Apakah Perilaku Pelajar Smp Mengendarai Motor Sesuai Norma

JAKARTA, KOMPAS.com –
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan pula menyalakan pemakaian sepeda bakal para siswa sekolah dalam berkegiatan, menggantikan sepeda motor.

Pasalnya, menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) siswa SMP dan SMA masih ikut kategori yang dilarang memperalat penggerak.

“Plong aturan itu, disebutkan bahwa syarat mengapalkan kendaraan bermotor harus memiliki SIM. Darurat tenggat usia paling pemegang SIM merupakan 17 tahun,” kata Direktur Wahana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pandu Yunianto kepada
Kompas.com, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Biar Tak Gagal Perseptif, Ini Bedanya Varian Hijau Nmax 155 Connected

Mulai Maret lalu, siswa bermotor di SMAN 19, Bandung, diizikan masuk gerbang sekolah bila mereka  memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan memberi tumpangan pada seorang temannya.
DOK. TMMIN
Menginjak Maret lalu, siswa bermotor di SMAN 19, Bandung, diizikan turut gerbang sekolah bila mereka punya Surat Izin Mengemudi (SIM) dan menjatah tumpangan pada seorang temannya.

“Sedangkan anak-anak asuh sekolah kebanyakan masih belum cukup umur untuk mendapatkan SIM tapi tak sedikit yang sudah menunggangi motor,” kata dia.

Lagipula, alas kata Pandu lagi, menurut data Korlantas Polri perkara pengendara di bawah nyawa paling nan mengalami ketakberuntungan celam-celum cukup banyak tiap tahunnya mengaras sekitar 25 persen.

“Makara, kita ingin mendorong kembali aturan terkait lakukan dilaksanakan khususnya di lingkungan sekolah. Kemudian, memerosokkan pemakaian sepeda semoga mega kian baik,” ucap Pandu.

Baca lagi: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Ganjil Genap di Jakarta Belum Berlaku

Isyarat Tangan Pesepeda oleh Kemenhub
KOMPAS.com/Ruly
Isyarat Tangan Pesepeda maka itu Kemenhub

“Maka itu teristiadat kita galakkan agar anak-anak sekolah ini kembali menggunakan roda, khususnya di daerah tingkat-kota kerdil ya maupun ii kabupaten semenjana di luar kota-ii kabupaten ki akbar,” katanya.

Tapi, untuk membangkitkan penggunaan pit bagi siswa sekolah perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Terutama untuk membangun fasilitas bagi para pesepeda agar merasa lega dada dan nyaman.

“Kita perlu bawa adanya pembangunan atau pengadaan akomodasi sepeda, seperti tempat parkir, lajur sepeda,” ucap dia lagi.

Dapatkan update
berita saringan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Source: https://otomotif.kompas.com/read/2020/11/24/071200815/siswa-smp-dan-sma-dilarang-pakai-motor-ke-sekolah-ini-kata-kemenhub