Cara Mengajari Anak Agar Cepat Bisa Membaca

Ternyata tak sulit lho, Ma mengajarkan anak mengaji minus mengeja. Bisa dimulai alun-alun-pelan mari!

Mempunyai peran andai orangtua serampak guru pertamanya, tentu Mama memiliki kewajiban penting bagi mendidik seorang anak hingga beliau bertunas cerdas dan pintar.

Tetapi sayangnya, terkadang keadaan tersebut tidaklah mudah buat dilakukan. Sebelumnya, Mama harus mengetahui metode belajar nan paling kecil optimal untuk sang Katai.

Selain itu, Mama pun harus memahami karakternya hendaknya dapat mengoreksi kembali metode yang diterapkan sreg momongan, apakah optimal ataukah lain.

Maka dari itu, untuk mengajarkan anak mendaras, tentunya dibutuhkan hierarki yang lama sampai akhirnya ia lancar.

Meskipun Mama harus melewati tahapan nan panjang detik mengajarkan si Kerdil membaca, saja ternyata ada trik istimewa nan memungkinkan Mama mengajarkan anak membaca dengan cepat minus mengeja.

Perhatikan baik-baik ya, berikut
Popmama.com
telah merangkum bilang tahapannya.

1. Mengenalkan aksara dengan cara mendinginkan

1. Mengenalkan huruf cara menyenangkan

Pexels/Pixabay

Kalau anak mama belum adakalanya mengenal abjad, ataupun rendah menguasai, tahap pertama bagi mengajari anak adalah mengenalkan lambang bunyi A setakat Z.

Buatlah anak mama hafal ketika menjumpai salah satu tulangtulangan fonem A setakat Z tersebut. Selain itu, pastikan kembali bahwa sang Kecil bisa menyabdakan huruf-huruf tersebut dengan bermartabat.

Misalnya ketika beliau melihat buram huruf “B”, maka secara serempak momongan mama sambil boleh menitahkan kalau huruf tersebut berbunyi “be”.

Editors’ Picks

2. Ajarkan anak asuh menghafal suku kata

2. Ajarkan anak menghafal suku kata

pexels.com

Kemudian jika anak mama sudah mengusai dan mengenal abc, ajaklah beliau menghafal silabel. Biarkan anak menghafaz suku alas kata semenjak konsonan B setakat Z, yang diikuti leter vokal a,i,u,e,udara murni.

Contoh : ba, bi, bu, be, bo sampai za, zi, zu, ze, zo. Biarkan anda hafal dan terbiasa dengan suku introduksi tersebut.

Meski masih menghafal dan belum bisa membaca, setidaknya anak belum boleh dikatakan bisa membaca. Kemudian ke tahap lebih jauh.

3. Mengajak anak membaca suku perkenalan awal bervariasi

3. Mengajak anak membaca suku kata bervariasi

Freepik

Tahap lebih lanjut adalah mencarikan kata yang terdapat tungkai perkenalan awal heterogen untuk mengajak anak membaca dan mengenalkannya.

Misalnya sebagaimana bo-la, bu-ku, pa-pi, ma-bihun, cu-ka, dan lain sebagainya. Sreg tahap ini jangan dulu mengenalkan anak dengan kaki kata yang berakhiran huruf antap.

Tujuanya adalah mudah-mudahan mereka mengamankan tahap ini terlebih habis. Apabila anak masih terik memahaminya, coba ajari sampai-sampai dahulu hingga terbiasa dan memaklumi suku katanya, seperti:

  • ba, ca, da, fa, ga, dan lebih lanjut
  • bi, ci, di, fi, gi, dan selanjutnya
  • bu, cu, du, fu, gu, dan seterusnya
  • be, ce, de, fe, ge, dan seterusnya
  • bo, co, do, fo, go, dan seterusnya

Baca juga: 10 Pendirian Mengajarkan Anak Membaca dengan Cepat dan Mudah di kondominium

4. Mengajari anak lambang bunyi senyap

4. Mengajari anak huruf mati

Rawpixel/45135

Apabila mutakadim mengendalikan tahap sebelumnya, kini saatnya Mama mengajarkan kepada anak mengenai huruf mati.

Mengajari anak asuh aksara mati boleh dengan mengenalkan terlebih dahulu huruf-abc mati, seperti “ng”, “ny”, dan huruf konsonan lainnya apabila dijadikan aksara sunyi.

5. Melatih anak asuh bikin membaca kata utuh

5. Melatih anak membaca kata utuh

Freepik

Mulanya mungkin momongan akan kesulitan cak bagi tidak mengeja, jadi harus mengeja sampai-sampai dahulu. Nah, peran Mama di sini harus giat melatih si Kecil supaya dapat cepat mengaji minus mengeja.

Sambil bepergian, Mama pun harus menemukan metode yang tepat kerjakan anak asuh, apabila momongan masih kesulitan mengaji dalam proses jangka perian yang lama.

Nah, itulah beberapa ancang mudah mengajarkan anak asuh mendaras minus mengeja. Selain metode di atas, Mama pun harus membuat proses belajarnya lebih menyejukkan.

Jangan memaksa anak asuh cak bagi belajar mendaras, barang apa juga bentuknya. Terutama lega anak usia balita. Hindari menguati anak asuh bagi memafhumi segala sesuatunya dengan cepat.

Lebih baik Mama memberinya stimulus agar ia wajib memelajari cara mendaras secara alamiah.

Baca juga:

  • Membuat si Kecil Senang Membaca? Nggak Langka kok, Ma!
  • 5 Keunggulan Anak Telah Siap Belajar Mengaji
  • Mendaras Buku bakal Orok Ternyata Banyak Manfaatnya Lho, Ma!

Source: https://www.popmama.com/kid/4-5-years-old/sarrah-ulfah/langkah-mudah-mengajarkan-anak-membaca-tanpa-mengeja