Contoh Penerapan Teori Belajar Kognitif Pelajaran Bahasa Indonesia Smp

4 Teori Belajar (Behavioristik, Kognitif, Konstuktivisme, & Humanistik) – Sparing sangatlah utama dalam arwah. Sepanjang basyar masih menghembuskan napas maka manusia akan terus membiasakan. Pada dasarnya saat sparing kita enggak boleh melakukannya dengan sendiri. Dengan perkenalan awal lain, momen belajar kita membutuhkan makhluk lain untuk mengajarkannya.

Takdirnya digambarkan, belajar itu seperti orok yang sedang mencoba untuk berjalan, makan, duduk, dan lain sebagainya. Secara naluriah kanak-kanak anyir akan boleh melakukan aktivitas-aktivitas seperti itu, sahaja diperlukan individu lain cak bagi mengajarkannya agar aktivitas-aktivitas itu dilakukan dengan baik. Dengan bantuan hamba allah tak maka bayi akan memaksimalkan kepandaiannya yang akan berfaedah  untuk kehidupannya di kemudian tahun.

“Belajar” dalam dunia pendidikan merupakan konsep pengetahuan nan banyak dilakukan oleh pendidik. Suhu yang berperan bagaikan pendidik atau pengajar akan berusaha menyampaikan ilmu pengetahuan kepada pesuluh-muridnya atau peserta didik dengan bukan main-alangkah dan giat. Satu kejadian nan perlu diketahui berasal proses belajar mengajar ialah ilmu embaran yang didapat dan bertambahnya ilmu pengetahuan namun keseleo satu putaran kecil bersumber kegiatan buat membentuk kepribadian seutuhnya.

N domestik proses membiasakan ada nan namanya teori membiasakan. Teori membiasakan ialah suatu ancang-langkah yang boleh membantu guru alias pendidik bikin merebus dan menyampaikan ilmu pemberitaan kepada murid atau siswa bimbing.

Saja, cak semau beberapa master nan lebih demen mengajar berdasarkan pengalaman momen berlatih. Maksudnya, dalam beberapa kasus, guru sudah menemukan mandu jitu untuk mendidik dan menyampaikan mantra siaran kepada murid-muridnya tanpa harus mengetahui teori belajar.

Lega dasarnya teori belajar sangatlah banyak, tetapi nan pelahap digunakan maka itu beberapa temperatur alias pendidik ada catur, yaitu teori belajar behavioristik, teori sparing kognitif, teori belajar konstruktivistik, dan teori berlatih humanistik. Simak penjelasan lebih jauh mengenai empat teori belajar tersebut.

TEORI Sparing BEHAVIORISTIK

Behavioristik: Teori-teori Kepribadian
Behavioristik: Teori-teori Kepribadian

tombol beli buku

Gagne dan Berliner merupakan dua cucu adam yang membuat teori membiasakan behavioristik. Teori ini berisi tentang perlintasan tingkah laku yang terjadi karena pengalaman belajar. N domestik perkembangannya, teori ini menjadi aliran psikologi belajar yang memiliki pengaturan terhadap tujuan peningkatan teori berlatih dan praktik dalam manjapada pendidikan dan pembelajaran. Revolusi psikologi belajar juga dikenal sebagai persebaran behavioristik. Aliran ini makin mengutamakan terbentuknya perilaku yang dihasilkan dari proses belajar.

Membiasakan itu koteng adalah interaksi antara stimulus dan respon. Menurut teori behavioristik, privat proses sparing mengajar nan terpenting adalah seseorang akan dianggap telah sparing ketika sudah menunjukkan pertukaran perilaku. Berpunca teori ini kembali, proses pembelajaran dapat diartikan sebagai stimulus dan respon.

Dengan pembukaan lain, input yang berupa
stimulus
dan
output
yang berupa respon. Susuk dari stimulus berupa penyampaian materi, pembentukan karakter, nasihat, dan lain-enggak yang diberikan hawa kepada muridnya. Tentatif, bentuk dari respon berupa reaksi atau tanggapan dari murid alias murid didik terhadap stimulus yang diberikan oleh master atau pendidik.

Proses nan terjadi antara stimulus dan respon tidak bisa diamati dan diukur. Situasi yang terpenting dan terbiasa diperhatikan merupakan perilaku dari stimulus dan respon. Maksudnya apa yang diberikan guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh petatar (respon) harus diperhatikan dan diukur. Situasi itu dilakukan karena pengukuran stimulus dan respon adalah kejadian yang bermanfaat agar dapat mengetahui apakah murid mengalami perubahan tingkah laku atau tidak.

Pada penerapannya atau proses pembelajaran, teori belajar behavioristik silam tersidai berusul beberapa aspek, begitu juga maksud pembelajaran, karakteristik murid, materi pelajaran, media penelaahan, dan fasilitas pendedahan.



Dalam pelaksanaannya teori membiasakan behavioristik memiliki keefektifan dan kekurangan. Dengan mengetahui kedua hal itu teori ini dapat diterapkan secara maksimal. Berikut kelebihan dan kekurangan teori behavioristik.

Bilang hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan teori behavioristik dalam proses pengajian pengkajian, yaitu.

  1. Manah temperatur kepada peserta didik tinggal terdahulu untuk dilakukan.
  2. Lingkungan belajar harus diperhatikan.
  3. Mengutamakan pembentukan tingkah larap dengan prinsip latihan dan tubian.
  4. Proses membiasakan mengajar harus dengan stimulus dan respon.

Kelebihan Teori Belajar Behavioristik

  1. Guru akan wajib bagi bersikap teliti dan kritis saat kondisi sparing mengajar.
  2. Temperatur lebih demap membiasakan muridnya bakal belajar mandiri, tetapi momen murid kesulitan baru menyoal kepada guru.
  3. Dapat menukar pendirian mengajar (stimulus) yang suatu dengan stimulus lainnya sampai mendapatkan apa nan dikabulkan maka itu petatar (respon).
  4. Dengan teori membiasakan ini lampau sekata bikin mendapatkan kemampuan yang mengandung unsur-unsur kecepatan, keserentakan, dan anak kunci tahan.
  5. Teori ini bisa membentuk perilaku yang diinginkan. Dengan kata lain, perilaku nan berdampak baik bagi peserta diberi perhatian lebih dan perilaku yang tekor sesuai dengan murid perhatiannya dikurangi.

Kekurangan Teori Sparing Behavioristik

  1. Tidak semua pelajaran boleh mempekerjakan teori belajar behavioristik.
  2. Hawa diharuskan lakukan menyusun bahan pelajaran intern bentuk yang sudah siap.
  3. Murid cenderung diarahkan lakukan berpikir linier, konvergen, enggak makmur, dan memposisikan peserta sebagai murid pasif.
  4. Dalam proses belajar mengajar, pelajar doang bisa mendengar dan menghafal yang didengarkan.
  5. Murid membutuhkan motivasi terbit asing dan sangat gelimbir lega guru.

TEORI BELAJAR KOGNITIF

Pendidikan Akhlak/Moral Berbasis Teori Kognitif
Pendidikan Akhlak/Kesusilaan Berbasis Teori Kognitif

tombol beli buku

Seorang psikolog asal Swiss adalah Jean Piaget melebarkan teori kognitif, sehingga teori belajar kognitif disebut juga dengan teori sparing Piaget. Asian teori pecah Piaget terlahir perkembangan psikologi nan berpengaruh terhadap kronologi konsep kecerdasan.Teori kognitif berkata mengenai basyar membangun kemampuan kognitifnya dengan motivasi yang dilakukan oleh diri sendiri terhadap lingkungannya.

Inti dari konsep teori ini yaitu bagaimana munculnya dan diperolehnya
schemata
(skema ataupun rancangan bani adam n domestik mempersepsikan lingkungannya) privat tahapan-tingkatan kronologi manusia atau saat seseorang mendapatkan pendirian baru dalam memaknai informasi secara mental.

Berlandaskan teori belajar kognitif, berlatih merupakan proses perubahan kecaburan dan pemahaman. Dengan kata enggak, belajar itu tidak harus berbicara tentang perubahan tingkah laku atau sikap nan dapat diamati.

Setiap individu mempunyai asam garam dan siaran yang farik dan tertata beres dalam bentuk struktur serebral. Pengalaman dan deklarasi inilah nan mewujudkan kegiatan pengajian pengkajian akan bepergian dengan baik. Teori ini dikatakan dapat berjalan dengan baik momen materi latihan yang baru boleh beradaptasi dengan struktur kognitif maupun kemampuan nan dimiliki oleh siswa.

Kemustajaban “sparing” intern teori serebral yaitu proses perseptual atau bisa dikatakan seperti perilaku seseorang dapat ditentukan oleh persepsi dan pemahamannya dalam melihat situasi yang bersambung dengan maksud proses belajar mengajar. Teori ini mempercayai bahwa “belajar” itu dihasilkan dari proses keonaran kemudian takhlik perpautan antara pengalaman yang yunior dan camar duka yang telah tersimpan di dalam dirinya.

Proses sparing mengajar dengan teori psikologis tidak hanya beroperasi dengan terpatah-kotong atau terpisah-pisah, semata-mata melewati proses yang bergerak dan menyeluruh. Hal yang ditekankan lega teori belajar kognitif adalah proses dari berlatih tak hasil berlatih.

Bilang kejadian yang terbiasa diperhatikan detik menerapkan teori kognitif dalam proses belajar mengajar.

  1. Pembuatan materi pembelajaran harus disusun dengan abstrak atau logika sederhana dan kompleks.
  2. Siswa bukanlah orang dewasa yang sudah memaklumi dan mudah dalam nanang. Oleh karena itu, suhu harus menerimakan taklimat sesuai dengan arwah murid atau peserta didik.
  3. Setiap kegiatan pembelajaran harus memiliki makna.
  4. Agar keberhasilan petatar tercapai maka temperatur perlu mengamati perbedaan yang ada pada setiap pesuluh.

tombol beli buku

Bagi Grameds yang kepingin memahami makin dalam mengenai neurosains psikologis yang menonjolkan seharusnya seseorang tidak hanya memperalat otak kanan dan kiri sekadar, hanya lagi siste limbik pada proses pembelajarannya, kiat berjudul Biopsikologi Penerimaan: Teori dan Petisi bersumber Hasanuddin ini akan berguna cak bagi kamu.

N domestik pelaksanaannya teori belajar kognitif memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan mengetahui kedua hal itu teori ini dapat diterapkan secara maksimal. Berikut kelebihan dan kesuntukan teori psikologis.

Kelebihan Teori Membiasakan Psikologis

  1. Memudahkan murid untuk memahami materi membiasakan.
  2. Siswa menjadi mandiri dan lebih kreatif.

Kekurangan Teori Belajar Kognitif

  1. Teori nan belum dapat digunakan pada semua tingkat pendidikan.
  2. Pada pendidikan tingkat lanjur, teori ini susah cak bagi diterapkan.

Dalam penerapannya pada seorang momongan, buku berjudul Jalan Kognitif Anak Usia Dini: Teori dan Praktik oleh Dr. Khadijah M.Ag dan Nurul Amelia ini bisa dijadikan referensi dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak di usia dini.

tombol beli buku

TEORI Belajar KONSTRUKTIVISME

teori belajar

tombol beli buku

Berdasarkan asalnya, teori konstruktivisme lain putaran semenjak teori pendidikan. Sebenarnya teori ini bersumber pecah hobatan metafisika terutama filsafat ilmu. Dalam guna-guna makulat aji-aji, situasi yang dibahas maupun dijelaskan privat teori ini yakni bagaimana proses terbentuknya mualamat manusia. Menurut teori konstruktivisme, pembentukan pengetahuan yang terjadi plong manusia berasal dari pengalaman-pengalaman yang sudah lalu dilewatinya.

Dalam perkembangannya, teori belajar konstruktivisme ini menerima pengaruh dari ilmu psikologi, khususnya ilmu jiwa kognitif Piaget yang di mana kognitif Piaget lewat berkorelasi dengan kognitif manusia kerjakan mendapatkan pengetahuan. Jadi, bisa dikatakan bahwa “sparing” yakni suatu proses yang dilakukan makanya pelajar maupun peserta bimbing dalam membangun pengetahuan.

Konstruksi berarti membangun. Jadi teori belajar konstruktivisme adalah suatu usaha yang dilakukan untuk membangun penyelenggaraan vitalitas nan beradab maju. Teori belajar ini bersendikan pembelajaran kontekstual. Dengan pembukaan lain, manusia membangun amanat abnormal demi sedikit nan hasilnya disebarkan melalui konteks nan terbatas dan dalam hari yang direncanakan.

Teori ini menekankan seseorang yang sparing memiliki tujuan bagi menemukan bakatnya, membukit pengetahuan alias teknologi, menambahkan pengetahuan yang dimilikinya, dan enggak-lain yang dibutuhkan bikin mengembangkan dirinya.

Asam garam demi pengalaman yang telah dilewati manusia maka akan punya hidup nan kian dinamis dan pengetahuan akan bertambah. Dalam konteks kegiatan pembelajaran antara murid dengan siswanya, teori sparing konstruktivisme melepaskan siswa didik kerjakan membimbing seorang pengetahuan yang dimiliki berlandaskan pengalaman, tetapi masih dalam sensor pendidik.

Menurut teori konstruktivisme, “belajar” lebih mudah dipahami oleh makhluk karena manusia membangun dan meluaskan butir-butir berlandaskan camar duka-pengalaman yang telah dilewati. Dengan kejadian ini juga hidup hamba allah menjadi lebih dinamis.

Beberapa hal yang terlazim diperhatikan ketika menerapkan teori konstruktivisme dalam proses belajar mengajar.

  1. Saat mengajar sebaiknya memberikan kesempatan kepada murid mudah-mudahan dapat mengkhususkan pendapatnya dengan bahasa seorang.
  2. Pelajar diberikan hari atau kesempatan buat menceritakan pengalamannya hendaknya menjadi murid yang makin berlambak dan imajinatif.
  3. Lingkungan belajar mengajar harus kondusif agar murid boleh belajar dengan maksimal.
  4. Murid diberi kesempatan bakal takhlik gagasan alias ide yang bau kencur.

Dalam pelaksanaannya, teori berlatih konstruktivisme memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan mengarifi kedua hal itu, maka teori ini dapat diterapkan secara maksimal. Berikut kelebihan dan kekurangan teori belajar konstruktivisme.

Maslahat Teori Belajar Konstruktivisme

  1. Dalam proses sparing mengajar guru dapat mengajarkan para murid buat mengeluarkan ide-idenya alias gagasannya dan melatihnya agar dapat mengambil keputusan.
  2. Semua murid boleh mengingat pelajaran yang mutakadim diajarkan karena mengajuk proses belajar mengajar secara refleks dan aktif.
  3. Pengulangan pelajaran yang dilakukan secara repetitif akan membuat pelajar lebih mudah untuk berinteraksi dan yakin bisa mencerna pelajarannya.
  4. Momen proses sparing mengajar, murid akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungannya dan mendapatkan pengumuman baru. Misalnya berinteraksi dengan antiwirawan-temannya dan guru.
  5. Embaran nan dipedulikan makanya murid akan mudah diterapkan n domestik kehidupannya.

Kekeringan Teori Belajar Konstruktivisme

  1. Teori ini kian musykil untuk dimengerti karena ruang lingkupnya lebih luas.
  2. Tugas guru menjadi tak maksimal karena murid diberi kebebasan lebih banyak.

TEORI BELAJAR HUMANISTIK

Teori-Teori Kepribadian Humanistis
Teori-Teori Kepribadian Humanistis

tombol beli buku

Teori belajar ini makin cenderung melihat perkembangan wara-wara dari sebelah kepribadian manusia. Hal ini dikarenakan humanistik itu sendiri merupakan ilmu nan mengawasi segala sesuatu semenjak sisi kepribadian sosok. Teori ini juga bertujuan bakal membangun kepribadian petatar dengan melakukan kegiatan-kegiatan  nan positif. Keadaan ini boleh disebut dengan para pendidik atau guru yang mengajar dan menempa menggunakan pendekatan humanistik.

Guru atau pendidik dengan aliran humanistik akan mengutamakan hasil pencekokan pendoktrinan berwujud kemampuan positif yang dimiliki oleh murid. Kemampuan positif akan membangun maupun mengembangkan emosi positif pada pesuluh.

Teori berlatih humanistik  berbeda dengan teori sparing behavioristik nan di mana bertambah mengutamakan melihat tingkah laku individu sebagai sintesis antara tembung yang kian tinggi ataupun lebih rendah. Sedangkan teori belajar behavioristik hanya menyibuk motivasi manusia sebagai sebuah usaha untuk memenuhi fisiologis hamba allah.

Teori ini makin mengistimewakan pada pembentukan khuluk, persilihan sikap, menganalisis fenomena sosial, dan hati dorongan hati nan diterapkan melalui materi-materi pelajaran. Maka pecah itu, bisa dikatakan bahwa guru atau pendidik sangat berperan sebagai fasilitator.

Bilang hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan teori humanistik privat proses belajar mengajar.

  1. Guru berusaha untuk memformulasikan dan mempersiapkan materi-materi pembelajaran lebih banyak mudah-mudahan tujuan belajar mengajar terulur.
  2. Guru harus tetap leha-leha ketika mendengar ungkapan-ungkapan dari murid yang memberitahukan bahwa terserah perasaan yang kuat dan dalam saat belajar mengajar.
  3. Kerumahtanggaan teori ini, master sangat bermain sebagai fasilitator. Maksudnya guru diharuskan memberikan perhatian kepada petatar dan menciptakan suasana kelas kondusif.
  4. Ketika hawa berperan sebagai fasilitator, master harus dapat mengenali dan mengakuri kelemahan-kelemahan pada dirinya. Dengan mengenali diri dan memahami kelemahan-kelemahannya maka saat mengajar akan makin nyenyat.
  5. Suhu ditugaskan untuk mengetahui keinginan berpunca setiap siswa karena keinginan-keinginan yang ada plong setiap murid boleh meninggi kekuatan dan mendorong semangat membiasakan.

Privat pelaksanaannya teori  humanistik memiliki guna dan kekurangan dalam kegiatan penataran. Dengan memafhumi kedua keadaan itu teori ini dapat diterapkan secara maksimal. Berikut faedah dan kehabisan teori belajar humanistik.

Kepentingan Teori Belajar Humanistik

  1. Tingkat keberhasilan atau parameter penilaian dari teori belajar ini ialah murid merasa doyan dalam belajar dan terjadi perubahan terhadap tingkah larap dan kamil pikir enggak karena paksaan atau keinginan sendiri.
  2. Kalau proses belajar mengajar mengutamakan pembentukan kepribadian, persilihan tingkah laku, dan hati nurani maka teori belajar humanistik lewat sesuai.
  3. Dengan teori ini, murid diharapkan menjadi manusia yang boleh mengatak dirinya koteng dan menjadi pribadi nan tidak jatuh cinta maka itu pendapat orang enggak tanpa harus merugikan atau mengambil hak-hak orang lain.

Kekurangan Teori Belajar Humanistik

Kehilangan yang ada plong teori berlatih humanistik berharta sreg pesuluh. Maksudnya, murid yang tidak mau mencerna akan potensi dirinya maka peserta itu akan tertinggal dalam proses belajar mengajar.

Kesimpulan mengenai Teori Belajar

Dalam proses pembelajaran terserah nan namanya teori belajar yang di mana setiap teori tersebut dapat membantu guru atau pendidik untuk godok dan menyampaikan mantra informasi kepada pesuluh alias murid didik. Namun, ada beberapa hawa yang makin doyan mengajar berdasarkan asam garam saat sparing. Maksudnya, dalam beberapa kasus, temperatur sudah menemukan pendirian jitu kerjakan mengolah dan menyampaikan aji-aji makrifat kepada peserta-muridnya tanpa harus mengetahui teori sparing.

Setiap teori belajar memiliki kelebihan dan kekeringan. Jadi, setiap suhu ataupun pendidik agar mencari teori belajar nan sesuai dengan budi berbunga setiap pesuluh. Dengan pemilihan teori nan benar maka proses penataran akan lebih maksimal dan hasil yang didapatkan semenjak proses itu berhasil baik bagi murid atau siswa didik.

strategi pembelajaran

tombol beli buku

N domestik buku berjudul Strategi Pembelajaran: Teori & Praktik Di Tingkat Pendidikan Sumber akar oleh Mohamad Syarif Sumantri, disebutkan mengenai bineka strategi atau teori belajar nan tepat bagi tingkat pendidikan pangkal. Jika Grameds kasmaran untuk membeli buku ini, klik “beli trik” nan suka-suka di atas.

Buku Terkait Teori belajar

teori belajar dan pembelajaran di Sekolah Dasar

tombol beli buku

Dalam buku ini, penulis berusaha menyajikan berbagai teori dan praktik berlatih dan pembelajaran yang boleh dijadikan rujukan dalam mencari terobosan baru buat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan proses pembelajaran kepada siswa, sehingga proses penelaahan tidak hanya didominasi maka dari itu hawa, yang sreg akhirnya menyebabkan siswa kurang berkembang dalam kemampuan berpikirnya.

Dengan mengubah model pendedahan nan normal, kepada sempurna pembelajaran yang dinamis dan lebih penting, maka akan ternganga kesempatan kepada siswa kerjakan menggarangkan cara berpikir dalam-dalam peka dan dengan hasil pembelajaran nan bertambah baik.

Teori Belajar Dan Proses Pendedahan Yang Mendidik

Teori belajar dan proses pembelajaran yang mendidik

tombol beli buku

Sendi ini lewat berharga dibaca dan dipelajari oleh para semua gudi master terutama guru SD, SMP, SMA/SMK dan pada jenjang nan proporsional. Pun oleh pemimpin sekolah, wakil kepala sekolah, supervisor, guru pemula, serta oleh para mahasiswa bidang keguruan/kependidikan serta nomine hawa.

TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN. Menciptakan Pembelajaran yang Bernas dan Efektif

teori belajar dan pembelajaran

tombol beli buku

Tugas dan tanggung jawab hawa akrab kaitannya dengan kemampuan nan dipersyaratkan dalam jabatan profesi kependidikan. Kemampuan tersebut antara lain suhu

  • (1) memiliki pengetahuan adapun teori belajar dan penelaahan;
  • (2) memiliki butir-butir asas asas dan factor-faktor nan memengaruhi proses penelaahan;
  • (3) memiliki kecekatan menunggangi teknik dan pendekatan dalam kegiatan pembelajaran; dan (4) punya kabar penerimaan abad ke-21.

Buku Teori Belajar dan Pembelajaran: Menciptakan Pembelajaran yang Kreatif dan Efektif ini merupakan wujud kepedulian penulis untuk meningkatkan mutu pendedahan, dengan tujuan bisa bermanfaat bagi mahasiswa/i, nomine temperatur, dan kembali bakal guru, bagi kepala sekolah, supervisor, sekolah serta para pemerhati pendidikan khususnya yang berkaitan dengan kegiatan sparing dan penerimaan sebagai upaya kenaikan mutu membiasakan, karena melintasi pembelajaran ini dapat diukur kualitas hasil berlatih.

Teori Pendedahan Bahasa

Teori Pembelajaran Bahasa
Teori Pembelajaran Bahasa

tombol beli buku

Buku ini yaitu gambaran awam mengenai teori berlatih, khususnya belajar bahasa, baik bahasa permulaan, kedua, kembali bahasa asing. Semoga dengan kehadiran muslihat ini turut serta mempunyai andil dalam pembelajaran bahasa.

Tidak banyak buku yang secara sengaja dan secara serius membahas teori-teori belajar bahasa yang pernah berkembang, dari tradisional sampai pada kronologi yang paling kontemporer. Di sini, kami mencoba memadukan apa nan telah suka-suka sebelumnya, tanpa mengurangi isi maupun muatan yang memang secara spesifik harus cak semau, warta akan halnya teori.

Apa doang 4 teori belajar?

1. Teori Membiasakan Behavioristik 2. Teori Membiasakan Psikologis 3. Teori Belajar Humanistik 4. Teori Belajar Konstruktivisme

Apa yang dimaksud dengan teori sparing?

Teori belajar adalah suatu langkah-awalan yang dapat membantu guru maupun pendidik cak bagi ki menggarap dan memajukan ilmu butir-butir kepada pesuluh atau peserta didik.

Ada berapa banyak teori belajar?

Puas dasarnya teori belajar sangatlah banyak, namun teori belajar yang caruk digunakan oleh beberapa guru ataupun pendidik terserah catur, merupakan teori belajar behavioristik, teori belajar serebral, teori membiasakan konstruktivistik, dan teori sparing humanistik.

ePerpus ialah layanan perpustakaan digital masa kini yang memimpin konsep B2B. Kami hadir untuk melampiaskan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami menutupi sekolah, perserikatan, korporat, sampai medan ibadah.”

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke beribu-ribu pokok dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Terhidang privat mimbar Android dan IOS
  • Cawis fitur admin dashboard untuk melihat maklumat analisis
  • Laporan statistik cermin
  • Aplikasi kesatuan hati, praktis, dan efisien

Source: https://www.gramedia.com/best-seller/teori-belajar/