Cara Cepat Belajar Makhorijul Huruf

Jakarta

Saat mengaji Al Quran, tiap mukmin perlu melafalkan leter hijaiyyah dengan etis seharusnya tidak menimbulkan perbedaan arti. Karena itu, umat mukmin harus memafhumi
makhorijul abc.

Dikutip berusul buku Mantra Tajwid Lengkap karya Samsul Amin, makhorijul huruf secara istilah adalah arena keluarnya huruf hijaiyyah. Di medan ini, suara dari suatu lafaz berhenti.

Saat lafaz tersekat, suara dari satu huruf dapat dibedakan dengan yang lain. Singkatnya, makhorijul lambang bunyi ialah tempat-tempat keluarnya huruf hijaiyyah. Makhorijul abjad bisa dilakukan dengan dua cara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cara makhorijul huruf pertama yaitu mensukunkan kemudian menjaringkan abjad yang berharakat sebelumnya. Kaidah kedua mentasydidkan huruf kemudian memasukkan huruf nan berharakat sebelumnya.

Pembagian makhorijul leter

Dikutip berpokok kancing Modul Praktikum Pembelajaran Tilawatil Qur’an karya Zainol Hasan dan Moh Afandi, tempat keluarnya abc dapat dibagi menjadi lima:

1. Tenggorokan maupun halq ( الْحَلْقِ)

Artinya, makhorijul abc nan dilafalkan lampau tenggorokan alias makhrojnya ada di tenggorokan. Abjad-hurufnya terdiri dari:

  • asal halkum: hamzah (ء) dan ha’ (هـ),
  • pertengahan pembuluh: ha’ ( ح ) dan ‘ain ( ع )
  • ujung tenggorokan: gho ( غ ) dan kho’ ( خ )

2. Mulut atau fammun alias lisan (اللِّسَانُ)

Makhorijul huruf yang dilafalkan habis mulu atau lisan, maupun makhrojnya ada di (lidah). Abjad-hurufnya dikelompokkan menjadi 10 makhroj adalah qof (ق), kaf (ك), jim (ج), syin (ش), ya’ (ي), dho (ض), lam (ل), nun (ن), ro (ر), da (د), ta’ (ت), tho’ (ط), shod (ص), sin (س), za (ز), dzho (ظ), tsa (ث), dan dzal (ذ)

3. Antara dua bibir atau syafatain ( الشَّفَتَيْنِ)

Artinya makhorijul abc nan dilafalkan lampau bibir atau makhrojnya ada di bibir. Huruf-hurufnya terdiri dari fa (ف ), wawu ( و ), ba’ (ب ), dan mim ( م )

4. Rongga ataupun jauf (الجَوْفُ)

Makhorijul huruf ini dilafalkan adv amat kerongkongan maupun makhrojnya ada di halkum. Kebanyakan sahaja digunakan cak bagi fonem-huruf mad terdiri dari alif ( ا ), wawu ( و ), dan ya’ (ي)

5. Indra atau khoisyum (الخَيْشُوْمُ)

Makhorijul lambang bunyi dilafalkan adv amat hidung atau makhrojnya ada di hangit. Biasanya saja digunakan bikin bacaan ghunnah. Abjad-hurufnya terdiri dari nun bertasydid, mim bertasydid ( مّ ), nun sukun ( نْ ) yang dibaca idghom bighunnah, iqlab, dan ikhfa haqiqi, serta mim sukun nan bertemu dengan mim atau ba’.

Itulah penjelasan singkat tentang
makhorijul aksara, hendaknya penting!

(row/row)

Source: https://news.detik.com/berita/d-5585328/makhorijul-huruf-artinya-apa-ini-penjelasannya