Alokasi Waktu Jam Pelajaran Smp Kota Semarang


Koordinat:



6°54′12.9″S
107°36′59.3″E


 / 

6.903583°S 107.616472°E
 /
-6.903583; 107.616472




Kota Bandung

Ibu kota provinsi

Transkripsi bahasa kawasan
 • Aksara Sunda ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ
Pemandangan Kota Bandung dari Gedung Wisma HSBC Asia Afrika

Pemandangan Kota Bandung dari Gedung Wisma HSBC Asia Afrika

Bendera Kota Bandung

Lambang resmi Kota Bandung

Julukan:

  • Parijs van Java
  • Kota Kembang
  • City of Heritage
  • Daerah tingkat Lautan Api
Motto:

Gemah ripah perbawa mukti


(Sunda)
Tenteram, mewah, berlimpah, meredam emosi

Peta

Kar

Kota Bandung di Jawa Barat

Kota Bandung

Ii kabupaten Bandung

Peta

Tampilkan kar Jawa Barat

Kota Bandung di Jawa

Kota Bandung

Ii kabupaten Bandung

Kota Bandung (Jawa)

Tampilkan peta Jawa

Kota Bandung di Indonesia

Kota Bandung

Kota Bandung

Kota Bandung (Indonesia)

Tampilkan peta Indonesia

Koordinat:



6°54′08″S
107°37′08″E


 / 

6.9021856°S 107.6187558°E
 /
-6.9021856; 107.6187558


Negara

 Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Tanggal berdiri 25 September 1810 (1810-09-25)
Jumlah satuan pemerintahan

Daftar

  • Kecamatan: 30
  • Kelurahan: 151
Pemerintahan
 • Wali Kota Yana Mulyana
 •  Konsul Penanggung jawab Daerah tingkat
Luas
 • Total 167,31 km2
(64,60 sq mihun)
Ketinggian 768 m (2,520 ft)
Populasi

(2021)[1]
[2]

 • Total 2.518.260
 • Kepadatan 15.051/km2
(38,980/sq mihun)
Demografi
 • Agama Islam 92,08%
Masehi 7,39%
—Protestan 5,22%
—Katolik 2,17%
Buddha 0,45%
Hindu 0,06%
Konghucu 0,01%[1]
 • Bahasa Sunda, Indonesia
 • IPM Penurunan
81,51 (2020)
Sangat Tinggi
[3]
Zona waktu UTC+07:00 (WIB)
Kode pos

40100 – 40200

Kode area telepon +62 22
Pelat wahana D
xxxx
A**/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L* /M*/T*/Udara murni*/P*/Q*/R*
Kode Kemendagri 32.73

Edit the value on Wikidata
Kode SNI 7657-2010 BDG
DAU Rp 1.776.235.910.000,- (2020)[4]
Semboyan negeri Etis
(Ceria, produktif, taat, dan bersahabat)
Dunia tumbuhan baku Anggrek bulan
Fauna lumrah Owa Jawa
Situs web bandung.go.id

Ii kabupaten Bandung
(bahasa Sunda:

lambang bunyi Sunda:
ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ

) adalah ibu ii kabupaten Distrik Jawa Barat yang sekaligus menjadi daya pemerintahan dan perekonomian semenjak Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota Bandung juga merupakan daerah tingkat terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Bandung merupakan kota terpadat kedua di Indonesia setelah Jakarta dengan kepadatan mencapai 15.051 jiwa/km2. Terwalak 140 km di sisi tenggara Jakarta, Bandung merupakan kota terbesar di bagian selatan pulau Jawa. Bandung adalah adegan dari Cekungan Bandung (Bandung Raya), area metropolitan terbesar ketiga di Indonesia sehabis Jabodetabek dan Gerbangkertosusila. Daerah tingkat Bandung berbatasan refleks dengan Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat di sebelah barat dan lor;Kabupaten Bandung di sebelah timur dan selatan.

Ii kabupaten ini tercatat intern berbagai rekaman signifikan yang pernah terjadi di Indonesia, salah satunya perumpamaan medan berdirinya sebuah perguruan tinggi teknik purwa di Indonesia (Technische Hoogeschool te Bandoeng–TH Bandung, saat ini Sekolah tinggi Teknologi Bandung–ITB),[5]
lokasi kancah perdurhakaan pada waktu kemerdekaan,[6]
serta pernah menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955,[7]
suatu pertemuan yang menyuarakan roh anti penjajahan, lebih-lebih Bendahara Menteri India Jawaharlal Nehru privat pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika.[8]

Pada hari 1990 daerah tingkat Bandung tersortir sebagai salah satu
kota minimal aman di dunia
berdasarkan survei majalah
Time.[9]

Kota kembang merupakan sebutan lain lakukan kota ini, karena pada zaman tinggal daerah tingkat ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon dan anak uang-bunga nan merecup di sana. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan
Paris van Java
karena keindahannya. Selain itu ii kabupaten Bandung juga dikenal ibarat kota belanja, dengan
mall
dan
factory outlet
yang banyak tersebar di kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota tamasya kuliner. Dan pada tahun 2007, konsorsium sejumlah LSM internasional menjadikan daerah tingkat Bandung sebagai
juru terbang project
kota terkreatif se-Asia Timur.[10]
Ketika ini kota Bandung merupakan pelecok satu kota pamrih utama wisata dan pendidikan.

Ilmu permukaan bumi

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Bandung dikelilingi oleh gunung-gemunung, sehingga susuk morfologi wilayahnya bagaikan sebuah mangkuk samudra,[11]
secara geografis kota ini terwalak di tengah-tengah area Jawa Barat, serta berada puas mahamulia ±768 m di atas meres laut,
[ceceh rujukan]

dengan bintik tertinggi di fertil di sebelah utara dengan ketinggian 1.050 meter
[butuh rujukan]

di atas rataan laut dan sebelah daksina ialah kewedanan abnormal dengan ketinggian 675 meter di atas parasan laut.
[butuh rujukan]

Daerah tingkat Bandung dialiri dua sungai penting, yakni Sungai Cikapundung dan Wai Citarum beserta anak-anak sungainya yang pada umumnya mengalir ke sebelah kidul dan bertumbuk di Batang air Citarum. Dengan kondisi yang demikian, Bandung Selatan silam rentan terhadap penyakit banjir terutama pada periode hujan.
[titit pemastian]

Situasi geologis dan kapling nan ada di kota Bandung dan sekitarnya terjaga pada zaman kwartier dan n kepunyaan lapisan persil alluvial hasil ledakan Bukit Tangkuban Parahu.
[ceceh rujukan]

Jenis material di bagian paksina lazimnya adalah jenis andosol begitu juga pada daerah dibagian tengah dan barat, sedangkan kawasan dibagian kidul serta timur terdiri atas serakan varietas alluvial kelabu dengan bahan endapan belet.
[butuh rujukan]

Semetara iklim kota Bandung dipengaruhi makanya iklim pegunungan yang lembek dan sejuk, dengan temperatur biasanya 23,5°C, curah hujan galibnya 200,4mm dan jumlah waktu hujan abu rata-rata 21,3 hari per wulan.[12]

Catatan bermula Komandan Jawatan Tata Ulas Kota Bandung, yakni Bambang Suhari, menamakan bahwa, di musim 2022, terwalak 153 ribu m² lahan kuburan nan tersebar di sekurang-kurangnya 13 TPU di Bandung.[13]
130 mili m² di antaranya sudah terpakai sehingga sederhana 23 ribu m² cuma.[13]
Tentang dua kuba yang masih bisa mencentang layanan pemakaman hijau meliputi TPU Cikadut dan TPU Nagrog.[13]

Semarak

[sunting
|
sunting sumber]

Data iklim Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Perian
Rekor tertinggi °C (°F) 32
(90)
31
(88)
32
(90)
30
(86)
31
(88)
30
(86)
30
(86)
31
(88)
32
(90)
34
(93)
33
(91)
31
(88)
34
(93)
Kebanyakan tertinggi °C (°F) 27.1
(80.8)
27.3
(81.1)
27.9
(82.2)
28.3
(82.9)
28.4
(83.1)
28
(82)
28
(82)
28.6
(83.5)
29.2
(84.6)
29.2
(84.6)
28.3
(82.9)
27.9
(82.2)
28.18
(82.66)
Rata-rata harian °C (°F) 23.3
(73.9)
23.2
(73.8)
23.5
(74.3)
23.7
(74.7)
23.7
(74.7)
22.7
(72.9)
22.5
(72.5)
22.8
(73)
23.3
(73.9)
23.7
(74.7)
23.5
(74.3)
23.6
(74.5)
23.29
(73.93)
Rata-rata terendah °C (°F) 19.5
(67.1)
19.2
(66.6)
19.2
(66.6)
19.2
(66.6)
19
(66)
17.5
(63.5)
17
(63)
17
(63)
17.4
(63.3)
18.3
(64.9)
18.8
(65.8)
19.3
(66.7)
18.45
(65.26)
Rekor terendah °C (°F) 15
(59)
15
(59)
15
(59)
13
(55)
13
(55)
11
(52)
11
(52)
11
(52)
11
(52)
13
(55)
12
(54)
15
(59)
11
(52)
Presipitasi mm (inci) 224
(8.82)
208
(8.19)
260
(10.24)
240
(9.45)
168
(6.61)
89
(3.5)
64
(2.52)
49
(1.93)
94
(3.7)
163
(6.42)
258
(10.16)
241
(9.49)
2.058
(81,03)
Rata-rata periode hujan abu
17 16 18 17 11 8 6 4 9 12 18 19 155
% kelengasan 83 82 82 83 82 78 76 73 74 76 80 81 79.2
Rata-rata sinar matahari bulanan 155 168 186 210 217 240 248 248 210 217 180 186 2.465
Sumber #1: Climate-Data.org (altitude: 692m)[14]
Sumber #2: BMKG[15]
& Weather Atlas[16]

Ki kenangan

[sunting
|
sunting sumber]

Residen Bandung sekitar 1870

Suasana Urut-urutan Braga ke arah paksina puas musim (1908)

Lambang Kota Bandung pada masa 1928

Kata
Bandung
berasal dari kata
bendung
atau
bendungan
karena terbendungnya sungai Citarum oleh magma Gunung Tangkuban Parahu nan lalu membentuk situ. Legenda yang diceritakan maka dari itu hamba allah-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama
Bandung
diambil dari sebuah wahana air yang terdiri berusul dua perahu yang diikat bersebelahan yang disebut
berlepas bandung
yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, cak bagi mengarungi Ci Mangsi intern mencari bekas kedudukan kabupaten yang baru cak bagi menggantikan ibu kota nan lama di Dayeuhkolot.[17]

Berlandaskan filosofi Sunda, kata
Bandung
pun berasal dari kalimat
Nga-Bandung-an
Banda Emak, yang merupakan kalimat sakral dan luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda.
Nga-Bandung-an
artinya menyaksikan atau bersaksi.
Banda
ialah segala sesuatu yang subur di umbul-umbul roh ialah di marcapada dan bentangan langit, baik sosok semangat ataupun benda mati. Sinonim dari
banda
adalah harta.
Indung
berarti
Ibu
atau Bumi, disebut juga andai
Tanah air
tempat
Banda
berada.

Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai
Banda. Segala sesuatu nan makmur di alam semangat adalah
Banda Indung, merupakan Bumi, air, petak, api, tumbuhan, hewan, individu dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di asing atmosfer adalah tempat yang menyaksikan,
Nu Nga-Bandung-an. Nan disebut misal
Wasa
atau
Si Hyang Wisesa, nan berhak di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Bintang sartan alas kata Bandung mempunyai nilai filosofis ibarat alam palagan segala basyar hidup ataupun benda mati yang lahir dan tinggal di Watan yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.

Kota Bandung secara geografis memang kelihatan dikelilingi oleh pegunungan, dan ini menunjukkan bahwa pada zaman dulu kota Bandung memang yakni sebuah telaga ataupun tasik. Legenda Sangkuriang merupakan legenda nan menceritakan bagaimana terbentuknya telaga Bandung, dan bagaimana terbentuknya Argo Tangkuban Perahu, habis bagaimana lagi keringnya situ Bandung sehingga meninggalkan cekungan seperti sekarang ini. Air dari danau Bandung menurut legenda tersebut kering karena bersirkulasi melalui sebuah gua nan bernama Sanghyang Tikoro.

Distrik terakhir sisa-kotoran danau Bandung yang menjadi kering adalah Telaga Aksan, yang lega tahun 1970-an masih merupakan danau tempat berpariwisata, namun saat ini sudah menjadi daerah perumahan untuk permukiman.

Ii kabupaten Bandung tiba menjadi kota, sejak pemerintahan kolonial Hindia Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya tahun itu Herman Willem Daendels, yang mengeluarkan piagam keputusan tanggal 25 September 1810 akan halnya pendirian dan peresmian Kota Bandung misal Ibukota Kabupaten Bandung pengganti Krapyak[18]. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan perumpamaan hari bintang sartan kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi mendapat prestise
gemeente
(kota) berpangkal Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906[19]
dengan luas wilayah tahun itu sekitar 900 ha, dan makin menjadi 8.000 ha pada tahun 1949, sampai terakhir makin menjadi luas wilayah saat ini.[20]

Plong masa perang kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian daerah tingkat ini dibakar oleh para pejuang kebebasan laksana bagian dalam strategi perang masa itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan
Bandung Lautan Api
dan diabadikan dalam lagu
Halo-Halo Bandung. Selain itu ii kabupaten ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang ili ke daerah lain.

Pada rontok 18 April 1955 di Gedung Merdeka yang lewat bernama
Concordia,
Jalan Asia Afrika, sekarang[21], berseberangan dengan Hotel Savoy Homann, diadakan untuk pertama kalinya Konferensi Asia-Afrika yang kemudian kembali KTT Asia-Afrika 2005 diadakan di daerah tingkat ini sreg 19 April-24 April 2005.

Lega sungkap 24 April 2022, Konferensi Asia-Afrika sekali lagi diadakan di kota ini selepas rontok 20 April-23 April 2022 berlangsung di Jakarta.

Pemerintahan

[sunting
|
sunting sendang]

Daftar Wali Kota

[sunting
|
sunting sumber]

No. Foto Stempel[22] Mulai jabatan Akhir jabatan Prd. Ket. Konsul Wali Kota
Masa Hindia Belanda

Belanda
1 E.A. Maurenbrecher 1906 1907 1 Tak Ada
2 R.E. Krijboom 1907 1908 2
3 J.A. van Der En 1909 1910 3
4 J.J. Verwijk 1910 1912 4
5 C.C.B. van Vlenier 1912 1913 5
6 B. van Bijveld 1913 1920 6
7 Bertus Coops 1920 1921 7
8 Steven Anne Reitsma 1921 1928 8
(7) Bertus Coops 1928 1934 9
9 J.E.A. van Volsogen Kuhrt 1934 1936 10
10 J.M. Wesselink 1936 1942 11
Hari Penjajahan Jepang

Jepang
1 N. Beets 1942 1945 12 Enggak ada
Perian Kemerdekaan Indonesia

Indonesia
1 Mayor of Bandung RA Atmadinata.jpg R.A. Atmadinata 1945 1945 13 Tidak Terserah
2 Mayor of Bandung r syamsoerizal.jpg Sjamsuridjal 1945 1947 14
3 Mayor of Bandung Oekar Bratakoesoemah.jpg Ukar Bratakusumah 1947 1949 15 [ket. 1]
4 Mayor of Bandung R Enoch.jpg R. Enoch 1949 1957 15
5 Mayor of Bandung R Priatna Kusumah.jpg R. Priatna Kusumah 1957 1966 16  .
6 Mayor of Bandung R Didi Djukardi.jpg R. Didi Djukardi 1966 1968 17 [ket. 2]
7 Mayor of Bandung R Hidayat Sukarmadidjaja.jpg R. Hidayat Sukarmadidjaja 1968 1971 18
8 Otje Djundjunan, Siliwangi dari Masa ke Masa, p58.jpg Otje Djundjunan 1971 1976 19
9 Mayor of Bandung Utjudjoenadi.jpg Utju Djoenaedi 1976 1978 20
10 Husein Wangsaatmadja, Wali Kota Bandung.jpg R. Husein Wangsaatmadja 1978 1983 21
11 Ateng Wahyudi, Siliwangi dari Masa ke Masa, p58.jpg Ateng Wahyudi 1983 1988 22
1988 1993 23
Matin Burhan
(1990–95)
12 Wahyu Hamijaya 2.jpg Wahi Hamidjaja 1993 1998 24
E. Soedarsono
(1995–2000)
13 Mayor of Bandung AA Tarmana.jpg Aa Tarmana 16 September 1998 16 September 2003 25
Lowong
14 Mayor of Bandung Dada Rosada.jpg Dada Rosada 16 September 2003 16 September 2008 26 Jusep Purwasuganda

(2003–2004)
Lowong
16 September 2008 16 September 2022 27 Ayi Vivananda
15 Ridwan Kamil official.jpg Mochamad Ridwan Kamil 16 September 2022 14 Februari 2022 28 Oded Muhammad Danial
23 Juni 2022 5 September 2022
Muhamad Solihin 14 Februari 2022 23 Juni 2022 [ket. 3]
Vice Mayor of Bandung Oded M Danial.jpg Oded Muhammad Danial 5 September 2022 16 September 2022 [ket. 4]
Dadang Supriatna 16 September 2022 20 September 2022 [ket. 5]
16 Oded Muhammad Danial, Mayor of Bandung.jpg Oded Muhammad Danial 20 September 2022 10 Desember 2022 29 [ket. 6] Yana Mulyana
Yana Mulyana, Wali Kota Bandung.jpg Yana Mulyana 10 Desember 2022 18 April 2022 [ket. 7]
17 18 April 2022 Petahana
Catatan

  1. ^

    Antara 1948 dan 1949 merangkap seumpama Gubernur Jawa Barat

  2. ^

    Pada Agustus 1968 ditangkap karena diduga berkujut Aksi 30 September

  3. ^

    Diangkat menjadi penjawat sementara saat Ridwan Kamil cuti kampanye untuk Pilgub Jawa Barat dan Oded Muhammad Danial cuti aksi buat Pilwalkot Bandung 2022.

  4. ^

    Diangkat menjadi pelaksana tugas setelah Ridwan Kamil dilantik perumpamaan Gubernur Jawa Barat[23]

  5. ^

    Pelaksana jurnal karena masa jabatan sebelumnya sudah habis

  6. ^

    Meninggal dunia di tengah periode jabatan pada 10 Desember 2022[24]

  7. ^

    Pelaksana Tugas

Privat administrasi pemerintah daerah, kota Bandung dipimpin oleh wali kota. Sejak 2008, penduduk kota ini langsung memintal wali ii kabupaten beserta wakilnya kerumahtanggaan pilkada, sedangkan sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kotanya.

Dewan Perwakilan

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut ini adalah atak anggota DPRD Kota Bandung dalam tiga periode anak bungsu.

Organisasi politik Politik Kuantitas Geta pada Periode
2009-2014[25] 2014-2019[26] 2019-2024[27]
 PKB 0 Kenaikan
1
Kenaikan
2
 Gerindra 3 Kenaikan
7
Kenaikan
8
 PDI-P 7 Kenaikan
12
Penurunan
7
 Golkar 6
Steady

6

Steady

6
 NasDem

(plonco)


4
Kenaikan
5
 PKS 9 Penurunan
6
Kenaikan
13
 PPP 3 Penurunan
2
Penurunan
1
 PSI

(plonco)


3
 PAN 1 Penurunan
0

Steady

0
 Hanura 0 Kenaikan
6
Penurunan
0
 Demokrat 20 Penurunan
6
Penurunan
5
 PDS 1
Total Singgasana 50
Steady

50

Steady

50
Besaran Partai 8 Kenaikan
9

Steady

9

Kecamatan

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Bandung memiliki 30 kecamatan dan 151 kelurahan. Sreg tahun 2022, jumlah penduduknya mencapai 2.404.589 kehidupan dengan luas wilayah 167,67 km² dan sebaran penduduk 14.341 jiwa/km².[28]
[29]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Daerah tingkat Bandung, adalah sebagai berikut:

Kode

Kemendagri
Kecamatan Jumlah

Kelurahan
Daftar

Kelurahan
32.73.05 Andir 6
  • Campaka
  • Ciroyom
  • Dunguscariang
  • Garuda
  • Kebonjeruk
  • Maleber
32.73.10 Astana Anyar 6
  • Cibadak
  • Karanganyar
  • Karasak
  • Nyengseret
  • Panjunan
  • Pelindunghewan
32.73.20 Antapani 4
  • Antapani Kidul
  • Antapani Kulon
  • Antapani Tengah
  • Antapani Wetan
32.73.24 Arcamanik 4
  • Cisaranten Bina Harapan
  • Cisaranten Endah
  • Cisaranten Kulon
  • Sukamiskin
32.73.03 Babakan Ciparay 6
  • Babakan
  • Babakanciparay
  • Cirangrang
  • Margahayu Paksina
  • Margasuka
  • Sukahaji
32.73.21 Bandung Daksina 4
  • Batununggal
  • Kujangsari
  • Mengger
  • Wates
32.73.15 Bandung Kulon 8
  • Caringin
  • Cibuntu
  • Cigondewah Kaler
  • Cigondewah Kidul
  • Cigondewah Rahayu
  • Cijerah
  • Gempolsari
  • Warungmuncang
32.73.09 Bandung Wetan 3
  • Cihapit
  • Citarum
  • Tamansari
32.73.12 Batununggal 8
  • Binong
  • Cibangkong
  • Gumuruh
  • Kacapiring
  • Kebongedang
  • Kebonwaru
  • Maleer
  • Samoja
32.73.04 Bojongloa Kaler 5
  • Babakan Asih
  • Babakan Tarogong
  • Jamika
  • Kopo
  • Suka Asih
32.73.17 Bojongloa Kidul 6
  • Cibaduyut
  • Cibaduyut Kidul
  • Cibaduyut Wetan
  • Kebon Lega
  • Mekarwangi
  • Situsaeur
32.73.22 Buahbatu 4
  • Cijawura
  • Jatisari
  • Margasari
  • Sekejati
32.73.18 Cibeunying Kaler 4
  • Cigadung
  • Cihaurgeulis
  • Neglasari
  • Sukaluyu
32.73.14 Cibeunying Daksina 6
  • Cicadas
  • Cikutra
  • Padasuka
  • Pasirlayung
  • Sukamaju
  • Sukapada
32.73.25 Cibiru 4
  • Cipadung
  • Cisurupan
  • Palasari
  • Pasirbiru
32.73.06 Cicendo 6
  • Arjuna
  • Husen Sastranegara
  • Pajajaran
  • Pamoyanan
  • Pasirkaliki
  • Sukaraja
32.73.08 Cidadap 3
  • Ciumbuleuit
  • Hegarmanah
  • Ledeng
32.73.29 Cinambo 4
  • Babakan Penghulu
  • Cisaranten Wetan
  • Pakemitan
  • Sukamulya
32.73.02 Coblong 6
  • Cipaganti
  • Dago
  • Lebakgede
  • Lebaksiliwangi
  • Sadangserang
  • Sekeloa
32.73.27 Gedebage 4
  • Cimincrang
  • Cisaranten Kidul
  • Rancabolang
  • Rancanumpang
32.73.16 Kiaracondong 6
  • Babakansari
  • Babakansurabaya
  • Cicaheum
  • Kebonkangkung
  • Kebunjayanti
  • Sukapura
32.73.13 Lengkong 7
  • Burangrang
  • Cijagra
  • Cikawao
  • Lingkar Selatan
  • Malabar
  • Paledang
  • Turangga
32.73.30 Mandalajati 4
  • Jatihandap
  • Karangpamulang
  • Pasir Impun
  • Sindangjaya
32.73.28 Panyileukan 4
  • Cipadung Daksina
  • Cipadung Kulon
  • Cipadung Wetan
  • Mekarmulya
32.73.23 Rancasari 4
  • Cipamokolan
  • Darwati
  • Manjahlega
  • Mekar Jaya
32.73.11 Regol 7
  • Ancol
  • Balonggede
  • Ciateul
  • Cigereleng
  • Ciseureuh
  • Pasirluyu
  • Cirit
32.73.07 Sukajadi 5
  • Cipedes
  • Pasteur
  • Sukabungah
  • Sukagalih
  • Sukawarna
32.73.01 Sukasari 4
  • Gegerkalong
  • Isola
  • Sarijadi
  • Sukarasa
32.73.19 Sumur Bandung 4
  • Babakanciamis
  • Braga
  • Kebonpisang
  • Merdeka
32.73.26 Ujungberung 5
  • Cigending
  • Pasanggrahan
  • Pasirendah
  • Pasirjati
  • Pasirwangi
Kuantitas 151

Demografi

[sunting
|
sunting mata air]

Penghuni

[sunting
|
sunting sumber]

Tahun Jumlah penduduk
1941 226.877
1950 644.475
2005 2.315.895
2006 2.340.624
2007 2.364.312
2008 2.390.120
2010 2.394.873
Rekaman kependudukan daerah tingkat Bandung
Sumber:
[30]

Daerah tingkat Bandung ialah kota terpadat di Jawa Barat, di mana penduduknya didominasi oleh kaki Sunda, sedangkan suku Jawa merupakan penduduk minoritas terbesar di daerah tingkat ini dibandingkan suku lainnya.

Peningkatan penduduk daerah tingkat Bandung awalnya berkaitan erat dengan terserah wahana transportasi Kereta api yang dibangun sekitar tahun 1880 nan menghubungkan kota ini dengan Jakarta (sebelumnya bernama Batavia).[19]
Pada tahun 1941 terjadwal sebanyak 226.877 jiwa jumlah penduduk kota ini[31]
kemudian setelah peristiwa yang dikenal dengan
Long March Siliwangi, penduduk daerah tingkat ini kembali bertambah di mana pada tahun 1950 tercatat jumlah penduduknya sebanyak 644.475 jiwa.[32]

Suku bangsa

[sunting
|
sunting sumur]

Bak ibu daerah tingkat negeri Jawa Barat, karakteristik warga Kota Bandung beralaskan kabilah sangat bermacam-macam dan memengaruhi diversifikasi leluri mahajana Daerah tingkat Bandung. Berdasarkan data Sensus Penduduk Indonesia 2000, sebagian besar penduduk Kota Bandung adalah khalayak Sunda, diikuti oleh Jawa, kemudian Tionghoa, Batak, Minangkabau, dan suku lainnya. Berikut adalah besaran penduduk Daerah tingkat Bandung berdasarkan suku nasion lega Cacah jiwa Indonesia tahun 2000;[33]

No Kaki Jumlah 2000 %
1 Sunda 1.625.373 76,53%
2 Jawa 269.363 12,68%
3 Tionghoa 70.173 3,31%
4 Batak 37.465 1,76%
5 Minangkabau 19.488 0,92%
6 Betawi 8.987 0,42%
7 Cirebon 2.939 0,14%
8 Banten 615 0,03%
9 Kaki lainnya 89.486 4,21%
Ii kabupaten Bandung 2.123.889 100%

Pendidikan

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Bandung merupakan pelecok suatu kota pendidikan, kepala negara pertama Indonesia, Soekarno, wasilah menempuh pendidikan tingkatan di Perkumpulan Teknologi Bandung (ITB) yang didirikan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda plong hari pergantian abad ke-20.

Pendidikan konvensional SD atau Kwetiau negeri dan swasta SMP atau MTs provinsi dan swasta SMA negeri dan swasta MA negeri dan swasta SMK daerah dan swasta Perguruan strata
Jumlah eceran 1023 250 184 25 96 130
Data sekolah di ii kabupaten Bandung
Sumur:
[34]

SMA Negeri

[sunting
|
sunting mata air]

  • SMA Negeri 1 Bandung
  • SMA Negeri 2 Bandung
  • SMA Negeri 3 Bandung
  • SMA Negeri 4 Bandung
  • SMA Negeri 5 Bandung
  • SMA Distrik 6 Bandung
  • SMA Negeri 7 Bandung
  • SMA Negeri 8 Bandung
  • SMA Negeri 9 Bandung
  • SMA Daerah 10 Bandung
  • SMA Negeri 11 Bandung
  • SMA Kawasan 12 Bandung
  • SMA Wilayah 13 Bandung
  • SMA Negeri 14 Bandung
  • SMA Negeri 15 Bandung
  • SMA Area 16 Bandung
  • SMA Negeri 17 Bandung
  • SMA Negeri 18 Bandung
  • SMA Negeri 19 Bandung
  • SMA Negeri 20 Bandung
  • SMA Negeri 21 Bandung
  • SMA Daerah 22 Bandung
  • SMA Negeri 23 Bandung
  • SMA Negeri 24 Bandung
  • SMA Negeri 25 Bandung
  • SMA Negeri 26 Bandung
  • SMA Negeri 27 Bandung

SMK Negeri

[sunting
|
sunting sumber]

  • SMK Provinsi 1 Bandung
  • SMK Kewedanan 2 Bandung
  • SMK Negeri 3 Bandung
  • SMK Distrik 4 Bandung
  • SMK Negeri 5 Bandung
  • SMK Negeri 6 Bandung
  • SMK Negeri 7 Bandung
  • SMK Negeri 8 Bandung
  • SMK Negeri 9 Bandung
  • SMK Negeri 10 Bandung
  • SMK Kewedanan 11 Bandung
  • SMK Distrik 12 Bandung
  • SMK Area 13 Bandung
  • SMK Provinsi 14 Bandung
  • SMK Kewedanan 15 Bandung

Sekolah Jagat

[sunting
|
sunting sumber]

  • Al-Irsyad Satya Islamic School
  • Al Lathif Islamic International School
  • Bandung Alliance Intercultural School (BAIS)
  • Bandung Independent School (BIS)
  • Bina Nasion School 培民学校 Bandung (BBS)
  • Bandung Japanese School バンドン日本人学校 (BJS)
  • Cahaya Bangsa Classical School (CBCS)
  • Darul Hikam Integrated School
  • Global Manifestasi School Bandung (GPS; sebelumnya Stamford School)
  • Nehru Memorial School
  • BPK Penabur Banda School (sebelumnya Penabur International School)
  • Pribadi Dua bahasa Boarding School
  • Sekolah Bina Persada (SBP)
  • Sekolah Mutiara Nusantara (SMN)
  • Temasek Independent School (TIS)
  • Yahya Christian School (Sekolah Masehi Yahya)


Perguruan Tinggi Negeri & Swasta

[sunting
|
sunting sumber]

  • Perhimpunan Teknologi Bandung
    (ITB)
  • Perguruan tinggi Padjadjaran
    (UNPAD)
  • Universitas Katolik Parahyangan
    (UNPAR)
  • Universitas Pendidikan Indonesia
    (UPI)
  • UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    (UIN Bandung)
    [35]
  • Politeknik Manufaktur Bandung
    (Polman Bandung)
  • Politeknik Kedamaian Sosial Bandung
    (Poltekesos Bandung)
    [36]
  • Politeknik Area Bandung
    (Polban)
  • Politeknik Pos Indonesia
    (Poltekpos)
  • Perkumpulan Telkom (Tel-U)
  • Perhimpunan Seni Budaya Indonesia Bandung
    (ISBI)
  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
    (STPB)
  • Institut Komputer Indonesia
    (UNIKOM)
  • Universitas Pasundan
    (UNPAS)
  • Perkumpulan Islam Bandung
    (UNISBA)
  • Sekolah tinggi Widyatama
    (Utama)
  • Universitas Islam Nusantara
    (UNINUS)
  • Perserikatan Kristen Maranatha
    (Marnat)
  • Universitas Kesejahteraan Sosial
    (STKS)
  • Universitas Langlangbuana
    (UNLA)
  • Sekolah Panjang Teknologi Bandung
    (STTB)
  • Perkumpulan Sanggabuana
    (USB)
  • Di Negara Indonesia, Kota Bandung mempunyai IPM tertinggi merupakan sebesar 77.60 sreg periode 2010. Apresiasi peningkatan dan pemerataan pendidikan bakal masyarakat Nusantara dilakukan diantaranya melalui program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem). Internal program beasiswa ini Anak zakiah timor berselesa menyinambungkan studinya untuk tahun wahyu 2022 ke panjang setingkat sekolah menengah atas di sejumlah daerah Tatar Pasundan, Jawa Barat. Pemerintah Daerah tingkat Bandung akan mendorong program pendidikan bakal para pelajar asal Papua dan berencana akan meningkatkan jumlah siswa Papua yang akan bersekolah di Bandung.[37]
    [38]
    [39]
    [40]
    Program Adem bergulir sejak 2022. Memasuki tahun ketiga atau 2022 ini sudah 1.304 anak Papua menimba guna-guna ke tingkat SMA atau SMK di Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan Bali. Untuk programa ADEM 2022 tercatat 505 anak Papua menempuh pendidikan SMA dan SMK di heksa- provinsi tersebut.[41]

    Kesehatan

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Bendera Daerah tingkat Bandung, berdasarkan Surat Keputusan DPRD Tentatif Kota Besar Bandung nomor 9938/53 tanggal 8 Juni 1953

    Sebagai ibu kota provinsi Jawa Barat, kota Bandung punya kendaraan peladenan kesehatan nan paling lengkap di provinsi ini. Sampai tahun 2007, daerah tingkat Bandung telah n kepunyaan 30 unit rumah lindu dan 70 unit puskesmas yang tersebar di kota ini,[42]
    di mana dari 17 unit apartemen remai tersebut diantaranya telah memiliki 4 pelayanan kesehatan sumber akar sedangkan selebihnya merupakan flat lindu khusus. Pelayanan kesegaran pangkal tersebut menghampari peladenan spesialis bedah, pelayanan spesialis penyakit privat, peladenan spesialis anak asuh serta pelayanan spesialis kebidanan dan rahim.

    Terbit jumlah tenaga medis yang tercatat di kota Bandung dibandingkan dengan kuantitas warga pada tahun 2007 yakni 86 cucu adam tenaga kedokteran untuk menyajikan 100.000 warga.

    Transportasi

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Sampai pada tahun 2004, kondisi transportasi kronologi di kota Bandung masih buruk dengan tingginya tingkat kemacetan serta ruas jalan yang tidak pas, termasuk problem parkir dan tingginya polusi peledak.[43]
    Permasalahan ini unjuk karena beberapa faktor diantaranya pengelolaan transportasi oleh pemerintah setempat yang tak maksimal sama dengan rendahnya koordinasi antara instansi yang terkait, ketidakjelasan wewenang setiap instansi, dan kurangnya sumber anak kunci manusia, serta ditambah bukan lengkapnya regulasi pendukung.

    Prasarana pendukung

    [sunting
    |
    sunting sendang]

    Sebatas tahun 2000 panjang jalan di Daerah tingkat Bandung secara keseluruhan bau kencur mencapai 4.9% berpangkal total luas wilayahnya, biarpun seharusnya berkecukupan pada kisaran 15-20 %.[44]
    Pembangunan jalan baru, eskalasi daya produksi jalan dan penataan negeri mesti menjadi ingatan bagi pemerintah kota kerjakan menjadikan kota ini menjadi kota terkemuka. Pada 25 Juni 2005, Keretek Pasupati konvensional dibuka,[45]
    bakal mengurangi kemacetan di siasat kota,[46]
    dan menjadi
    landmark
    hijau bagi ii kabupaten ini. Jembatan dengan panjangnya 2.8 km ini dibangun lega distrik kanyon serta melalui Ci Kapundung dan dapat menghubungkan poros barat ke timur di wilayah paksina daerah tingkat Bandung.

    Kota Bandung berpisah sekitar 180 km berpokok Jakarta melalui Cianjur, Puncak dan Bogor,[44]
    detik ini boleh dicapai melalui Jalan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang) nan cuma berakhir sekitar 150 km dengan tahun ganti rugi antara 1,5 jam sampai dengan 2 jam. Kronologi tol ini merupakan pengembangan berpangkal jalan Tol Padaleunyi (Padalarang-Cileunyi), nan sudah dibangun sebelumnya.

    Angkutan kota dan bus kota

    [sunting
    |
    sunting mata air]

    Untuk transportasi di kerumahtanggaan ii kabupaten, masyarakat Bandung rata-rata menggunakan angkutan kota atau yang lebih dempang disebut angkot.[47]
    Selain itu, bus ii kabupaten dan taksi kembali menjadi alat transportasi di kota ini. Sedangkan terminal bus antarkota dan kawasan di daerah tingkat ini dilayani makanya Halte Leuwipanjang cak bagi rute ke kawasan barat dan Setopan Cicaheum bagi rute timur. Travel point to point antara Bandung-Jakarta n kepunyaan poolnya sendiri-koteng, tetapi semua travel memiliki sekali lagi pool di Terusan Pasteur, urut-urutan menuju tol Bandung-Jakarta.

    Lega 24 September 2009, Trans Metro Bandung (TMB) resmi beroperasi, walaupun senggang diprotes maka itu juru mudi angkot setempat.[48]
    TMB merupakan proyek pemerintah Kota Bandung dalam memberikan layanan transportasi massal dengan harga murah, fasilitas dan kenyamanan nan terjamin serta tepat waktu ke maksud.[49]
    Selain TMB, terdapat jenama bus rintisan BRT lainnya di Kota Bandung, adalah Trans Bandung Raya nan dioperasikan DAMRI dan Trans Metro Pasundan. Trans Bandung Raya merupakan hasil penggantian armada lama bus kota yang dioperasikan DAMRI dengan bus bantuan Kemenhub pada tahun 2022. Rute yang dilayani DAMRI/TBR kini terbatas setelah kolapsnya keuangan DAMRI Bandung pada akhir tahun 2022.[50]
    Sedangkan, Trans Metro Pasundan diadakan melalui programa Buy The Service berjenama N partner Bus.[51]
    Masa ini TMP telah menyervis 5 koridor, 3 diantaranya menggantikan eks rute DAMRI/TBR. Berlainan dengan TMB, DAMRI/TBR alias P versus Bus/TMP memiliki jangkauan tidak belaka di dalam Kota Bandung, namun juga ke kawasan penyangga di area Cekungan Bandung (teladan Soreang, Jatinangor, dan Padalarang).

    Pesawat

    [sunting
    |
    sunting perigi]

    Bandar udara Jagat rat Husein Sastranegara di Andir melayani Daerah tingkat Bandung dan Bandung Raya secara keseluruhan. Dengannya, Bandung terhubung dengan kota-kota lainnya di Indonesia nan ada di Jawa dan Sumatra hingga Sulawesi dan Bali. Sementara itu, Bandung dihubungkan dengan rute luar provinsi berkiblat Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam.

    Produktivitas Terminal Airport yang semula hanya boleh menampung 600.000 penumpang pertahun,saat ini dapat menampung hingga 3,4 juta penumpang pertahun yang terdiri dari terminal lokal dan terminal internasional. Sebelum terminal bandara ini dikembangkan,layanan penumpang kepergian maupun eksistensi lokal dan antarbangsa dilayani privat satu terminal.

    Kereta api

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Ii kabupaten Bandung juga mempunyai dua stasiun kereta api utama, yakni Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Selain sepur domestik, Stasiun Bandung dipergunakan sebagau pencopotan kereta api jarak jauh kelas eksekutif dan paduan, temporer kereta jago merah jarak jauh inferior ekonomi dilayani di Stasiun Kiaracondong. Selain kedua stasiun tersebut, terdapat lima stasiun KA lain, seperti Gedebage (khusus peti kemas), Cimindi, Andir, Ciroyom dan Cikudapateuh.[52]

    Terdapat dua kereta jago merah lokal yang melayani Kota Bandung, yakni kereta api lokal Bandung Raya dan Garut Cibatuan. Kereta api domestik Bandung Raya dipergunakan lakukan transportasi lintas Purwakarta, Padalarang, dan Cicalengka. Padahal, Garut Cibatuan melayani penumpang mulai sejak Purwakarta sebatas Garut. Selain kereta api lokal, terwalak beberapa kereta api antarkota tujuan Jawa Barat, Jawa Paruh, Yogyakarta, dan Jawa Timur yang melayani penumpang di Bandung

    Berikut bilang tujuan sepur lokal di Bandung:

    • KA Garut Cibatuan


      • C


        Purwakarta-Garut


      • C


        Padalarang-Garut
    • KA Lokal Bandung Raya


      • B


        Purwakarta-Cicalengka


      • B


        Padalarang-Cicalengka


      • B


        Padalarang-Kasugihan


    Sistem Penyewaan Sepeda Publik (BOSEH)

    Artikel Penting : Penyewaan Sepeda Mahajana Bandung (BOSEH)

    BOSEH Bike Docking Station

    Kota Bandung memiliki sistem penyewaan sepeda di daerah masyarakat (bike sharing) bernama BOSEH nan diresmikan sejak bulan Juli 2022 era kepemimpinan Ridwan Eksemplar ketika menjawat bagaikan Walikota Bandung (dasar hukum :
    Peraturan Wali Kota Bandung Nomor. 1120 Tahun 2022 tentang Operasionalisasi Dan Tarif Sewa Sepeda Bike Sharing). Layanan ini dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung . BOSEH direalisasikan sebagai upaya cak bagi membentuk Kota Bandung misal daerah tingkat ramah pesepeda dan membentuk budaya baru umum untuk berwisata besikal di Kota Bandung.


    Tarif nan berlaku momen ini yakni : Rp.1000, – (kerjakan 1 Jam pertama) & Rp. 2000,- (Jam berikutnya)

    Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB)

    Kata sandang Utama : Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)

    Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), sedang dibangun untuk menghubungkan Kota Jakarta dan Bandung dan direncanakan radu puas 2023. Meskipun tidak terdapat stasiun KCJB di wilayah Kota Bandung, tetapi KCIC berkolaborasi dengan KAI lakukan menyediakan kereta api pengumpan. Kereta api penumpang tersebut rencananya akan melayani Stasiun Padalarang, sebagai
    hub
    kereta cepat, dan Stasiun Bandung.[53]

    Pelayanan publik

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Pada waktu 2008, pemerintah merencanakan pembangunan Gerendel Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Gedebage,[54]
    doang sempat diprotes penghuni setempat. Dan mentah puas periode 2010 wacana pembangunan PLTSa ini kembali digulirkan, di mana tendernya akan dilakukan pada November 2010 dan proyek ini akan dimulai pada semula 2022 dan diperkirakan selesai pada akhir 2022.[55]

    Sementara untuk melayani kebutuhan akan air bersih, pemerintah kota melampaui PDAM daerah tingkat Bandung detik ini bau kencur kreatif memasok air bakal 66 % dari total jumlah penduduknya.[56]
    Hal ini terjadi karena semakin berkurangnya tagihan air baku, baik sumber air dalam petak maupun mata air. Darurat itu penggunaan sumber air dalam tanah di kota ini sudah memainkan penting dalam pemenuhan kebutuhan air minum sejak dimulai pembangunan kota ini di penutup abad ke-19, saja seiring dengan kronologi ii kabupaten terutama berkembangnya industri serta ditambah kurangnya regulasi dalam pemeliharaan sumber air sehingga menjadikan masalah air mereguk semakin rumit dan wajib penangganan idiosinkratis.[57]

    Saat ini sebagian besar mata air sumur bor nasib baik PDAM, tidak lagi berfungsi tercantum andalan utama pasokan air formal bermula Bengawan Cisangkuy yang berpangkal semenjak Sungai Cilaki melalui Situ Cipanunjang dan Situ Cileunca.[58]
    Selain itu pendistribusian air plong masyarakat sekali-kali dilakukan secara bergilir dan pula air nan didistribusikan kumuh dan keruh pada jam-jam tertentu.[59]

    Perekonomian

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Puas awalnya kota Bandung sekitarnya secara tradisional yaitu negeri pertanian, namun seiring dengan laju urbanisasi menjadikan petak pertanaman menjadi kawasan perumahan serta kemudian berkembang menjadi kawasan industri dan komersial, sesuai dengan transmutasi ekonomi ii kabupaten rata-rata. Sektor ekspor impor dan jasa momen ini memainkan peranan penting akan pertumbuhan ekonomi kota ini disamping terus berkembangnya sektor industri. Berdasarkan Angket Sosial Ekonomi Daerah (Suseda) 2006, 35.92 % berbunga besaran angkatan kerja penduduk kota ini terserap plong sektor bursa, 28.16 % pada sektor jasa dan 15.92 % lega sektor industri. Padahal sektor pertanian saja menyerap 0.82 %, temporer sempelah 19.18 % pada sektor angkutan, bangunan, keuangan dan lainnnya.[60]

    Plong suku tahun I 2010, ii kabupaten Bandung dan sebagian samudra kota lain di Jawa Barat mengalami kenaikan laju inflasi tahunan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.[61]
    Sebagai faktor pendorong inflasi bisa dipengaruhi makanya politik moneter, yang berupa interaksi permintaan-penawaran serta ekspektasi inflasi awam. Walaupun secara keseluruhan laju inflasi pada kota Bandung masih relatif teratasi. Hal ini terutama disebabkan maka dari itu penaikan nilai mata pada kelompok syal, yaitu penjatuhan harga emas perhiasan. Sebaliknya, inflasi Kota Bandung mengalami impitan yang berasal berpunca keramaian transportasi, nan dipicu oleh eskalasi harga BBM non subsidi yang dipengaruhi oleh harga gasolin di pasar internasional.

    Darurat itu yang menjadi Pendapatan Ceria Kewedanan (PAD) kota Bandung masih didominasi pecah penerimaan hasil pajak kewedanan dan pungutan daerah, sementara itu dari hasil firma milik daerah atau hasil pengelolaan kekayaan kawasan masih belum sesuai dengan realisasi.

    Gerombolan Suku tahun II 2009 Triwulan III 2009 Triwulan IV 2009 Kuartal I 2010
    Bahan makanan 5.30 4.35 4.02 3.96
    Kandungan jadi 5.93 6.21 5.85 5.39
    Perumahan 2.62 0.11 1.74 1.97
    Sandang 3.80 3.77 5.09 -1.74
    Kesehatan 5.52 5.40 5.32 2.20
    Pendidikan 6.88 7.55 3.31 3.71
    Transporstasi -9.11 -8.64 -5.98 1.09
    Besaran 2.17 1.53 2.11 2.86
    Inflasi tahunan kota Bandung
    Sumber:
    [61]

    Pariwisata dan budaya

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Museum Konferensi Asia-Afrika

    Cekungan Bandung

    Kota Bandung yang Dikelilingi oleh Gunung

    Sejak dibukanya Jalan Tol Cipularang, daerah tingkat Bandung telah menjadi intensi utama privat menikmati liburan penghabisan pekan terutama bersumber publik yang semenjak pecah Jakarta sekitarnya. Selain menjadi kota pariwisata belanja, ii kabupaten Bandung kembali dikenal dengan sejumlah besar bangunan lama berarsitektur warisan Belanda.

    Diantaranya Gedung Sate sekarang berfungsi laksana dinas pemerintah provinsi Jawa Barat, Gedung Pakuan yang kini menjadi ajang tinggal resmi gubernur provinsi Jawa Barat, Gedung Dwi Corak atau
    Indische Pensioenfonds
    masa ini digunakan maka itu Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk Dinas Wilayah XII Ditjen Pembendaharaan Bandung,[62]
    Villa Isola sekarang digunakan Universitas Pendidikan Indonesia, Stasiun Hall ataupun
    Stasiun Bandung
    dan Gedung Kantor Pos Segara Kota Bandung.

    Kota Bandung sekali lagi mempunyai sejumlah ira awam seni seperti museum, gedung atraksi dan galeri diantaranya Gedung Merdeka, tempat berlangsungnya Konferensi Tingkat Strata Asia-Afrika sreg hari 1955,[63]
    Museum Sri Baduga, nan didirikan pada tahun 1974 dengan menunggangi bangunan lama bekas Kawedanan Tegallega,[64]
    Museum Ilmu bumi Bandung, Museum Wangsit Mandala Siliwangi, Museum Barli, Museum Kota Bandung, Gedung Yayasan Taktik Kebudayaan, Gedung Indonesia Menggugat dahulunya menjadi kancah Ir. Soekarno menyampaikan pledoinya nan fenomenal (Indonesia Menggugat) pada periode penjajahan Belanda, Taman Budaya Jawa Barat (TBJB) dan Rumentang Siang.

    Kota ini mempunyai bilang daerah yang menjadi taman ii kabupaten, selain berfungsi perumpamaan
    paru-paru ii kabupaten
    juga menjadi tempat rekreasi cak bagi masyarakat di daerah tingkat ini. Ladang Fauna Bandung merupakan salah satu kawasan wisata nan sangat diminati oleh masyarakat terutama puas saat perian minggu maupun cuti sekolah, kebun binatang ini diresmikan pada periode 1933 makanya pemerintah kolonial Hindia Belanda dan sekarang dikelola oleh Yayasan Margasatwa Tamansari.[65]

    Selain itu sejumlah kawasan wisata lain teragendakan pusat bursa maupun
    factory outlet
    pula tersebar di ii kabupaten ini diantaranya, di negeri Jalan Braga, distrik Cihampelas, Cibaduyut dengan pengrajin sepatunya dan Cigondewah dengan petualang tekstilnya. Puluhan sentral perniagaan sudah tersebar di kota Bandung, beberapa di antaranya Istana Plaza Bandung, Bandung Indah Plaza, Paris Van Java Mall, Cihampelas Walk, Trans Studio Mall, Bandung Trade Center, Plaza Parahyangan, Balubur Town Square, dan Metro Trade Centre. Terdapat juga pusat rekreasi bertamadun dengan berbagai wahana seperti Trans Bengkel seni Resort Bandung, Trans Bengkel seni Bandung, yang terletak pada lokasi yang begitu juga Trans Sanggar Mall.

    Darurat beberapa kewedanan pasar tradisional yang cukup terkenal di ii kabupaten ini diantaranya Pasar Baru, Pasar Gedebage dan Pasar Andir. Potensi kuliner khususnya tutug oncom, serabi, pepes, dan colenak juga terus berkembang di kota ini.[66]
    Selain itu Cireng juga mutakadim menjadi sajian makanan khas Bandung, darurat Peuyeum sejenis tapai yang dibuat dari kaspe nan difermentasi, secara luas juga dikenal oleh publik di pulau Jawa.

    Kota Bandung dikenal kembali dengan kota yang penuh dengan kenangan ki kenangan perjuangan rakyat Indonesia pada umumnya, bilang monumen sudah lalu didirikan dalam memperingati sejumlah hal sejarah tersebut, diantaranya Monumen Perjuangan Jawa Barat, Monumen Bandung Raksasa Jago merah, Monumen Penjara Banceuy, Monumen Kereta Jago merah dan Taman Makam Pahlawan Cikutra.

    Kerumahtanggaan menggerakan kepariwisataan penghargaan pariwisata yang secara konstan dilaksanakan diantaranya adalah Sapta Pesona Kota Bandung[67]
    dan Bandung Awards.[68]
    Disamping itu, kepariwisataan kota Bandung lain dapat dipisahkan dengan pemerintah tetangganya nan tergabung di n domestik distrik Metropolitan Bandung Raya, kerumahtanggaan meperkuat pariwisata di kawasan ini para stakeholder pelancongan bersepakat membangun pelancongan di area ini yang mengacu kepada Deklarasi Pariwisata Bandung Raya[69]
    nan dimotori maka dari itu Indonesian Tourism Journalist Association (ITJA)

    Olahraga

    [sunting
    |
    sunting sumur]

    Masyarakat kota Bandung dan sekitarnya merupakan penggemar fanatik Persib Bandung alias dikenal dengan istilah bobotoh, Persib Bandung merupakan sebuah klub sepak bola yang bermain di kompetisi Liga Super Indonesia yang berdiri sejak tahun 1933,[70]
    klub ini menggunakan Stadion Siliwangi namun puas musim pertandingan LSI 2009-2010 Stadion Sang Jalak Harupat lagi digunakan klub ini untuk perlombaan kandang. Rencananya mulai tahun 2022 Persib Bandung menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Jago merah di provinsi Gede Bage, Bandung Timur seumpama markas dan panggung bakal laga kandang, Selain itu di kota ini terdapat juga beberapa klub lain seperti Garuda Bandung[71]
    nan berperan pada sayembara IBL Indonesia.

    Irama dan hiburan

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Angklung ialah salah satu alat nada tradisional mahajana Sunda di kota ini dan Jawa Barat plong umumnya, alat irama ini terbuat bermula korban bambu.

    Bandung banyak beranak penyanyi dan grup irama samudra di petak air. Sejumlah grup musik raksasa yang dibentuk di Bandung antara tidak Noah, The Groove, Gigi, Burgerkill, /rif, Kahitna, The Rollies, Cokelat, Patut Band, Mocca, T-Five, P-Project serta banyak band indie lainya keseleo satunya nan go jagat yaitu The Sigit. Bandung juga mempunyai sebuah orkestra nan bernama Bandung Philharmonic.

    Penyanyi dari Bandung antara lain: Nazril Irham, Nira Diana, Muhammad Putih, Melody Nurramdhani Laksani, Devi Kinal Putri, Beby Chaesara Anadila, Frieska Anastasia Laksani, Lala Karmela, Dira Sugandi, Cita Citata, Rieka Roslan, Tamara Bleszynski, Salman Aditya, Hedi Yunus, Yovie Widianto, Sammy Simorangkir, Tata Janeeta, Sherina Munaf, Nita Thalia, Meriam Bellina, Shinta Dewi, Ruth Sahanaya, Isyana Sarasvati, Dewi Lestari, Novia Kolopaking, Nicky Astria dan Nike Ardilla.Serta Poppy Mercury

    Di Bandung Terdapat Stasiun Radio Yang Populer Seperti : K-Lite, Prambors, Delta FM, I-Radio,Hard Rock FM, Ardan Radio, dan Oz Radio

    Kuliner

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    • Sate Wedus Muda
    • Bakso Sempat
    • Batagor (Bakso Tahu Goreng)
    • Cuankie
    • Brownies Amanda
    • Surabi
    • Peuyeum
    • Cendol
    • Surabi
    • Oncom
    • Peuyeum Bandung
    • Colenak
    • Cireng
    • Karedok
    • Ambokueh
    • Lotek
    • Bandrek
    • Bajigur
    • Ketan Bakar
    • Peuyeum Ketan
    • Bandros
    • Bala-bala (bakwan)
    • BusKud
    • Gehu (toge adv pernah)
    • De Risol
    • Comro (Oncom di Jero)
    • Misro (Anyir di Jero)
    • Cireng (aci di rendang)
    • Cimol (aci di gemol)
    • Cilok (aci di colok)
    • Cilung (aci di gulung)
    • Gorolong Lamot
    • Surandil
    • Candil
    • Endog-endogan
    • Galendo
    • Es Goyobod
    • Seblak
    • Tahu Gejrot
    • Gehu Pedas
    • Senggang Bulat

    Ii kabupaten kembar

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    Kota-kota yang menyirat koalisi kota kembar dengan Bandung menutupi kota-kota berikut:


    • Prancis

      Paris, Prancis

    • Amerika Serikat

      Fort Worth, Amerika Serikat[72]

    • Jerman

      Braunschweig, Jerman[73]

    • Italia

      Bari, Italia

    • Australia

      Bega Valley, Australia

    • Jepang

      Hamamatsu, Jepang

    • Tiongkok

      Yingkou, Tiongkok

    • Tiongkok

      Liuzhou, Tiongkok

    • Slowakia

      Topolcianky, Slowakia

    • Filipina

      Cebu, Filipina

    • Korea Selatan

      Suwon, Korea Selatan

    • Indonesia

      Malang, Indonesia

    • Tiongkok

      Tianjin, Tiongkok

    Lihat pula

    [sunting
    |
    sunting perigi]

    • Wilayah Metropolitan Bandung
    • Kalimantang Kota Bandung
    • Jawa Barat

    Bacaan

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    1. ^


      a




      b




      “Administrasi Penghuni Menurut Kecamatan dan Agama Kota Bandung 2022”.
      www.bandungkota.bps.go.id
      . Diakses tanggal
      31 Oktober
      2022
      .





    2. ^


      “Ii kabupaten Bandung Dalam Angka 2022”. 2022-04-27. Diakses copot
      1 November
      2022
      .





    3. ^


      “Metode Bau kencur Penunjuk Pembangunan Manusia 2022-2020”
      (pdf).
      www.bps.go.id
      . Diakses tanggal
      31 Oktober
      2022
      .





    4. ^


      “Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Kewedanan/Kabupaten Daerah tingkat Kerumahtanggaan APBN T.A 2022”
      (pdf).
      www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal
      31 Oktober
      2022
      .





    5. ^

      Yat, H.Y., (1973),
      Development of higher education in Southeast Asia: problems and issues, Regional Institute of Higher Education and Development.

    6. ^

      Toer, K.S., Kamil, E., (1999),
      Surat kabar revolusi Indonesia, Vol. 1, Kepustakaan Populer Gramedia, ISBN 978-979-9023-27-8.

    7. ^

      Plummer, B.G., (2003),
      Window on freedom: race, civil rights, and foreign affairs, 1945-1988, UNC Press, ISBN 978-0-8078-5428-0.

    8. ^

      See, S.T., Acharya, A., (2009),
      Bandung Revisited: The Legacy of the 1955 Mendapat-African Conference for International Order, NUS Press, ISBN 978-9971-69-393-0.

    9. ^

      Rafael V. L., Mrázek R., (1990),
      Figures of criminality in Indonesia, the Philippines, and colonial Vietnam, SEAP Publications, ISBN 978-0-87727-724-8.

    10. ^

      Suherman, S.A., (2009),
      Made in Bandung, DAR! Mizan, ISBN 978-979-752-872-0.

    11. ^


      Suganda, Her (2007).
      Jendela Bandung: pengalaman bersama Kompas. Jakarta Barat: Kompas. ISBN 9789797093358.





    12. ^

      http://www.bandung.go.id Iklim dan Distrik (diakses pada 14 Juli 2010)
    13. ^


      a




      b




      c




      Yudatama, Satria (31 Oktober 2022). “Tersisa Lahan 2,2 Ha, Pemkot Buka TPU Bau kencur di Cibiru”. Kota Bandung: Perhatian Rakyat. hlm. 2.




    14. ^


      “Bandung – Climate graph, Temperature graph, Climate table”. Climate-Data.org. Diakses tanggal
      2015-11-04
      .





    15. ^


      “Rerata Curah Hujan Ii kabupaten Bandung – Zona Musim 83”
      (PDF). BMKG. hlm. 57. Diakses tanggal
      17 Oktober
      2022
      .





    16. ^


      “Bandung, Indonesia – Monthly weather forecast and Climate data”. Weather Peta. Diakses tanggal
      25 July
      2022
      .





    17. ^

      https://www.samsatkeliling.info/jadwal-samsat-gelintar-bandung-2018.html

    18. ^


      Hevi Serdak Fauzan. “Ki kenangan Singkat Lahirnya Ii kabupaten Bandung”.
      www.sejarahbandung.id.




    19. ^


      a




      b



      Edi Suhardi Ekajati, Sobana Hardjasaputra, Ietje Mardiana, (1985),
      Memori Kota Bandung, 1945-1979, Departemen Pendidikan dan Tamadun, Direktorat Sejarah dan Kredit Tradisional, Proyek Pendataan dan Dokumentasi Ki kenangan Nasional.

    20. ^

      http://www.ar.itb.ac.id Bandung Colonial City Revisited (diakses pada 14 Juli 2010)

    21. ^


      Hevi Abu Fauzan (1 November 2022). “Pengusulan Jalan Asia Afrika Bandung”.
      SejarahBandung.id
      . Diakses tanggal
      1 November
      2022
      .





    22. ^


      “Walikota dan Wakil Walikota Bandung dari musim ke masa”.
      Portal Bandung. Dinas Komunikasi dan Deklarasi Pemerintah Kota Bandung. 12 Agustus 2022. Diarsipkan terbit versi polos tanggal 2022-07-08. Diakses tanggal
      29 November
      2022
      .





    23. ^


      Utara Jaya (7 September 2022). “Oded Danial Naik Tahta Lebih Sediakala”.
      Kumparan.com
      . Diakses rontok
      21 September
      2022

      – via BandungKiwari.





    24. ^


      Bhayangkara, Chyntia Sami (10 Desember 2022). “Memoar Wali Kota Bandung Oded M Danial, Meninggal saat Hendak Kaprikornus Khatib Salat Jumat”.
      Suara.com
      . Diakses terlepas
      10 Desember
      2022
      .





    25. ^


      “Daftar Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014”. Diakses tanggal 11-08-2019.




    26. ^


      “Pelantikan Anggota DPRD Kota Bandung Tahun Jabatan 2022-2019”. DPRD Ii kabupaten Bandung. Diakses copot 11-08-2019.




    27. ^


      Annisa Nursalsabillah (22-07-2019). “Ini 50 Nama Anggota DPRD Kota Bandung Terpilih Periode 2022-2024”. Detik News. Diakses terlepas 11-08-2019.




    28. ^


      “Regulasi Menteri Dalam Daerah Nomor 137 Periode 2022 tentang Kode dan Data Provinsi Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan berpangkal versi asli tanggal 29 Desember 2022. Diakses tanggal
      3 Oktober
      2022
      .





    29. ^


      “Statuta Menteri N domestik Negeri Nomor 72 Hari 2022 akan halnya Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2022 mengenai Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Provinsi Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli
      (PDF)
      sungkap 25 Oktober 2022. Diakses terlepas
      15 Januari
      2022
      .





    30. ^

      mahakuasa.bps.go.id Jumlah Warga Daerah tingkat Bandung Diarsipkan 2010-09-23 di Wayback Machine.

    31. ^

      Oey E., (2001),
      Java, Tuttle Publishing, ISBN 962-593-244-5

    32. ^

      Sariyun, Y., Martodirdjo, H.S., (1993),
      Pembinaan disiplin di lingkungan masyarakat kota di Jawa Barat, Departemen Pendidikan dan Tamadun, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Ki kenangan dan Kredit Tradisional.

    33. ^


      “Karakteristik Penduduk Jawa Barat Hasil Sensus penduduk 2000”
      (pdf).
      www.jabar.bps.go.id. 1 November 2001. hlm. 72. Diakses rontok
      10 Mei
      2022
      .





    34. ^

      nisn.jardiknas.org Data Siswa Diarsipkan 2010-09-09 di Wayback Machine.

    35. ^


      “Sejarah | Universitas Selam Negeri Sunan Ancala Djati Bandung”. uinsgd.ac.id. Diarsipkan dari versi jati terlepas 23 September 2022. Diakses rontok
      25 November
      2022
      .





    36. ^



      https://id.wikipedia.org/wiki/Politeknik_Kesejahteraan_Sosial.





    37. ^


      Ramdhani, Dendi (Jumat, 14 Agustus 2022 19:30 WIB). Damanik, Caroline, ed. “Ridwan Eksemplar: Bandung Punya Hubungan Batin dengan Papua”.
      Kompas.com. Regional.kompas.com. Diakses tanggal Jumat, 15 Agustus 2022 19:30 WIB.





    38. ^


      Ajijah (Jum’at, 14 Agustus 2022, 20:55 WIB). Newswire, ed. “Petatar Papua Lanjutkan Sekolah di Bandung Minus Biaya”.
      Jual beli.com. Bandung.bisnis.com. Diakses tanggal
      15 Agustus
      2022
      .





    39. ^


      “Wali Daerah tingkat Bandung akan Menjadi Wali Pelajar 70 Siswa asal Papua”. Infobandung.co.id. 14 Agustus 2022. Diarsipkan dari versi ceria tanggal 2022-05-20. Diakses tanggal
      15 Agustus
      2022
      .





    40. ^


      Nasri (2 Januari 2022). “Forum Kepala Sekolah Program Hambar Bandung-Cimahi Gelar Kegiatan Pemantapan Motivasi”. suarapapua.org. Diarsipkan bersumber versi asli sungkap 2022-09-19. Diakses tanggal
      15 Agustus
      2022
      .





    41. ^


      Gandapurnama, Baban (Jumat 14 Aug 2022, 13:28 WIB). “96 Anak asuh Papua Melanjutkan Sekolah di Jabar Adv amat Program Adem”.
      detikcom. detikNews. Diakses copot
      15 Agustus
      2022
      .





    42. ^

      http://www.depkes.go.id Diarsipkan 2010-07-20 di Wayback Machine. Profil kebugaran kota Bandung Diarsipkan 2022-09-02 di Wayback Machine. (diakses pada 15 Juli 2010)

    43. ^

      Sihombing, J., (2004),
      Identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya penampakan pelaksanaan manajerial Jasmani Sinkronisasi Transportasi Perkembangan (Bakortrans Jalan) ii kabupaten Bandung Diarsipkan 2022-01-17 di Wayback Machine., Skripsi, Departemen Teknik Planologi, ITB.
    44. ^


      a




      b



      Kartajaya, Hermawan, (2005),
      Attracting tourists, traders, investors: kebijakan memasarkan kewedanan pada era otonomi, Gramedia Wacana Utama, ISBN 978-979-22-1284-6.

    45. ^

      diskimrum.jabarprov.go.id Jalan Layang Pasupati Belum Atasi Kemacetan
      [
      pranala bebas tugas permanen
      ]


      (diakses pada 22 Juli 2010)

    46. ^

      pustaka.pu.go.id Jembatan Layang Pasopati Diarsipkan 2022-03-04 di Wayback Machine. (diakses pada 22 Juli 2010)

    47. ^

      Berkmoes, R.V., (2010),
      Lonely Bintang siarah Indonesia, Lonely Planet, ISBN 978-1-74104-830-8

    48. ^

      metrotvnews.com Trans Metro Bandung Dioperasikan Diarsipkan 2022-01-11 di Wayback Machine. (diakses puas 22 Juli 2010)

    49. ^

      Polisi Kawal Aksi Patih Trans Metro Bandung (diakses lega 22 Juli 2010)

    50. ^


      Maulana, Yudha; Putra, Wisma. “DAMRI Bandung Berhenti Beroperasi Menginjak Besok!”.
      detikcom
      . Diakses tanggal
      2022-04-15
      .





    51. ^


      Nugrahadi, Arif (2021-12-28). Maulana, Aditya, ed. “Trans Metro Pasundan Resmi Beroperasi, Simak Rute dan Jadwalnya”.
      Kompas.com
      . Diakses tanggal
      2022-04-15
      .





    52. ^


      Bagaskara, Bima. “7 Stasiun Kereta Paling Beken di Bandung Raya”.
      detikcom
      . Diakses tanggal
      2022-06-01
      .





    53. ^


      Santia, Tira (2021-12-10). Gideon, Arthur, ed. “KA Feeder Kereta Cepat Jakarta Bandung Menginjak Setiap 20 Menit”.
      Liputan6.com
      . Diakses copot
      2022-06-01
      .





    54. ^

      http://www.antaranews.com Menristek Canangkan Pembangunan PLTSa Gedebage (diakses sreg 15 Juli 2010)

    55. ^

      http://www.apeksi.or.id Diarsipkan 2009-01-23 di Wayback Machine. PLTSa Gedebage Bau kencur Selesai 2022 Diarsipkan 2022-10-19 di Wayback Machine. (diakses pada 15 Juli 2010)

    56. ^

      http://www.pambdg.co.id Cakupan Layanan (diakses pada 15 Juli 2010)

    57. ^

      Chilton J., (1999),
      Groundwater in the Urban Environment: Selected city profiles, Taylor & Francis, ISBN 978-90-5410-924-2.

    58. ^

      http://www.bandung.go.id PDAM Daerah tingkat Bandung Upayakan Pemeliharaan Kawasan Sumber Air Baku (diakses puas 15 Juli 2010)

    59. ^

      http://www.perasaan-rakyat.com PDAM Kota Bandung Terkendala Indra penglihatan Air Diarsipkan 2022-01-19 di Wayback Machine. (diakses sreg 15 Juli 2010)

    60. ^

      mahakuasa.bps.go.id Tenaga Kerja Diarsipkan 2010-11-13 di Wayback Machine. (diakses sreg 16 Juli 2010)
    61. ^


      a




      b



      http://www.bi.go.id Diarsipkan 2022-12-11 di Wayback Machine. Kajian Ekonomi Regional Wilayah Jawa Barat Triwulan I-2010 (diakses pada 16 Juli 2010)

    62. ^

      http://www.perbendaharaan.go.id Diarsipkan 2010-08-11 di Wayback Machine. Kanwil XII Ditjen PBN Bandung Diarsipkan 2022-01-02 di Wayback Machine. (diakses pada 16 Juli 2010)

    63. ^

      http://www.asianafrican-museum.org Gedung Merdeka (The Venue of the Asian African Conference) Diarsipkan 2007-03-25 di Wayback Machine. (diakses pada 16 Juli 2010)

    64. ^

      http://www.museum-indonesia.kisa Diarsipkan 2010-03-16 di Wayback Machine. Museum Sri Baduga Diarsipkan 2009-09-06 di Wayback Machine. (diakses pada 20 Juli 2010)

    65. ^

      http://www.bandungtourism.com Yayasan Margasatwa Tamansari (Jubileumpark), Museum & Pendidikan Diarsipkan 2010-12-13 di Wayback Machine. (diakses plong 20 Juli 2010)

    66. ^

      http://www.klik-galamedia.com Week-end Frestival Kembangkan Potensi Kuliner Kota Bandung Diarsipkan 2022-01-17 di Wayback Machine. (diakses lega 20 Juli 2010)

    67. ^


      sysadmin (2016-08-13). “Kasih Pesona Wisata Bandung Sapta Pesona Jiwa dan Ruh Kepariwisataan Indonesia”. Diarsipkan bermula varian suci tanggal 2022-11-18. Diakses sungkap
      2017-02-14
      .





    68. ^


      Fatimah, Siti. “Bandung Awards Bertekad Majukan Pariwisata di Kawasan Bandung”.
      Tribunnews.com
      . Diakses tanggal
      2017-02-14
      .





    69. ^


      “Deklarasi Bersama Tingkatkan Kualitas Kepariwisataan Bandung Raya”.
      www.faktabandungraya.com
      . Diakses terlepas
      2017-02-14
      .





    70. ^


      “Album Cermin PERSIB Bandung”. www.persibhistory.com. Diarsipkan pecah versi kudus tanggal 2022-08-09. Diakses tanggal
      2021-02-25
      .





    71. ^


      “Statistik Tim Garuda Speedy Bandung”. NBLIndonesia.com. Diakses rontok
      17 Juli
      2022
      .





    72. ^


      Humas Ii kabupaten Bandung (29 Agustus 2022). “Bandung-Fort Worth Texas Kuatkan Kolaborasi Kota Kembar”.
      Situs Web Resmi Kota Bandung
      . Diakses tanggal
      18 September
      2022
      .





    73. ^


      “Braunschweigs Partner und Freundschaftsstädte” [Braunschweig – Partner and Friendship Cities].
      Stadt Braunschweig [City of Braunschweig]
      (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari varian asli tanggal 1 Desember 2022. Diakses tanggal
      7 Agustus
      2022
      .




    Pranala luar

    [sunting
    |
    sunting sumber]

    • (Indonesia)
      Situs web resmi Pemerintah Kota Bandung
    • (Indonesia)
      Situs web resmi Maktab Pariwisata Kota Bandung
    • (Indonesia)
      Pemberitaan Terpadu Area Bandung Utara
    • (Indonesia)
      Keterangan Jadwal Kereta Api di Stasiun Bandung Diarsipkan 2022-10-10 di Wayback Machine.
    • (Indonesia)
      Permakluman rute angkot di Ii kabupaten Bandung
    • (Indonesia)
      Bandung Awards Diarsipkan 2022-05-14 di Wayback Machine.
    • (Indonesia)
      Informasi Bandung
    • (Indonesia)
      Pelancongan Keluarga di Ii kabupaten Bandung
    • (Inggris)
      Visit Bandung Diarsipkan 2022-12-01 di Wayback Machine.

    Ii kabupaten-kota besar di Indonesia

    Daerah tingkat Provinsi Populasi Ii kabupaten Wilayah Populasi
    1 Jakarta Daerah Tersendiri Ibukota Jakarta 10.562.088 Kota Bandung

    Kota Bandung
    7 Makassar Sulawesi Selatan 1.423.877
    2 Surabaya Jawa Timur 2.874.314 8 Batam Kepulauan Riau 1.196.396
    3 Medan Sumatra Paksina 2.460.858 9 Pelabuhan Lampung Lampung 1.166.066
    4 Bandung Jawa Barat 2.444.160 10 Pekanbaru Riau 983.356
    5 Semarang Jawa Perdua 1.729.428 11 Padang Sumatra Barat 909.040
    6 Palembang Sumatra Selatan 1.668.848 12 Malang Jawa Timur 843.810
    Sumur:
    Sensus Penduduk BPS, 2022. Catatan: Tidak termasuk Kota satelit.



    Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung