Akun Instagram Yang Belajar Smp

Di masa pandemi ini dengan adanya pembelajaran daring telah menembakkan munculnya strategi, metode, atau ide-ide baru lakukan guru sepatutnya tetap mampu melaksanakan pembelajaran yang efektif, menarik, dan menyenangkan. Sesuatu nan mungkin doang bukan persaudaraan terpikirkan maka itu kita sebelum hawar nomplok.

Dibandingkan dengan bertatap di papan bawah, belajar dengan sistem daring selayaknya tidaklah mudah. Butuh persiapan platform ataupun wahana khusus untuk belajar. Belum kembali kendala dan tantangan yang beragam. Ada rintangan yang bersifat teknis sebagaimana, HP/android rusak/hilang, kuota internet terbatas/habis, ataupun jaringan lemah. Ada pun kendala non teknis yang sifatnya pribadi yang berasal dari diri pelajar, begitu juga mudah bosan, rasa culas, telat bangun pagi sehingga jam daring terlewatkan, alasan mendukung orangtua berkreasi sehingga jam daring sebun, dan bukan sebagainya. Dan semua alasan  itu tidak bisa dielakkan.

Selama endemi di Waktu Penerimaan 2022-2021 SMA Negeri 13 Medan menunggangi tribune
Microsoft Teams
bagi sparing daring. Sesungguhnya itu merupakan tantangan tersendiri buat saya dalam mengelola kelas daring tersebut. Syukurnya sekolah melaksanakan pelatihannya sebelum MT  digunakan untuk sparing daring.

Seiring waktu belajar daring mulai menimbulkan kejenuhan, baik bagi guru sekali lagi bisa jadi bagi pelajar. Keterbatasan jam daring yang tersedia membuat hawa harus menata strategi yang tepat kiranya materi tersampaikan dengan efektif, menganjur, dan peserta mudah memahaminya. Belajar sambil bertindak kelihatannya salah suatu cara nan efektif intern belajar daring di musim taun ini agar efektif, menarik, dan lain menjemukan. Maka pembelajaran berangkat dikombinasi dan divariasikan dengan penggunaan aplikasi yang berbasis web begitu juga
Quizizz, Live Work Sheet, Word Wall, Word Search,
dan
Educandy
terutama untuk menyajikan kuis online, les soal, atau LKPD. Ini juga babak tantangan buat saya cak bagi mempelajarinya sebelum dibagikan ke pesuluh. Saya belajar untuk itu.

Meskipun penelaahan sudah dikombinasikan sama dengan itu, kenyataannya aktivitasnya belum sepenuhnya berfokus lega murid
(student centre).Maka kemudian saya mencari cara lain kerjakan menemukan aktivitas belajar yang berfokus pada petatar.

Maraknya penggunaan media sosial di zaman sekarang ini menjadi ide untuk saya untuk memanfaatkan media sosial dalam pengajian pengkajian ilmu permukaan bumi. Saya yakin murid pun n kepunyaan akun kendaraan sosial dan berinteraksi disana. Mengapa memintal media sosial Instagram? Alasan pertama media sosial ini semakin tenar di generasi sekarang, termasuk saya pengguna media sosial ini. Alasan lain aplikasi ini bisa diunduh dan digunakan secara gratis. Postingan terdahulu di Instagram yakni upload foto. Fitur  yang satu ini kerap kelihatannya memberikan kesan “suatu gambar berjuta makna”. Di Instagram penggunanya boleh berbagi postingan berupa foto dan video langsung berasal permintaan. Media sosial ini memang efektif mempromosikan karya artistik yang dibuat, sehingga media ini menjadi ajang ekspresi dan meningkatkan skill artistik dan fotografi.

Dengan memanfaatkan Instagram nan digunakan di asing jam daring kondusif saya internal menggenjot pembelajaran. Reaksi peserta senang dan bersemangat karena akun Instagram mereka dapat digunakan buat penerimaan.

Anju tadinya penggunaan Instagram ini diawali dengan mengerjakan survei kepemilikan akun Instagram murid. Ternyata hampir seluruh siswa telah memiliki akun Instagram. Ini merupakan modal mulanya dan mempermudah dalam pelaksanaan pembelajaran.

Bagaimana memilih pendedahan alias pengutusan yang tepat di Instagram? Di semula penggunaannya Instagram berfungsi  sebagai media untuk mengumpulkan pengutusan pesuluh nan berbentuk poster/flyer. Materi pembelajaran atau penugasan disampaikan di
podium Microsoft Teams
(MT), kemudian murid menjawabnya melampaui poster/flyer nan mereka buat disuatu aplikasi seperti Canva,
Flyer Maker, atau yang sejenisnya. Cak kenapa memilih desain plakat? Tujuannya yaitu seharusnya pendedahan ataupun penugasan itu bisa sambil dikerjakan melewati smartphone masing-masing dengan menunggangi aplikasi Canva,
Flyer Maker, ataupun yang sejenisnya banyak saringan template, background, elemen, ataupun fitur tak  yang bisa dikreasikan murid di poster yang mereka buat. Kemudian poster dikirim melalui akun Instagram saban ke IG #geografibisasman13medan @bufebri.

Pada awalnya karena keterbatasan saya terasa runyam membuat poster yang bagus dan menarik cak bagi pembelajaran. Saya belum mengenal Canva di masa itu, terlebih mengeksplor seterusnya Canva. Saya sahaja mampu menciptakan menjadikan abstrak poster primitif yang dibagikan ke pesuluh. Murid ditugaskan untuk mencermati isi surat tempelan dan menyelesaikan penugasan yang tertera didalamnya. Detik murid membawa tugasnya ternyata hasil poster mereka lebih bagus, menarik, dan makin berbenda semenjak yang saya contohkan.

Penggunaan Instagram Dalam Penerimaan Geografi.

Ada 4 faedah media Instagram dalam pembelajaran geografi yaitu :

1. Bagaikan  sarana tempat pengumpulkan penugasan murid secara mandiri atau kelompok.  Murid mencurahi jawaban mereka kerumahtanggaan tulang beragangan poster/flyer, ataupun bentuk video.

2. Sarana wadah mengkampanyekan acara tertentu, musim perayaan ataupun peringatan tertentu melalui poster twibbone, atau fitur yang tersedia di petisi.

3. Bagaikan ruang diskusi kelas, dengan mandu menentukan salah satu akun Instagram murid seumpama “Tuan Rumah” diskusi.  Guru menuliskan topik diskusinya di akun murid nan menjadi tuan rumah, kemudian ulem seluruh murid untuk berbantahan di akun tersebut.

4.  Sebagai media presentasi bagi petatar. Berwujud tugas keramaian yang berbentuk video. Hawa  memberikan materi penugasan di podium MT, murid akan menjawabnya n domestik bentuk video pengutaraan melangkahi fitur IGTV atau
Reels
yang tersuguh di Instagram.

Terobosan pengajian pengkajian melalui media Instagram saya angka cukup efektif dan memperoleh reaksi yang positif berpokok petatar karena dapat mengacapkan kreativitas murid dan memberdayakan alat angkut sosial mereka agar kian bermakna. Pencapaian berlatih murid tidak hanya aspek pengetahuannya saja, saja ketangkasan merekapun diasah melangkaui membiasakan mendesain poster/flyer, dan video presentasi. Mereka senang ki alat Instagram yang selama ini digunakan ternyata dapat dijadikan media cak bagi belajar dan berbagi siaran kepada yang lain.

Saya sendiri masih tahap awal belajar mengenal lebih lanjut Canva dan ki alat sosial Instagram sebagai media pendukung belajar. Perpaduan antara Canva dan ki alat Instagram ini lewat
matching
sekali untuk kontributif pembelajaran geografi menjadi lebih efektif, meruntun, dan menyenangkan. Fokusnya ada pada aktivitas dan kreativitas murid.  Ketika ini telah berlaku pembelajaran tatap muka sedikit, belaka media Instagram #geografibisasman13medan  tegar akan diberdayakan bagi penelaahan geografi. Tempat berlatih dan berbagi. Syukur!

LinkPresentasiCanva :     https://www.canva.com/design/DAE2cDWHkQo/0ULUc_Dbp9D50lKcsvmgpQ/view?utm_content=DAE2cDWHkQo&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=shareyourdesignpanel

Source: https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/belajar-geografi-di-instagram/