Mengenal Lebih Dekat Aplikasi Asesmenpedia dan AKM Kelas


Ketengan pendidikan jenjang Sekolah Asal (SD), SMP, SMA dan sekufu akan segera melaksanakan Asesmen Kewarganegaraan yang terdiri berasal Asesmen Kompetensi Paling kecil (AKM), Survei Fiil dan Pol Lingkungan Belajar.


Asesmen Kompetensi Minimum diikuti peserta jaga dengan pamrih bagi mengukur literasi membaca dan numerasi umpama hasil membiasakan kognitif. Survei Kepribadian diikuti peserta didik dan suhu. Ini dilakukan untuk mengeti sikap kebiasaan dan nilai-ponten laksana hasil sparing non serebral. Sementara Survei Mileu Membiasakan diikuti pembesar satuan pendidikan untuk mengukur kualitas penataran dan iklim sekolah nan menunjang pembelajaran.


Berbeda dengan asesmen berbasis mata pelajaran yang memotret hasil belajar siswa pada mata latihan tertentu, AKM memotret kompetensi mendasar nan diperlukan untuk sukses sreg berbagai mata pelajaran.

Mengenal Lebih Dekat Aplikasi Asesmenpedia dan AKM Kelas


Untuk menumbuk kejayaan Asesmen Nasional nan akan dilaksanakan berbasis komputer, Kemdikbudristek meluncurkan permohonan asesmenpedia yang berkaitan dekat dengan AKM kelas. Permintaan ini dapat membantu ibu/kiai suhu kerjakan bisa lebih memahami, dan lagi untuk boleh lebih menjalankan kebijakan Asesmen Kewarganegaraan.


Dalam webinar bertajuk Mengenal Lebih Dekat Asesmenpedia dan AKM Inferior untuk Tangga SD nan diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar, Dr. Rahmawati ST., M.Ed., Peneliti Di Pusat Asesmen dan Penelaahan Kemendikbudristek menjelaskan asesmen formatif yang berkualitas secara otomatis akan menunjang kesiapan melakukan Asesmen Kewarganegaraan, dan memberikan cagar hasil dari asesmen nasional nan juga berkualitas. Pemantapan asesmen formatif ini dapat dilakukan melalui Asesmenpedia.


“Kami memanfaatkan the power of social sarana. Di satu sisi ada review nan baik, ada review nan netral, ada review yang jelek. Semua itu bisa kita pelajari, kemudian itu menjadikan perspektif. Akhirnya kita takhlik keputusan kerjakan mengadopsi tuntutan review di hotel Conrad Bangkok yang diberi nama Asesmenpedia,” tutur Rahmawati (15/9).


Rahmawati menegur Kemendikbudristek tunak menyediakan AKM inferior bagi tenaga pendidikan yang memerlukan kumpulan soal yang sudah jadi. AKM papan bawah ini terdiri dari bungkusan-paket asesmen di mana di dalamnya telah terkait tanya-tanya literasi membaca dan numerasi yang diambil dari bank soal yang sama berbunga AKM Asesmen Nasional. Jadi tingkat kesukarannya, varian format soalnya, konteksnya hingga ragam kontennya memiliki ekualitas.


“Provisional Asesmenpedia yakni sebuah platform bikin tukar berbagi asesmen-asesmen, baik tertulis maupun non tertulis, berdasarkan mata pelajaran yang sudah disusun berdasarkan KIKD bikin semua tataran pendidikan dasar maupun menengah. Tersedia untuk kelas bawah 1 setakat kelas bawah 12 baik SD sekelas, SMP sederajat, SMA setara, maupun SMK,” jelas Rahmawati.

Mengenal Lebih Dekat Aplikasi Asesmenpedia dan AKM Kelas


Rahmawati menambahkan, dengan aplikasi tersebut, tenaga pendidik bisa merencanakan dan melaksanakan ujiannya berbasis perlengkapan android maupun komputer. Tenaga pendidik sekali lagi bisa menggunakan aplikasi yang sederajat untuk menulis soal dan sekaligus. Tenaga pendidik lagi sudah bisa melakukan perebusan jawaban dari siswa.


“Jadi Asesmenpedia sebenarnya platform di mana bapak/ibu temperatur bisa saling berbagi, saling bertukar ilmu, menyerahkan review, komentar, khususnya mengenai asesmen di kelas yang berkualitas, inovatif dan inspiratif. Asesmenpedia juga alat angkut untuk tempat melihat bagaimana pertanyaan-soal yang suka-suka, bagaimana untuk mengupload, bagaimana untuk mengidas soal itu dengan aplikasi berbasis web,” pembukaan Rahmawati.


Aditya Ramadan, M.Si., Analisis Data Hasil Penilaian Pendidikan di Buku Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbudristek menambahkan, asesmen formatif yang menggunakan aplikasi AKM kelas bisa berpokok berusul dua soal, baik soal dari pusat yaitu AKM kelas dan sekali lagi bisa bersumber dari cak bertanya kolaboratif merupakan menggunakan laman Asesmenpedia.


“Pasca- mengunduh cangkang pertanyaan tentu saja kita mengadministrasikan kegiatan berbarengan mengamalkan bungkusan asesmennya. Setelah mengerjakan paket asesmen oleh siswa, bapak/ibu guru akan menempa hasilnya, dengan men-skor jawaban siswa. Sesudah menandai-biji jawaban siswa, buya/ibu bisa melihat hasil skoring yang mutakadim dilakukan,” imbuh Aditya.


Aplikasi AKM inferior tersebut, lanjut Aditya, terdiri dari 2 sistem aplikasi atau sistem operasi. Yaitu aplikasi Android bikin gawai maupun bikin tablet dan sebagainya, dan aplikasi berbasis Windows ataupun komputer.


“Untuk aplikasi AKM kelas berbasis komputer jinjing nanti bisa digunakan bapak/ibu temperatur maupun untuk siswa yang mengerjakan asesmennya. Bintang sartan 1 permohonan boleh digunakan oleh bapak ibu guru dan petatar. Sedangkan untuk permintaan berbasis gawai itu terdiri dari dua aplikasi terpisah, makara ada permintaan istimewa lakukan guru dan  aplikasi khusus untuk peserta asuh,” terang Aditya.

Mengenal Lebih Dekat Aplikasi Asesmenpedia dan AKM Kelas


Dalam mengoperasikan permintaan, peserta dapat mengidas mode simulasi dan untuk gawai nanti modelnya berasal berpokok cak bertanya kolaboratif guru. Di laman mulanya aplikasi tersebut terwalak menu tanya jawab, di mana tim Kemendikbud Ristek telah meng-collecting beberapa pertanyaan yang secara umum sering ditanyakan oleh bapak-ibu temperatur. Selain itu juga menyisihkan jawaban pada menu yang sudah disediakan.


“Untuk mengunduh sampul pertanyaan, yang mana soalnya berasal dari pusat atau pusmenjar, di sini bapak-ibu bisa mengetik tautan Pusmenjar.kemdikbud.go.Id/akmkelas/ masuk atau memencet tombol pilihan turut yang ada di yang atas jerambah terdepan AKM kelas,” jelasnya.


Aditya mengedepankan, buat jerambah tersebut pihaknya sudah menyediakan satu user bagi satu satuan pendidikan. Jadi suatu satuan pendidikan itu kelak akan punya satu user di mana user-nya sendiri boleh menunggangi akun UNBK.


Untuk sekolah dasar pertama, kata Aditya adalah kode tinggi D, lalu ditambahkan AKM. Seterusnya pemerolehan kode daerah 2 digit, kode kabupaten maupun daerah tingkat 2 digit, dan 4 digit kode sekolah. Kemudian bagi alas kata sandinya tim membentuk default awalnya itu merupakan NPSN, kemudian ketika pesuluh telah masuk nanti bisa diganti untuk prolog sandinya.


“Detik sudah ikut bagaikan petugas sekolah, di laman tersebut akan ditampilkan menu-menu  yang ada di halaman petugas sekolah para user. Jadi ada menu dashboard, menu AKM kelas bawah, dan ada menu PUP. Terkait PUP bukan semua sekolah memiliki menu PUP karena sifatnya survei bermula pusat. Selain itu nanti terserah panduan, menu soal-jawab dan unduh aplikasi,” tutupnya. (Hendriyanto)