Cara Belajar Javascript Dengan Cepat

Jika Kamu berminat buat menjadi seorang developer, maka harus belajar JavaScript agar dapat menghasilkan website yang dinamis dan menggandeng. Lantas, bagaimana cara belajar JavaScript buat pemula? Simak ulasan berikut.

Daftar Isi

  • Mengenai Bahasa Pemrograman JavaScript
  • Segala apa yang Bisa Dilakukan Oleh JavaScript?
  • Peralatan Belajar JavaScript
  • Tutorial Sumir Belajar Pemrograman JavaScript
  • Aturan Penulisan JavaScript
    • 1. Menulis dengan Embed
    • 2. Budi
    • 3. InLine
    • 4. Eksternal
    • 5. Huruf Kapital
    • 6. Komentar


Tentang Bahasa Pemrograman JavaScript

Saat Anda membuka sebuah situs, pernahkah terbayang bagaimana cara seorang developer bisa membuat hal-hal kompleks di dalam website? Untuk menciptakan menjadikan website yang interaktif, dinamis, dan
user-friendly
tersebut,
seorang developer perlu menuntaskan bahasa pemrograman JavaScript.

JavaScript mula-mula kelihatannya dikembangkan dengan nama Mocha di periode 1995. Penggarap bahasa pemrograman ini adalah Brendan Eich dari Netscape Communications. Nama tersebut kemudian berubah makara LiveScript. Saja karena bahasa pemrograman Java lebih tersohor, Netscape kemudian mengubah tanda LiveScript menjadi JavaScript.

Ibarat bahasa pemrograman legal, JavaScript juga dapat dikolaborasikan dengan bahasa pemrograman lain untuk menghasilkan website yang lebih mudah digunakan. Riuk satunya merupakan bahasa pemrograman HTML.


Apa yang Bisa Dilakukan Oleh JavaScript?

Pengembangan JavaScript bisa menciptakan teknik pemrograman berbasis web lainnya, seperti Asynchronous JavaScript dan XML (AJAX). Teknik pemrograman ini berkreasi dengan melakukan transisi data dan server di belakang layar tanpa harus cas (refresh) halaman tersebut.

JavaScript dapat digunakan untuk membentuk fitur causels, galeri, tombol,
layout
, dan lain sebagainya. Bahkan bahasa pemrograman ini pun dapat digunakan bagi membuat kartun dua format maupun tiga format jika terus dikembangkan.


Peralatan Berlatih JavaScript

Sebelum mempelajari bahasa pemrograman JavaScript, persiapkan peralatan berikut ini:

  • Teks Pengedit: Kamu bisa memperalat Sublime, Atom, Notepad, atau Notepad++ sebagai wacana editor.
  • Web Browser: Gunakan Opera, Tor, Google Chrome, Firefox, atau Dolphin.
  • Web Server: Biasanya digunakan untuk menjalankan kode program yang dikombinasikan dengan JavaScript. Kode programa yang sering digunakan adalah HTML dan PHP.


Les Singkat Membiasakan Pemrograman JavaScript

Simak panduan singkat belajar pemrograman JavaScript berikut ini:

Hello JavaScript World

  1. Bikin membuat Hello JavaScript World, Anda dapat menggunakan teks editor berformat HTML. Buat public_html di server web hosting atau  folder script plong folder web peladen. Kemudian, bikin berkas di dalam folder itu dengan nama
    main.js.
  2. Langkah selanjutnya, buka dan buat arsip berformat HTML. Bak, Beliau boleh membuka index.html. Sebelum label penghabisan, masukkan elemen garis dan tambahkan kode tersebut plong file
    main.js. Contoh: </body>.
  3. Buka index.html yang terserah di folder web server melalui browser, Dia akan menemukan goresan Hello JavaScript World menggantikan bagian
    Heading website.

Pemrograman diatas yaitu persiapan nan digunakan untuk menggilir
Heading website. Kode program yang sebelumnya sudah terserah kemudian ditimpa dengan kode JavaScript baru.

Baca Juga: Pengertian JavaScript dan Sejarahnya yang Penting


Sifat Penulisan JavaScript

Menuliskan bahasa pemrograman JavaScript pula cak semau aturannya. Karena itu, perhatikan peristiwa berikut:


1. Menulis dengan Embed

Pada metode penulisan JavaScript ini Anda membutuhkan tag <script>. Tag ini berfungsi untuk menyelipkan bahasa pemrograman ke html di tag <head> atau <body>. Sebaiknya sisipkan sreg <body> karena perian muat ulangnya lebih cepat.


2. Karakter

Enter, tab, maupun spasi tidak akan dibaca pada acara JavaScript. Sedangkan plong penggalan akhir baris programa, Anda tidak harus menuliskan tera tutul koma atau “;”.


3. InLine

Anda membutuhkan script tag untuk menuliskan kode JavaScript dan tidak menggunakan
source
(src=”…”).


4. Eksternal

Saat Anda menggudangkan kode JavaScript di berkas eksternal terpisah, terapkan aturan penulisan ini. Berkas yang tersimpan berdosis .js. Tentukan lokasi penyimpanan file JavaScript kerumahtanggaan dokumen teks HTML. Path dan nama ikat beratribut src.


5. Huruf Kapital

Kapitalisasi huruf merupakan hal penting privat penulisan JavaScript karena dapat menghasilkan variabel yang berbeda.


6. Komentar

Cak semau dua jenis penulisan komentar nan bisa digunakan pada JavaScript, yakni komentar suatu ririt alias komentar nan mencengap beberapa baris.
Demikian hal-kejadian yang terbiasa diperhatikan bakal pemula. Agar boleh memintasi bahasa pemrograman ini dengan baik, tetaplah konsisten berlatih dan berlatih belajar JavaScript.

Source: https://toffeedev.com/blog/belajar-javascript/