Cara Cepat Belajar Baca Alquran

Belajar Mengaji. Ustadz Achmad Faridz Hasan memasrahkan materi privat kegiatan 30 Menit Bisa Mengaji Alquran di Jawatan Republika, Jalan Warung Buncit, Jakarta, Sabtu (09/12).

Foto: Republika/Iman Firmansyah

Mendaras Alquran itu mudah tapi godaannya nan besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sparing Alquran dengan menggunakan metode 30 menit lancar membaca Quran, semudah belajar membaca huruf latin. Penemu metode 30 menit lampias mengaji Alquran, Ustaz Achmaf Farid Hasan mengatakan, sesuai dengan namanya metode ini hanya memerlukan waktu 30 menit lakukan boleh mengaji Alquran, yang nantinya dilanjutkan dengan praktek.

Ustaz Farid mengatakan, terletak tiga ki akal untuk lancar membaca Alquran dengan memperalat metode tersebut. Permulaan, seseorang itu harus mengamankan abc Alquran yang jumlahnya 30 huruf. Sementara, kunci yang kedua harus bisa menyelesaikan tera baca Alquran yang jumlahnya ada delapan etiket baca.

“Untuk boleh mengendalikan leter dan segel baca itu dibutuhkan waktu 30 menit. Selepas itu dilanjutkan dengan praktik,” alas kata Ustaz Farid di Kantor Republika, Jakarta, Sabtu (24/2).

Provisional, kunci yang ketiga, kata Ustaz Farid, dengan memecahkan tajwid yang terserah privat Al-Quran. Dimana, bakal menguasai tajwid tersebut dapat dipraktekkan seiring dengan praktik yang dilakukan setelah kegiatan ini kedepannya.

Namun bikin menguasai huruf Alquran tersebut dengan cepat, perkenalan awal Ustaz Farid, pun cak semau beberapa teknik. Dimana, pertama dengan menjuluki 30 huruf tersebut dengan merek latinnya. “Contoh kalau huruf
alif
selaras dengan A jika latinnya,
hamzah
lagi A,
Ain
lagi A, jadi A ada tiga. Terus
dal, dho
itu disebut D semua.
Sin, Syin, Sod
itu S semua,” kata Farid.

Karena intern satu huruf latin terletak beberapa huruf Quran, maka teknik membedakannya dengan diberi ciri-ciri terhadap huruf tersebut. Teknik tersebut merupakan teknik kedua bakal dapat tanggulang 30 leter tersebut.

“Contohnya
alif
atau A, itu ciri-cirinya lurus. Contohnya huruf S seandainya di Alquran, bertemu dengan huruf yang giginya tiga, itu tentu S. Dan semua huruf yanh 30 itu ada ciri-cirinya semua,” tambahnya.

Setelah melampaui dua teknik tersebut, maka lebih jauh dengan mengajari bagaimana melafalkan fonem tersebut dengan bersusila, sesuai dengan tajwid. “Jikalau orang udah tahu ciri-ciri leter, umumnya lestari ingatannya, langgeng memorinya lakukan menghafal hurif-huruf tadi. Dengan ciri-ciri itu seseorang menjadi ringan untuk menghafal huruf dan melafalkannya sehabis itu,” kata Ustaz Farid.

Baca Pun:
Ngaji
30 Menit Supaya Mahajana Melek Huruf Quran

Metode ini sendiri diciptakan, lanjur Ustaz Farid, ada latar belakangnya. Pertama karena selama berpuluh-puluh periode umat Islam itu masih kesulitan dalam membaca Alquran. Sebab, belum ditemukan metode yang telat, mudah dan praktis untuk dipraktekkan.

Sementara, latarbelakang kedua, lanjutnya, muncul dan ditemukan karena berdasarkan pengalaman pecah Ustaz Farid sendiri selama mengajar. Dimans, banyak umat Islam nan bisa membaca Alquran, namun bacaannya tidak sopan dan tidak sesuai dengan tajwid.

“Dari pengalaman itu akhirnya suka-suka inspirasi membuat metode nan bertambah cepat kembali dari metode yang pernah ada. Pasca- ketemu metode ini alhasil kita kaprikornus mudah gak cak semau yang kesulitan. Hampir semua yang belajar menjadi mudah enggak cak semau kesulitan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlanjut, peserta ‘ngaji 30 menit’ yang boleh jadi ini adalah tentara ke-76, akan diberikan banyak praktek. Di antaranya praktik tindasan Al Hajj, Al-Fatihah, Al-Baqarah, Yasin dan dokumen pendek lainnya.

Diharapkan dari kegiatan ini, kata Farid, bisa lebih rajin sekali lagi dalam mendaras Al-Quran. “Karena membaca Alquran itu mudah tapi godaannya yang besar. Bintang sartan supaya lebih rajin lagi, kalau sudah rajin harapannya bisa khatam 30 juz, dan bertambah banyak lagi menyayangi Alquran dan mencintai isinya,” tambahnya.

Source: https://www.republika.co.id/berita/p4nk8l396/ini-tiga-kunci-cepat-belajar-alquran-selama-30-menit