Cara Cepat Belajar Baca Kitab 6 Jam Langsung Bisa

Belajar Kitab Kuning Cuma Heksa- Jam, Kok Boleh

Editor : Setiawan Adiwijaya

TEMPO.CO
,
Banyuwangi
:Belajar membaca kitab asfar ternyata bisa dilakukan di asing gubuk pesantren. Seperti yang dilakukan Majelis Al Qur’an Adz Dzikra, Banyuwangi, Jawa Timur, yang menggelar pelatihan baca kitab kuning cepat selama  Ramadhan.

Kegiatan tersebut diikuti 22 orang nan sebagian osean berumur di atas 60 tahun. Pelatihan itu dipandu oleh Ustads Zubaidi Sunandi, pengampu kitab kuning di majelis tersebut.

Atasan Majelis al-Qur’an Adz Dzikra, Ahmad Wayudi, mengatakan, pelatihan  digelar karena masih sedikit orang yang mampu membaca kitab kuning. “Umumnya belajar kitab kuning cuma dilakukan di ponpes,” pembukaan dia, Jumat 26 Juni 2022.

Menurut Wahyudi, banyak sumur-sumber pengetahuan dalam agama Islam ditulis dalam kitab kuning atau yang disebut kitab gundul. Disebut sulah karena memang tidak memiliki harakat (fathah, kasrah, dhammah, sukun), tidak seperti kitab al-Quran pada biasanya.

Ustad Zubaidi Sunandi, instruktur di Majalies a-Qur’an Adz Dzikra menjelaskan, belajar kitab asfar di  teratak pesantren umumnya membutuhkan musim heksa- bulan. Cuma dalam pelatihan ini, dia menjamin dalam enam saja, peserta akan mampu mendaras kitab kuning.

Zubaidi menunggangi metode dalam buku Potong kompas Membaca Kitab Asfar 6 Jam Sewaktu Praktek karya Ahmad Fahrudin, yang dikolaborasikan dengan teknik 10 jari. “Metode 10 jari ini saya kembangkan sendiri agar mudah dipahami,” kata tamatan Ponpes Lirboyo, Kediri ini.

Dengan gabungan dua teknik itu, kata Zubaidi, bisa kerik anggapan bahwa belajar sintaksis bahasa Arab susah. Sementara itu ketika seseorang telah mengendalikan kitab asfar, maka ia bisa mempelajari agama Selam dalam sumber-sumber aslinya.

Supangat Hamzah, 70 masa, salah suatu peserta, mengatakan, dengan belajar mengaji kitab asfar maka ia bisa mendalami agama Islam. “Cukuplah, sebagian besar sumber rujukan agama Islam itu kan intern bahasa Arab sulah,” katanya.

Menurutnya, metode membaca kitab asfar nan dikembangkan di majelis ini cukup mudah dipahami bagi peserta berusia uzur sebagai halnya dirinya. Dia optimistis bisa segera menguasai kitab kuning dalam sembilan hari seperti mana yang ditargetkan pengampu majelis.

IKA NINGTYAS

Source: https://ramadan.tempo.co/read/678990/belajar-kitab-kuning-cuma-enam-jamkok-bisa