Belajar Mean Median Modus Di Smp Yang Menyenangkan

Hai Quipperian, sudah belajarkah kamu waktu ini?

Bagaimana kamu menghabiskan masa-harimu momen di rumah?

Pernah enggak


sih



kamu kesal karena nilai rata-ratamu gemuk di bawah nilai galibnya kelas? Jika nilai rata-ratamu masih berada di bawah nilai rata-rata kelas bawah, tampaknya kamu masih harus belajar lebih giat agar bisa menembus peringkat 1. Mungkin kamu bertanya-tanya, memangnya apa afiliasi antara kredit rata-rata kelas dan peringkat 1?

Umumnya, seseorang yang mendapatkan peringkat 1 di kelas bawah, sudah lalu pasti nilainya berada di atas ponten rata-rata kelas. Membahas nilai rata-rata, bagaimana sih cara menghitung nilai rata-rata itu? Cak hendak adv pernah seutuhnya?


Check this out

!


Ukuran Pemusatan Data

Sebelum ceratai lebih jauh adapun mean, modus, median, kamu harus tahu dulu apa itu ukuran pemfokusan data. Ukuran pemusatan data adalah metode deskriptif yang menunjukkan sosi suatu data atau perwakilan suatu data. Dimensi konsentrasi data yang masyarakat beliau kenal cak semau tiga, yaitu mean, modus, dan median. Apa perbedaan ketiganya?


Mean (Rata-Rata)

Mean maupun istilah lainnya nilai lazimnya adalah besaran keseluruhan data dibagi banyaknya data (datum). Nilai rata-rata dibagi lagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut.


1. Rata-rata data tunggal

Data tunggal ialah data yang belum dikelompokkan intern kelas-kelas interval. Contoh data tunggal merupakan 2, 3, 5, 9, 7, 7, 5, 5, …,


horizon

.

Secara matematis, rata-rata data spesial bisa dinyatakan sebagai berikut.


2. Umumnya buat data berfrekuensi

Sampel yang banyak tentu akan menghasilkan data yang layak samudra. Enggak pelik, banyak data yang akan repetitif. Kerjakan melampiaskan analisis, data harus dikelompokkan dalam tabel distribusi seperti berikut.

Bikin jumlah data dan ukuran sampelnya, bisa dinyatakan seumpama berikut.



Dengan demikian, rumus rata-rata data berfrekuensi dinyatakan sebagai berikut.

Perhatikan contoh tanya berikut.


Eksemplar Soal 1

Berikut ini yakni grafik yang menunjukkan usia 20 anak asuh di kota A tepat 2 musim suntuk.

Jika lega tahun itu tiga anak yang usianya 7 musim dan seorang anak yang usianya 8 tahun bermigrasi ke kota A, tentukan usia kebanyakan 16 anak yang masih terlampau bilamana ini!

Pembahasan:

Oleh karena data itu diambil pada  2 masa lalu, maka usia setiap anak saat ini bertambah 2 tahun. Perhatikan tabel berikut.

Grafik 2 tahun lalu:

Grafik saat ini:

Rata-rata atma 16 anak asuh nan masih tinggal di dalam kota saat ini dirumuskan sebagai berikut.



Bintang sartan, vitalitas lazimnya 16 anak yang masih tinggal kapan ini yakni 8,5 masa.


3. Rata-rata berinterval

Rata-rata berinterval digunakan kerjakan data privat jumlah raksasa tetapi pengulangannya sedikit. Mengenai langkah-langkah mewujudkan tabel frekuensi yang berinterval adalah sebagai berikut.

  • Pertama, kamu harus menentukan data terkecil dan terbesarnya.
  • Kedua, tentukan jangkauan datanya (

    J

    ). Jangkauan data merupakan hasil pengkhitanan data terbesar maka itu data terkecil (

    J


    = data terbesar – data terkecil).
  • Ketiga, buatlah banyaknya inferior dengan aturan berikut.


k


= 1 + 3,322 log


n

, di mana


n


= dimensi percontoh

  • Keempat, tentukan interval kelas atau panjangnya papan bawah.

  • Kelima, buat tabel distribusi frekuensi dengan metode turus.

Lalu, bagaimana kaidah menghitung biasanya kerjakan data berinterval?

  • Tentuka poin paruh mulai sejak masing-masing kelas bawah, yaitu dengan membagi batas atas + batas bawah dengan 2.
  • Menggunakan rumus rata-rata begitu juga sebelumnya.

Dengan


x


i


= biji tengah kelas.

Agar ia lebih paham, yuk simak paradigma pertanyaan berikut ini.


Contoh Soal 2

Banyaknya pengunjung satu alat angkut selama 60 hari ditunjukkan oleh data berikut.

Tentukan rata-rata pengunjung wahana tersebut!

Pembahasan:

Bakal menentukan biasanya peziarah selama 60 hari, sebenarnya kamu bisa menggunakan cara biasa, cuma tinggal memenatkan. Terbayang tak seandainya banyaknya data 1.000? Pasti waktumu habis hanya cak bagi berburu rata-ratanya tetapi. Cara minimum mudah kerjakan menentukan rata-ratanya adalah dengan menggunakan diagram distribusi frekuensi. Ikuti langkah berikut.

  • Tentukan nilai data terkecil dan terbesarnya

Data terkecil = 60

Data terbesar = 115

  • Tentukan jangkauannya


J


= data terbesar – data terkecil = 115 – 60 = 55

  • Tentukan banyak kelasnya


k


= 1 + 3,322 log


cakrawala

   = 1 + 3,322 log 60

   = 6,9

Banyaknya kelas dibulatkan menjadi


k


= 7 kelas.

  • Tentukan panjang kelas (interval)


Panjang kelas dibulatkan menjadi 8.

  • Membuat tabel distribusi frekuensi.

  • Lampau, tentukan skor paruh setiap kelas.

Dengan demikian, rata-rata diperoleh seperti berikut.

Galibnya:

Jadi, umumnya peziarah wahana tersebut selama 60 masa merupakan 90,83.


4. Rata-rata data gabungan

Rata-rata data gabungan adalah biasanya hasil berusul dua kelompok data yang telah memiliki biasanya sebelumnya. Secara matematis, rata-rata data koalisi dinyatakan bagaikan berikut.


Agar kamu lebih paham tentang rata-rata data ikatan, simak teladan soal berikut ini.


Teoretis Soal 3

Angka rata-rata Sejarah siswa junjungan-suami ialah 68 dan angka galibnya Sejarah siswa putri adalah 75. Jika rata-rata angka gabungannya adalah 70, tentukan perbandingan banyaknya siswa lelaki dan perempuan!

Pembahasan:

Diketahui:


Ditanya:


n



l


:


cakrawala



p


=…?

Penyelesaian:

Secara matematis, rata-rata nilai ikatan dirumuskan sebagai berikut.



Bintang sartan, perbandingan jumlah pesuluh suami-suami dan perempuan yaitu 5 : 2.


Median (Nilai Perdua)

Median ataupun skor tengah ialah pemusatan data nan membagi satu data menjadi sehelai (50%) data terkecil dan terbesarnya. Syarat terdepan untuk menentukan median adalah dengan mengurutkan data-data yang terserah.


1. Median data khas

Median puas data tunggal ditentukan dengan mengurutkan dahulu seluruh datanya, suntuk gunakan paralelisme berikut.



Perhatikan eksemplar soal berikut.


Contoh Soal 4

Tentukan sarana dari data 1, 2, 8, 11, 6, 10, dan 16!

Pembahasan:

Urutan datanya: 1, 2, 6, 8, 10, 11, 16

Banyaknya data =


n


= 7

Median:

Jadi, median data tersebut merupakan 8.


2. Median data berinterval

Secara matematis, median data berinterval dirumuskan sebagai berikut.


T



b



= tepi bawah kelas median –


p

; dan


p


= 0,5 sekiranya angka dinyatakan intern bilangan buntak dan 0,05 sekiranya nilai dinyatakan dalam bilangan puluh 1 poin di belakang koma.

Buat lebih jelasnya, simak hipotetis cak bertanya berikut.


Contoh Soal 5

Tentukan median dari data tinggi badan pelajar berikut ini.

Pembahasan:

Permulaan, tentukan suntuk banyak datanya.


cakrawala


= 6 + 8 + 10 + 5 + 4 + 3 = 36

Tinggal, tentukan kelas bawah median.

Oleh karena datanya dinyatakan dalam bilangan buntak, maka riol pangkal inferior mediannya yaitu sebagai berikut.


Horizon



b



= 150 – 0,5 = 149,5

Dengan demikian, mediannya dirumuskan sebagai berikut.

Jadi, median dari data tersebut adalah 151,5.

Sekiranya menurut Quipperian cara di atas terlalu panjang, gunakan SUPER “Solusi Quipper” berikut ini.


Modus (Nilai nan Paling Banyak Unjuk)

Modus ialah dimensi pemfokusan data nan berwujud frekuensi terbesar munculnya data yang sebabat. Modus dibedakan menjadi dua, adalah misal berikut.


1. Modus data tunggal

Bagi memahami modus data eksklusif, simak pola berikut.

1, 2, 2, 2, 5, 6, 6, 7, 7, 7, 7, 10, 15

Modus data di atas yaitu 7 karena 7 muncul sebanyak 4 boleh jadi. Bilangan selain 7 munculnya kurang dari 4 kali.

Kalau dalam satu data terdapat dua modus, maka disebut bimodus.


2. Modus data berinterval

Modus berinterval bertindak untuk data-data yang disajikan dalam bentuk interval. Secara matematis, modus berinterval dirumuskan sebagai berikut.

Keterangan:


T



b



= tepi bawah kelas modus;


d



1



= selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya;


d



2



= selisih frekuensi kelas modus dengan kekerapan kelas setelahnya; dan


l


= tataran kelas.

Mudahmudahan dia makin paham dengan modus berinterval, simak contoh soal misal berikut.


Contoh Cak bertanya 6

Perhatikan tabel data usia penghuni suatu RW berikut.

Tentukan modus dari data di atas!

Pembahasan:

Modus terwalak sreg kelas bawah ke-7, sehingga:


T



b



= 36 – 0,5 = 35,5


d



1



= 24 – 16 = 8


d



2



= 24 – 20 = 4


l


= 6 – 0 = 6

Diperoleh:

Makara, modus berpokok data tersebut adalah 39,5.

Itulah pembahasan Quipper Blog tentang mean, median, dan modus. Layak tingkatan


sih

, tapi semoga bermanfaat kerjakan Quipperian. Jangan lupa untuk teguh belajar kendatipun masih di kondominium saja. Semoga belajarmu semakin berwarna,


kuy


gabung dengan

Quipper Video
. Bersama Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyabarkan. Salam Quipper!

Penulis: Eka Viandari

Source: https://www.quipper.com/id/blog/mapel/matematika/mean-median-dan-modus/