Bahan Ajar Persamaan Garis Lurus Smp Kelas 8

Rangkuman Materi Pertepatan Garis Literal Kelas 8 SMP

Denotasi Persamaan Garis Harfiah

Persamaan garis verbatim merupakan suatu persamaan garis pada koordinat y dan koordinat x yang terwalak plong sebuah garis. Sedangkan garis lurus yakni kumpulan bermula titik-bintik yang sejajar.

Contoh:

Persamaan garis y + x = 3 terletak pada koordinat kartesius, gambarkan pada bidang kartesius!

Pembahasan:

Menentukan titik sembelih lega sumbu x dan sumbu y

Titik penggal sumbu x, y = 0

y + x = 3

0 + x = 3

x = 3, (3,0)

titik sembelih api-api y, x = 0

y + x = 3

y + 0 = 3

y = 3, (0,3)

Maka rangka yang terbentuk sebagai berikut:

Pengertian Gradien

Gradien yaitu nilai yang dihasilkan semenjak skala ordinat dan absis yang menyatakan kemiringan suatu garis. Gradien dilambangkan dengan huruf m dan dapat dirumuskan ibarat berikut:

Bilang cara lakukan menentukan gradien pada suatu kemiripan garis:

  1. Gradien pada garis y = mx
    Pada persamaan garis y = mx, gradien begitu juga koefisien variable x. contohnya:
    Persamaan garis 3x – 5y = 0
    Maka, gradien adalah:
  1. Gradien pada garis y = mx + c
    Jadikan persamaannya menjadi bagan y = mx + c, contohnya: 6 – 3y = 4x
    Pembahasan:
    6 – 3y = 4x
    – 3y = 4x – 6
    – 3y = 4x – 6 (dibagi – 3)
    Maka gradiennya yaitu:
  1. Gradien pada garis ax + by + c = 0
    Gradien garis dengan paralelisme ax + by + c = 0 harus diubah menjadi bentuk y = mx + c, contohnya: 3x + y + 5 = 0Pembahasan:
    3x + y + 5 = 0
    y = – 3x – 5
    Maka, m = – 3
  1. Gradien yang melewati dua noktah
    Misalkan gradien  nan menerobos dua titik P dan Q dengan P (x1
    , y1
    ) dan (x2
    , y2
    ) maka rumus  gradien yang main-main sebagai berikut:
    Contohnya:
    Titik (2,3) dan tutul (3,5)Pembahasan:
    Sehingga gradien berpunca kedua titik tersebut m = 2

Sifat-Sifat Gradien

Gradien punya kebiasaan-sifat seperti di bawah ini:

  1. Apabila suatu garis sejajar dengan sumbu x maka skor gradiennya merupakan nol (m = 0)
  2. Apabila suatu garis sebanding dengan api-api y maka garis tersebut tidak memiliki gradien
  3. Setiap garis yang sejajar memiliki gradien yang separas (mPQ
    = mAB
    )
  4. Hasil kali gradien berasal dua garis yang ganti tegak lurus adalah – 1 (mPQ
    x mAB
    = – 1)
  5. Apabila garis naik semenjak kiri ke kanan maka gradiennya bernilai positif (m > 0)
  6. Apabila garis turun dari kidal ke kanan maka gradiennya bernilai negative (m < 0)

Menentukan Pertepatan Garis Harfiah

Beberapa cara lakukan menentukan persamaan garis verbatim laksana berikut:

  1. Persamaan garis lurus bentuk umum (y = mx) yaitu persamaan menerobos bintik pusat (0,0) dan bergradien. Contohnya:
    Diketahui:
    Persamaan melalui titik pusat (0,0)
    Gradien = 3Maka persamaannya menjadi:
    y = mx
    y = 3x
  1. Kemiripan garis lurus y = mx + c
    • Persamaan garis yang setimpal dengan y = mx dan bergradien = m
    • Persamaan garis melalui (0,c) dan bergradien m. (0,c) = noktah potong sumbu y.
    • Contohnya:
      Diketahui titi garis (0,3) , m = 2
      y = mx + c
      y = 2x + 3
  1. Persamaan garis lurus melalui bintik (x1
    , y1
    ) dan bergradien m ® apabila diketahui gradien dan salah satu titik kordinatnya. Rumus yang main-main adalah bak berikut:
    y – y1
    = m (x – x1
    )Contohnya:
    Diketahui: titik kordinat (0,3) dan m = 2Maka persamaannya umpama berikut:
    y = mx + c
    y = 2x + 3
  1. Kemiripan garis verbatim melalui dua titik yaitu (x1
    , y1
    ) dan (x2
    , y2
    ), apabila diketahui dua bintik kordinatnya. Rumus yang berlaku ialah sebagai berikut:
    Konseptual:
    Kemiripan garis melewati titik P (2,5) dan Q (-3,4), maka persamaan garisnya sebagai berikut:

Menentukan Titik Tikam

Untuk menentukan titik potong dari dua kemiripan garis boleh ditentukan dengan cara grafik dan substitusi.

  1. Grafik
    Menentukan noktah cucuk dengan grafik dilakukan dengan mengibaratkan x = 0 lakukan mendapatkan perpotongan grafik pada sumbu y dan memisalkan y = 0 lakukan mendapatkan perpotongan grafik puas sumbu x.
    Contohnya:
    Menentukan titik penggal antara garis y = 2x + 3 dan y = x + 4Pembahasan:
    Persamaan 1:
    y = 2x + 3sumbu x, y = 0
    2x + 3 = 0Sumbu y, x = 0
    y = 2x + 3
    y = 2(0) + 3
    y = 3 → (0,3)Persamaan 2:
    y = x + 4sumbu x, y = 0
    x + 4 = 0
    x = – 4 → (- 4,0)upet y, x = 0
    y = x + 4
    y = 0 + 4
    y = 4 → (0,4)
    Maka titik potong dapat diketahui pada grafik di bawah ini:


    Berpangkal tabulasi di atas diperoleh noktah potongnya = (1,5)
  1. Substitusi
    Paralelisme satu disubstitusikan ke persamaan dua atau sebaliknya. Apabila dua buah garis tidak saling sejajar maka garis tersebut akan berpotongan di satu bintik tertentu.  Contohnya menentukan noktah hunjam antara garis y = 2x + 3 dan y = x + 4 bagaikan berikut:
    y = x + 4 substitusikan ke y = 2x + 3
    sehingga: y = 2x + 3
    ⇔ x + 4 = 2x + 3
    ⇔ – x = -1
    ⇔ x = 1
    Dan y = 2x + 3
    ⇔ y = 2.1 + 3
    ⇔ y = 5
    Noktah potongnya adalah (1,5)

Transendental Soal & Pembahasan Kemiripan Garis Lurus Kelas 8 SMP


Pertanyaan No.1

Jika diketahui sebuah garis dengan persamaan 3y – x + 4 = 0. Seandainya y = 3, maka ponten x adalah…

  1. 5
  2. 6
  3. 7
  4. 8

PEMBAHASAN :

Diketahui pertepatan garis 3y – x + 4 = 0 dengan y = 3
Substitusikan nilai y ke persamaan
3. 3 – x + 4 = 0
9 – x + 4 = 0
-x = 4 – 9 = -5 ….dikalikan -1
x = 5
Jawaban A


Cak bertanya No.2

Gradien berasal garis 2y + x = 6 yaitu….

  1. -1
  2. 1
  3. 2


PEMBAHASAN :


Persamaan 2y + x = 6 diubah bentuknya menjadi y = mx + c
Menjadi
2y = -x + 6…..dibagi 2
y = -½x + 3
maka gradiennya yakni -½
Jawaban B


Pertanyaan No.3

Takdirnya sebuah garis memiliki pertepatan 5y + 6x – 12 = 0. Maka koordinat bintik pancung terhadap upet x adalah….

  1. (-2, 0)
  2. (-1, 0)
  3. (1, 0)
  4. (2, 0)


PEMBAHASAN :


Mudahmudahan punya titik potong terhadap sumbu x maka syaratnya y = 0
5y + 6x – 12 = 0
5.0 + 6x – 12 = 0
6x – 12 = 0
6x = 12
x = 2
Maka koordinat titik potong terhadap sumbu x ialah (2, 0)
Jawaban D


Soal No.4


Gradien kemiripan garis yang melalui tutul (3,6) dan (6, 9) adalah….

    1. ½
    2. 1
    3. 3
    4. 5


PEMBAHASAN :


Menentukan gradien garis yang melalui noktah (x1, y1) dan (x2, y2) adalah:


Jawaban B


Soal No.5

Garis a sepadan dengan garis b. Jika diketahui pertepatan garis a adalah 4y + 2x – 7 = 0. Maka gradien garis b adalah…

  1. -2
  2. -1
  3. 1



PEMBAHASAN :



Garis a dan b separas, maka:
gradien garis a = gradien garis b
Menentukan gradien garis a
4y + 2x – 7 = 0
diubah ke bentuk y = mx + c
4y = -2x + 7
y = -½x +


maka gradien garis a = gradien garis b = -½
Jawaban C


Soal No.6

Persamaan garis yang memiliki gradien 3 dan melampaui noktah (2,4) merupakan…

  1. 2y + 3x +8 = 0
  2. y – 3x + 2 = 0
  3. y + 3x -2 = 0
  4. 2y – 3x – 8 = 0


PEMBAHASAN :


Menentukan persamaan garis yang memiliki m = 3 melewati titik (2, 4)
y – y1
= m(x – x1)
y – 4 = 3(x – 2)
y – 4 = 3x – 6
y – 4 – 3x + 6 = 0
y – 3x + 2 = 0
Jawaban B


Soal No.7

Titik (2,4) dan (5,8) persamaan garis lurus nan terasuh merupakan….

  1. 3y + 4x – 4 = 0
  2. 2y + 4x – 4 = 0
  3. 2y – 4x + 4 = 0
  4. 3y – 4x – 4 = 0


PEMBAHASAN :


Menentukan persamaan garis harfiah berusul dua titik yang diketahui menggunakan rumus:






3(y – 4) = 4(x – 2)
3y – 12 = 4x – 8
3y – 4x – 12 + 8 = 0
3y – 4x – 4 = 0
Jawaban D


Pertanyaan No.8

Koordinat titik potong garis 3x + 2y = 5 dan 3x + 4y =-7 ialah….

  1. (½, 1)
  2. ( 1, 2)
  3. (-2, 3)


PEMBAHASAN :


Menentukan tutul tetak boleh dicari dengan menentukan kredit x dan y melewati penyelesaian sistem persamaan linear dua laur
Menentukan y dengan mengeliminasi x


Menentukan x dengan mensubstitusikan nilai y ke salah satu kemiripan
3x + 2y = 5
3x + 2(-6) = 5
3x – 12 = 5
3x = 5 + 12 = 17
x =


Maka koordinat titik potongnya yakni


Jawaban C


Cak bertanya No.9

Titik (4, a) dilalui maka dari itu garis 4x – 6y = 8.Maka nilai a adalah….

  1. -1


PEMBAHASAN


Titik (4, a) dilalui garis 4x – 6y = 8, substitusikan titik tersebut ke pertepatan garis
4.4 – 6.a = 8
16 – 6a = 8
-6a = 8 – 16 = 8
a =


Jawaban B


Soal No.10

Persamaan garis sreg gambar berikut adalah….

  1. y + x – 4 = 0
  2. 2x – y – 2 = 0
  3. x + 2y – 5 = 0
  4. x – y – 2 = 0


PEMBAHASAN :


Bersumber bagan diketahui persamaan garis melalui dua titik yaitu (4, 0) dan (3, 1). Maka persamaan garisnya boleh ditentukan dengan rumus:




y = -(x -4)
y = -x + 4
y + x – 4 = 0
Jawaban A


Cak bertanya No.11

Sebuah garis dengan persamaan y = 2x – 7. Apabila garis tersebut memiliki absis = 5 maka ordinatnya adalah …

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4


PEMBAHASAN :


Persamaan garisnya  y = 2x – 7
Absis = titik pada murang x = 5
Ordinat = tutul pada sumbu y

Maka untuk mencari nilai ordinat, substitusikan skor x pada persamaan garis perumpamaan berikut:
y = 2x -7
y = 2(5) – 7
y = 3
Jawaban C


Soal No.12

Poin gradien dari persamaan garis 5y = 3x adalah …


PEMBAHASAN :


Gradien adalah nilai yang dihasilkan berpunca perbandingan ordinat dan absis yang menyatakan kemiringan suatu garis. Sreg persamaan garis y = mx, gradien sama dengan koefisien variable x. sehingga gradien plong persamaan 5y = 3x ibarat berikut:
5y = 3x


Jawaban C


Tanya No.13

Persamaan garis 3y – 2x + 18 = 0, maka gradiennya merupakan …


PEMBAHASAN :


Persamaan garis ubah ke bentuk y = mx + c, sehingga diperoleh:
3y – 2x + 18 = 0
3y = 2x – 18


Jawaban A


Soal No.14

Koordinat yang dilalui oleh pertepatan garis y = 15 – 3x, kecuali …

  1. (1,12)
  2. (3,6)
  3. (4,2)
  4. (2,9)


PEMBAHASAN :


Kerjakan mengamankan soal di atas adalah dengan menguji saringan satu persatu, sebagai berikut:

  1. Koordinat (1,12)
    x = 1
    y = 15 – 3x
    y = 15 – 3(1)
    y = 12
    (1,12) (dilalui)
  2. Koordinat (3,6)
    x = 3
    y = 15 – 3x
    y = 15 – 3(3)
    y = 6
    (3,6) (dilalui)
  3. Koordinat (4,2)
    x = 4
    y = 15 – 3x
    y = 15 – 3(4)
    y = 3
    (4,3) (tidak dilalui)
  4. Koordinat (2,9)
    x = 2
    y = 15 – 3x
    y = 15 – 3(2)
    y = 9
    (2,9) (dilalui)

Jawaban C


Soal No.15

Kemiripan di bawah ini yang memiliki gradien (m) = 4/3 adalah …

  1. 6x – 2y + 4 = 0
  2. 4x – 3y + 6 = 0
  3. 8y + 6x – 12 = 0
  4. 3y + 4x – 6 = 0


PEMBAHASAN :


Bakal mengetahui persamaan garis dengan gradien (m) = 4/3 adalah dengan mengubah kemiripan menjadi y = mx + c dan mengujinya suatu persatu misal berikut:

  1. 6x – 2y + 4 = 0
    6x + 4 = 2y
    y = 3x + 2
    m = 3
  2. 4x – 3y + 6 = 0
    4x + 6 = 3y
  3. 8y + 6x – 12 = 0
    8y = – 6x + 12
    4y = – 3x + 6
  4. 3y + 4x – 6 = 0
    3y = – 4x + 6

Maka jawaban yang tepat adalah jawaban pilihan B
Jawaban B


Soal No.16

Titik – titik di bawah ini membentuk garis setara dengan tali api x ialah …

  1. (-1,-4) dan (1,4)
  2. (1,3) dan (3,1)
  3. (2,3) dan (2,-5)
  4. (1,5) dan (3,5)


PEMBAHASAN :


Apabila terletak garis yang separas dengan murang x, maka gradiennya yaitu kosong (m = 0), maka bertindak rumus perumpamaan berikut:

  1. (-1,-4) dan (1,4)
  2. (1,3) dan (3,1)
  3. (2,3) dan (2,-5)
  4. (1,5) dan (3,5)

Maka jawaban nan tepat ialah jawaban pilihan D
Jawaban D


Pertanyaan No.17

Dua buah garis, garis A dan garis B saling tegak lurus. Gradien garis A = -2 padahal gradien garis B yakni …

  1. ½
  2. 2
  3. -1
  4. 1


PEMBAHASAN :


Hasil mungkin gradien dari dua garis nan saling tegak lurus = -1
Maka gradien garis B dapat dihitung bagaikan berikut:
mA
x mB
= -1
-2 x mB
= -1


Jawaban A


Soal No.18

Garis y = 5 memiliki gradien …

  1. -1
  2. 0
  3. Tidak mempunyai gradien
  4. 1


PEMBAHASAN :


Apabila suatu garis sekufu dengan upet y maka garis tersebut tidak punya gradien. Garis y = 5 sejajar sumbu y.
Jawaban C


Soal No.19

Garis literal nan melalui titik (2,1) dan noktah (3,-5) memiliki gradien …

  1. 1
  2. -3
  3. 0
  4. -6


PEMBAHASAN :


Gradien  nan melintasi dua titik, noktah (2,1) dan tutul (3,-5)  maka rumus  gradien yang bertindak andai berikut:


Jawaban D


Soal No.20

Garis A dan B saling tegak lurus, garis B mempunyai pertepatan 3y + 6x – 12 = 0 padahal garis A melintasi titik (2,3). Maka pertepatan garis A adalah …

  1. 2y – 3x + 6 = 0
  2. 2y – x – 4 = 0
  3. 2y + x – 10 = 0
  4. y – 6x – 5 = 0


PEMBAHASAN :


Menentukan gradien garis B:
3y + 6x – 12 = 0
⇔ 3y = – 6x + 12
⇔ y = – 2x + 4

Maka gradien garis B = – 2
Hasil kali gradien berpunca dua garis yang tukar tegak lurus = -1
Maka gradien garis A boleh dihitung laksana berikut:
mA
x mB
= -1
mA
x -2 = – 1
mA
= ½

Cak bagi persamaan garis A yang melampaui tutul (2,3) berperan  rumus sebagai berikut:
y – y1
= m (x – x1
)
y – (3) = ½ (x – 2)
y – 3 = ½ x – 1
y = ½ x + 2
dikalikan 2, menjadi:
2y – x – 4 = 0
Jawaban B


Soal No.21

Diketahui kemiripan garis y = 4x + 9 dan melalui tutul (2,-5). Persamaan garis yang sejajar dengan persamaan tersebut ialah …

  1. y = 4x – 13
  2. y = 2x + 5
  3. y = 6x – 5
  4. y = 3x – 2


PEMBAHASAN :


Dua garis yang sebabat memiliki gradien yang sekelas:
Persamaan garis :
y = 4x + 9
m = 4

Kerjakan persamaan garis yang melewati titik (2,-5)dengan m = 4 bermain  rumus bak berikut:
y – y1
= m (x – x1
)
y – (- 5) = 4 (x – 2)
y + 5 = 4x – 8
y = 4x – 13
Jawaban A


Pertanyaan No.22

Satu pertepatan garis yang melangkahi titik (1,2) dan (3, -4) adalah …

  1. y = 2x + 5
  2. y = – 5x +3
  3. y = -3x + 5
  4. y = x + 13


PEMBAHASAN :


Persamaan garis verbatim melangkahi dua titik yaitu (1,2) dan (3, -4). Apabila diketahui dua titik koordinatnya. Rumus yang berperan  adalah sebagai berikut:



Jawaban C


Pertanyaan No.23

Gradien garis yang tegak lurus dengan garis 2y = 6x + 10 ialah …

  1. – 1/3
  2. 1/2
  3. -1
  4. 2/3


PEMBAHASAN :


Hasil barangkali gradien dari dua garis nan saling samar muka verbatim = -1
2y = 6x + 10
Dibagi 2
y = 3x + 5
m1
= 3

Maka gradien garis yang tukar berdiri lurus tersebut  dapat dihitung sebagai berikut:
m1
x m2
= -1
3 x m2
= -1
m2= – 1/3
Jawaban A


Cak bertanya No.24

Persamaan garis verbatim yang melangkaui tutul (2,5) dan (-2, 1) ialah …

  1. y = 2x
  2. y = x + 3
  3. y = 2x – 5
  4. y = – 3x – 2


PEMBAHASAN :


Persamaan garis lurus melewati dua titik yaitu (2,5) dan (-2, 1). Apabila diketahui dua tutul koordinatnya. Rumus yang bermain  merupakan sebagai berikut:


Jawaban B


Soal No.25

Gradien garis yang melangkaui titik (-4,3) dan (2,4) adalah …

  1. 1/3
  2. – 1/2
  3. 1/6
  4. -1


PEMBAHASAN :


Gradien  yang melangkaui dua titik  (-4,3) dan (2,4) maka rumus  gradien yang berlaku sebagai berikut:


Jawaban C


Soal No.26

Diketahui garis 3x + 8y = 15 dan 2x + 6y = 8, maka koordinat bintik potongnya yakni …

  1. (13,-3)
  2. ( ½ , -2)
  3. (2,5)
  4. (-3, 4)


PEMBAHASAN :


Membereskan sistem persamaan linier dua variable untuk mengejar titik potong, sebagai berikut:
3x + 8y = 15  |x 2 → 6x + 16y = 30
2x + 6y = 8    |x 3 →
6x + 18y = 24

.                                              -2y = 6
.                                                  y = -3

Sehingga kredit x boleh dicari sebagai berikut:
3x + 8y = 15
3x + 8(-3) = 15
3x – 24 = 15
3x = 39
x = 13

Maka titik potong untuk kedua garis tersebut adalah (13,-3)
Jawaban A


Tanya No.27

Diketahui persamaan garis yang melangkahi tutul (0,5) dan (2,3) adalah …

  1. 2y – 3x + 12 = 0
  2. – 3y + 5x + 10 = 0
  3. y – 2x – 4 = 0
  4. y + x – 5 = 0


PEMBAHASAN :


Paralelisme garis lurus melewati dua noktah adalah (0,5) dan (2, 3), apabila diketahui dua noktah koordinatnya. Rumus nan berlaku  adalah laksana berikut:


2(y – 5) = -2x
2y – 10 = -2x
2y + 2x – 10 = 0
y + x – 5 = 0
Jawaban D


Soal No.28

Garis dengan gradien = 3 dan melewati bintik (- 2,1). Maka persamaan garis tersebut yakni …

  1. y = 3x + 7
  2. y = – 2x + 5
  3. y = 4x – 3
  4. y = x + 1


PEMBAHASAN :


Persamaan garis lurus melalui tutul (-2 ,1 ) dan bergradien m = 3. Apabila diketahui gradien dan salah satu titik kordinatnya. Rumus yang berlaku  yaitu sebagai berikut:
y – y1
= m (x – x1
)
y – 1 = 3 (x – ( – 2))
y – 1 = 3 (x + 2)
y – 1 = 3x + 6
y = 3x + 7
Jawaban A


Cak bertanya No.29

Terwalak sebuah garis 3y + 6x – 12 = 0, maka pertepatan garis nan sejajar dengan garis tersebut ialah …

  1. 3y – 2x + 6 = 0
  2. y = ½ x – 3
  3. – 2x – y + 7 = 0
  4. y = 5 + 3x


PEMBAHASAN :


Dua garis nan separas punya gradien yang sama (m1
= m2
)
Gradien garis 3y + 6x – 12 = 0 yaitu:
3y = – 6x + 12
y = – 2x + 4
Maka gradiennya (m) = – 2

Mencari gradien yang sebanding dengan menguji pilihan satu persatu:

  1. 3y – 2x + 6 = 0
    3y = 2x – 6
  2. y = ½ x – 3
    m = ½
  3. – 2x – y + 7 = 0
    y = – 2x + 7
    m = – 2
  4. y = 5 + 3x
    m = 3

Jawaban C


Cak bertanya No.30

Gradien garis A = p dan gradien garis B = q = ½ . Garis-garis tersebut saling menggermang lurus, maka kredit p adalah …

  1. – 1
  2. – ½
  3. – 2
  4. ½


PEMBAHASAN :


Hasil siapa gradien dari dua garis nan tukar tegak lurus adalah – 1 (mA
x mB
= – 1)
p x q = – 1
p x ½ = – 1
p = – 2
Jawaban C


Soal No.31

Sebuah garis 3y = – 9x + 3 osean gradiennya ialah …

  1. ½
  2. – 1
  3. – 3
  4. – 9


PEMBAHASAN :


Gradien adalah koefisien dari variable x, maka pertepatan garis harus diubah malah sangat kebentuk y = mx + c
3y = – 9x + 3       Dibagi 3
y = – 3x + 1
Sehingga gradiennya (m) = – 3
Jawaban C


Cak bertanya No.32

Garis x = 3 maka gradien garisnya ialah …

  1. 0
  2. Tidak memiliki gradien
  3. 1
  4. -1


PEMBAHASAN :


x = 3 (garis setimpal sumbu y)
Apabila satu garis sejajar dengan sumbu y maka garis tersebut tidak memiliki gradien
Jawaban B


Pertanyaan No.33

Perhatikan tulang beragangan di asal ini!

Persamaan garis tersebut yakni …

  1. y = 5
  2. y = – 5
  3. x = 5
  4. x = -5


PEMBAHASAN :


Garis di atas terbentuk dari titik-noktah nan terletaj pada x = 5. Sehingga kemiripan garisnya adalah x = 5.
Jawaban C


Tanya No.34

Di dasar ini terdapat garis pada sebuah tabulasi

Persamaan garis tersebut merupakan …

  1. y + 3x – 7 = 0
  2. 2y – 3x – 5 = 0
  3. 3y – 4x – 1 = 0
  4. y + 2x + 3 = 0


PEMBAHASAN :


Persamaan garis lurus melintasi dua titik yaitu (2,3 ) dan (5,7 ). Apabila diketahui dua titik kordinatnya. Rumus yang berlaku  adalah umpama berikut:


Jawaban C


Cak bertanya No.35

Garis di dasar ini yang melalui titik (2,1) adalah …

  1. 2y + 3x = 10
  2. 3y – 4x = 12
  3. 3y + 5x = 13
  4. y + 2x = 6


PEMBAHASAN :


Untuk memafhumi garis yang melalui bintik (2,1) harus dilakukan pengujian plong setiap pilihan umpama berikut:

  1. 2y + 3x = 10
    2(1) + 3(2) = 10
    2 + 6 ≠ 10
  2. 3y – 4x = 12
    3(1) – 4(2) = 12
    3 – 8 ≠ 12
  3. 3y + 5x = 13
    3(1) + 5(2) = 13
    3 + 10 = 13
    13 = 13
  4. y + 2x = 6
    1 + 2(2) = 6
    1 + 4 = 6
    5 ≠ 6

Maka jawaban yang adalah C
Jawaban C


Tanya No.36

Satu noktah (a,4) dilalui oleh garis 3x – 4y = 14. Maka nilai a adalah …

  1. 12
  2. – 8
  3. 14
  4. 10


PEMBAHASAN :


Titik (a,4) → (x,y)
3x – 4y = 14
⇔ 3(a) – 4(4) = 14
⇔ 3a – 16 = 14
⇔ 3a = 30
⇔ a = 10
Jawaban D


Soal No.37

Garis y – 8 = 0 adalah garis …

  1. Melewati titik (0,0)
  2. Sejajar tali api y
  3. Sejajar sumbu x
  4. Lengkung mendelongop ke atas


PEMBAHASAN :


y – 8 = 0
y = 8
garis tersebut adalah garis yang sejajar sumbu x
Jawaban C


Soal No.38

Sebuah garis dengan persamaan ½ py = (3p – 2)x, memiliki gradien = 3. Maka biji 3p – 1 yaitu …

  1. 0
  2. 1
  3. 2
  4. 3


PEMBAHASAN :


½ py = (3p – 2)x, ubah ke persamaan y = mx + c

Maka nilai 3p – 1 merupakan:


Jawaban D


Cak bertanya No.39

Garis x = 1 menyusup garis 2x + 5y + 13 = 0 di titik P. Pertepatan garis yang melalui noktah P dan sejajar sumbu X merupakan …

  1. y = -3
  2. y = 2
  3. y = – ½
  4. y = 1


PEMBAHASAN :


Menentukan titik P:
x = 1
2x + 5y + 13 = 0
2(1) + 5y + 13 = 0
5y + 15 = 0
5y = – 15
y = – 3
Bintik P = (1,- 3)

Sehingga garis yang sekelas api-api X dan melangkahi bintik P ialah garis y = -3
Jawaban A


Tanya No.40

Pernyataan yang sesuai dengan persamaan garis y = 2x – 5 kecuali …

  1. Melalui titik (1,-3)
  2. Melalui tutul (2,-1)
  3. Enggak melalui titik (0,0)
  4. Memotong sumbu x di (5/2, 0)


PEMBAHASAN :

Diuji ke setiap pilihan jawaban:

  1. Melangkahi titik (1,-3)
    x = 1
    y = 2x – 5
    y = 2(1) – 5
    y = -3
    Melalui titik (1,-3)
  2. Melalui noktah (2,-2)
    x = 2
    y = 2x – 5
    y = 2(2) – 5
    y = -1
    lain menerobos titik (2,-2)
  3. Tidak melewati noktah (0,0)
    x = 0
    y = 2x – 5
    y = 2(0) – 5
    y = – 5
    tidak melalui noktah (0,0)
  4. Memotong upet x di (5/2, 0)
    y = 0
    y = 2x – 5
    2x – 5 = 0
    2x = 5
    x = 5/2
    menyelit api-api x di (5/2, 0)

Jawaban B


Cak bertanya No.41

Garis yang melangkaui titik A(1,2) dan B(3,4) mempunyai gradien …

  1. 1
  2. ½
  3. -2
  4. -1


PEMBAHASAN :


Diketahui:
Garis menerobos titik A(1,2) dan B(3,4)
x1
= 1
x2
= 3
y1
= 2
y2
= 4

Gradien garis nan menerobos dua titik (x1
, y1) dan (x2
, y2) boleh dihitung sebagai berikut:


Jawaban A


Soal No.42

Gradien garis pada kemiripan 4x – 12y + 5 = 0 ialah …


PEMBAHASAN :


Bagi persamaan ax + bx + c = 0 mempunyai gradien yakni:


Persamaan 4x – 12y + 5 = 0 → a = 4 dan b = – 12
Maka gradien dapat dihitung umpama berikut:


Jawaban D


Cak bertanya No.43

Persamaan garis yang memiliki gradien m = -3 dan melalui tutul P(3,4) yakni …

  1. y = – 3x + 13
  2. y = 3x – 5
  3. y = – 3x + 10
  4. y = 3x – 9


PEMBAHASAN :


Diketahui:
m = -3
melangkahi titik P(3,4) → x1
= 3 dan y1
= 4

Persamaan dapat diperoleh dengan cara sebagai berikut:
y – y1
= m(x – x1)
y – 4 = – 3 (x – 3)
y – 4 = – 3x + 9
y = – 3x + 13
Jawaban A


Pertanyaan No.44

Persamaan garis nan melalui dua titik yaitu titik (2,1) dan titik (3,2) adalah …

  1. y = 3x – 2
  2. y = 2x + 1
  3. y = x – 1
  4. y = x + 1


PEMBAHASAN :


Diketahui:
titik (2,1) → x1
= 2 dan y1
= 1
titik (3,2) → x2
= 3 dan y2
= 2

Persamaan garis nan melampaui dua bintik dapat dicari dengan cara misal berikut:


y – 1 = x – 2
y = x – 1
Jawaban C


Soal No.45

Paralelisme garis nan melalui titik (-2, 6) dan sebabat dengan garis 3y = 15x – 9 ialah …

  1. y = -5x + 10
  2. y = 5x + 16
  3. y = 5x – 6
  4. y = -5x – 10


PEMBAHASAN :


Misalkan: tutul P → (-2,6) dan S adalah garis → 3y = 15x – 9

(-2,6) → x1
= – 2 dan y1
= 6
3y = 15x – 9 → kedua ruas bagi dengan 3
y = 5x – 3
Gradien = m = 5

P// S → mP
= mS
= 5

Maka persamaan garis P ialah sebagai berikut:
y – y1
= m(x – x1)
y – 6 = 5(x – (-2))
y – 6 = 5(x + 2)
y – 6 = 5x + 10
y = 5x + 16
Jawaban B



Fitur Terbaru!!

Saat ini kamu bisa menyoal pertanyaan yang tidak suka-suka di kata sandang kami.

Ajukan pernyataan dan dapatkan jawaban dari tim ahli kami.

Bakal bertanya KLIK DISINI

Source: https://tanya-tanya.com/contoh-soal-pembahasan-persamaan-garis-lurus-smp/