Alat Peraga Labor Pai Pembelajaran Untuk Tingkat Smp

Hj. Afifatun, Kasi PAI plong SMA/SMALB/SMK memberikan sambutan secara virtual pada kegiatan seminar

(Semarang-Bidang PAI). Laboratorium PAI di sekolah yang representatif wajib adanya desain perencanaan yang matang, organisasi, pengendalian , kontrol dan evaluasi program secara kontinyu. Demikian dikatakan Afifatun, Atasan seksi PAI pada SMA/SMALB/SMK Bidang PAI Kanwil Kemenag Jawa Tengah saat menjadi pembicara kiat pada seminar online Manajemen Makmal PAI di Era Digital yang diselenggarakan MGMP PAI SMA Jawa Tengah, Sabtu, 18/12/2021.

Dengan adanya Makmal PAI, Afifatun berambisi momentum kegiatan siapa ini menjadi lecutan bakal peningkatan dur PAI untuk pendidik maupun petatar didik. “Kami mengapreasiasi kegiatan yang digagas maka dari itu MGMP PAI SMA Jawa Tengah cak bagi bersama-sekelas meningkatakan kualitas PAI di Jawa Tengah. Alhasil manfaatkan terus program MGMP PAI SMA Jawa Tengah,” tuturnya.

Provisional itu Hery Nugroho, atasan MGMP PAI SMA Propinsi Jawa Tengah kegiatan seminar online ini merupakan salah suatu program kerja bidang pengembangan wahana pembelajaran MGMP PAI SMA Propinsi Jateng. Selain itu menurut Hery, laboratorium PAI sangat penting karena kerumahtanggaan Keputusan Nayaka Agama Nomor 211 waktu 2022 tentang Pedoman Ekspansi Tolok Nasional Pendidikan Agama Islam pada Sekolah, salah suatu standarnya yakni sekolah harus menyediakan prasarana Laboratorium PAI di sekolah.

“Pertanyaannya, apakah di sekolah kita sudah ada mempunyai makmal PAI? Seandainya ada, apakah sudah sesuai dengan standar? Kami berharap, seminar ini menjadi inspirasi bagi sekolah nan belum punya Laboratorium PAI boleh membentuk di sekolah masing-masing. Bagi yang sudah mempunyai, sebaiknya terus meningkatkan kualitasnya,”tegasnya.

Ki akal terselenggaranya Lab. PAI
Dalam tata laboratorium PAI, Rohmat Chozin, Kepala SMAN 1 Bandongan Magelang memberikan kuncinya, yaitu: kreatifitas dan terobosan berasal Hawa PAI. Bagi membangun Lab PAI di sekolah memang butuh perjuangan, tetapi tentangan tersebut teradat dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas.

Lebih lanjut Chozin menguraikan keberadaan Lab PAI di Sekolah ini punya peran politis, yakni ibarat tempat praktik para siswa yang berkaitan dengan materi-materi yang bersifat praktis, seperti materi perawatan bangkai.

“Lab PAI misal alat angkut outingclass yang bisa memberikan suasana yang berbeda terkait dengan pendedahan PAI di kelas. Selain itu juga menjadi media bagi melakukan studi dan pengembangan terkait dengan praktik PAI,” jelas Chozin.

Kemudian internal pengelolaan makmal PAI digital, menurut Ulin Nuha, M.Ag pengelola Lab. PAI Digital SMA NU Al-Ma’ruf Kab. Tulus, menjelaskan nan terbiasa dipersiapkan intern bentuk hardware ialah rubrik, biaya, tenaga dan dukungan pihak terkait. Sedangkan rancangan software aktual materi-materi pembelajaran menjajarkan bagi peserta asuh. Selain itu persiapkan konten, materi pendedahan berupa ppt, pdf, video pendedahan. Semua itu yakni hasil karya Guru PAI di sekolah.

“Cak bagi takhlik Laboratorium Digital di sekolah ada modal yang harus dimiliki merupakan adanya kerinduan yang dilandasi dengan keihklasan, sukma Suhu PAI yang kuat, kreatifitas, kolaborasi dengan hawa, dan cerbak usia cak bagi berbagi sebagai niat shadaqah jariyah”, pungkas Ulin.
Kegiatan ini dihadiri Pejabat Pokjawas PAI Jawa Perdua, Amir Mahmud, Pengurus MGMP PAI SMA Jawa Tengah, MGMP PAI SMA Kabupaten/Daerah tingkat Se-Jawa Tengah, serta Master PAI dan Penilik berusul berbagai propinsi di Indonesia. (dsr/hery/rf)



Source: https://jateng.kemenag.go.id/2021/12/laboratorium-pai-lecutkan-mutu-pai/