Alokasi Waktu Pelajaran Smp Dibuat 40 Jam

Struktur Kurikulum SMP Pada Sekolah Penggerak


Struktur Kurikulum SMP Pada Sekolah Penggerak

Struktur kurikulum di tingkat SMP
terdiri atas suatu fase yaitu Fase D pada Sekolah Penggagas. Fase D ditujukan untuk Kelas VII, Kelas VIII dan Kelas bawah IX. Rasio beban belajar terbagi menjadi dua, merupakan:

  1. pembelajaran intrakurikuler; dan
  2. projek penstabilan profil peserta Pancasila dialokasikan sekitar 25% total JP saban tahun.

Tabel di asal ini memperlihatkan Struktur Kurikulum Sekolah Otak di tingkat SMP (Sekolah Menengah Mula-mula).

Alokasi waktu mata pelajaran SMP Kelas VII-VIII
(Asumsi 1 waktu = 36 minggu)

Netra Pelajaran Alokasi per periode
(minggu)
Alokasi Projek
per tahun
Total JP
saban Tahun
Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti* 72 (2) 36 108
Pendidikan Agama Kristen & Karakter Pekerti* 72 (2) 36 108
Pendidikan Agama Katolik & Khuluk Pekerti* 72 (2) 36 108
Pendidikan Agama Buddha & Kepribadian Pekerti* 72 (2) 36 108
Pendidikan Agama Hindu & Budi Pekerti* 72 (2) 36 108
Pendidikan Agama Khonghucu & Budi Pekerti* 72 (2) 36 108
Pendidikan Pengapit Terhadap Tuhan YME & Kesopansantunan* 72 (2) 36 108
Pendidikan Pancasila & Nasional 72 (2) 36 108
Bahasa Indonesia 180 (5) 36 216
Ilmu hitung 144 (4) 36 180
Ilmu Pengetahuan Umbul-umbul 144 (4) 36 180
Mantra Warta Sosial 108 (3) 36 144
Bahasa Inggris 108 (3) 36 144
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesegaran 72 (2) 36 108
Informatika 72 (2) 36 108
Memilih minimal 1 (satu) mata pelajaran seni dan prakarya:

  • Seni Irama
  • Seni Rupa
  • Seni Teater
  • Seni Tari
  • Prakarya
72 (2) 36 108
Muatan Domestik 72 (2) ** 72 **
Total***: 1044 (29) 360 1404

Warta:

* Diikuti oleh pelajar didik sesuai dengan agama/pendamping per
** Maksimal 2 JP per ahad ataupun 72 JP per tahun
*** Total jam latihan tidak termasuk alat penglihatan pelajaran pilihan

Alokasi masa mata pelajaran SMP Kelas IX
(Hipotesis 1 tahun = 32 minggu)

Mata Pelajaran Alokasi per masa
(minggu)
Alokasi Projek
per tahun
Besaran JP
masing-masing Tahun
Pendidikan Agama Selam & Fiil Pekerti* 64 (2) 32 96
Pendidikan Agama Masehi & Etik* 64 (2) 32 96
Pendidikan Agama Katolik & Kepribadian Pekerti* 64 (2) 32 96
Pendidikan Agama Buddha & Khuluk Pekerti* 64 (2) 32 96
Pendidikan Agama Hindu & Budi Pekerti* 64 (2) 32 96
Pendidikan Agama Khonghucu & Budi Pekerti* 64 (2) 32 96
Pendidikan Pembantu Terhadap Yang mahakuasa YME & Kepribadian Pekerti* 64 (2) 32 96
Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan 64 (2) 32 96
Bahasa Indonesia 160 (5) 32 192
Matematika 128 (4) 32 160
Ilmu Pengetahuan Alam 128 (4) 32 160
Ilmu Mualamat Sosial 96 (3) 32 128
Bahasa Inggris 96 (3) 32 128
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 64 (2) 32 96
Informatika 64 (2) 32 96
Melembarkan paling 1 (suatu) alat penglihatan pelajaran seni dan hasta karya:

  • Seni Musik
  • Seni Rupa
  • Seni Teater
  • Seni Tari
  • Hasta karya (Budidaya, Kerajinan, Kolusi, maupun Perebusan)
64 (2) 32 96
Kewajiban Lokal 64 (2) ** 64 **
Total***: 928 (29) 320 1248

Keterangan:

* Diikuti maka dari itu peserta tuntun sesuai dengan agama/ajun tiap-tiap
** Maksimal 2 JP per ahad atau 64 JP per waktu
*** Total jam latihan tidak termasuk alat penglihatan pelajaran pilihan

Satu jam tuntunan (JP) beban belajar di SMP adalah
40 menit.
Beban belajar
dapat dilaksanakan dalam Sistem Paket atau Sistem Ponten Semester (SKS).
Sistem Kemasan
yaitu bagan pengelolaan pendidikan nan pesuluh didiknya mengikuti tanggung belajar dan ain pelajaran sesuai dengan nan tercantum internal struktur kurikulum.
SKS
adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan yang dirancang bagi melayani murid didik sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, dan/maupun kecepatan belajar dalam menyelesaikan kurikulum pada ketengan Pendidikan. Dalam keadaan satuan pendidikan menyelenggarakan SKS, maka satuan pendidikan mengacu kepada ketentuan puas qanun tentang penyelenggaraan SKS yang main-main.

Sumber:
Keputusan Menteri Pendidikan, Peradaban, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 162/M/2021 Tentang Program Sekolah Penggerak

Source: https://www.smpn4kra.sch.id/2022/02/struktur-kurikulum-smp-pada-sekolah.html