tempatan ,dengan membuat kerajinan yg dibutuh kebutuhan sehari2,pernak pernik,tas
,keranjang. Dll , dengan ekspansi ke kota kota lautan ,hingga manca negara ,,,.
• Diperkirakan dengan jumlah penduduk tempatan 5.562 jiwa (misalkan), Jika 5% dari kuantitas pemukim yang menjadi alamat pemasaran tertarik terhadap produk
kerajinan bambu maka akan ada calon konsumen sebesar 278 pengguna. Strategi pemasaran yang dilakukan ialah dengan prinsip mendedahkan stand , mempertanggungjawabkan di
toko ,pasar ,bahkan di supermarkt2 .Dengan presumsi pengguna 278 orang, maka jumlah produk yang harus dihasilkan ialah kurang lebih 278 jenis produ per
bulan.

• E.     Gelanggang Produksi
• Tempat produksi dilakukan di distrik ini di karenakan Lokasi ini dipilih karena daerah penghasil buluh dan rotan terbaik

PEMASARAN
• F.     Ketatanegaraan Pemasaran
1.Camur sebaran.
2.Menempelkan plakat ke berbagai bekas.
3.Membuat stand atau galery arena siasat penjualan
4.Memercayakan produk di toko ,otlet ,pasar
5.Pembuaatan website untuk pemasaran via internet ,
6.Mengiklankan produk via media online
7.Condong langsung para konsumen
• G.    Kajian SWOT
• Sebelum melaksanakan suatu usaha plonco kita perlu mengetahui keadaan-situasi/aspek-aspek nan berwibawa terhadap kampanye tersebut. Hal tersebut diantaranya adalah aspek kekuatan
(strenght), kelemahan (waekness), kesempatan (opportunities), dan ancaman (threath). Dengan berbuat kajian terhadap hal-keadaan tersebut diharapkan usaha akan
berjalan lancar dan sukses.

• Berikut merupakan beberapa peristiwa dari sendirisendiri aspek diatas:
1.
Strenght (kekuatan)
1.Kerajinaan bambu rotan menjadi kebutuhan serta dengan rajah ,tampilan yang unik dan natural akan menjadi ciri khas
disukai dan akan terus dicari oleh banyak orang.
2.Kerajinan partikular didesain dengan berbagai invensi bentuk yang memasung ,yang tidak membuat makhluk bosan
3.Bambu ibarat salah suatu potensi kiranya dapat mendukung acara pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan
kesentosaan dan kesejahteraan apabila dikelola dengan baik dan serius.
2.
Weakness (kelemahan)
1.Kronologi kerajinan ini di tuntut untuk terus berkarya , menemukan kejadian mentah ,,
2.Banyaknya pesaing yang beroperasi didaerah tempat yang sejajar terutama produk yang berbahan plastik yang
mendekati praktis dan murah
3.
Opportunities (kesempatan)
1.Incaran yang digunakan mudah didapat.
2.Pengelolaannya cukup mudah di kerjakan oleh para pengrajin
3.Mendatangkan keuntungan yang cukup banyak.
4.
Threath (ancaman)
1.Perkembangan kerajinan buluh di anggap historis maka itu para konsumen karena banyak nya industri moderen membuat

Study kelayakan
• Hasil bersumber produk kerajinan tangan ini
telah jelas layak yang telah di lihat
terbit berbagai aspek
• Aspek ekonomi
• Aspek hukum
• Aspek teknis
• Aspek pasar

Gerbang 3 TARGET KELUARAN
• A.    Target produk
• Barang yang akan dihasilkan yaitu kerajinan buluh UNIK .
kualitas komoditas yang akan dihasilkan yakni keranjang
bambu ,tas rotan menawan ,nan kuat dan menarik karena
hiasannya. Sesuai dengan kuantitas pengguna nan ditargetkan,
produksi yang akan dihasilkan ialah 50 jenis produk perhari
ataupun 1250 perbulan (25 hari kerja/bulan)
• B.     Target konsumen
• Konsumen nan ditargetkan adalah semua gender ,nasib ,dan
profesi jumlah target kebanyakan 50 individu perhari atau 1500
individu per bulan.
• C.    Target pendapatan
• Total pendapatan yang cak hendak saya peroleh setiap musim adalah
Rp. 1.000.000,- dan kerumahtanggaan sebulan dapat memperoleh Rp.
3.000.000,•

Portal 4 Lembaga BIAYA
• A.

Rencana Biaya Usaha

• Rencana biaya propaganda nan akan saya bakal ialah sebagai berikut:

Biaya Propaganda

Bahan
Bulan-bulanan Asisten
baku

vol

satuan

Harga
satuan

jumlah

buluh

36

biji pelir

10000

36000
0

rotan

6

iket

10000

60000

kayu
Perabot
tikam

3
3

mayit
buah

5000
100000

15000
3000
00

penghalus

2

buah

50000

10000
0

lem

5

buah

5000

25000

pelistur

5

kg

10000

50000

Cat dll

_

• Alat pengapit


10000
0

rincian






Jumlah biaya
Total biaya peluasan
Kuantitas biaya pengiklanan
Total biaya mulanya
B.
Cak menjumlah Harga Jual
Uraian

: Rp 1.010.000,: Rp 200.000,: Rp 200.000,: Rp 1.410.000’-

Jumlah Biaya

Kapasitas Barang



Biaya bahan baku per hari
Biaya perlengkapan lain masing-masing musim
Total biaya operasi saban masa
Jumlah biaya per unit rata2 (modal)

Margin keuntungan dan omset yang diharapkan :














Hasil produksi dalam 1 tahun merupakan : 60 unit kerajinan bambu
Target bekas =50 unit perhari
Dengan rincian
20 unit kerajinan bambu langsung ke konsumen
30 unit kerajinan buluh menerobos penitipan
Perhitungan keuntungan sendirisendiri unit
3
x harga biaya rata2 per unit = 3
x 8000 = Rp. 24000,50% x harga biaya rata2 per unit = 50% x 8000 = Rp. 4000’Harga Penjualan serentak ke pemakai minimal 3 x harga modal + biaya modal per unit
Harga Pejualan melalui penitipan 50% berbunga harga modal + biaya modal per unit
omset penjualan perhari =
penjualan spontan ke konsumen x harga jual 20 x 32000
= 640000
penjualan melangkaui penitipan
30 x 12000
= 360000
Total TARGET omset
= 1000000








KEUNTUNGAN DALAM SEHARI
penjualan serempak ke konsumen x harga jual = 20 x 24000
penjualan melangkaui penitipan
= 30 x 4000
=
TOTAL keuntungan kerumahtanggaan sehaRI =
600000
Pembagian KEUNTUNGAN
Investor = 10% berpokok keuntungan
Pengorganisasi dan manager pemasaran
= 40%
Pengrajin
= c 50%

Biaya per Unit

360.000,- 60
6000,120.000,- 60
2000,480.000,8.000,-

=
480000
120000

= (8000 x 3 )
= ( 8000×5%)

+ 8000
+ 8000

= 32000
= 12000

Ki 5 ORGANISASI
Pelaksana
• A. PERSONAL
• Personal pelaksana kegiatan usaha
tersusun misal berikut:
NO

NAMA

PENDIDIK DESKRIPSI TUGAS KETERANGA
AN
T

1

Calon
penanam modal

S1

PENGELOLA

2

Calon
aktivis

SMA

Manager dan
pemasaran

3

FULLAN

SMA

PRODUKSI

PENGRAJIN-

4

FULLAN

SLTA

PRODUKSI

PENGRAJIN-

5

FULLAN

SD

PRODUKSI

PENGRAJIN-

Struktur organisasi
investor

organisator

Pengrajin 1

Pengrajin 2

Pengrajin 3

BAB 6 penghabisan
• BAB VI Pengunci
• Demikian proposal usaha kerajinan TANGAN dengan alamat
bambu unik saya buat. Tentang harapan proposal ini ialah
cak bagi memasyarakatkan lebih detail tentang produk saya dan
mengundang para penyandang dana bikin bekerja sama membangun
usaha kerajinan ini. Isi dari usulan ini ialah terdiri bermula
perkenalan produk, rincian biaya yang dibutuhkan dalam
berproduksi, kajian SWOT komoditas sebatas struktur organisasi
koordinator.
• Mudahmudahan barang apa yang termaktub privat prasaran ini dapat
dimengerti dengan mudah dan calon penanam modal tergoda untuk
berintegrasi dalam manuver ini. Atas perhatiannya saya ucapkan
syukur ,,,,
• WASSALAMU ALAIKUM WR WB

Source: https://text-id.123dok.com/document/zxvpd34y-proposal-usaha-kerajinan.html